Ditemukan 22 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Sugiarto Sugani; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Pujiyanto, Agus Purwanto
Abstrak:
Skripsi ini membahas tentang komputerisasi dalam pengecekan bed availability status di RS Medika BSD pada tahun 2013. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa proses pengecekan bed availability status di RS Medika BSD masih dilakukan dengan cara manual sehingga kurang optimal. Dikembangkanlah prototipe Bed Availability Status Information System (BASIS) untuk komputerisasi pengecekan bed availability status di RS Medika BSD. BASIS memiliki 3 (tiga) fungsi utama yaitu fungsi tampil, edit, dan input. Sedangkan implementasi prototipe BASIS dilakukan dalam 4 tahap yaitu input, sosialisasi, pemanfaatan, dan monitoring evaluasi.
This thesis discusses about bed availability status checking computerization at Medika BSD Hospital in 2013. This study uses descriptive qualitative design through in depth interview and observation. The result shows that bed availability status checking process at Medika BSD Hospital is still being done manually therefore it is unoptimal. Bed Availability Status Information System (BASIS) was developed for bed availability status checking computerization. BASIS has 3 (three) main function; show, edit, and input functions. Meanwhile the BASIS prototype implementation is done by four stages that are input, socialization, utilization, and monitoring-evaluation.
Read More
S-7839
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Souly Phanouvong ... [et al.]
SEATROPH-Vol.44/No.3
Bangkok : SEAMEO, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Souly Phanouvong ... [et al.]
SEATROPH-Vol.44/No.3
Bangkok : SEAMEO, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewi Mustika, Sulanto Saleh Danu
JMPK Vol.07, No.04
Yogyakarta : UGM, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
E. Annisa, S. Suryawati
JMPK Vol.04, No.01
Yogyakarta : UGM, 2001
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ismedsyah, Sulanto Saleh Danu, I.M. Sunarsih
JMPK Vol.07, No.03
Yogyakarta : UGM, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Miftahul Shannah; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Vetty Yulianti Permanasari, Samsul Bahri
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketersediaan obat Program Rujuk Balik di Apotek Jejaring BPJS Kesehatan Cabang Depok Tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan sistem, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Input dalam penelitian ini adalah sumber daya manusia, ketersediaan dana, ketersediaan data, sarana dan prasarana, dan kebijakan, sedangkan prosesnya mengadopsi siklus manajemen logistik, yaitu perencanaan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pemeliharaan, dan penghapusan. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi masalah pada unsur input yaitu sumber daya manusia dan ketersediaan dana, serta masalah pada unsur proses yaitu perencanaan dan pengadaan. Hal tersebut menyebabkan terjadinya masalah pada output yaitu berupa tidak tersedianya beberapa obat PRB di Apotek Jejaring BPJS Kesehatan. Peneliti menyarankan BPJS Kesehatan mendorong Kementerian Kesehatan agar Apotek dapat melakukan pengadaan melalui e- katalog. Kata Kunci: Obat PRB, Ketersediaan ] The purpose of this research is to determine the drugs availability of Back Referral Program BPJS Kesehatan in Depok year of 2017. This research used system approach and qualitative method, data collectinon is done through in-depth interviews, observation, and documents analysis. The Input in this research are human resource, fund availability, data availability, facilities, and policy. The process in this research are planning, budgeting, procurement, storage, distribution, maintenance, and elimination. Result of this study found that there are problems in human resources, fund availability, planning, and procurement. That problems caused some the drugs of Back Referral Program is not available at the Pharmacies. Researcher suggest that BPJS Kesehatan encourage tha Ministry of Health so that the Pharmacies can do procurement by e-catalogue. Keywords: Back Referral Program Drugs, Availability
Read More
S-9393
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Imas Arumsari; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji : Widjaja Lukito, Wahyu Kurnia Yusrin Putra
Abstrak:
Kebiasaan melewatkan sarapan memperbesar risiko terjadinya obesitas, pola hidup sehat, dan penurunan kecerdasan, khususnya pada pelajar. Terlebih, remaja sedang mengalami proses growth spurt dimana terjadi peningkatan kebutuhan gizi. Kabupaten Tangerang memiliki tingkat kelulusan UN SMA terrendah di provinsi Banten pada tahun ajaran 2013 lalu, sehingga perlu diteliti lebih lanjut mengenai pola sarapan remaja di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketersediaan sarapan dan faktor lainnya dengan pola sarapan siswa/i SMA terpilih di Kabupaten Tangerang tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi crosss sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner isian mandiri yang diisi 160 siswa. Asupan sarapan dinilai menggunakan kuesioner food recall 2x24 jam. Hasil penelitian menunjukkan, sebanyak 71,8% responden memiliki pola sarapan buruk. Terdapat hubungan yang signifikan antara ketersediaan sarapan (P= 0,014) dengan pola sarapan responden.
Skipping breakfast habit increase the risk of obesity, unhealthy lifestyle, and lack of intelligence, especially the students. Moreover, adolescent growth spurt is undergoing a process whereby an increase in nutritional requirements. Tangerang has lowest high school graduation rate in Banten Province for the academic year 2013 so it is important to develop research on adolescent breakfast pattern in this region. This study aims to determine the relationship between the availability of breakfast and other factors with student breakfast pattern in selected high school in Tangerang on 2014. Research method is a quantitative research with crosss sectional design study. Data were collected using self-completed questionnaires for 160 students. Breakfast intake was assessed using a 2x24 hour food recall questionnaire. The results showed, 71,8% of respondents had a bad breakfast pattern. There is a significant association between the availability of breakfast (P=0.014) with respondents’ breakfast pattern
Read More
S-8346
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Iva Nur Faridah; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, Enny Ekasari, Fikrotul Ulya
Abstrak:
Read More
Latar belakang: Dalam era persaingan layanan kesehatan yang semakin ketat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dituntut tidak hanya menjalankan fungsi sosial, tetapi juga mampu bersaing dengan rumah sakit swasta dalam hal kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. RSUD Anugerah Sehat Afiat (ASA) Kota Depok sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kota Depok memiliki tantangan dalam meningkatkan pemanfaatan layanan dan memperkuat posisinya sebagai pilihan utama masyarakat di wilayah timur Kota Depok. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi preferensi masyarakat dalam memilih rumah sakit, menganalisis permasalahan yang dihadapi RSUD ASA dalam menarik minat masyarakat, serta merumuskan strategi yang tepat agar RSUD ASA dapat menjadi rumah sakit pilihan utama masyarakat. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain studi kasus. Data kuantitatif dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pasien dan masyarakat, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan dari manajemen rumah sakit. Analisis dilakukan berdasarkan lima dimensi utama yang menjadi variabel independen, yaitu availability, affordability, accessibility, accommodation, dan acceptability. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi acceptability, yang meliputi kepercayaan pasien, reputasi rumah sakit, dan kualitas pelayanan, merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi preferensi masyarakat. Dimensi accessibility dan availability juga berpengaruh signifikan, sedangkan affordability dan accommodation memberikan pengaruh sedang terhadap keputusan masyarakat dalam memilih rumah sakit. Kesimpulan: Upaya untuk menjadikan RSUD ASA sebagai pilihan utama masyarakat perlu diarahkan melalui pendekatan Strategic Healthcare Marketing, yang menekankan bahwa preferensi pasien terhadap rumah sakit dibentuk oleh persepsi nilai yang terdiri atas bauran kualitas layanan, aksesibilitas, citra rumah sakit, dan interaksi pasien selama proses pelayanan. Pendekatan berbasis nilai ini diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan secara berkelanjutan, memperkuat kepercayaan publik, serta meningkatkan daya saing RSUD ASA di dalam sistem pelayanan kesehatan regional. Kata kunci: Preferensi masyarakat, utama, availability, accessibility, acceptability, rumah sakit, strategi.
Background: In an increasingly competitive healthcare environment, public hospitals are required not only to fulfill their social functions but also to compete with private hospitals in terms of service quality and patient satisfaction. RSUD Anugerah Sehat Afiat (ASA) Depok, as a local government-owned hospital, faces challenges in improving service utilization and strengthening its position as the preferred choice for the community in the eastern region of Depok City. Objectives: This study aims to identify the factors influencing community preferences in choosing hospitals, analyze the challenges faced by RSUD ASA in attracting public interest, and formulate effective strategies to make RSUD ASA the primary hospital of choice for the community. Methods: The study employs a mixed-methods approach with a case study design. Quantitative data were collected through questionnaires distributed to patients and community members, while qualitative data were obtained through in-depth interviews with key informants, including hospital management and local health officials. The analysis was conducted based on five key dimensions: availability, affordability, accessibility, accommodation, and acceptability. Results: The findings reveal that acceptability, which includes patient trust, hospital reputation, and service quality, is the most dominant factor influencing community preference. The dimensions of accessibility and availability also have significant effects, while affordability and accommodation show a moderate influence on hospital choice. Conclusion: Efforts to establish RSUD ASA as the main choice of the community should adopt the Strategic Healthcare Marketing approach, which emphasizes that patient preference for a hospital is shaped by perceived value derived from the combination of service quality, accessibility, hospital image, and patient interaction throughout the care process. This value-based approach is expected to foster continuous quality improvement, strengthen public trust, and enhance the hospital’s competitiveness within the regional healthcare system.
B-2574
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Selma Siahaan
BPSK Vol.16, No.4
Surabaya : Balitbangkes Depkes RI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
