Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Moh. Abdurrokhman; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Adang Bachtiar, Ede Surya Darmawan, Achmad Shochibul Birri, Joko Murdiyanto
Abstrak:
Read More
Latar Belakang: Budaya keselamatan merupakan budaya yang harus dibangun oleh rumah sakit untuk menciptakan pelayanan yang bermutu. Budaya keselamatan di RSI PKU Muhammadiyah Tegal sebagian masih membudaya lemah. Salah satu unsur pembentuk budaya adalah kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepemimpinan spiritual dengan budaya keselamatan di RSI PKU Muhammadiyah Tegal. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan disain penelitian cross sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari kuesioner kepemimpinan spiritual menurut Fry dan kuesioner Survey On patient safety versi 2.0 dari AHRQ. Hasil dan Pembahasan: Analisis data dari 330 responden dengan menggunakan uji korelasi pearson product moment menunjukan visi, harapan/keyakinan, cinta altruistik, makna/panggilan jiwa dan keanggotaan berhubungan dengan budaya keselamatan rumah sakit (p<0,05). Analisis regresi linear ganda menunjukan cinta altruistik, harapan dan keyakinan, serta keanggotaan berkontribusi terhadap budaya keselamatan rumah sakit. Kesimpulan: Kepemimpinan spiritual berhubungan dengan budaya keselamatan di RSI PKU Muhammadiyah Tegal. Penerapan kepemimpinan spiritual diharapkan dapat meningkatkan budaya keselamatan di RSI PKU Muhammadiyah Tegal.
Background: Safety culture is a culture that must be built by hospitals to create quality services. Some of safety culture dimension at RSI PKU Muhammadiyah Tegal are still weak. One of the building blocks of culture is leadership. This study aims to analyze the relationship between spiritual leadership and hospital safety culture at RSI PKU Muhammadiyah Tegal. Method: This research is a descriptive analytic study with a quantitative approach and cross-sectional research design. The study used a questionnaire adapted from the spiritual leadership theory questionnaire according to Fry and the Survey On patient safety culture questionnaire version 2.0 from AHRQ. Results and Discussion: Data analysis of 330 respondents using the Pearson product moment correlation test showed that vision, hope/faith, altruistic love, meaning/calling and membership were related to hospital safety culture (p <0.05). Multiple linear regression analysis shows altruistic love, hope/faith, and membership contribute to safety culture in hospital. Conclusion: There is correlation between spiritual leadership and safety culture at RSI PKU Muhammadiyah Tegal. Implementing spiritual leadership can improve safety culture in RSI PKU Muhammadiyah Tegal
B-2229
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Indah Mustika Rahmadini; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Aditya Pratama Saanin, Amila Megraini
Abstrak:
Read More
Peningkatan persaingan layanan kesehatan di era digital mendorong rumah sakit untuk mengadopsi strategi pemasaran yang lebih adaptif dan efektif. Rumah Sakit Islam Aysha, sebagai rumah sakit umum tipe C yang baru berdiri di wilayah Cibinong, memerlukan strategi pemasaran digital yang tepat untuk meningkatkan visibilitas, daya saing, dan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pemasaran digital berbasis bauran pemasaran (7P) yang dapat diterapkan di RS Islam Aysha. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, kuesioner bauran pemasaran, serta telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RS Islam Aysha memiliki kekuatan pada aspek sumber daya manusia, lokasi strategis, dan layanan Islami, namun masih perlu penguatan di bidang promosi digital, pengelolaan website, dan edukasi kesehatan masyarakat. Berdasarkan analisis SWOT, matriks IFE-EFE, IE, serta TOWS, disusun strategi agresif yang berfokus pada penetrasi pasar digital, promosi tematik berbasis media sosial, optimalisasi website layanan, serta penguatan citra rumah sakit Islami. Strategi bauran pemasaran digital yang terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, loyalitas pasien, serta memperkuat posisi RS Islam Aysha di tengah persaingan layanan kesehatan.
The increasing competition in healthcare services in the digital era has driven hospitals to adopt more adaptive and effective marketing strategies. Rumah Sakit Islam Aysha, as a newly established type C general hospital in the Cibinong area, requires an appropriate digital marketing strategy to enhance its visibility, competitiveness, and patient loyalty. This study aims to formulate a digital marketing strategy based on the marketing mix (7P) approach applicable to Rumah Sakit Islam Aysha. The research employed a descriptive qualitative method through in-depth interviews, marketing mix questionnaires, and document reviews. The findings revealed that Rumah Sakit Islam Aysha has strengths in human resources, strategic location, and Islamic-based healthcare services but requires improvement in digital promotion, website management, and community health education. Based on SWOT analysis, IFE-EFE, IE, and TOWS matrices, an aggressive strategy was developed focusing on digital market penetration, thematic campaigns through social media, optimization of service websites, and strengthening the hospital’s Islamic brand image. The integrated digital marketing mix strategy is expected to improve public trust, increase patient loyalty, and strengthen the competitive position of Rumah Sakit Islam Aysha within the healthcare service industry.
B-2531
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
