Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Utami Pringgawati; Pembimbing: Soedarto Ronoatmodjo; Penguji: Yovsyah, Baskoro
S-6692
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lintang Gyaning Kawuryan Azzahra; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Randy Novirsa
Abstrak: Tugas pokok petugas cleaning service yaitu menjaga kebersihan, kerapian, keindahan dan kenyamanan seluruh area baik yang ada di dalam gedung maupun yang ada di luar gedung. Pekerja cleaning service dapat terpajan bahaya kimia, biologi, fisik dan ergonomi sehingga dapat mengakibatkan dampak kesehatan penyakit dermatitis, hepatitis A, dan gangguan muskuloskelatal. Salah satu kegiatan cleaning service yaitu membersihkan toilet dengan menggunakan produk pembersih dan cleaning service dapat terpajan bahaya kimia. Sehingga cleaning service perlu untuk memiliki pengetahuan mengenai potensi bahaya dan dampak kesehatan. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat pengetahuan pekerja cleaning service FKM UI mengenai potensi bahaya dan dampak kesehatan pada pekerjaannya dan faktor determinannya. Desain studi yang digunakan adalah cross sectional menggunakan data primer yang didapat dari pekerja cleaning service FKM UI pada tahun 2016.Hasil penelitan ini menujukkan bahwa sebagian besar pekerja cleaning service FKM UI memiliki pengetahuan yang kurang mengenai potensi bahaya dan dampak kesehatan. Selain itu tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor tingkat pendidikan, lama kerja, pelatihan dan pengalaman kerja dengan tingkat pengetahuan mengenai potensi bahya dan dampak kesehatan.

The key task of cleaning service is to maintain cleanliness, neatness, beauty and comfort of the entire area both inside the building and which were outside the building. Cleaning service can be exposed to the dangers of chemical, biological, physical and ergonomics that can lead to health impacts dermatitis, hepatitis A, and musculosceletal disorders. One of the activities is to clean toilet cleaning service using cleaning products and cleaning service can be exposed to chemical hazards. So that the cleaning service is necessary to have knowledge about potential hazards and health effects. This study aims to determine the level of knowledge FKM UI cleaning service about potential hazards and health effects on his work and its determinant factors. The study design used is cross sectional using primary data obtained from a cleaning service FKM UI in 2016. This research showed that the majority of FKM UI cleaning service have less knowledge about potential hazards and health effects. Moreover there is no significant relationship between education level factors, length of employment, training and work experience with the level of knowledge about the potential hazard and health impacts.
Read More
S-9155
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aisyah Apriliciciliana Aryani; Pembimbing: Besral; Penguji: Sutanto Priyo Hastono, Martya Rahmaniati Makful, Hendrawati Setiani, Elis Rohmawati
Abstrak: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan faktor utama dalam peningkatan mortalitas neonatus, bayi, dan anak. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Metro Tahun 2016, BBLR merupakan penyebab nomor satu kematian bayi di Kota Metro. Selain itu, terjadi peningkatan prevalensi kejadian BBLR di Kota Metro selama tahun 2014 sampai dengan tahun 2016. BBLR disebabkan oleh beberapa faktor seperti factor sosial demografi, maternal, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR serta menguji faktor mana yang paling dominan mempengaruhi kejadian BBLR di Kota Metro. Desain penelitian ini adalah kasus-kontrol dimana data diperoleh melalui wawancara dengan kuesioner. Jumlah responden adalah 102 yang terdiri dari 51 kasus dan 51 kontrol. Data dianalisis dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di Kota Metro adalah pertambahan berat badan selama kehamilan, pekerjaan, tingkat pengetahuan, status ekonomi, paparan asap rokok, pantangan makan, dan akses ke pelayanan kesehatan. Faktor yang paling berhubungan dengan kejadian BBLR di Kota Metro adalah pertambahan berat badan selama kehamilan yang berbeda menurut tingkat pengetahuan. Setelah dikontrol usia, aktivitas fisik, jarak kelahiran, dan riwayat melahirkan BBLR, ibu dengan pertambahan berat badan < 10 kilogram dibanding ibu dengan pertambahan berat badan ≥ 10 kilogram, dengan tingkat pengetahuan kurang memiliki risiko 11 kali lebih besar untuk melahirkan bayi BBLR. Pada ibu dengan tingkat pengetahuan baik memiliki risiko 1,5 kali lebih besar untuk melahirkan bayi BBLR. Kata kunci : BBLR; pertambahan berat badan; tingkat pengetahuan Low Birth Weight (LBW) is a major factor in the increased mortality of neonates, infants, and children. Based on data from the Metro City Health Office 2016, LBW is the number one cause of infant mortality in Metro City. In addition, there is an increasing prevalence of LBW occurrence in Metro City during 2014 until 2016. LBW is caused by several factors such as demography, maternal, and environmental factors. This study aims to determine the factors that affect the occurrence of BBLR and determine which factors are the most dominant influence the occurrence of LBW in Metro City. The design of this study is case-control where data obtained through interview with questionnaire. The number of respondents was 102 consisting of 51 cases and 51 controls. Data were analyzed by multiple logistic regression. The results showed that factors related to LBW incidence in Metro City were weight gain during pregnancy, occupation, level of knowledge, economic status, exposure to cigarette smoke, dietary restrictions, and access to health services. The most significant factor associated with the occurrence of LBW in Metro City is weight gain during pregnancy that is different according to the level of knowledge. After controlled age, physical activity, birth spacing, and history of LBW birth, mothers with weight gain <10 kilograms compared to mothers with weight gain ≥ 10 kilogram, with knowledge level less have 11 times greater risk to deliver LBW baby. In mothers with a good level of knowledge has a risk 1.5 times greater to give birth to LBW babies. Keywords : LBW; weight gain; knowledge level
Read More
T-5128
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Silviatri; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Vetty Yulianti Permanasari, Samsul Bahri
Abstrak: Skripsi ini membahas tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan calon peserta JKN mandiri tentang sistem pendaftaran peserta di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Depok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, paparan media massa dan pengalaman mengikuti asuransi komersial calon peserta JKN mandiri serta hubungannya dengan tingkat pengetahuan calon peserta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Berdasarkan hasil penelitian, responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu sebesar 54,2%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pendidikan, pendapatan keluarga, dan paparan media massa dan pengalaman ikut askeskom dengan tingkat pengetahuan Kata kunci Tingkat pengetahuan calon peserta, JKN mandiri, sistem pendaftaran peserta

The focus of this study is the factors associated with knowledge level of prospective participants JKN independent about the participant registration system in Depok Branch Office of BPJS Kesehatan. The purpose of this study is to describe the age, sex, education, occupation, income, exposure to mass media, experience following commercial insurance conducted prospective participants JKN independent by and determine its relationship with the knowledge level. This is a quantitative research with cross-sectional study design. The result showed that 54,2% of respondents have less knowledge level. There were significant differences between education, income, experience following commercial insurance, exposure to mass media with the knowledge level. Key words: Knowledge level of prospective participants, JKN independent, participant registration system
Read More
S-9581
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suci Wulandari; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Pujiyanto, Lia Y. Surosa
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan calon peserta perorangan yang mendaftar di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Utama Jakarta Pusat tentang sistem pendaftaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, sosialisasi langsung dan tidak langsung yang dilakukan oleh pihak BPJS Kesehatan serta hubungannya dengan tingkat pengetahuan calon peserta perorangan BPJS Kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Berdasarkan hasil penelitian, responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu sebesar 55,2%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara umur, pendidikan, penghasilan, dan sosialisasi tidak langsung dengan tingkat pengetahuan.
Kata kunci: Calon peserta perorangan, BPJS Kesehatan, tingkat pengetahuan, sosialisasi tidak langsung, sistem pendaftaran. 

This research discusses the factors associated with knowledge level of individual potential participant regarding registration system in Central Jakarta main branch office of BPJS Kesehatan in 2015. This research aims to describe the age, sex, education, occupation, income, direct and indirect socialization conducted by BPJS Kesehatan, and determine its relationship with the knowledge level of individual potential participant. This is a quantitative research with cross-sectional study design. The result showed that 55.2% of respondents have less knowledge level. There were significant differences between age, education, income, and indirect socialization with the knowledge level.
Keywords: Individual potential participant, BPJS Kesehatan, knowledge level, indirect socialization, registration system.
Read More
S-8636
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive