Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yeni Kusuma Dewi; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi; Penguji: Caroline Endah Wuryaningsih, Helda, Galuh Budhi Leksono Adhi, Sito Hatmoko
Abstrak:
Kontak serumah merupakan faktor paling dominan penyebab TB pada anak, untuk mencegahnya perlu diberikan obat Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ibu dalam pemberian TPT pada anak dengan kontak serumah pasien TB di Wilayah Puskesmas Kabupaten Banyumas tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, desain studi kasus pada 14 orang informan utama, yakni 9 ibu yang memberikan TPT dan 5 orang ibu yang tidak memberikan TPT. Informan kunci terdiri dari 9 keluarga ibu yang memberi TPT dan 5 keluarga ibu yang tidak memberi TPT, 6 kader TB, 6 petugas Puskesmas dan Kasi P2PM Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam, forum group discussion dan observasi. Dilakukan pada bulan Mei-Juni 2023 dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang menjalani TPT telah melakukan perilaku pemberian TPT sesuai standar tata laksana pemberian TPT, kecuali untuk waktu pemberian obat, stok obat TPT selalu tersedia di Puskesmas, namun terbatas sehingga cakupan TPT rendah. Ibu mendapat dukungan keluarga dan tenaga kesehatan yang baik, namun belum mendapatkan dukungan kader TB. Ibu memberikan imbalan kepada anak agar mau minum obat TPT. Ibu yang tidak memberikan TPT pada anaknya kurang memiliki pengetahuan, dukungan keluarga, kader dan tenaga kesehatan. Perilaku ibu dalam pemberian TPT dipengaruhi persepsi kerentanan, keparahan terkait penyakit TB serta manfaat, hambatan dan kepercayaan diri dalam pemberian TPT. Dorongan yang didapatkan ibu untuk memberikan TPT berasal dari keluarga, teman sebaya yang memiliki pengalaman dengan penyakit TB, kader, petugas kesehatan, media sosial dan pengalaman dari ibu yang tidak ingin anaknya terkena TB. Untuk itu, diperlukan pelatihan kepada tenaga kesehatan untuk dapat melakukan strategi promosi kesehatan dan pengelolaan logistik dalam pemberian TPT. 

Household contact is the most dominant factor causing TB in children. However, to prevent the cause it is necessary to be given the drugs of Tuberculosis Preventive Therapy (TPT). This study aims to determine the behavior of mothers in giving TPT to children with household contacts of TB patients in Public Health Center of Banyumas District in 2023. This study uses a qualitative approach and case study design on 14 main informants, they are 9 mothers who provided TPT and 5 mothers which did not provide TPT. The key informants consisted of 9 mothers’ family who provided TPT and 5 mothers’ family who did not, 6 TB cadres, 6 Puskesmas officers and Head of P2PM Section of the Banyumas District Health Office. Data collection was conducted through in-depth interviews, forum group discussion and observation in May-June 2023 and analyzed thematically. The results showed that most of the mothers who experience TPT had carried out the behavior of giving TPT in accordance with the TPT administration standard, except for the time of drug administration. TPT drug stock was always available at the Puskesmas, but it was limited so TPT coverage became low. Mothers have received positive family and health worker support, but they have not received the support of TB cadres. Mothers reward children for taking TPT drugs. Mothers who do not give the drug to their children have less knowledge and insufficient support from families, cadres and health workers. Mother's behavior in giving TPT is influenced by perceptions of vulnerability, severity related to TB disease, benefits, barriers and confidence to give TPT. The encouragement that mothers get to provide TPT came from family, peers who have experience with TB disease, cadres, health workers, social media and experiences from mothers who do not want their children to get TB. For this reason, training is needed for health workers to be able to carry out health promotion strategies and manage logistics in administering TPT.
Read More
T-6631
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ferdiana Yunita; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Tris Eryando, Lisa Safira, Endang Lukitosari
Abstrak: TB anak sering terjadi di negara endemis TB dengan kejadian TB dewasayang juga tinggi dan mengakibatkan kematian yang signifikan pada anak. Kontakserumah dengan TB dewasa meupakan salah satu faktor penentu kejadian TBanak. Tujuan penelitian untuk menilai sejauh mana peran kontak serumah TBdewasa dengan kejadian TB anak termasuk seberapa besar risiko kejadian TBanak yang kontak serumah dengan TB dewasa. Pengaruh kontak TB dewasaserumah terhadap kejadian TB anak dianalisa dengan regresi logistik. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa prevalensi TB anak di Indonesia 1,4% danproporsi TB anak yang kontak dengan TB dewasa 4,1% sedangkan proporsi TBanak yang tidak kontak dengan TB dewasa serumah hanya 1,4%. Keberadaan TBdewasa serumah meningkatkan risiko kejadian TB anak sebesar hampir empat kalilipat, selain itu kejadian TB anak juga meningkat pada usia anak 0-2 tahun dan 3-5 tahun, status gizi buruk, sumber kontak serumah saudara kandung dan kepalakeluarga/orang tua, kondisi rumah tidak sehat, lingkungan kumuh, kondisi sosio-ekonomi kuartil terbawah, tinggal di Provinsi Sumatera. Tidak semua anak yangkontak serumah dengan TB dewasa mengalami sakit TB. Status gizi baik, kondisirumah sehat, lingkungan sehat mencegah terjadinya TB anak. Pemahaman faktorpencegah kejadian TB anak yang kontak serumah dengan penderita berimplikasiluas dalam manajemen pencegahan TB anak melalui skrining kontak TB serumahperlu diimplementasikan secara luas dalam rangka menurunkan beban TB anak diIndonesia.Kata kunci: TB anak, faktor risiko, kontak serumah, skrining.
Read More
T-4564
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive