Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Nandita Humaira Luthfiya Artanti; Pembimbing: Laksita Ri Hastiti; Penguji: Fatma Lestari, Othman Syarief Nasution
Abstrak:
Bangunan bertingkat tinggi seperti gedung perkantoran yang berlokasi di wilayah padat penduduk dengan aktivitas tinggi seperti DKI Jakarta rentan dan berisiko tinggi terhadap bahaya kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem tanggap darurat kebakaran di gedung kantor PT X berdasarkan elemen dalam NFPA 1600 edisi 2019: Standard on Continuity, Emergency, and Crisis Management dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20/PRT/M/2009. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, serta telaah dokumen perusahaan. Data yang terkumpul dianalisis kesesuaiannya terhadap standar NFPA 1600 edisi 2019 dan Permen PU No. 20/PRT/M/2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total persentase elemen NFPA 1600 edisi 2019 yang terpenuhi sebesar 91,58%, terpenuhi sebagian sebesar 4,49%, tidak terpenuhi sebesar 1,68%, dan tidak dapat diaplikasikan sebesar 2,24%. Sedangkan total persentase elemen Permen PU No. 20/PRT/M/2009 yang terpenuhi sebesar 87,50% dan terpenuhi sebagian sebesar 12,50%. Secara keseluruhan, penerapan sistem tanggap darurat terhadap bahaya kebakaran di gedung kantor PT X sudah baik, namun terdapat beberapa aspek yang perlu dievaluasi kembali oleh perusahaan seperti struktur tim tanggap darurat, penilaian risiko gedung terhadap bahaya kebakaran, serta prosedur pemulihan dari insiden kebakaran.

High-rise buildings such as office buildings located in densely populated areas with high activity such as DKI Jakarta are vulnerable and have a high risk of fire hazard. This study aims to analyze the emergency response preparedness for fire hazards in the PT X office building based on the elements in the 2019 edition of NFPA 1600: Standard on Continuity, Emergency, and Crisis Management and Permen PU Nomor 20/PRT/M/2009. This research design uses a qualitative approach with a descriptive design. The data used are primary and secondary data collected through interviews, direct observation, and review of company documents. The collected data was analyzed by comparing it with the 2019 edition of the NFPA 1600 standard and Permen PU No. 20/PRT/M/2009. The study results showed that the total percentage of elements of the 2019 edition of NFPA 1600 that were fulfilled was 91.58%, partially fulfilled was 4.49%, not fulfilled was 1.68%, and not applicable was 2.24%. Meanwhile, the total percentage of elements of Permen PU No. 20/PRT/M/2009 that were fulfilled was 87.50% and partially fulfilled was 12.50%. Overall, the implementation of emergency response preparedness for fire hazards in PT X's office building is good, but there are several aspects that need to be re-evaluated by the company such as the structure of the emergency response team, building risk assessment for fire hazards, and recovery procedures from fire incidents.
Read More
S-11361
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alya Hanan Nabilah; Pembimbing: Laksita Ri Hastiti; Penguji: Fatma Lestari, Ambi Pradiptha
Abstrak:
Sebagai pusat bisnis dan ekonomi, banyak gedung perkantoran di DKI Jakarta yang padat aktivitas. Kebakaran dalam gedung dapat disebabkan oleh korsleting peralatan listrik atau kelalaian manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem tanggap darurat saat terjadi kebakaran di kantor pusat PT X berdasarkan NFPA 1660 Standard for Emergency, Continuity, and Crisis Management: Preparedness, Response and Recovery. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan semi-kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer yaitu wawancara dan observasi, serta data sekunder berupa dokumen perusahaan dan studi literatur. Data yang telah dikumpul kemudian dianalisis menggunakan form checklist untuk melihat pemenuhan sistem tanggap darurat yang sudah ada dengan NFPA 1660 edisi 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian penerapan sistem tanggap darurat pada kejadian kebakaran di PT X setelah dianalisis menggunakan NFPA 1660 menunjukan bahwa terdapat 4 variabel yang kesesuaian nya memadai, 6 variabel dengan persentase kesesuaian sebagian memadai, dan 2 variabel tidak memadai. Hasil penelitian diharapkan agar PT X dapat mempertimbangkan saran yang diberikan untuk mengembangkan sistem tanggap darurat yang telah dimiliki oleh perusahaan. 
As a business and economic center, many office buildings in DKI Jakarta are bustling with activity. Fires in buildings can be caused by electrical equipment short circuits or human negligence. This study aims to analyze the implementation of emergency response systems in the event of a fire at the PT X headquarters based on NFPA 1660 Standard for Emergency, Continuity, and Crisis Management: Preparedness, Response and Recovery. This study employs a descriptive research design with a semi-quantitative approach. The data used include primary data such as interviews and observations, as well as secondary data in the form of company documents and literature reviews. The collected data were analyzed using a checklist form to assess the compliance of the existing emergency response system with NFPA 1660, 2024 edition. The research results indicate that the compliance of the emergency response system implementation in fire incidents at PT X, after being analyzed using NFPA 1660, shows that there are 4 variables with adequate compliance, 6 variables with partially adequate compliance, and 2 variables with inadequate compliance. The research results are expected to encourage PT X to consider the recommendations provided to further develop the emergency response system already in place at the company.
Read More
S-12006
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive