Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 17 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Atmadhilla Rafitasari; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Purnawan Junadi, Amal Chalik Sjaaf, Diah Astarini
Abstrak: Peneltian ini dilakukan di Rumah Sakit Kartika Pulomas yang bertujuan untukmenganalisa dan mengaudit seluruh program-program dan aktfitas sumber dayamanusia di rumah sakit tersebut.Program-program dan aktifitas SDM yang akandiaudit meliputi aktivitas pengelolaan SDM pada Rumah Sakit Kartika Pulomasyang meliputi : Proses perencanaan SDM, proses rekrutmen karyawan, prosesseleksi dan penempatan karyawan, program pelatihan dan pengembangankaryawan, program perencanaan dan pengembangan karier,sistem penilaiankinerja karyawan, program kesejahteraan, kesehatan dan keselamatan kerja,pemberian kompensasi karywan dan pemutusan Hubungan Kerja(PHK).Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif disertai ibservasi danwawancara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan,diketahui bahwa aktivitas fungsi sumber daya manusia yang sudah berjalan efektifantara lain proses rekrutmen,perencanaan dan pengembangan karir, penilaiankinerja, kompensasi dan balas jasa, dan pemutusan hubungan kerja. Sedangkanaktivitas yang belum berjalan efektif antara lain perencanaan SDM, seleksi danpenempatan karyawan,pelatihan dan pengembangan karyawan, keselamatan dankesehatan kerja, dan sistem penilian kinerja karyawan. Berdasarkan temuankelemahan yang terdapat pada aktivitas fungsi sumber daya manusia, makadiberikan saran yang dapat digunakan sebagai masukan bagi manajemen rumahsakit untuk memperbaiki dan meningkatkan efektivitas pada fungsi sumber dayamanusia yaitu: manajemen harus memiliki kriteria dalam perencanaan SDM,menambahkan karyawan untuk fungsi SDM, mengevaluasi kembali berkaitanpenempatan jumlah karyawan,meberikan tunjangan kesehatan bagi karyawan agarsesuai standar rumah sakit, adanya pengawasan dalam prosedur keselamatankerja, diadakan penilaian kinerjan karyawan dan dilakukan audit SDM secararutin.
Kata kunci: Audit Manajemen, Audit SDM, Efektivitas,Sumber daya Manusia
This study conducted at the Hospital of Kartika Pulomas which aims to analyzeand audit all programs and activities of human resources at the hospital which areincluded all -HR programs and activities to be audited. These audit include theactivities of human resource management at the Hospital of Kartika Pulomas thatinclude: Process human resource planning, employee recruitment, selection andplacement of employees, employee training and development programs, programplanning and career development, employee performance appraisal system,welfare programs, health and safety, provision of employees' compensation andtermination of the employment Relationship (PHK) .This research uses aqualitative approach with observation and in-depth interviews. Based on theresearch that has been carried out, it is known that the activity of the humanresources function that has been running effectively between recruitmentprocesses, planning and career development, performance appraisal,compensation and fringe benefits, and termination of employment. While activityhas not been effective include human resource planning, selection and placementof employees, employee training and development, occupational safety andhealth, and the system of judging the performance of employees. Based on thefindings of the weaknesses found in the activity of the human resources function,then given advice that can be used as input for the hospital management toimprove and enhance the effectiveness of the human resources function, namely:management must have criteria in HR planning, adding employees to the HRfunction, reevaluate related to the placement of the number of employees, gavethe medical benefits for employees to conform hospital standards, lack ofoversight in safety procedures, regular appraisal of working performance ofhospital employees and HR audits conducted on a regular basis.
Keywords: Audit Management, Audit Human Resources, Effectiveness, HumanResources
Read More
B-1805
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desy Rachma Sari; Pembimbing: Masyito; Penguji: Purnawan Junadi, Budi Purnomo
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi clinical pathway pada kasus diare akut dengan proses audit. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif dengan menggunaan konsep operational research dengan metode telaah dokumen, telaah data dan wawancara mendalam. Hasil penelitian didapatkan topik audit adalah implementasi clinical pathway diare akut dengan tujuan menilai kelengkapan pengisian clinical pathway, kepatuhan DPJP, PPJP, Gizi dan Farmasi serta menilai kesesuaian lama hari rawat dengan clinical pathway. Standar penilaian yang digunakan adalah standar nasional yaitu KARS. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kelengkapan pengisian clinical pathway 25%, tidak ditemukan variasi pada pemeriksaan laboratorium, asuhan nutrisi dan asuhan keperawatan, namun pada tata lakasana diare akut masih ditemukan variasi pada obat tambahan sebesar 41%, dan lama hari rawat sudah sesuai yaitu 3,3 hari. Beberapa hal yang perlu rumah sakit lakukan adalah mengembangkan kebijakan terkait clinical pathway, memperbaiki formulir clinical pathway dan sistem sosialisasi, membuat petunjuk teknis clinical pathway, sistem monitoring dan evaluasi, serta menurukan standar lama hari rawat dan diskusi terkait variasi terapi. Kata kunci: Clinical Pathway, diare akut, audit This study aims to determine the implementation of clinical pathway of acute diarrhea with the audit process. This type of research is quantitative and qualitative by using operational research concept with document review method, data analysis and in-depth interview. The result of the research shows that the audit topic is the implementation of clinical pathway of acute diarrhea with the aim to assessing completeness of clinical pathway, compliance of primary responsible physician, primary responsible nurse, nutrition and pharmacy and assessing the length of stay with clinical pathway. Assessment standard used is the national standard that is KARS. The result of measurement showed that completeness of filling clinical pathway 25%, no variation on laboratory examination, nutrition and nursing care, but still found variation on additional drug 41%, and length of stay was 3.3 day. Some things that hospital need to do is developed policies related to clinical pathway, improve clinical pathway forms and socialization systems, make clinical pathway technical guidance, monitoring and evaluation systems, and reduce standards length of stay and discussion of variations in therapy. Keywords: Clinical pathway, acute diarrhea, audit
Read More
S-9434
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wahyudi S; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Yuli Prapanca Satar
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang persiapan dan pelaksanaan Audit Internaldi RSUD Pasar Rebo pada tahun 2012. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran persiapan dan pelaksanaan audit internal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan metode wawancara mendalam,observasi serta telaah dokumen.Audit Internal dilakukan untuk mengawasi dan meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit. Hasil penelitian ini menunjukan persiapan yang cukup optimal, sementara pelaksanaan audit internal masih belum maksimal, dinilai darikelengkapan dokumen perencanaan serta rekapitulasi unit yang teraudit belum memenuhi target. Hal ini dikarenakan kurangnya kuantitas dan kualitas SDM, paradigma tentang pentingnya mutu, kurangnya dukungan manajemen sertasistem remunerasi yang ada masih kurang mendukung.Kata Kunci: audit, internal, mutu, persiapan, pelaksanaan.
This study discusses about preparation and implementation of internal auditat Pasar Rebo Hospital in 2012. It conducted to get an overview of the preparationand implementation of internal audit. This study uses a descriptive study in-depthinterviews, and document review observasion.Internal Audit conducted to monitor and improve the quality of care inhospitals. These results indicate that preparations are optimal, while theimplementation of internal audit is still not optimal, judging from the completedocument and summary plan audited units do not meet the target. This is due tothe lack of quantity and quality of human resources, the paradigm of theimportance of quality, lack of management support and remuneration systems arestill lacking support.Keywords: internal audit, quality, preparation, implementation.
Read More
S-7640
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syelvira Yonansha; Pembimbing: Hendra; Penguji: Chandra Satrya, Syahrul Munir, Adenan
Abstrak: Penulis ingin membahas mengenai evaluasi pelaksanaan audit internal sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang telah berlangsung di PT X selama tahun 2012-2014. Pelaksanaan audit internal ditinjau ulang menggunakan standar internasional, yaitu ISO 19011. Penelitian yang dilakukan ini bersifat deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini melibatkan informan kunci dan informan sebagai sumber data primer melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen pelaksanaan audit pada tahun 2012-2014.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pelaksanaan audit internal sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di PT belum berjalan dengan baik dan maksimal. Poin utama dari lemahnya pelaksanaan audit internal tersebut adalah implementasi, pemantauan, tinjauan ulang dan perbaikan pada sistem manajemen audit yang dilaksanakan. Perbaikan pada tahap perencanaan dan implementasi menunjukkan poin utama yang harus segera diperbaiki guna meningkatkan kualitas sistem manajemen audit dan bisa mengevaluasi sistem manajemen yang berlangsung di perusahaan dengan lebih baik.
