Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
N.K. Nopi Widiantari, N.L.P. Suariyani, Nyoman Mangku Karmaya
PHPMA-Vol.4/No.1
Denpasar : Universitas Udayana, 2016
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Piya Siyania; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Sandra Fikawati, Zakiah, Elis Rohmawati
Abstrak:
Read More
Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan komponen penting dalam pemenuhan gizi optimal dan pencegahan stunting. Di UPTD Puskesmas Limo, cakupan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) telah mencapai 100% pada tahun 2024, namun capaian ASI eksklusif justru mengalami penurunan dari 83,6% (2023) menjadi 81,47% (2024). Meskipun angka ini melebihi target nasional, tren penurunan ini mengindikasikan adanya tantangan dalam mempertahankan praktik menyusui secara eksklusif. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi adalah rendahnya partisipasi ibu dalam kelas ibu hamil, yang hanya mencapai 33,2% dari total sasaran. Kelas ibu hamil merupakan sarana edukatif yang penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelas ibu hamil dengan keberhasilan ASI eksklusif di UPTD Puskesmas Limo Depok. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 205 ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat (uji chi- square), dan multivariat (regresi logistik) untuk melihat asosiasi Odds Ratio (OR) dengan interval kepercayaan 95%. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara sikap (p-value 0,000), promosi susu formula (p-value 0,000) dan dukungan tenaga kesehatan (p-value 0,016) dengan keberhasilan ASI eksklusif. Faktor lain seperti dukungan suami dan IMD merupakan variabel confounding dalam penelitian ini. Partisipasi dalam kelas ibu hamil tidak terbukti memiliki hubungan dengan keberhasilan ASI eksklusif. Namun, partisipasi ibu hamil masih tergolong rendah dalam mengikuti kelas ibu hamil. Diperlukan upaya perluasan akses dan pelaksanaan kelas ibu hamil di tingkat jejaring pelayanan untuk memperkuat intervensi edukasi menyusui di wilayah kerja UPTD Puskesmas Limo.
Exclusive breastfeeding is a critical component in achieving optimal nutrition and preventing stunting. At UPTD Puskesmas Limo, the coverage of Early Initiation of Breastfeeding (EIB) reached 100% in 2024; however, the exclusive breastfeeding rate declined from 83.6% in 2023 to 81.47% in 2024. Although this figure exceeds the national target, the downward trend indicates challenges in maintaining exclusive breastfeeding practices. One contributing factor is the low participation of pregnant women in antenatal classes, which reached only 33.2% of the target population. Antenatal classes serve as an important educational platform to improve mothers’ knowledge and readiness for breastfeeding. This study aimed to examine the relationship between antenatal class participation and the success of exclusive breastfeeding at UPTD Puskesmas Limo Depok. This quantitative research employed a cross-sectional design involving 205 mothers with infants aged 6–12 months. Data were collected through structured interviews using a questionnaire and analyzed using univariate, bivariate (chi-square test), and multivariate (logistic regression) analyses to determine the Odds Ratio (OR) with a 95% confidence interval. The multivariate analysis revealed a significant relationship between maternal attitude (p-value 0.000), formula milk promotion (p-value 0.000), and support from health workers (p-value 0.016) with the success of exclusive breastfeeding. Other factors, such as husband’s support and EIB, were identified as confounding variables. Participation in antenatal classes was not found to be significantly associated with exclusive breastfeeding success. However, the participation rate remains relatively low. Therefore, expanding access and implementing antenatal classes at the community service level is essential to strengthen breastfeeding education interventions in the working area of UPTD Puskesmas Limo.
T-7437
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ariasih, Rr. Arum; Promotor: Besral; Kopromotor: Sudarto Ronoatmodjo; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Evi Martha, Fidiansjah, Eunike Sri Tyas Suci, Erwinsyah Harahap
Abstrak:
Read More
Depresi selama kehamilan dapat terjadi pada sekitar 10-15% ibu. Risiko depresi pascamelahirkan lebih tinggi pada ibu yang mengalami depresi selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan strategi edukasi pencegahan depresi pascamelahirkan pada kelas ibu hamil dengan pendekatan Impelementation Science (IS).Penelitian ini adalah operational research yang menggunakan mixed methods exploratory sequential design dengan 4 tahapan yaitu eksplorasi, instalasi, implementasi dan keberlanjutan. Penelitian dilakukan di Kota Tangerang Selatan dengan kelompok intervensi (kecamatan Pamulang, Pondok Aren, dan Ciputat Timur); dan kontrol (kecamatan Ciputat, Seru, Serpong dan Serpong Utara). Waktu penelitian November 2022 hingga April 2024. Sampel penelitian adalah ibu hamil dengan kehamilan trimester akhir sebanyak 280 orang (intervensi=137 dan kontrol=143). Pada kelompok intervensi dilakukan pelatihan edukasi depresi pascamelahirkan terhadap fasilitator kemudian mereka melakukannya di kelas ibu hamil. Kelompok kontrol tidak dilakukan intervensi. Skrining dilakukan pada kedua kelompok sebanyak empat kali. Analisis data menggunakan univariat, bivariat, dan multivariat Generalized Estimating Equations (GEE). Hasil tahap eksplorasi didapatkan dukungan dari Dinas Kesehatan dan tim pelaksana untuk strategi edukasi. Tahap instalasi terlaksananya pelatihan dan tersusun pedoman, modul, booklet dan lembar balik pencegahan depresi pascamelahirkan. Strategi edukasi secara signifikan efektif menurunkan skor SRQ 56,14%, skor EPDS 16,88% dan meningkatkan skor pengetahuan 11,27% dan sikap 5,51% dari pengukuran awal hingga akhir. Variabel karakteristik respoden, suami/keluarga, dan fasilitator terbukti sebagai variabel perancu. Riwayat depresi merupakan variabel perancu yang memiliki efek paling besar dalam meningkatkan skor SRQ dan EPDS.
Depression during pregnancy can occur in approximately 10-15% of mothers. The risk of postpartum depression is higher in mothers who experience depression during pregnancy. This study aims to develop a strategy for postpartum depression prevention education in antenatal classes using the Implementation Science (IS) approach. This operational research employs a mixed methods exploratory sequential design through four stages: exploration, installation, implementation, and sustainability. The study was conducted in South Tangerang City with control groups (Pamulang, Pondok Aren, and East Ciputat sub-districts) and intervention groups (Ciputat, Serpong, Serpong, and North Serpong sub-districts). The research period was from November 2022 to April 2024. The sample consisted of 280 pregnant women in their late trimester (intervention = 137 and control = 143). In the intervention group, postpartum depression education training was conducted for facilitators and then they did it in the pregnant women's class. The control group did not receive any intervention. Screening was conducted in both groups four times. Data analysis was performed using univariate, bivariate, and multivariate GeneralizeEstimating Equations (GEE). The results from the exploration stage indicated support from the Health Office and the implementation team for the education strategy. The installation stage included the execution of training and the development of guidelines, modules, booklets, and flipcharts for postpartum depression prevention. The education strategy was significantly effective in reducing SRQ scores by 56.14%, EPDS scores by 16.88%, and increasing knowledge scores by 11.27% and attitudes by 5.51% from the initial to the final measurement. Variables related to respondent characteristics, spouse/family and facilitators were identified as confounding variables. A history of depression was the most significant confounding variable in increasing SRQ and EPDS scores.
D-537
Depok : FKM UI, 2024
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
