Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Harun Masirri, Sri Suryawati, Siti Munawaroh
JMPK Vol.07, No.03
Yogyakarta : UGM, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Madina Maimuna; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Masyitoh; Fertami Diana Sari
Abstrak: Skripsi ini membahas Faktor-Faktor yang mempengaruhi Distribusi Berkas Rekam Medis Rawat Jalan RSUD Cibinong Tahun 2015. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sistem distribusi berkas rekam medis RSUD Cibinong dan mengetahui pengaruh input, proses, dan output terhadap sistem distribusi berkas rekam medis RSUD Cibinong tahun 2015. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan pendekatan sistem. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komponen-komponen dari input dan proses dalam distribusi berkas rekam medis rawat jalan di RSUD Cibinong mempengaruhi output berupa waktu distribusi berkas rekam medis rawat jalan. Faktor-faktor yang mempengaruhi dan menyebabkan keterlambatan distribusi berkas rekam medis rawat jalan adalah waktu pengambilan bukti daftar dan waktu pengumpulan berkas rekam medis, sehingga jumlah berkas rekam medis yang sesuai dengan standar waktu adalah 2% dan yang tidak sesuai adalah 98%, dimana 49% pada 16-30 menit, 28% pada 31-45 menit, 8% pada 46-60 menit dan sebesar 13% pada menit ≥ 60. Kata kunci : distribusi, sistem distribusi, waktu
This undergraduate thesis discussed the factors that affect the distribution of polyclinic medical record in RSUD Cibinong 2015. The aim of this research is to understand the distribution system and the effect of input, process, and output concerning of polyclinic medical record at RSUD Cibinong 2015.This research is quantitative and qualitative with system approach. The result of this research showed that the components of input and process in the distribution of polyclinic medical record at RSUD Cibinong affect the output like the distribution time of polyclinic medical record. Factors that affect and induce delays of polyclinic medical record distribution is proof list withdrawal time and accumulation time of medical record, so amount of polyclinic medical record that appropriate with standard time is 2% and 98% not appropriate with the standard time, where 49% in 16-30 minute, 28% in 31-45 minute, 8% in 46-60 minute and 13% in more than 60 minute. Keywords : Distribution, distribution system, time
Read More
S-8606
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adi Negara; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Atik Nurwahyuni, Robi Hari Setiawan
S-8158
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nining Setyaningsih; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Pujianto, Ari Purwohandoyo, Solehudin
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya langsung layanan hemodialisis pada pasien dengan gagal ginjal kronik. Desain penelitian ini bersifat analisis deskriptif, yaitu studi kasus yang bertujuan menganalisis biaya satuan layanan hemodialisis pada pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK) berdasarkan pendekatan Simple distribution. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data biaya dan non biaya terkait unit hemodialisis tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya langsung unit hemodialisis adalah sebesar Rp. 2.495.272.766,- dengan proporsi terbesar merupakan biaya operasional yaitu 83 %. Biaya satuan langsung yang diperoleh sebesar Rp. 657.343,-., biaya tersebut masih lebih besar dari biaya klaim BPJS untuk layanan hemodialisis yaitu Rp. 923.100,-. Beberapa hal yang dapat rumah sakit lakukan adalah melakukan penghitungan biaya satuan dengan memperhitungkan biaya tidak langsung untuk layanan hemodialisis agar hasil penghitungan biaya satuan layanan hemodialisis lebih akurat, melakukan evaluasi pada pencatatan operasional untuk keseluruhan pelayanan yang ada di rumah sakit guna memudahkan manajemen dalam melakukan analisa biaya.
Read More
T-5678
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ria Hendarwulan; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Pujiyanto. Nienne Aridayanthi Hainum, Lies Nugrohowati
Abstrak: Pemerintah telah berupaya mencegah dan mengurangi angka kejadian penyakit dengan Inpres No.1 Tahun 2017 tentang GERMAS. GERMAS adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan GERMAS di Puskesmas Kota Depok tahun 2019. Desain penelitian ini adalah cross-sectional dan data dikumpulkan dari 30 Puskesmas di Kota Depok. Analisis data statistik univariat dengan distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan chi-square dan analisis multivariat dengan korelasi logistik Hasil penelitian menunjukkan 83,3% Puskesmas melaksanakan sosialisasi GERMAS dan edukasi sehat, 100% Puskesmas melakukan penyuluhan ASI ekslusif, 83.3 % Puskesmas melakukan kegiatan deteksi dini penyakit, IVA dan Ca mammae dan 80% Puskesmas melakukan kegiatan sosialisasi gemar aktivitas fisik. Ketersediaan sumber daya manusia, dana, sarana dan prasarana dalam pelaksanaan GERMAS di Puskesmas Kota depok memadai, namun belum adanya petunjuk pelaksana/SK dari Dinas Kesehatan maupun SK Kepala Puskesmas untuk pelaksanaan GERMAS di Puskesmas. Saat ini petunjuk pelaksana yang dipakai sebagai pedoman kegiatan GERMAS masih mengikuti Perwal yang ada. Perencanaan dan pengorganisasiannya belum mempunyai roadmap pelaksanaan GERMAS di Puskesmas dan 70 % Puskesmas pengawasannya baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara sarana dan prasarana terhadap kegiatan GERMAS (p-value<0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan terhadap kegiatan GERMAS (p-value >0,05) dan terdapat hubungan yang signifikan antara pengawasan dengan pelaksanaan GERMAS . Analisis multivariat menunjukkan faktor yang dominan mempengaruhi kegiatan GERMAS adalah pengawasan. Puskesmas diharapkan meningkatkan sosialiasi dan upaya pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan GERMAS.
Read More
B-2139
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mochamad Febriansyah Akbar Ali; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Mardiati Nadjib, Solehudin, Lili Masliyah
Abstrak: Dalam era globalisasis saat ini, pertumbuhan rumah sakit di kota besarmenyebabkan terjadinya kompetisi yang tinggi dalam sektor kesehatan sehinggapersaingan rumah sakit menjadi semakin keras segingga dibutuhkan peranan pembiayaanrumah sakit dalam menyediakan pelayanan yang optimal menjadi sangat penting agarrumah sakit dapat tetap bertahan. Penelitian ini betujuan untuk melakuakan analisisi biayasatuan dan biaya total pelayanan rawat inap sakura berdasarkan metode simpledistribution di RS X Kota Bekasi Tahun 2016. Penelitian ini merupakan analisisdeskriptif, bertujuan untuk menganalisis biaya satuan di rawat inap sakura yang dilakukanselama satu tahun dengan menggunakan perspektif dari rumah sakit dan biaya yangdihitung adalah biaya yang terkait pada pemakaian tempat tidur atau biaya akomodasipasien saja. Berdasarkan perhitungan dengan metode simple distribution, studimenghasilkan informasi biaya pada kamar rawat inap sakura RS X berupa biaya satuanpada kamar VVIP sebesar Rp 982.374, VIP sebesar 904.215, Kelas 1 sebesar Rp 549.480,Kelas 2 sebesar Rp 502.368. Kelas 3 sebesar Rp 436.181 dan Isolasi sebesar Rp 744.699dan biaya tidak langsung yang dihitung menggunakan metode Full Time Equivalent FTE berupa biaya gaji direksi direksi dan staf RS X perhari sebesar Rp 36.001.
Kata Kunci : rumah sakit, metode simple distribution, rawat inap sakura
Read More
T-5484
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammadi; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Pujiyanto, Kurnia Sari, Mulyadi Muchtiar, Sri Damayanti
Abstrak: RS Yarsi mempunyai produk unggulan berupa histopatology center. Namun, tarif yang ditawarkan masih berbeda jauh diatas pesaing pada pemeriksaan yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan menghitung biaya satuan (unit cost) dan tarif alternatif dari pemeriksaan histopatologi jaringan besar sedang kecil, biopsi, dan pap smear di histopatology center RS Yarsi sehingga dapat menjadi pusat rujukan dan mampu bersaing. Penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus sampai dengan Desember 2020 dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini setelah dilakukan perhitungan seluruh komponen biaya dan dilakukan alokasi biaya dengan metode double distribution didapatkan unit cost untuk pemeriksaan histopatologi jaringan besar sedang kecil, biopsi, dan pap smear di histopatology center RS Yarsi berturut-turut yaitu Rp 476.113, Rp 418.696 , Rp 400.295, Rp 521.668 dan Rp 187.773. Hasil dari perhitungan biaya satuan (unit cost) memberikan empat usulan tarif histopatology center yang dapat digunakan sebagai pertimbangan menejemen RS Yarsi sehingga histopatology center RS Yarsi dapat bersaing dengan kompetitif
Yarsi Hospital has a center excellent program is histopathology center. However, the tariff offered still differ greatly from those of competitors. This study aims to calculate the unit cost and Estimated price for Large Medium Small Histopathology tissues, Biopsy and Pap Smear Using the Double Distribution Method at the Histopathology Center Yarsi Hospital so that they can become a referral center and be competitive. Analytical descriptive research with quantitative and qualitative research designs. The research was conducted from August to December 2020 using primary data and secondary data. The results of this study, after calculating all cost components and carrying out cost allocation using the double distribution method, obtained the unit cost for histopathological examination of large and medium small sized tissues, biopsy, and pap smears Large Medium Small Histopathology tissues, Biopsy and Pap Smear at the histopathology center of Yarsi Hospital is Rp 476.113, Rp 418.696, Rp. 400,295, Rp. 521,668 and Rp. 187,773. The results of the unit cost calculation provide four suggested histopathology center tariff that can be used as management considerations for Yarsi Hospital so the histopathology center can compete competitively
Read More
B-2199
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ismedsyah, Sulanto Saleh Danu, I.M. Sunarsih
JMPK Vol.07, No.03
Yogyakarta : UGM, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adam Khalid Alfarisi; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Pujiyanto; Ami Mulyanti
Abstrak: Sistem pembayaran kapitasi adalah sistem pembayaran yang dilaksanakan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama khususnya pelayanan rawat jalan tingkat pertama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan yang didasarkan pada jumlah peserta yang terdaftar di faskes tersebut dikalikan dengan besaran kapitasi per jiwa. Sistem pembayaran ini merupakan pembayaran di muka atau prospektif dengan konsekuensi pelayanan kesehatan dilakukan secara pra-upaya atau sebelum peserta BPJS jatuh sakit. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui biaya pelayanan kesehatan per peserta JKN di Klinik Ardita Ciracas Jakarta Timur Tahun 2019. Penghitungan biaya pelayanan kesehatan per peserta JKN dapat diketahui setelah memperoleh nilai biaya satuan. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan kualitatif. Pengolahan data menggunakan metode double distribution dan relative value unit. Biaya Pelayanan Kesehatan Per Peserta JKN Klinik Ardita Ciracas Tahun 2019 sebesar Rp6.815 per bulan per peserta. Kata kunci: Kapitasi, Biaya Satuan, Double distribution, Relative Value Unit Capitation-based reimbursement system is the payment system that was held in health facilities the first degree especially service outpatient the first degree who collaborated with BPJS Health based on the number of participants who enrolled in the faskes multiplied by the capitation per soul. The payment system this is payment in advance or prospective with the consequences health services be done in pre-effort or before participants BPJS getting sick. This research has objective to know health service cost for each JKN participant at the Ciracas Ardita Clinic East Jakarta in 2019. The calculation of the health service cost for each JKN participant it can be seen after obtaining the unit cost. The research design used was observational with a qualitative approach. Data processing in a double distribution and relative value unit. The health service cost for each JKN participant Ciracas Ardita Clinic in 2019 of Rp6.815 per month per participants. Keywords: Capitation, Unit cost, Double distribution, Relative Value Unit
Read More
S-10425
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Taufik Ismail; Pembimbing: Rico Kurniawan; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Salbiah
Abstrak:
Penyakit Tuberkulosis menjadi salah satu 10 penyebab kematian tertinggi di seluruh dunia dan penyebab utama kematian dari agen infeksius. Kabupaten Lombok Timur menempati posisi pertama sebagai penyumbang kejadian TBC di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan dengan kasus kejadiaan TBC meningkat dalam 3 tahun terakhir. Pemanfaatan sistem informasi geografis untuk mengetahui sebaran yang kejadian TBC dengan determinan yang mempengaruhi sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses perencanaan kesehatan selanjutnya dalam aspek spasial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sebaran kejadian TBC berdasarkan faktor sosial demografi secara spasial pada tiap kecamatan di Kabupaten Lombok Timur Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi dengan pendekatan spasial. Analisis spasial pada penelitian ini menggunakan tekhnik analisis deskriptif untuk mendeskripsikan atau menjelaskan hasil dari analisis spasial yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian tuberkulosis di Kabupaten Lombok Timur memiliki sebaran menyebar pada tiap wilayah Kecamatan. Persebaran mengelompok terjadi pada variabel cakupan pengobatan lengkap (complete rate) semua kasus TBC, kepadatan penduduk, dan kesejahteraan sosial/kemiskinan. Sedangkan variabel cakupan imunisasi BCG pada bayi memiliki persebaran seragam secara spasial di wilayah Kabupaten Lombok Timur berdasarkan kecamatan pada tahun 2022. Wilayah yang berisiko tinggi secara spasial berdasarkan cakupan pengobatan lengkap (complete rate) semua kasus TBC, cakupan imunisasi BCG pada bayi, kepadatan penduduk, dan kesejahteraan sosial/kemiskinan secara spasial di wilayah Kabupaten Lombok Timur berdasarkan kecamatan pada tahun 2022 yaitu Kecamatan Pringgabaya, Kecamatan Aikmel, Kecamatan Masbagik, Kecamatan Suralaga, Kecamatan Labuhan Haji, Kecamatan Selong, Kecamatan Sakra, Kecamatan Terara, dan Kecamatan Keruak. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah perlunya peningkatan pemantauan pada wilayah dengan kategori rawan kejadian TBC, peningkatan pengetahuan kesehatan untuk masyrakat tentang gejala dan kepatuhan dalam pengobatan TBC, serta upaya dari berbagai pihak dalam mengurangi angka kemiskinan yang dapat berdampak pada kejadian TBC di Kabupaten Lombok Timur.

Tuberculosis is one of the 10 highest causes of death worldwide and the main cause of death from infectious agents. East Lombok Regency occupies the first position as a contributor to TB cases in the West Nusa Tenggara Province and with TB cases increasing in the last 3 years. Utilization of geographic information systems to determine the distribution of TB incidence with influencing determinants so that it can be taken into consideration in the subsequent health planning process in the spatial aspect. The aim of this research is to determine the distribution of TB incidence based on socio-demographic factors spatially in each sub-district in East Lombok Regency in 2022. This research uses an ecological study design with a spatial approach. The spatial analysis in this research uses descriptive analysis techniques to describe or explain the results of the spatial analysis carried out. The results of the research show that the incidence of tuberculosis in East Lombok Regency has a widespread distribution in each sub-district area. Clustered distribution occur in the variables of complete treatment coverage (complete rate) for all TB cases, population density, and social welfare/poverty. Meanwhile, the BCG immunization coverage variable for babies has a uniform distribution spatially in the East Lombok Regency area based on sub-districts in 2022. Areas at high risk spatially based on complete treatment coverage (complete rate) of all TB cases, BCG immunization coverage for babies, population density, and spatial social welfare/poverty in the East Lombok Regency area based on sub-districts in 2022 are Pringgabaya District, Aikmel District , Masbagik District, Suralaga District, Labuhan Haji District, Selong District, Sakra District, Terara District, and Keruak District. The conclusion that can be drawn is the need to increase monitoring in areas that are categorized as prone to TB incidents, increase public health knowledge about symptoms and compliance with TB treatment, as well as efforts from various parties to reduce poverty rates which can have an impact on the incidence of TB in East Lombok Regency.
Read More
S-11761
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive