Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Annisa Fitrah; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Kamaluddin Latief
S-7966
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Siseana Gabriela; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Oki Kurniawan
Abstrak:
Tekanan darah pada penderita hipertensi dapat dipastikan tinggi, namun bukan berarti tidak dapat dikontrol. Sebaliknya, tekanan darah pada penderita hipertensi harus dikontrol, karena tekanan darah yang tinggi secara kontinu mampu menyebabkan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tekanan darah pada penderita hipertensi berdasarkan asupan zat gizi makro dan mikro (makromineral) serta faktor risiko lainnya, menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan metode recall-24h di antara 106 penderita hipertensi di Puskesmas Tegal Gundil. 84.9% penderita hipertensi di Puskesmas Tegal Gundil mengalami tekanan darah tidak terkontrol. Kesimpulannya, ditemukan perbedaan yang bermakna pada tekanan darah berdasarkan asupan kalium (p=0,037) dan kalsiumnya (p=0,033). Blood pressure among the hypertensive patients are known to be high, but it does not mean cannot be controlled. On the contrary, the blood pressure among the hypertensive patients must be controlled, otherwise it will lead into higher risks of diseases and causing death. The purpose of this study is to determine the differences between blood pressure among the hypertensive patients based on dietary macronutrient and macromineral intake using cross-sectional design study. This study is using 24h-recall method among 106 hypertensive patients at Puskesmas Tegal Gundil. 84,9% of the hypertensive patients at Puskesmas Tegal Gundil suffers from uncontrolled high blood pressure. In conclusion, significant differences were found between blood pressure among hypertensive patients based on dietary intake of potassium (p=0,037) and calcium (p=0,033).
Read More
S-9634
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Amalia Shabrina; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Nazhif Gifari
Abstrak:
Komposisi tubuh yang tidak ideal memberikan masalah kesehatan pada manusia yakni terkait dengan obesitas maupun obesitas sentral. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh High-Intensity Interval Training (Focus T25 Workout) terhadap penurunan persen lemak tubuh. Penelitian ini menggunakan desain studi kuasi eksperimental pada 13 orang mahasiswa perempuan di FKM, FIK dan FMIPA UI pada bulan Mei 2017. Subjek diberikan intervensi berupa kegiatan HIIT dengan frekuensi 3 x perminggu untuk kelompok intervensi dan 2 x per minggu untuk kelompok kontrol. Data diperoleh denganpengukuran berat badan, tinggi badan, persen lemak tubuh dan pengisian formulir pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan persen lemak tubuh setelah dilakukan intervensi pada kedua kelompok. Pada uji bivariat didapati perbedaan yang signifikan pada persen lemak sebelum dan sesudah intervensi. Namun tidak didapati perbedaan yang signifikan pada penurunan persen lemak tubuh jika dibandingkan pada kedua kelompok. Kata Kunci: Persen Lemak Tubuh, HIIT, Asupan Zat Gizi Makro Unideal body composition can caused health problem such as obesity or viseral obesity. This study was conducted to assesseffect of HIIT (Focus T25 Workout) to body fat percentage loss. This study used quasi-experimental design on 13 overfat (≥30%) woman college students in FPH, FN and FMNS University of Indonesia in May 2017. HIIT was offered for 4 week,3 x per week for intervention group and 2 x week for control group (25 minute/ session). Body fat percentage of subject were compared before and after intervention. Data was collected weight, height, body fat percentage and macronutrient intake. Result of this study show that HIIT decreased body fat percentage on both of group. There is statistically significant on body fat percentage before and after intervention, but if it were compared both of grup were not statistically significant. There was correlation between carbohydrate and fat intake and body fat percentage loss. HIIT decreased body fat percentage loss effectively. Keywords : body fat percentage, HIIT, macronutrient intake
Read More
S-9423
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Julianna Wati; Pembimbing: Engkus Kusnidar Achmad; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, M. Nasir
S-6817
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Anisa Ilhami Irgananda; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Eka Rosiyati, Fadila Wirawan
Abstrak:
Read More
Pada masa kehamilan terjadi peningkatan kebutuhan gizi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil asupan energinya belum mencukupi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecukupan energi ibu hamil di kelurahan terpilih di Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional menggunakan data sekunder dan analisis data menggunakan uji chi square dan regresi logistik ganda. Terdapat 225 orang ibu hamil dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil di kelurahan terpilih di Kecamatan Sawangan mengalami ketidakcukupan energi (63,1%). Asupan energi dan zat gizi makro dari makanan (p-value 0,000), konsumsi minuman khusus ibu hamil (p-value 0,026), pengetahuan ibu (p-value 0,006), frekuensi makan (p-value 0,001), dan keragaman makan (p-value 0,019) merupakan faktor yang berhubungan dengan kecukupan energi ibu hamil. Faktor dominan yang berhubungan dengan kecukupan energi ibu hamil adalah konsumsi minuman khusus ibu hamil. Ibu hamil yang tidak mengonsumsi minuman khusus ibu hamil berisiko 9,086 kali lebih tinggi untuk mengalami ketidakcukupan energi dibandingkan dengan ibu yang tidak mengonsumsi setelah dikontrol oleh variabel asupan energi dan zat gizi makro, pengetahuan ibu, frekuensi makan, dan keragaman makan. Oleh karena itu perlu dilakukan intervensi berupa pemberian edukasi untuk mengonsumsi makanan secara teratur dan menerapkan gizi seimbang dalam kebiasaan makan.
During pregnancy, energy and nutrient requirements increase. Several studies have shown that pregnant women have inadequate energy intake. This study aims to determine factors with energy adequacy of pregnant women at selected village in Sawangan Sub District, Depok City. This quantitative research with cross-sectional study design used secondary data, and data analysis was conducted using Chi-square test and multiple logistic regression. There were 225 pregnant women in this study. The results of this study showed that the majority of pregnant women in selected villages in Sawangan Subdistrict experienced energy deficiency (63.1%). Energy and macronutrient intake from meal (p-value 0,000), consumption of commercial milk formula-pregnant (p-value 0.026), maternal knowledge (p-value 0.006), meal frequency (p-value 0.001) and dietary diversity (p-value 0.019) were factors associated with energy adequacy of pregnant women. The dominant factor associated with energy adequacy in pregnant women is consumption of commercial milk formula-pregnant. Pregnant women who did not consume commercial milk formula-pregnant had a 9.086 times higher risk of energy inadequacy compared to those who did, after controlled by energy and macronutrient intake from meal, maternal knowledge, meal frequency, and dietary diversity. For this reason, pregnant women need education about eating regularly and the importance of a balanced diet.
T-6891
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