Read More
T-4519
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rika Ardiyanti; Pembimbing: Prastuti Soewondo; Penguji: Atik Nurwahyuni, Cindy Zivani
Abstrak: BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara jaminan kesehatan nasional mengupayakan peningkatan mutu pelayanan kesehatan untuk peserta. Salah satu caranya adalah melakukan survei kepuasan yang disebut Walk Through Audit (WTA). Tujuan dari WTA adalah terhimpunnya data kepuasan peserta yang sesuai dengan Sasaran Pokok Peta Jalan JKN tahun 2019, yaitu indeks kepuasan peserta 85%. Umpan balik akan diberikan oleh BPJS Kesehatan pada FKTP sehingga diketahui Area of Improvement (AOI) yang dapat ditingkatkan oleh FKTP tiap bulan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya implementasi WTA di wilayah BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Utara. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Hasil penilaian menunjukkan bahwa pelaksanaan WTA sudah cukup baik namun masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya terutama masalah komunikasi umpan balik. Perlu adanya sosialisasi dan kajian lebih lanjut untuk mengoptimalkan pelaksanaan WTA. Kata kunci: Walk through audit, BPJS Kesehatan, Implementasi
Read More
S-10031
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
I gusti Agung Ayu Kusuma Arini; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Purnawan Junadi, Mieke Savitri, Budi Hartono, Ni Wayan Milawati
B-1606
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hermayani; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Iwan Ariawan, Syahrizal, Ramadanura, Rustam Effendi
T-4683
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agustry Cipra Antice; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: R. Sutiwan, Martya Rahmaniati, Makful, Tri Astuti, A. Wawan Setyawan
T-3340
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iwan Dwiprahasto
JMPK Vol.04, No.04
Yogyakarta : UGM, 2001
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizamarro; Pembimbing: Hendra; Penguji: Dadan Erwandi, Ridwan Zahdi Sjaaf, Pintor Siagian, Adhi Saputra
Abstrak: Audit merupakan suatu proses untuk memverifikasi sejauh mana sistem manajemen K3 suatuperusahaan telah dilaksanakan secara efektif dalam rangka mencapai kebijakan dan sasaranorganisasi. Auditor sebagai komponen penting dalam pelaksanaan audit haruslah memilikikualifikasi yang baik dari sisi perilaku personal, prinsip audit, pengetahuan dan keterampilandan kompetensinya. Kualifikasi tersebut tertuang di dalam suatu panduan audit sistemmanajemen ISO 19011:2011. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendapatkan penilaianpemenuhan kriteria kualifikasi auditor K3 PT. X berdasarkan ISO 19011:2011 dan untukmengetahui tingkat kepentingan dari masing-masing kriteria tersebut. Penelitian inimenggunakan survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dari data primer yang diperolehdari kuisioner yang diberikan kepada 30 auditee dari industri yang berbeda. Denganmengelompokan menjadi 8 kelompok industri yang berbeda didapat hasil kepuasan rata-rata4,20 terdapat kinerja auditor PT. X. Industri Jasa memberikan penilaian kepuasan tertinggi(4,67) sedangkan yang terendah adalah Elektronik Telekomunikasi (4,57). Kriteria yangpaling memuaskan adalah terkait pemahaman terhadap Peraturan K3 & Persyaratan lain(4,37) dan pemahaman terhadap Sistem Manajemen K3 (4,35). Untuk penilaian tingkatkepentingan, maka kriteria Prinsip Audit yaitu Integritas dan Kerahasiaan merupakan kriteriayang memiliki tingkat kepentingan tertinggi. Terdapat perbedaan penilaian dari auditeeterhadap pemenuhan kriteria kualifikasi auditor PT. X antar kelompok industri dan jugaperbedaan penilaian tingkat kepentingan antar kelompok industri. Beberapa saran yangdiberikan untuk auditor K3 dan PT. X antara lain: meningkatkan pengetahuan teknis, sharingknowledge, kalibrasi antar auditor, rotasi auditor berkala, dan penugasan yang sesuaikualifikasi.Kata kunci:Audit; Auditor K3, ISO 19011.
Read More
T-4562
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive