Ditemukan 15 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Delisa Sri Winatri; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Dadan Erwandi, Eneng Batzanalah Yuningsih
Abstrak:
Banyaknya industri yang memperkerjakan tenaga luar (outsourcing) ataukontraktor dalam aktifitas kerjanya dan berisiko besar dalam kecelakaan sehinggdiperlukan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor. PT Antam(Persero) Tbk. UBPE Pongkor yang menggunakan tenaga kerja kontraktor dalam melakukan sebagian besar proses kerjanya membuatnya harus menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisimplementasi sistem manajemen keselamatan kontraktor pada kontraktor di PTAntam (Persero) Tbk. UBPE Pongkor. Sampel penelitian merupakan salah satukontraktor tambang UBPE Pongkor yaitu PT Karya Sakti Purnama menggunakanstudi evaluasi berdasarkan standar New South Wales Mines pada checklistContractor OHS Assessment Tools. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, telaah dokumen dan observasi lapangan jika diperlukan oleh pihakUBPE Pongkor maupun PT KSP. Berdasarkan keseluruhan elemen (5 elemen)dalam checklist PT KSP telah memenuhi kriteria 83% (total nilai 83 dari 100total) dari keseluruhan sistem yang telah dijalankan pada Proyek kerja UBPEPongkor. Nilai yang dicapai pada masing-masing elemen, sistem Kebijakan K3 bernilai 17 dari 20 subtotal, sistem Perencanaan K3 bernilai 15 dari 20 subtotal,sistem Implementasi K3 19 dari 20 subotal, sistem Monitoring dan hasil 14 dari20 subtotal, sistem Peningkatan berkelanjutan 18 dari 20 subtotal. Peneliti memberikan rekomendasi untuk mempertahankan kriteria-kriteria yang telahterpenuhi dan memperbaiki beberapa kriteria yang belum sesuai dan belumterpenuhi berdasarkan standar New South Wales pada Checklist Contractor OHSAssessment Tools. Kata Kunci : Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor, SMK3, Kontraktor.
Read More
S-8467
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Muhammad Naufal Ghifari; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Mufti Wirawan, M. Gunawan Sitorus
Abstrak:
Skripsi ini membahas mengenai implementasi sistem manajemen keselamatan kontraktor pada perusahaan kontraktor tambang bernama PT. Cipta Kridatama. Penelitian ini dilakukan pada salah satu proyek drilling & blasting PT. Cipta Kridatama yang bertempat di Provinsi Jambi dan dikerjakan oleh sub-kontraktor bernama PT. Hanwha Mining Services Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian semi kuantitatif dengan desain deskriptif evaluasi dan berpedoman pada kuesioner penilaian sistem manajemen keselamatan kontraktor Contractor OHS Assessment Tools dari New South Wales Mine Safety Advisory Council, Australia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek drilling & blasting PT. Cipta Kridatama - PT. Hanwha Mining Services Indonesia telah memenuhi kriteria nilai total untuk pekerjaan berisiko tinggi di pertambangan dengan rata-rata nilai total sebesar 90,65% dari nilai minimal 80%. Kata kunci : analisis, sistem, manajemen, keselamatan, kontraktor This thesis discusses the implementation of contractor safety management in a mining contractor company called PT. Cipta Kridatama. The study was done in one of the PT. Cipta Kridatama drilling & blasting project that placed in Jambi Province and enlisted PT. Hanwha Mining Services Indonesia as its sub-contractor. This study is a semiquantitative one with a descriptive evaluative design and used the Contractor OHS Assessment Tools from New South Wales Mine Safety Advisory Council, Australia as a guideline. The result of this study showed that the drilling & blasting project that is currently in process by PT. Cipta Kridatama - PT. Hanwha Mining Services Indonesia has already filled the scoring criteria for a high risk contract in mining industry with an average scoring of 90.65% from the minimum score of 80%. Keyword: Analysis, system, management, safety, contractor
Read More
S-10466
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dwi Pamiluto Nugroho; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji; Doni Hikmat Ramdhan, Baiduri, Neneng Churoeroh, Wien Gurindro
Abstrak:
CHESM (Contractor of Health Environment and Safety Management) adalahsuatu bentuk CSMS (Contractor Safety Management System) dari PT CICo untukmemastikan keselamatan kerja kontraktor yang bekerja di lingkunganya. Tesis inimembahas kinerja pemilik kontrak di CICo pada saat pelaksanaan programCHESM untuk masing masing kontraknya. Penilaian kinerja ditinjau dari aspekkinerja tugas, kinerja kontekstual, kinerja adaptif dan tindakan kontra-produktif.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggambarkanbagaimana pelaksanaan CHESM oleh tiga pemilik kontrak yang berbeda-bedaposisi dan struktur organisasinya di PT CICo. Hasil dari penelitian menyimpulkanbahwa semua pemilik kontrak keahlian yang memadai untuk menjalankantugasnya, namun kesuksesan kinerjanya sangat tergantung pada dukungan strukturorganisasi, pendelegasian tugas yang jelas serta pembatasan jumlah kontrak sesuaidengan kapasitasnya untuk bisa menjalankan semua tanggungjawabnya sebagaipemilik kontrak untuk memastikan keselamatan kerja kontraktor-kontraktornya.Kata kunci: Kinerja, Kontraktor, Pemilik Kontrak, CHESM, CSMS.
Read More
T-4460
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Miranty Jasmine Gayatri; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri; Penguji: Robiana Modjo, Rita Setiya Ningrum
S-6604
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Elince Ferawati Siringo-Ringo; Pembimbing: Sjahrul M. Nasri; Penguji: Robiana Modjo, Septriandy Alim
S-8264
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Adrian Nusa Patria; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Chandra Satrya, Devie Fitri Octaviani
Abstrak:
Tren penggunaan tenaga kerja kontraktor sebagai pelaksana kerja terus meningkat, terutama pada sektor migas. Hal ini juga memperbesar tingkat resiko kesehatan dan keselamatan kerja yang dihadapi oleh kontraktor, sehingga diperlukan sebuah program untuk mengelola Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lindung Lingkungan pada perusahaan kontraktor. PT Z telah menjalankan program ini yang dinamakan Contractor Health, Environment and Safety Management (CHESM). Data tahun 2010-2011 menunjukkan kecenderungan peningkatan pada rating CHESM kontraktornya, yang dapat diartikan bahwa perusahaan kontraktor yang digunakannya semakin baik dalam melakukan pengelolaan K3LL di dalam perusahaannya. Untuk mengetahui sejauh mana efektifitas program ini dalam meningkatkan kemampuan kontraktornya itu, perlu dilakukan evaluasi mengenai pelaksanaan program tersebut oleh PT Z.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif dengan tujuan utama untuk mendeskripsikan suatu keadaan secara objektif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi lapangan, studi literatur dan telaah dokumen. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat kesenjangankesenjangan dalam pelaksanaan tahapan-tahapan program, yang mempengaruhi efektifitas dari program itu sendiri. Kesenjangan lebih banyak terjadi pada saat pelaksanaan tahapan program di lapangan.
The trends using contractors manpower to carry out the work inclines from time to time, especially in oil and gas sector. This condition gives greater risks to the health and safety of contractor's manpower, so that they need a special program to manage the health and safety of contractor’s manpower. PT Z has run this program which is called Contractor Health, Environment and Safety Management (CHESM). There was a tendency the inclination of CHESM rates of the contractors which mean the contractors have managed HES better in their working activities. It is necessary to evaluate the realization of PT Z program to know how far the effectiveness of the program in increasing the contractors ability.
The Author manages descriptive research using qualitative method to describe the situation objectively as the main reason. The primary and secondary data are collected by interviewing employees, field observation, library studies and document analyses. Based on the result of the research, it is found the gaps between the theories and the realization of the program stages. It really influences the effectiveness of the program. The gaps happen more when they carry them out in the field.
Read More
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif dengan tujuan utama untuk mendeskripsikan suatu keadaan secara objektif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi lapangan, studi literatur dan telaah dokumen. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat kesenjangankesenjangan dalam pelaksanaan tahapan-tahapan program, yang mempengaruhi efektifitas dari program itu sendiri. Kesenjangan lebih banyak terjadi pada saat pelaksanaan tahapan program di lapangan.
The trends using contractors manpower to carry out the work inclines from time to time, especially in oil and gas sector. This condition gives greater risks to the health and safety of contractor's manpower, so that they need a special program to manage the health and safety of contractor’s manpower. PT Z has run this program which is called Contractor Health, Environment and Safety Management (CHESM). There was a tendency the inclination of CHESM rates of the contractors which mean the contractors have managed HES better in their working activities. It is necessary to evaluate the realization of PT Z program to know how far the effectiveness of the program in increasing the contractors ability.
The Author manages descriptive research using qualitative method to describe the situation objectively as the main reason. The primary and secondary data are collected by interviewing employees, field observation, library studies and document analyses. Based on the result of the research, it is found the gaps between the theories and the realization of the program stages. It really influences the effectiveness of the program. The gaps happen more when they carry them out in the field.
T-3989
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Desi Nuraini; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Achmad Ghozali Thohir
Abstrak:
Aktivitas lepas pantai memiliki risiko tinggi. Fase Hook-up, Pre-commissioning dan Commissioning meliputi pengangkatan, pengelasan dan pengetesan yang membutuhkan konsentrasi. Di PT X sudah terjadi dua kali near miss dan tiga kali property damage dengan akar masalah menunjukkan gejala kelelahan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kelelahan dan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi kelelahan. Menggunakan kuesioner Fatigue Assessment Scale (FAS), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), Sleep Hygiene Index dan alat Pulse Oximeter dengan metode analitik observasional dan desain studi cross-sectional. Sampel penelitian diambil dari jumlah populasi pekerja kontraktor lepas pantai sebanyak 153 pekerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan kuantitatif, analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Uji normalitas menggunakan uji kolmogorov smirnov, uji statistik menggunakan chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan multivariat regresi logistik. Hasil pengukuran kelelahan sebelum bekerja menunjukkan 27,5% pekerja mengalami kelelahan. Pengukuran kelelahan subjektif setelah bekerja dan objektif menunjukkan mayoritas pekerja mengalami kelelahan sebesar 53,6% dan 52,9%. Faktor yang mempengaruhi kelelahan pekerja kontraktor lepas pantai yaitu usia, status gizi, kondisi kesehatan, waktu tidur, kualitas tidur, sleep hygiene, beban kerja dan desain roster. Faktor dominan yang berpeluang mempengaruhi kelelahan subjektif yaitu kualitas tidur, sedangkan faktor dominan yang berpeluang mempengaruhi kelelahan objektif yaitu beban kerja
Offshore activities have high risk. Phase hook-up, pre-commissioning and commissioning with various characteristics of work including lifting, welding and testing required concentration. PT X has two near misses and three property damage with root cause showed fatigue symptoms. This research purpose to overview fatigue and identify affecting factors of fatigue offshore contractor workers in phase hook-up, pre-commissioning and commissioning. Used questionnaire such as Fatigue Assessment Scale (FAS), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), Sleep Hygiene Index and Pulse Oximeter instrument with observational analytical methods, cross-sectional study design. Sample taken from workers population of 153 workers. Obtained data are analyzed with quantitative approaches, data analysis using univariate, bivariate and multivariate analysis. Normality test used kolmogorov smirnov test, statistical test used chi-square with 95%CI, multivariate logistic regression. Fatigue measurement prior work showed that 27,5% workers had fatigue. Subjective after work and objective fatigue measurement showed that majority of workers have fatigue by 53,6% and 52,9%. Affecting factors of fatigue offshore contractor workers are age, nutritional status, health conditions, sleep quantity, sleep quality, sleep hygiene, workload and roster design. Dominant factor that has opportunity affecting subjective fatigue is sleep quality, while the dominant factor that has opportunity affecting objective fatigue is workload
Read More
Offshore activities have high risk. Phase hook-up, pre-commissioning and commissioning with various characteristics of work including lifting, welding and testing required concentration. PT X has two near misses and three property damage with root cause showed fatigue symptoms. This research purpose to overview fatigue and identify affecting factors of fatigue offshore contractor workers in phase hook-up, pre-commissioning and commissioning. Used questionnaire such as Fatigue Assessment Scale (FAS), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), Sleep Hygiene Index and Pulse Oximeter instrument with observational analytical methods, cross-sectional study design. Sample taken from workers population of 153 workers. Obtained data are analyzed with quantitative approaches, data analysis using univariate, bivariate and multivariate analysis. Normality test used kolmogorov smirnov test, statistical test used chi-square with 95%CI, multivariate logistic regression. Fatigue measurement prior work showed that 27,5% workers had fatigue. Subjective after work and objective fatigue measurement showed that majority of workers have fatigue by 53,6% and 52,9%. Affecting factors of fatigue offshore contractor workers are age, nutritional status, health conditions, sleep quantity, sleep quality, sleep hygiene, workload and roster design. Dominant factor that has opportunity affecting subjective fatigue is sleep quality, while the dominant factor that has opportunity affecting objective fatigue is workload
T-6293
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Maulana Mas Mohammad; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Abdul Kadir, Ni'mat Hikmatillah
Abstrak:
Read More
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis gap antara aktualitas implementasi pelaksanaan CSMS di kontraktor kontrak kerja sama bidang hulu migas proyek PGN Tie-In Saka Indonesia Pangkah Limited dengan pedoman perusahaan yang ada. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan desain studi cross-sectional. Data pada penelitian ini didapatkan melalui observasi, wawancara dengan pihak perusahaan dan Kontraktor, dan data pendukung berupa laporan CSMS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proyek PGN Tie-In melakukan siklus CSMS mulai dari penilaian risiko, pra kualifikasi, seleksi, penilaian sebelum bekerja, penilaian berjalan, dan penilaian akhir sesuai dengan pedoman perusahaan. Secara garis besar, seluruh kegiatan pada setiap tahapan CSMS dilakukan sesuai dengan pedoman perusahaan, namun kegiatan yang belum sesuai dengan pedoman perusahaan adalah tahap verifikasi HSE Plan yang dilakukan setelah penghargaan diberikan. Dengan diimplementasikannya CSMS ini, Kontraktor berhasil mencapai target nol fatality dan nol lost time injury (LTI) hingga proyek selesai dikerjakan.
This research was conducted to analyze the gap between the actual implementation of the CSMS implementation for contractor partnership contract in the upstream oil and gas sector of the PGN Tie-In Saka Indonesia Pangkah Limited project and the existing company guidelines. This research is a descriptive study with a qualitative approach and a cross-sectional study design. The data in this study were obtained through observation, interviews with the company and contractors, and supporting data in the form of CSMS reports. The results of this study indicate that the PGN Tie-In project carries out the CSMS cycle starting from risk assessment, pre-qualification, selection, pre-employment assessment, on-going assessment, and final assessment according to company guidelines. Broadly speaking, all activities at each CSMS stage are carried out in accordance with company guidelines, but activities that are not yet in accordance with company guidelines are the HSE Plan verification stage which is carried out after the award is given. With the implementation of this CSMS, the Contractor has succeeded in achieving the target of zero fatality and zero lost time injury (LTI) until the project is completed.
S-11228
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Doni Masditok; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Ira Siti Sarah
T-3520
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Pratama S Putra; Pembuimbing: Hendra; Penguji: Dadan Erwandi, Chandra Prijanahadi, Istiati Suraningsih
Abstrak:
Penelitian ini membahas mengenai analisis pada komitmen manajemen dalam penerapan Contractor Safety Manageament System (CSMS) di PT. X tahun 2013. Pelaksanaan tahapan CSMS di PT.X pada tahun 2013 dari seluruh divisi yang adahanya 44.7%. Hal ini mengindikasikan belum optimalnya perwujudan komitmen manajemen dalam penerapan CSMS. Hasil penelitian para ahli terdahulumenunjukkan bahwa kuatnya komitmen dari manajemen merupakan komponen yang sangat penting dalam menerapkan CSMS di dalam perusahaan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan melakukan peninjauan pada komitmen manajemen yang meliputi komponen identifikasi, keterlibatan dan loyalitas. Hasilpenelitian menyarankan untuk meningkatkan penerapan Contractor SafetyManagement System (CSMS) yang terintegrasi diseluruh divisi disertai sosialisasi CSMS ke End-user, membuat training matrix dan training need Analysismengenai pelatihan CSMS, mempercepat proses karyawan yang vacant, mengadakan pelatihan CSMS, membuat job description, meninjau ulang kebijakan dan Program K3LL, membuat kesepakatan persetujuan komitmen yang ditanda-tangani General Manager beserta jajaran manajemenm membuat komite CSMS, melakukan rapat regular membahas CSMS, menunjau ulang dan memaksimalkan penggunaan anggaran serta memberikan apresiasi kepada pekerja yang melaksanakan CSMS. Kata Kunci : sistem manajemen keselamatan kontraktor, csms, komitmenmanajemen
This study aims analysis of commitment management in implementing itsContractor Safety Management System (CSMS) at PT.X in 2013. CSMSImplementation at PT.X in 2013 of all divisions that exist only 44.7 %.It indicatesineffective embodiment commitment management in implementing CSMS. Theresearch from previous experts showed that strong commitment from managementis very important components in applying CSMS in a company. This study isqualitative by doing research on reviewing of management commitmentcomponents including identification, involvement and loyalty. The results suggestto increase implementation of CSMS that integrated to all division withsocialization about CSMS to end-user, establish a Training Matrix and a TrainingNeed Analysis (TNA) for training CSMS, speed up the process of recruitment forvacant employee, establish a job description, review SHE policy and program,make a deal approval commitment that signed by general manager and itsmanagement, establish a committee CSMS, conduct regularly meeting to discussCSMS, review and maximize the budget and give appreciation to workers whoimplemented CSMS.Keywords : contractor safety management system , csms, commitmentmanagement
Read More
This study aims analysis of commitment management in implementing itsContractor Safety Management System (CSMS) at PT.X in 2013. CSMSImplementation at PT.X in 2013 of all divisions that exist only 44.7 %.It indicatesineffective embodiment commitment management in implementing CSMS. Theresearch from previous experts showed that strong commitment from managementis very important components in applying CSMS in a company. This study isqualitative by doing research on reviewing of management commitmentcomponents including identification, involvement and loyalty. The results suggestto increase implementation of CSMS that integrated to all division withsocialization about CSMS to end-user, establish a Training Matrix and a TrainingNeed Analysis (TNA) for training CSMS, speed up the process of recruitment forvacant employee, establish a job description, review SHE policy and program,make a deal approval commitment that signed by general manager and itsmanagement, establish a committee CSMS, conduct regularly meeting to discussCSMS, review and maximize the budget and give appreciation to workers whoimplemented CSMS.Keywords : contractor safety management system , csms, commitmentmanagement
T-4130
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
