Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Putri Wahyuningtias; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Yovsyah, Sri Muljati
S-6541
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rita Oktavia; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Dewi Damayanti
S-6838
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alamanda Mutiara Permata P.; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: Zarfiel Tafal, Nanik Widayani
S-8205
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Saleh Budi Santoso; Pembimbing: Helda; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Rusli
Abstrak: Abstrak

Pneumonia merupakan penyebab kematian terbesar pada anak di seluruh dunia. Setiap tahunnya diestimasikan sekitar 18% kematian anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia disebabkan oleh pneumonia. Faktor risiko pasti yang berkontribusi diantaranya yaitu balita yang tidak mendapatkan ASI eksklusif.

Tujuan studi ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian pneumonia balita usia 12 -23 bulan setelah dikontrol terhadap confounder. Studi kasus kontrol ini dilakukan di tiga wilayah puskesmas Kota Cimahi berdasarkan angka insidens kasus pneumonia balita yang tertinggi di tahun 2012. Kasus adalah balita usia 12 - 23 bulan yang berkunjung ke sarana puskesmas penelitian periode Januari - Desember 2012 dan didiagnosa sebagai kasus pneumonia. Kontrol merupakan tetangga dari kasus, dengan perbandingan jumlah kasus dan kontrol yaitu 1:1. Besar sampel minimal sebanyak 133 untuk masing - masing kelompok. Analisis multivariat dengan menggunakan regresi logistik. Besar asosiasi balita yang tidak mendapat ASI eksklusif memiliki OR untuk terjadinya pneumonia sebesar 3,58 kali (95% CI: 2,08 - 6,19) dibandingkan yang mendapat ASI eksklusif setelah dikontrol terhadap confounder.

Penelitian ini memperkuat penelitian terdahulu yang membuktikan kekuatan hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian pneumonia pada balita. Berfokus pada daerah dengan angka insiden kasus penumonia yang tinggi, pihak dinas kesehatan dan puskesmas dapat lebih meningkatkan upaya promosi dan fasilitasi ASI eksklusif, menciptakan kawasan tanpa asap rokok di tingkat rumah tangga, pengurangan adanya paparan asap pembakaran di dalam rumah, peningkatan pengetahuan ibu berkaitan faktor risiko pneumonia.


Pneumonia is the biggest cause of death in children worldwide. Each year approximately 18% of estimated deaths of children under five worldwide are caused by pneumonia. Definite risk factors that contribute to them are children under five who are not exclusively breastfed.

The purpose of this study to determine the relationship of exclusive breastfeeding on the incidence of pneumonia children under five age 12 -23 months after controlling for confounders.Case-control study was conducted in three areas of public health centers Cimahi City based incidence rates were highest children under five cases of pneumonia in 2012. Cases were children aged 12-23 months who visited the research public health centers means the period of January to December 2012 and was diagnosed as a case of pneumonia. Control is a neighbor of the case, the ratio of the number of cases and controls is 1:1. Minimum sample size for each of as many as 133 - each group. Multivariate analysis using logistic regression. Major association children under five who are not exclusively breastfed for the occurrence of pneumonia had an OR of 3.58 (95% CI: 2.08 to 6.19) than those who are breastfed exclusively after controlling for confounders.

This study reinforces previous research that proves the strength of association of exclusive breastfeeding on the incidence of pneumonia in infants. Focusing on areas with a number of high incidence of cases of pneumonia, the health department and public health center could further enhance the promotion and facilitation of exclusive breastfeeding, creating a smoke-free area at the household level, reduction in exposure to combustion fumes in the house, increasing maternal knowledge of risk factors associated pneumonia.

Read More
T-3824
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shally Barina; Pembimbing: Puput Oktaminanti; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Taufik
Abstrak:

Berdasarkan data Puskesmas Kelurahan Kelapa Gading Timur I tahun 2010 diketahui pemberian ASI ekslusif pada bayi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Gading Timur I adalah 57%, sedangkan di puskesmas lainya yang masih berada dalam satu kecamatan dengan Puskesmas tersebut adalah 70.1%. Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian ASI ekslusif. Desain penelitian adalah potong lintang dengan besar sampel 95 orang ibu yang memiliki bayi berusia 6-24 bulan dan bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Gading Timur I. Hasil penelitian menunjukan faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian ASI ekslusif adalah pengetahuan, pendidikan, dukungan keluarga, dukungan petugas tempat ibu memeriksakan persalinan,sikap. Pengetahuan ibu merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku pemberian ASI ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Kelapa Gading Timur I. Bedasarkan hasil penelitian disarankan peningkatan pengetahuan ibu hamil dan bersalin, peningkatkan kualitas penyuluhan dan promosi pemberian ASI, peningkatan dukungan petugas, peningkatan pengetahuan petugas, pendidikan mengenai pemberian ASI ekslusif di sekolah, meningkatkan promosi melalui media cetak maupun elektronik, meningkatkan pelatihan petugas kesehatan, pemberdayaan kader, peningkatan pelayanan yang berkualitas, pengawasan terhadap pemasaran produk susu formula di masyarakat, promosi pemberian ASI ekslusif pada ibu bekerja, memberikan kesempatan ibu bekerja untuk tetap memberikan ASI ekslusif pada bayinya dan juga menggalakan kembali peran Rumah Sakit untuk mempromosikan pemberian ASI ekslusif pada ibu hamil dan bersalin. Kata kunci : ASI Ekslusif, perilaku, pengetahuan, dukungan petugas kesehatan, Puskesmas Kelapa Gading.


 Based on data from the Puskesmas Kelurahan Kelapa Gading Timur I in 2010, there is only 57% of mother gave exclusive breastfeeding in the working area of  Puskesmas Kelurahan Kelapa Gading Timur I, whereas in another health centers located in the same sub district the figure only 70,1%. The study was conducted to determine factors related to the behavior of exclusive breastfeeding. The study design was cross-sectional with a large sample of 95 mothers with babies aged 6-24 months and residing in the working area of Puskesmas Kelurahan Kelapa Gading Timur I. The results showed factors related to the behavior of exclusive breastfeeding are the knowledge of mother, education, job of mother, support from the family, support from health staff in ANC clinic and attitude of mother in giving breastfeeding. The knowledge of mother is the most dominant factor associated with the behavior of exclusive breastfeeding. This study suggested to increase the knowledge of mothers, increase the quality of education and promotion of breastfeeding, increase staff support, increase staff knowledge, education on breastfeeding exclusively at school, improve promotion through printed and electronic media, improve training of health workers, the empower cadres, improve of service quality, supervisory on the marketing of infant formula products in the community, promote about exclusive breastfeeding to working mothers, working mothers to give exclusive breastfeeding to their  baby and also encourage the Hospital role in promoting exclusive breastfeeding during pregnancy and deliveries. Key words: Exclusive breastfeeding, behavior, knowledge, increase staff support, Puskesmas Kelurahan Kelapa Gading Timur I.

Read More
T-3328
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive