Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sa`adatul Aliyah; Pembimbing: Tiara Amelia; Penguji: Evi Martha, Agustina
S-9555
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Taufiqa Hidayati; Pembimbing: Tiara Amelia; Penguji: Anwar Hassan, Agustina
Abstrak: Edukasi pencegahan demensia pada lansia penting untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap lansia terhadap upaya pencegahan demensia. Implementasi program edukasi pencegahan demensia dilihat berdasarkan upaya peningkatan aktifitas fisik, sosial, kognitif dan gizi lansia di wilayah Puskesmas Kecamatan Jatinegara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III. Pengumpulan data melalui indepth interview, focus group discussion dan observasi. Hasil penelitian ini adalah program edukasi pencegahan demensia sudah berjalan namun belum optimal dari sisi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Selain itu, lansia memiliki risiko tinggi terkena demensia sedangkan pengetahuan mengenai demensia masih kurang. Hal ini dikarenakan fokus program saat ini adalah skrinning pencatatan dan pelaporan jumlah lansia berdasarkan perintah Kemenkes RI. Saran penelitian ini adalah meningkatkan koordinasi dan komitmen seluruh pelaksana dan pemangku kebijakan untuk menjadikan upaya pencegahan demensia sebagai prioritas program. Kata kunci: Edukasi, demensia, implementasi program, lansia Dementia prevention education among elderly is important to improve knowledge and attitude toward prevention of dementia. Implementation of dementia prevention education program can be seen based on efforts to increase physical, social, cognitive activity and nutritional fulfillment in elderly community of Puskesmas Jatinegara sub-district. This is a qualitative research with descriptive design using Edward III implementation theory. Data collection was obtained using indepth interview, focus group discussion and observation. The result of this research mention that dementia prevention educational program is running with unsatisfactory result from communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Furthermore, elderly have a high risk of dementia, while knowledge of dementia still lacking. All this happen because the focus of current program are screening, recording and reporting the number of elderly based on the Ministry of Health's order. The research recommendation is to improve coordination and commitment of all implementers and stakeholders to make dementia prevention as a priority program. Key words: Dementia, education, elderly, implementation program
Read More
S-9416
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Choirun Nikmah; Pembimbing: Asih Setiarin; Penguji: Fatmah, Dewi Dmayanti
Abstrak: ABSTRAK
 
 
Demensia merupakan kondisi kemunduran fungsi neuron secara perlahan dan
 
terus menerus sehingga kemampuan kognitif, emosional, dan psikomotorik
 
semakin berkurang seiring bertambahnya usia dan keparahan fisiologis tubuh.
 
Tujuan penelitian ini untuk menilai hubungan asupan vitamin A dan faktor
 
lainnya dengan demensia pada lansia binaan CAS UI tahun 2014. Desain
 
penelitian cross sectional melibatkan 146 lansia berusia ≥ 60 tahun dari seluruh
 
Depok. Penelitian dilaksanakan selama bulan April sampai Mei 2014. Metode
 
pengambilan data dengan cara mengukur berat badan dan tinggi badan
 
menggunakan timbangan digital merk Kris dan mikrotoa, serta wawancara
 
menggunakan kuesioner SMMSE, PASE, GDS, dan SFFQ. Hasil penelitian
 
menunjukkan bahwa prevalensi demensia (SMMSE ≤ 24) sebesar 46,6%. Analisis
 
bivariat menyatakan bahwa ada hubungan yang bermakna antara tingkat
 
pendidikan, tingkat depresi, dan asupan asam folat dengan demensia. Faktor
 
paling dominan yang berhubungan dengan demensia adalah asupan vitamin A
 
(OR = 8,4) setelah dikontrol dengan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan,
 
tingkat depresi, riwayat stroke, status gizi, asupan vitamin C, E, Fe, dan asam
 
folat. Membiasakan diri dengan pola hidup sehat, seperti memperbanyak makanan
 
sumber vitamin dan mineral, olahraga teratur, dan menghindari stres dapat
 
menjadi langkah protektif demensia pada lansia.
 

 
ABSTRACT
 
 
Dementia is a condition related to neurodegenerative caused cognitive, emotional,
 
and psychomotor decline increasingly with aged and bodies functional illness.
 
The objective of this study is to investigate association between vitamin A intake
 
and the others factors related to dementia in elderly. A cross sectional study was
 
performed on 146 participants aged ≥ 60 years in Depok during April – May
 
2014. Data collected by measurement of weight using Kris digital scale, height
 
using microtoise, and SMMSE, PASE, GDS, and SFFQ questionnaires. The result
 
of this study showed that prevalence of dementia (SMMSE ≤ 24) was 46,6%.
 
Dementia was significantly associated with level of education, depression, and
 
folate acid intake. In multivariate model, vitamin A intake (OR = 8.4) was the
 
dominant factor adjusted by age, sex, level of education, depression, history of
 
stroke, nutritional status, and intake of micronutrients (vitamin C, E, Fe, and
 
folate acid). Improving quality of live through healthy life style (consuming
 
source of vitamins and minerals, doing exercise regulary, no stress) is alternative
 
way to prevent dementia in elderly
Read More
S-8361
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive