Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 25 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rizti Guta Medatama; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Anhari Achadi, Deddy Suryadi
S-6602
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
cover
Randi Irmayanto; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Wahyu Sulistiadi, Roberia, Zakiah Muhammad
Abstrak:
Pengambilan keputusan tentang penanganan COVID-19 dalam situasi pandemi sangat penting untuk dilakukan di tengah banyaknya keputusan yang harus dibuat dalam rangka pembuatan kebijakan publik di sektor kesehatan. Penelitian ini berusaha melakukan evaluasi terhadap efektivitas kebijakan penanganan COVID-19 yang dilakukan di Kota Depok. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan fenomologi. Fenomena yang dilihat dalam penelitian ini adalah perkembangan kebijakan COVID-19 yang dikaitkan dengan aspek dukungan sumber daya dan strategi penanganan yang terdiri dari pencegahan, deteksi, dan respons. Hasil penelitian menunjukkan dukungan sumber daya yang digunakan untuk penanganan COVID-19 dinilai belum sesuai seperti yang diharapkan karena lebih banyak berfokus pada kegiatan respons. Sementara itu, Secara umum kebijakan penanganan COVID-19 yang ditetapkan oleh Kota Depok dinilai sudah efektif jika dilihat dari perkembangan kasus yang tertangani sampai dengan tahun 2022. Namun begitu, berdasarkan hasil dari evaluasi efektivitas penanganan COVID-19 masih diperlukan peningkatan efektivitas pada kebijakan terkait pencegahan dan deteksi.

Decision-making on the handling of COVID-19 in a pandemic situation is very important to do in the midst of many decisions that must be made in the context of making public policies in the health sector. This study seeks to evaluate the effectiveness of covid-19 handling policies carried out in Depok City. In this study, qualitative proximity to phenomological design was used. The phenomenon seen in this study is the development of COVID-19 policies which are associated with aspects of resource support and handling strategies consisting of prevention, detection, and response. The results showed that the support resources used for handling COVID-19 were considered not as expected because they focused more on response activities. Meanwhile, in general, the COVID-19 handling policy set by Depok City is considered effective when viewed from the development of cases handled until 2022. However, based on the results of the evaluation of the effectiveness of handling COVID-19, it is still necessary to increase the effectiveness of policies related to prevention and detection.
Read More
T-6526
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
cover
Farida Naftalin; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mardiati Nadjib, Adang Bachtiar, Fajar Arianti, Amila Megraini
Abstrak:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) implementasi program bantuan operasional kesehatan (BOK) di Puskesmas Kota Bekasi, (2) ukuran dan tujuan kebijakan, (3) pelaksanaan program cakupan penanganan komplikasi kebidanan, (4) ketersediaan SDM, (5) disposisi pelaksana dan (6) lingkungan sosial, ekonomi dan politik yang mempengaruhi implementasi bantuan operasional kesehatan (BOK) dengan cakupan penanganan komplikasi kebidanan di puskesmas kota bekasi tahun 2019. Variabel penelitian meliputi sumber daya manusia, anggaran, pedoman, fasilitas, perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Sampel yang terlibat dalam pelaksanaan program bantuan operasional kesehatan di Puskesmas Kota Bekasi terdiri dari 9 responden. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perencanaan anggaran sudah sesuai dengan juknis, kebijakan sumber daya manusia belum memadai, jumlah dana sudah mencukupi dan proses akuntabilitasnya memerlukan pengawasan dan penyederhanaan pelaporan. Pada tingkat capaian program penanganan komplikasi kebidanan, cakupan layanan ada yang telah meningkat, tetapi ada beberapa layanan yang tidak memenuhi target Standar Pelayanan Minimal (SPM).

The aims of the research are to find out (1) the implementation of health operational assistance (BOK) at Bekasi City Health Center, (2) the size and objectives of the policy, (3) implementation of coverage programs for obstetric complications management, (4) the availability of human resources, (5) implementation disposition and (6) social, economic and political environment that affect the implementation of health operational assistance (BOK) with coverage of obstetric complications management in the Bekasi City Health Center in 2019. Research variables include human resources, budget, guidelines, facilities, planning, implementation, monitoring and evaluation. The sample involved in implemention of health operational assistance (BOK) with coverage of obstetric complications management in the Bekasi City Health Center consisted of 9 respondents. The results of the research revealed that budget planning was in accordance with technical guidelines, human resource policies were inadequate, the amount of funds was sufficient and the accountability process needed  2  supervision and simplification of reporting. At the level of achievement of the obstetric complications management program, service coverage has increased, but there are some services that do not meet the Minimum Service Standards (MSS) targets.

Read More
T-5884
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
cover
Andina Sri Fahmi; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Atik Nurwahyuni, Puput Oktamianti, Haruddin, Yorisa Sativa
Abstrak: Pelaksanaan Program JKN di Indonesia tidak terlepas dari adanya potensi kecurangan, termasuk di FKTP Kota Bandung. Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Permenkes No. 16 Tahun 2019 sebagai regulasi terbaru untuk pencegahan dan penanganan kecurangan dalam Program JKN. Penelitian dilakukan untuk mengetahui Kesiapan Implementasi Sistem Pencegahan Kecurangan dalam Program Jaminan Kesehatan berdasarkan Permenkes No. 16 Tahun 2019 dengan Studi Kasus pada Puskesmas di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang dianalisis diperoleh dari wawancara mendalam semi terstruktur, observasi, serta telaah dokumen. Penelitian menggunakan kombinasi teori analisis kebijakan Van Meter dan Van Horn untuk menganalisis variabel-varibel yang mempengaruhi kesiapan implementasi kebijakan serta teori ORIC dari Weiner untuk menganalisis faktor internal organisasi di Puskesmas yang mempengaruhi kesiapan implementasi Sistem Pencegahan Kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan kejelasan ukuran dan tujuan kebijakan, kondisi karakteristik badan pelaksana, serta sumber daya kebijakan memerlukan persiapan yang lebih untuk mengoptimalkan implementasi kebijakan karena mempengaruhi komunikasi antar organisasi dan disposisi pelaksana. Lingkungan ekonomi, sosial, dan politik juga belum sepenuhnya mendukung implementasi kebijakan. Selain itu, kondisi jumlah dan kapasitas SDM merupakan faktor dominan dalam kesiapan implementasi di level Puskesmas. Penelitian ini merekomendasikan agar ditetapkannya kegiatan pencegahan dan penanganan kecurangan dalam Program JKN sebagai salah satu menu dekonsentrasi untuk Pemerintah Daerah, harmonisasi peraturan perundangan berkaitan dengan penyelesaian permasalahan dalam Program JKN, penetapan aturan yang jelas untuk iur biaya dalam Program JKN serta kajian untuk memenuhi jabatan fungsional khusus untuk mendukung penjaminan mutu dan pengawasan internal di Puskesmas
The potential for fraud is inseperable from implementation of UHC Program in Indonesia, including in primary healthcare office in Kota Bandung. Ministry of health has released Permenkes No. 16 Year 2019 as new regulation for fraud prevention and prosecution in UHC Program. This study aims to know the readiness for Fraud Prevention System in Health Coverage Program implementation According to Permenkes No. 16 Year 2019 with case study on PHC as Primary healthcare office in Kota Bandung. This study used qualitative methods. The data analyzed were obtained from semi-structured in-depth interviews, observations, and document review. This study used combination of Van Meter and Van Horn's theory of policy analysis to analyze the variables that affect the readiness of policy implementation and Weiner's ORIC theory to analyze the internal organizational factors in the PHC that affect the readiness to implement the Fraud Prevention System. This sudy showed that the clarity of policy size and objectives, the characteristics of the implementing agency, also policy resources require more preparation to optimize the implementation of the policy because they affects communication between organizations and the disposition of the implementer. The economic, social and political environment has also not yet fully support the policy implementation. In addition, the condition of the number and capacity of human resources is a dominant factor in readiness for implementation at the PHC level. This study suggest to define fraud prevention and prosecution activities in the JKN Program as one of the deconcentration menus for Regional Governments, harmonize the regulations relating to problem solving in the JKN Program, define clear regulation for contribution fee in the JKN Program, also studies to fulfill special functional positions to support quality assurance and internal control at the PHC.
Read More
T-6142
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
cover
Gustiantira Alandi; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Mufti Wirawan, Siti Fitriyani
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang peran keselamatan dan kesehatan kerja pada penanganan pandemi COVID-19 di hulu migas. Desain penelitian yang digunakan ialah deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data didapatkan berdasarkan hasil wawancara mendalam dengan beberapa narasumber di sektor hulu migas. Analisis data dilakukan dengan melihat gambaran peran keselamatan dan kesehatan kerja pada penanganan pandemi COVID-19 di hulu migas meliputi peran dan tantangan K3, guidance atau pedoman COVID-19, alur koordinasi dan komunikasi, kesiapsiagaan awal masuknya pandemi COVID-19, serta ekfektivitas penanganan pandemi COVID-19 di sektor hulu migas. Penanganan pandemi COVID-19 di hulu migas berdasarkan teori hierarki pengendalian yaitu pengendalian engineering, administrasi, dan alat pelindung diri (APD).
Read More
S-10749
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
cover
Anis Dwi Ananda; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Tiara Amelia, Ni Made Jendri
S-8866
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
cover
Adinda Niken Pratiwi; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Ede Sirya Darmawan, Rita Catur Wulandari
S-8898
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
cover
Nur Solehah; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Puput Oktamianti, Anang Risgiyanto
Abstrak: Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan manajemen penanganan COVID-19 oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Desa Pugul Kabupaten Bangka pada tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil: Hasil penelitian ini merupakan gambaran manajemen penanganan COVID-19 oleh Satgas Penanganan COVID-19 di Desa Pugul tahun 2021 yang ditinjau dari gambaran input (SDM, Dana, Metode, Sarana dan Prasarana), gambaran manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) serta gambaran output (penanganan kasus COVID-19).
Read More
S-10682
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
cover
Widya Kiswiranti; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Baiduri Widanarko, Hanny Harjulianti
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang penilaian risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada setiap tahap aktivitas kerja yang dilakukan oleh Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPPSU). Penelitian ini menggunakan Job Hazard Analysis (JHA) untuk mengidentifikasi bahaya dan risiko yang ada dan menggunakan metode semi kuantitatif W.T Fine untuk menganalisis risiko, dimana tingkat risiko didapatkan dari hasil perkalian probability, exposure, dan consequence. Pada penelitian ini terdapat 3 aktivitas kerja yaitu penanganan kebersihan jalan, penanganan kebersihan taman, dan penanganan kebersihan saluran. Penanganan kebersihan jalan dan penanganan kebersihan saluran masing-masing terdiri atas 7 tahap aktivitas kerja dan penanganan kebersihan taman terdiri atas 9 tahap aktivitas kerja. Hasil analisis risiko menunjukkan bahwa keseluruhan terdapat 149 bahaya dan risiko yang terdiri dari 5 jenis bahaya yaitu bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial. Kata kunci: Identifikasi bahaya, Penilaian Risiko, Petugas kebersihan.
Read More
S-10004
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
cover
Aulia Rizqi Pratiwi; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Yuni Kusminanti
S-7023
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive