Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 49 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Triyatmoko; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Ridwan Zahdi Sjaaf, Chandra Satrya, T Saut Siahaan, Pungky Widiatmoko
Abstrak:

Abstrak

Penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) adalah merupakan cara dalam mengelola resiko di tempat kerja yang bertujuan untuk menciptakan kondisi lingkungan kerja yang aman, selamat dan nyaman. Sejak tahun 1996 penerapan SMK3 menjadi ketentuan wajib bagi perusahaan berdasarkan Permenaker No. PER. 05/MEN/1996 tentang SMK3, namun jumlah perusahaan yang menerapkannya masih belum sebanding dengan jumlah perusahaan yang ada di Indonesia.

Tesis ini meneliti dan menganalisa tingkat pemenuhan penerapan SMK3 berdasarkan laporan audit eksternal badan audit tahun 2010 sampai dengan 2012. Penelitian ini merupakan study evaluatif terhadap data skunder sebanyak 793 perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi SMK3 dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

Dari hasil penelitian terlihat bahwa perusahaan pada sektor industri pengolahan mempunyai tingkat kepatuhan terhadap peraturan yang lebih tinggi di banding sektor lain. Sedangkan perusahaan di sektor konstruksi tingkat penerapan K3 nya lebih rendah dibanding sektor yang lain. Faktor yang menjadi kendala dalam pemenuhan penerapan Sistem Manajemen K3 adalah permasalahan yang berkaitan dengan pembuktian kompetensi personil khususnya di bidang manajemen resiko.


Implementation of occupational safety and health management systems (SMK3) is a way of managing risks in the workplace that aims to create a safe working environment, safety and comfortable. Since 1996 the implementation of the provisions SMK3 become mandatory for companies based decree of the Minister of Manpower No. PER. 05/MEN/1996 about SMK3, but the number of companies that implement it are still not comparable to the total number of companies in Indonesia.

This thesis examines and analyzes the application of SMK3 level of compliance by the external audit agency audit report in 2010 until 2012. This study is an evaluative study on secondary data as much as 793 companies that have been certified SMK3 of the Ministry of Manpower and Transmigration.

From the research shows that companies in the manufacturing sector have a level of regulatory compliance is higher than other sectors. While companies in the construction sector level of OSH implementation is lower than the other sectors. Factors which become obstacles in the fulfillment of the occupational safety and health management systems implementation is the problems related to proving the competence of personnel especially in the area of risk management.

Read More
T-3897
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Suryohartono Sasmita; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Baiduri Widanarko, Ridwan Zahdi Sjaaf; Arief Zulkarnain; Jovita Krisita
Abstrak: PT. XYZ adalah salah satu perusahaan manufaktur di bidang pengolahan minyak nabati/minyak CPO (crude palm oil), yang menghasilkan produk margarine, shortening sertaminyak goreng. PT. XYZ menerapkan beberapa sistem manajemen, diantaranya sistemmanajemen K3, sistem manajemen lingkungan dan sistem manajemen mutu.Implementasi sistem manajemen K3 secara formal dimulai sejak tahun 2010 dan saat inisudah mendapatkan sertifikasi dari badan audit. Namun demikian untuk melakukanperbaikan yang berkelanjutan terhadap sistem menajemen K3, PT. XYZ belummengetahui efektifitas penerapan sistem yang ada, meskipun selama ini sudahmendapatkan sertifikasi dari badan audit, belum menjamin sistem sudah efektif dan bisadiandalkan mengelola keselamatan dan kesehatan pekerja.Analisis dilakukan terhadap efektivitas sistem manajemen K3 yang sedang diterapkanmenggunakan metode triangulasi, yaitu wawancara mendalam, observasi dan studidokumen terhadap implementasi sistem.Hasil penelitian selain mengetahui efektivitas SMK3 juga mengungkap tipe sistem yangdigunakan oleh PT. XYZ yaitu tipe traditional design and engineering. Instrumenpenilaian kinerja sistem manajemen menggunakan hasil penelitian dari Gallagher, 1997dan diperoleh hasil akhir PT. XYZ memenuhi kriteria penilaian sebesar 63,9%.Outcome data 5 tahun terakhir menunjukkan tiga indikator insiden di PT. XYZmemiliki tren yang variatif (positif dan negatif). Sehingga bisa disimpulkan kinerjasistem belum efektif dalam menurunkan tingkat insiden (final outcome).Kata kunci: kinerja, sistem manajemen K3, efektivitasAnalisis efektivitas
PT. XYZ is one of the manufacturing companies in the processing vegetable oil area/crude palm oil (CPO), which produces margarine, shortening and cooking oil. PT. XYZapplies several management systems, including OHS management system,environmental management system and quality management system. Theimplementation of OHS management system formally started in 2010 and today it hascertified by the audit body. However, regarding continuous improvement to the healthand safety management system, PT. XYZ is not aware of the effectiveness of existingsystem, although it has been certified by the audit body, does not guarantee the systemhas been effective and reliable manage the safety and health of workers.Analysis was conducted on the effectiveness of implemented OHS management usingtriangulation method, ie in-depth interview, observation and document review. Theresults of research besides knowing the effectiveness of OHSMS also reveal the type ofsystem used by PT. XYZ is the traditional design and engineering type. Theperformance analysis instrument of the management system adopted from Gallagher,1997 and obtained the final result of PT. XYZ criteria compliance is 63.9%. The last 5years data outcome shows three incident indicators at PT. XYZ has a varied trend(positive and negative). So it can be concluded that the system performance has notbeen effective in decreasing the incident rate (final outcome).Key words: performance, OHSMS, effectiveness.
Read More
T-5210
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Naufal Ghifari; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Mufti Wirawan, M. Gunawan Sitorus
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai implementasi sistem manajemen keselamatan kontraktor pada perusahaan kontraktor tambang bernama PT. Cipta Kridatama. Penelitian ini dilakukan pada salah satu proyek drilling & blasting PT. Cipta Kridatama yang bertempat di Provinsi Jambi dan dikerjakan oleh sub-kontraktor bernama PT. Hanwha Mining Services Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian semi kuantitatif dengan desain deskriptif evaluasi dan berpedoman pada kuesioner penilaian sistem manajemen keselamatan kontraktor Contractor OHS Assessment Tools dari New South Wales Mine Safety Advisory Council, Australia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek drilling & blasting PT. Cipta Kridatama - PT. Hanwha Mining Services Indonesia telah memenuhi kriteria nilai total untuk pekerjaan berisiko tinggi di pertambangan dengan rata-rata nilai total sebesar 90,65% dari nilai minimal 80%. Kata kunci : analisis, sistem, manajemen, keselamatan, kontraktor This thesis discusses the implementation of contractor safety management in a mining contractor company called PT. Cipta Kridatama. The study was done in one of the PT. Cipta Kridatama drilling & blasting project that placed in Jambi Province and enlisted PT. Hanwha Mining Services Indonesia as its sub-contractor. This study is a semiquantitative one with a descriptive evaluative design and used the Contractor OHS Assessment Tools from New South Wales Mine Safety Advisory Council, Australia as a guideline. The result of this study showed that the drilling & blasting project that is currently in process by PT. Cipta Kridatama - PT. Hanwha Mining Services Indonesia has already filled the scoring criteria for a high risk contract in mining industry with an average scoring of 90.65% from the minimum score of 80%. Keyword: Analysis, system, management, safety, contractor
Read More
S-10466
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indra Bastian
658.4013 BAS s
Jakarta : Salemba Medika, 2014
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
R 363.11 IND p
Jakarta : Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I, 2012
Referensi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Thariq Miswary; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Amin Soebandrio, Aroem Naroeni, Mila Tejamaya, Budi Hartono
Abstrak: Laboratorium pusat rujukan nasional PT. PX adalah sebuah perusaahan jasa kesehatan yang bergerak di laboratorium klinik yang bekerja 24 jam setiap hari. Laboratorium klinik adalah laboratorium kesehatan yang melaksanakan pelayanan pemeriksaan spesimen klinik yang diambil dari tubuh manusia untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan perorangan. Spesimen klinik tersebut memiliki bahaya biologis bagi kesehatan dan lingkungan kerja karyawan apabila tidak dikendalikan. Salah satu upaya menurunkan angka insiden maka dilakukan evaluasi penerapan sistem manajemen biorisiko di setiap laboratorium mulai dari kebijakan manajemen, perencanaan pengendalian, penerapan dan operasional, pemeriksaan dan tindakan perbaikan dan tinjauan dari manajemen untuk perbaikan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian yaitu menganalisis penerapan sistem manajemen biorisiko dan menganalisis gambaran biosafety dan biosecurity. Penelitian ini menggunakan desain studi mix method yaitu kualitatif dan kuantitatif yang kemudian dideskripsikan untuk menggambarkan penerapan sistem manajemen biorisiko di laboratorium. Penelitian ini menggunakan data primer berupa interview menggunakan checklist yang mengacu pada SNI 8340:2016 tentang Sistem Manajemen Biorisiko Laboratorium. Hasil dari penelitian ini yaitu dari 8 laboratorium yang diperiksa, semua laboratorium sudah memenuhi 50% dari persyaratan yang diharuskan pada SNI 8340:2016. Hasil juga menunjukkan bahwa penerapan biosafety lebih banyak diterapkan dibandingkan dengan biosecurity
The national referral center laboratory of PT. PX is a health service company engaged in clinical laboratories that work 24 hours a day. Clinic laboratory is a lab which provides clinical specimen taken from human body to get information regarding individual health. Without a proper control, the clinical specimen is hazardous biologically for health and working-environmental of the employees. One way to reduce number of incidents is to evaluate the implementation of management system of bio-risk in every lab starting from managerial policy, control development, application and operational, inspection and corrective action, and evaluation from management for sustainability correction. The purpose of this research is to analyze implementation of management system of bio-risk and analyze the overview of biosafety and biosecurity. The research is performed using mixed-study design method, qualitative and quantitative, which described to get an overview of implementation of bio-risk management system in a lab. Primary data are collected from interview using checklist based on SNI 8340:2016 about Bio-risk Management System in Laboratory. The result shows that all of 8 investigated labs have fulfill 50% of the requirement based on SNI 8340:2016. Moreover, biosafety is implemented more than biosecurity
Read More
T-6085
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Miranty Jasmine Gayatri; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri; Penguji: Robiana Modjo, Rita Setiya Ningrum
S-6604
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fredi Dwinanta; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Hendra, Agung Surya Irawan, Dance Dita Pranajaya
Abstrak: Abstrak

PT Z adalah perusahaan yang bergerak di bidang perkapalan dan jasa maritim. Kegiatan bisnis utama dari PT Z adalah jasa pengangkutan pasokan bahan baku bagi kegiatan lepas pantai dan pengangkutan bbm ke wilayah di Indonesia melalui jalur perairan yang tidak dapat dilalui oleh kapal - kapal besar. Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya PT Z tidak lepas dari risiko bahaya baik bagi pekerjanya, lingkungan di sekitar area kerja dan aset properti perusahaan. PT Z menetapkan strategi dan penerapan aspek keselamatan kerja secara konsisten untuk mencegah terjadinya insiden keselamatan kerja agar aspek tersebut dapat menjadi daya saing bagi perusahaan dan nilai tambah bagi bisnis perusahaan.

Sesuai dengan peraturan pemerintah No 45 Tahun 2012 tetang manajemen keselamatan kapal bahwa setiap perusahaan pelayaran harus memenuhi persyaratan manajemen keselamatan dan pencegahan pencemaran dari kapal. Sedangkan sistem manajemen keselamatan yang yang sesuai persyaratan adalah International Safety Management (ISM) Code yaitu koda internasional tentang manajemen keselamatan pengoperasian kapal dan pencegahan pencemaran sebagaimana yang diatur dalam Bab IX Konvensi SOLAS 1974 yang telah diamandemen.

Hasil yang paling signifikan dari penelitian ini adalah tingkat penerapan sistem manajemen keselamatan kelautan di kapal masih belum maksimal dan berpengaruh terhadap keselamatan kerja. Hal ini tergambar pada variable penelitian kepatuhan crew terhadap porsedur SMK Kelautan. Hasil penelitian menunjukan bahwa crew tidak sepenuhnya patuh pada prosedur yang ditetapkan. Hasil penelitian juga menunjukan belum maksimalnya penerapan sistem manejemen keselamatan kelautan di darat. Hal ini tergambar pada variable kebijakan dan prosedur. Hasil penelitian menunjukan bahwa prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan tidak mudah dimengerti.


PT Z is a company engaged in the field of shipping and maritime services. The main business activity of PT Z is a transportation service for the supply of raw materials and transportation of offshore activities in the area of fuel into Indonesia through the waterway impassable by boat - big boat. In the course of business of PT Z is not free from the risk of danger is good for workers, the environment around the work area and property assets of the company. PT Z set the strategy and implementation of consistent safety aspects to prevent the occurrence of safety incidents so that these aspects can be a competitive edge for the company and add value to the business enterprise.

In accordance with government regulation No 45 of 2012 neighbors vessel safety management that any shipping company must meet the requirements of safety management and the prevention of pollution from ships. While the safety management system that suits the requirements of the International Safety Management (ISM) Code is an international code of safety management operation of the ship and the prevention of pollution as provided for in Chapter IX of the SOLAS Convention 1974 as amended. The most significant result of this study is the level of implementation of the safety management system on board marine still not up and affect safety. This is reflected in the research variable adherence to porsedur SMK Marine crew.

The results showed that the crew did not fully comply with established procedures. The results also show the application of the system not maximal manejemen marine safety on land. This is reflected in the variable policies and procedures. The results showed that the procedures established by the company are not easy to understand.

Read More
T-3795
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fithriyah Susanti; Pembimbing: Besral; Penguji: Artha Prabawa, Siti Nurhasanah
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai perancangan prototipe sistem manajemen mutu Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) dan Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik (CPPKRTB) untuk Industri Alat Kesehatan dan PKRT. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengembangan sistem System Development life cycle (SDLC) sampai tahap prototipe halaman antar muka (interface). Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan dengan metode wawancara kepada responden di Direktorat Pengawasan Alat Kesehatan dan PKRT dan Perusahaan Alat Kesehatan dan PKRT, ditemukan permasalahan dimana sistem manajemen mutu yang berjalan masih manual mengakibatkan proses dokumentasi berkas manajemen mutu belum dikelola dengan baik.
Read More
S-9923
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Delisa Sri Winatri; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Dadan Erwandi, Eneng Batzanalah Yuningsih
Abstrak: Banyaknya industri yang memperkerjakan tenaga luar (outsourcing) ataukontraktor dalam aktifitas kerjanya dan berisiko besar dalam kecelakaan sehinggdiperlukan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor. PT Antam(Persero) Tbk. UBPE Pongkor yang menggunakan tenaga kerja kontraktor dalam melakukan sebagian besar proses kerjanya membuatnya harus menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisimplementasi sistem manajemen keselamatan kontraktor pada kontraktor di PTAntam (Persero) Tbk. UBPE Pongkor. Sampel penelitian merupakan salah satukontraktor tambang UBPE Pongkor yaitu PT Karya Sakti Purnama menggunakanstudi evaluasi berdasarkan standar New South Wales Mines pada checklistContractor OHS Assessment Tools. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, telaah dokumen dan observasi lapangan jika diperlukan oleh pihakUBPE Pongkor maupun PT KSP. Berdasarkan keseluruhan elemen (5 elemen)dalam checklist PT KSP telah memenuhi kriteria 83% (total nilai 83 dari 100total) dari keseluruhan sistem yang telah dijalankan pada Proyek kerja UBPEPongkor. Nilai yang dicapai pada masing-masing elemen, sistem Kebijakan K3 bernilai 17 dari 20 subtotal, sistem Perencanaan K3 bernilai 15 dari 20 subtotal,sistem Implementasi K3 19 dari 20 subotal, sistem Monitoring dan hasil 14 dari20 subtotal, sistem Peningkatan berkelanjutan 18 dari 20 subtotal. Peneliti memberikan rekomendasi untuk mempertahankan kriteria-kriteria yang telahterpenuhi dan memperbaiki beberapa kriteria yang belum sesuai dan belumterpenuhi berdasarkan standar New South Wales pada Checklist Contractor OHSAssessment Tools. Kata Kunci : Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor, SMK3, Kontraktor.
Read More
S-8467
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive