Ditemukan 223 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Departemen Kesehatan Republik Indonesia
613.9 IND i
Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2013
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Eka Dian Ayu Agustina Faten; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Mondastri Korib Sudaryo, Renti Mahkota, Lukman Hakim
Abstrak:
Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, balita dan ibu hamil. Apabila mengenai ibu hamil dapat berakibat buruk terhadap ibu dan janinnya, salah satunya terhadap berat lahir bayi. Indonesia merupakan salah satu negara yang masih menjadi daerah endemis malaria dimana pada tahun 2012 terdapat 417.819 kasus. Di Papua,angka Annual Paracite Incidence (API) pada tahun 2012 sebesar 85,75/1000 penduduk, sedangkan angka API di kota Jayapura menunjukkan nilai 57,29 per 1000 penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status malaria pada ibu hamil dan BBLR di RSUD Abepura. Penelitian ini merupakan studi kohort retrospektif, menggunakan 540 data rekam medis pasien yang melakukan antenatal care di RSUD Abepura selama tahun 2012-2013. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kelompok responden yang mengalami malaria dalam kehamilan tidak berisiko secara statistik (Trimester pertama dengan RR 1,06 95% CI 0,42-2,72 dan p-value 0,891; trimester kedua dengan RR 0,99 95% CI 0,38-2,56 dan p-value 0,984; serta trimester ketiga dengan RR 1,01 95% CI 0,34-3,01 dan p-value 0,982) untuk melahirkan BBLR setelah dikontrol oleh variable usia gestasi dan status gizi ibu diantara ibu hamil yang anemia. Perlunya penelitian lebih lanjut dengan pengambilan sampel yang tepat dan jumlah sampel yang lebih besar. Kata kunci: Malaria maternal, BBLR, Abepura
Read More
T-4300
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fransiska, Lilie ( et al )
JKR Vol.1, No.3
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Christiana; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Fausia Mediawaty, Vitrie Winastrie
S-6690
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nanden Dwi Nuryatin; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Hadi Pratomo, Dewi Damayanti
Abstrak:
Kesehatan ibu merupakan salah satu prioritas dalam dunia kesehatan. Datamengenai AKI di Indonesia menunjukkan terjadinya penurunan dari tahun 1990- 2007, akan tetapi terdapat peningkatan pada tahun 2012. Provinsi Jawa Baratmerupakan provinsi dengan jumlah kematian ibu tertinggi, kota Depok turutmenyumbangkan jumlah kematian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuigambaran kematian maternal di Kota Depok tahun 2010- 2013. Jenis penelitian inimenggunakan desain studi case series dengan sampel total populasi yaitu 69 ibuyang mengalami kematian maternal yang terealisasi pada data AMP.Hasil penelitian menunjukkan terdapat 0,04% kematian maternal per jumlahibu hamil. Paling banyak terjadi pada waktu nifas (68,12%) dan paling banyakdisebabkan oleh perdarahan post partum (38%). Paling banyak terjadi pada ibuyang berusia 20-35 tahun yang sebagian besar adalah IRT dan berpendidikanterakhir SMA/sederajat. Sebagian besar suami berprofesi sebagai karyawanswasta. 44,9% terjadi pada ibu dengan gravida 2-3 dengan jarak kelahirannya ≥2tahun (56,5%) dengan cara persalinan paling banyak adalah seksio sesarea(47,4%). Tempat kematian di RS (85,5%). Tempat persalinan di RS (82,5%),penolong persalinan pertama adalah bidan (64,9%) dan penolong persalinanterakhir adalah SpOG (77,2%). 40,9% ibu ANC di BPS. Paling banyak terjadiketerlambatan fase 1 (37,7%) dan fase 3(30,6%).
Kata Kunci: Kematian Maternal, Depok
Maternal health is one of the priorities in the health world. Data onmaternal mortality in Indonesia showed a decline from the year 1990-2007, butthere was an increase in 2012. Province of West Java, the province with thehighest number of maternal deaths, Depok also contributed to the number ofdeaths. The purpose of this research was to describe of maternal mortality inDepok 2010-2013. This research uses a case series study design with a totalsample population of as many as 69 maternal mortality on AMP. The results showed there were 0.04% of maternal deaths per pregnant. Most occur at the time of parturition (68.12%) and most often caused by postpartum hemorrhage (38%). Most common in women aged 20-35 years who aremostly housewife and educated past high school. Most of the husband works as aprivate employee. 44.9% occurred in women with birth spacing gravida 2-3 with≥ 2 years (56.5%) with the mode of delivery was sectio caesarea (47.4%). Place ofdeath in the hospital (85.5%). Place of birth in the hospital (82.5%), first birthattendants are midwives (64.9%) and the last birth attendants are SpOG (77.2%),40.9% mothers are ANC in BPS. Most common phase delay 1 (37.7%) and phase3 (30.6%).
Key word : Maternal mortality, Depok
Read More
Kata Kunci: Kematian Maternal, Depok
Maternal health is one of the priorities in the health world. Data onmaternal mortality in Indonesia showed a decline from the year 1990-2007, butthere was an increase in 2012. Province of West Java, the province with thehighest number of maternal deaths, Depok also contributed to the number ofdeaths. The purpose of this research was to describe of maternal mortality inDepok 2010-2013. This research uses a case series study design with a totalsample population of as many as 69 maternal mortality on AMP. The results showed there were 0.04% of maternal deaths per pregnant. Most occur at the time of parturition (68.12%) and most often caused by postpartum hemorrhage (38%). Most common in women aged 20-35 years who aremostly housewife and educated past high school. Most of the husband works as aprivate employee. 44.9% occurred in women with birth spacing gravida 2-3 with≥ 2 years (56.5%) with the mode of delivery was sectio caesarea (47.4%). Place ofdeath in the hospital (85.5%). Place of birth in the hospital (82.5%), first birthattendants are midwives (64.9%) and the last birth attendants are SpOG (77.2%),40.9% mothers are ANC in BPS. Most common phase delay 1 (37.7%) and phase3 (30.6%).
Key word : Maternal mortality, Depok
S-8380
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yuswardi Azwar; Pembimbing: Anwar Hasan
T-674
Depok : FKM UI, 1999
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
H.R.A. Hamidah; Pembimbing: Adik Wibowo
T-467
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Farida Roesjdi Malik; Pembimbing: Adik Wibowo
T-87
Jakarta : FKM UI, 1984
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Marzuki; Pembimbing: Adang Bachtiar
T-752
Depok : FKM UI, 1999
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Trisa Wahjuni Putri; Pembimbing: Endang Anhari
T-588
Depok : FKM UI, 1999
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
