Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 166 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ari Eraini; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Jaslis Ilyas, Puput Oktamianti, Indah Rosana Djajadiredja
Abstrak: Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Pegawai Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. Jenis penelitian ini adalah survei cross-sectional dengan menggunakan kuesioner penilaian kinerja berdasarkan metoda penilaian sendiri dan metoda 360° yang dimodifikasi. Populasi dan sampel adalah semua Pegawai Negeri Sipil Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya sebanyak 69 orang. Dari 10 unsur penilaian kinerja, ada 6 (enam) unsur yang telah terbukti tidak memiliki perbedaan yang bermakna yaitu pengetahuan terhadap pekerjaan, kuantitas kerja, kualitas kerja, kreativitas, kemauan belajar dan inisiatif, dan komunikasi, sementara 4 (empat) unsur lainnya seperti kerjasama, integritas, disiplin kerja, dan kepemimpinan memiliki perbedaan yang bermakna. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperlukan perbaikan manajemen dan peningkatan efektivitas kepemimpinan di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya.


This study aims to determine the Performance of Employee of Palangka Raya Municipality Health Office. This type of research is a cross-sectional survey using modified questionnaires of performance asssessment based on self assessment and 360° methods. Population and sample are all Civil Servants of Palangka Raya Municipality Health Office as many as 69 persons. Of the 10 elements of performance assessment, there are 6 (six) elements that have been proved no significant difference such as knowledge of work, quantity of work, quality of work, creativity, willingness to learn and initiative, and communication, while 4 (four) other elements like cooperation, integrity, work discipline, and leadership have significant differences. Based on the results of this study, improved management and increased effectiveness of environmental leadership are needed in Palangka Raya Municipality Health Office.

Read More
T-3892
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hayatun Nisa I; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Puji Lestari
Abstrak: Penilaian kinerja karyawan merupakan hal yang penting bagi rumah sakit. Untuk menilai kinerja karyawan dan memotivasi agar karyawan semangat dalam bekerja.Dalam penelitian menggunakan metode kualitatif yang menggunakan wawancara dengan coordinator dan karyawan RSCM. Dari penelitian bahwa unsur objektivitas perlu ditingkatkan dan perlu ada pelatihan yang diselenggarakan oleh bagian SDM supaya maksud tujuan dan yang diinginkan tercapai. Metode yang digunakan dalam penilaian kinerja menggunakan rating scale. Menggunakan formulir yang di sediakan oleh bagian SDM di unit masing-masing. Presepsi karyawan tentang penilaian kinerja yang sudah berjalan sudah sangat baik. Dengan hasil penilitian untuk penilaian kinerja kriteria istimewa 4 orang, sangat baik 40 orang, baik 2 orang.
 

Performance assessment is essential for hospital to assess the performance of employees.and to motivate in work. The studies using qualitative research by interviewing manager and employee of RSCM directly.Assessment using rating scale methode. Using the form provided by HRD in each unit. the employee perception about assessment is good. Result for very excellent 4, excellent 40 and average 2, Primary data obtained by direct observation and the secondary obtained by document review related to the research.
Read More
S-8188
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Diantika Prameswara; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi, Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Dadan Erwandi, Anton Ojong, Ricko Adlyana Putra
Abstrak: Kegiatan eksplorasi di industri hulu minyak dan gas merupakan kegiatan denganrisiko yang tinggi. Hasil analisis investigasi menyatakan faktor yang palingberkontribusi menyebabkan insiden adalah tidak efektifnya penilaian risiko.Dalam melakukan kegiatan berisiko tinggi diperlukan suatu perencanaan agartetap bekerja dengan aman dan selamat, yaitu manajemen risiko. Metode yangdigunakan untuk manajemen risiko aktifitas keselamatan kerja adalah HIRADC.Oleh karena itu, peneliti mencoba untuk melihat penerapan proses risk assessmentpada HIRADC. Penelitian ini bertujuan mengkaji hazard identification, riskassessment, and determining control (HIRADC) di PT. X. Penelitian inimenggunakan desain penelitian observasional deskriptif dengan metode kualitatif.Hasil penelitian menyarankan bahwa perlu dilakukan sinergi tim HSSE yang adadi lapangan dalam memonitor HIRADC dan PTW sehingga terjadi keterkaitanantara keduanya. Dalam memaksimalkan sinergi tersebut perlu dibuat suatu workinstruction oleh Safety Manager.Kata kunci: HIRADC, penilaian risiko, manajemen risiko
Exploration activities in upstream oil and gas industries are high risk activities.The results of the investigation analysis stated that the most factors that contributeto the incidence is the ineffectiveness of risk assessment. In conducting high-riskactivities, a plan is required in order to keep working safely, ie risk management.The method used for risk management of occupational safety activities isHIRADC. Therefore, the researcher tries to see the implementation of riskassessment process at HIRADC. This study aims to examine the hazardidentification, risk assessment, and determining control (HIRADC) in PT. X. Thisresearch used descriptive observational research design with qualitative method.The results suggested that it is necessary to synergize HSSE team in the field tomonitor HIRADC and PTW so that there is a correlation between the two. Inmaximizing the synergy need to be made a work instruction by Safety Manager.Key words: HIRADC, risk assessment, risk management.
Read More
T-5216
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dinda Prita Vaudika; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Dumilah Ayuningtyas, Endang Adriyani
Abstrak:

Penilaian pelayanan rawat jalan secara menyeluruh dibutuhkan oleh pihak manajemen rumah sakit untuk mengetahui posisi layanan saat ini sebagai langkah awal untuk menentukan strategi peningkatan kualitas pelayanan rawat jalan di sebuah rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pelayanan rawat jalan di RS Karya Bhakti Bogor tahun 2013, bersifat kualitatif dengan menggunakan standar Matriks Penilaian Pelayanan Rawat Jalan. Kebijakan rawat jalan RS Karya Bhakti telah memperhatikan standar yang ditetapkan oleh Pemerintah dan kebutuhan internal rumah sakit. Pelayanan rawat jalan RS Karya Bhakti termasuk ke dalam kategori transisi untuk indikator penjadwalan dokter, rencana strategis, struktur organisasi dan manajemen, kepuasan pasien, dokter, dan perawat rawat jalan serta tradisional-sangat berkembang untuk indikator pemanfaatan teknologi informasi. Evaluasi komitmen dokter terhadap jadwal praktik, pemanfaatan dan perincian aktivitas di rencana strategis, pengukuran kepuasan pasien, kepuasan kerja dokter dan perawat rawat jalan diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan rawat jalan rumah sakit.


An assessment of ambulatory care services is needed to determine current service position in order to improve the quality of ambulatory care in a hospital setting. This study was aimed to assess ambulatory care services in Karya Bhakti hospital on 2013. This is a qualitative study using Ambulatory Care Assessment Matrix as a standard. Ambulatory care policies in Karya Bhakti hospital have considered the Government and the internal needs of the hospital. Karya Bhakti hospital outpatient services assessed as trantition category for physician scheduling, strategic plans, organizational structure and management, patient-physician-nurses satisfaction and traditional-highly evolved category for information technology utilization. Evaluation of physician commitment to the practice schedule, utilization and activity details in the strategic plan, measuring patient, physicians and nurses satisfaction are needed to improve the quality of hospital ambulatory care services.

Read More
T-3835
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
William Wijaya; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Aresty Amalia Andini
Abstrak: Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko keselamatan kerja pada setiapproses yang ada di area CV. Mente Bali Sejahtera pada tahun 2020 dengan metodeanalisis kualitatif dan desain studi deskriptif observasional. Dalam penelitian iniditemukan 27 risiko dengan tingkat yang berbeda yang dapat dianalisis. Hasil penelitianmenyarankan untuk menerapkan bentuk tindakan lanjutan seperti penerapan systemmanajemen keselamatan dan kesehatan kerja, melakukan analisis lebih mendalamterhadap bahaya dan risiko di tempat kerja serta menerapkan tindakan pengendaliansesuai dengan hierarki pengendalianKata kunci:Risiko, Penilaian Risiko, Analisis Kualitatif
This thesis aims to determine the level of work safety risks in each process in CV. MenteBali Sejahtera area in 2020 with qualitative analysis methods and descriptiveobservational study design. This study found 27 risks with different levels that can beanalyzed. This study suggests to apply advance action such as applying occupationalhealth and safety management system, doing advance analysis to hazards and risks atworkplace and applying control measures in accordance to hierarchy of controlKey words:Risk, Risk Assessment, Qualitative Analysis.
Read More
S-10294
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sarah Christine Mastiur Lumban Raja; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Fatma Lestari, Trisnajaya
Abstrak: Risiko pada aktivitas kerja adalah suatu permasalahan yang perlu dimitigasi agar tidak terjadi konsekuensi negatif terhadap pekerja, tempat kerja, dan lingkungan kerja. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan nilai risiko yang ada pada aktivitas Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), sehingga peneliti dapat memberi rekomendasi sesuai dengan risiko yang ada. Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik bersifat studi observasional yang mengacu kepada standar ISO 31000:2018 dan menggunakan formula matematika W. T. Fine (1971) untuk menghitung tingkat risiko. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah identifikasi kegiatan kerja dan potensi bahaya (Job Hazard Analysis), analisis risiko dengan menghitung besaran risiko total dari perkalian nilai consequences, probability, dan exposure lalu membandingkannya dengan kriteria risiko. Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa terdapat berbagai risiko akibat potensi bahaya fisik, kimia, biologi, dan ergonomi dalam aktivitas Petugas PPSU. Penelitian ini mengindikasikan bahwa nilai risiko keselamatan dan kesehatan kerja terhadap Petugas PPSU tinggi sehingga perlu diberikan rekomendasi pengendalian risiko yang efektif untuk menurunkan tingkat risiko yang ada. Kata kunci: penilaian risiko, manajemen risiko, keselamatan dan kesehatan kerja, petugas penanganan prasarana dan sarana umum, ppsu, DKI Jakarta, ISO 31000:2018, W. T. Fine
Read More
S-10036
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yonatan Kristiono Gunadi; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Basuni Radi, Kuntum Cheyra
B-1895
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Stewart Pardamean Siagian; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Ridwan Zahdi Sjaaf, Ardina Kusumawati, Narwoko
Abstrak: Sebagian besar kecelakaan serius salah satunya disebabkan oleh tidak ada penilaianrisiko sebelumnya. Tesis ini bertujuan untuk menciptakan pola pikir pengembanganprogram keselamatan dan indikator kinerja keselamatan yang proaktif berdasarkanHIRADC agar terciptanya kondisi lingkungan kerja yang aman dan terhindar darikecelakaan kerja. Metode analisis penilaian risiko yang digunakan adalah semikuantitatif sesuai dengan standard AS/NZS 4360 : 2004 sedangkan analisis evaluasikesesuaian dilakukan secara deskriptif analitik berdasarkan observasi lapangan,wawancara dan penelahaan dokumen.
Berdasarkan hasil identifikasi bahaya danpenilaian risiko kerja PT XYZ didapat bahwa Departemen PPIC dan Produksi yangmemiliki aktivitas pekerjaan berisiko tinggi yang terbanyak. 47 tindakanPengendalian yang sudah dilakukan dan 29 tindakan yang belum direncanakan olehmanajemen workshop. Berdasarkan evaluasi kesesuaian HIRADC dengan datainvestigasi kecelakaan terdapat 10 aktivitas pekerjaan menjadi berisiko tinggi. 16program keselamatan kerja sesuai dengan pengendalian pada HIRADC diworkshop dan 10 program prioritas utama perlu dilakukan perbaikan. 15 indikatoryang dapat menjadi indikator kinerja keselamatan sesuai dengan program kerjakeselamatan.
Kata kunci: Penilaian risiko, Program keselamatan, Indikator kinerja keselamatan
Read More
T-5224
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tiara Novella; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Prihono Sapto Atmodjo
Abstrak: Dalam pelaksanaan produksi di industri manufaktur, setiap proses kerja tidak pernah terlepas dari bahaya dan risiko. PT. X memproduksi rubber parts untuk industri otomotif dan industri lainnya. Salah satu proses awal produksi rubber parts adalah proses mixing. Tahapan dari proses mixing yang cukup kompleks, bahan-bahan yang digunakan, dan pengoperasian mesin-mesin yang tidak sepenuhnya secara otomatis, berisiko menimbulkan insiden dan/atau kecelakaan beserta konsekuensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko K3 pada proses mixing di PT. X. Dalam penelitian ini, identifikasi risiko pada proses mixing menggunakan metode Job Hazard Analysis berdasarkan OSHA 3071. Kemudian, analisis risiko secara semi kuantitatif yang mengacu pada Australian/New Zealand Standard 4360:2004 tentang Risk Management; dan menentukan tingkat risiko sesuai skor risiko yang dihitung menggunakan rumus perhitungan risiko menurut Fine (1971). Penilaian risiko dilakukan di dua pekerjaan utama dari proses mixing, yaitu kneader mixing dan open mill mixing. Berdasarkan hasil identifikasi risiko, terdapat 22 bahaya dan risiko pada kneader mixing; dan 22 bahaya dan risiko pada open mill mixing. Berdasarkan penilaian existing risk di kneader mixing dan open mill mixing, bahaya dengan tingkat risiko tertinggi adalah bising (yang timbul dari mesin-mesin di area proses mixing) dengan tingkat risiko substantial.
Kata kunci : K3; manufaktur; penilaian risiko; proses mixing

In the implementation of production in the manufacturing industry, every work process is never independent of hazard and risk. PT. X manufactures rubber parts for the automotive industry and other industries. One of the initial production process of rubber parts is mixing process. The stages of a complex mixing process, the materials used, and the operation of machines that are not completely automatic, are at risk of incidents and/or accidents and their consequences. This study aims to determine the level of OHS risk in the mixing process at PT. X. In this research, risk identification on mixing process using Job Hazard Analysis method based on OSHA 3071. Then, semi-quantitative risk analysis refers to Australian/New Zealand Standard 4360: 2004 on Risk Management; and determine the risk level according to the risk score calculated using the Fine risk formula (1971). Risk assessment is done in two main work of mixing process, that is kneader mixing and open mill mixing. Based on the results of risk identification, there are 22 hazards and risks in mixing kneader; and 22 hazards and risks in open mill mixing. Based on the assessment of existing risk in kneader mixing and open mill mixing, the hazard with the highest risk level is noise (which arises from machines in the mixing process area) with substantial risk level.
Key words : Manufacture; mixing process; occupational health and safety; risk assessment
Read More
S-9716
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Almadinah Hakim; Pembimbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Suyud Warno Utomo, Abdur Rahman
Abstrak: Hazard mikrobiologis, khusunya virus, memiliki kontribusi yang cukup besar pada penyakit, terlebih lagi dengan ukurannya yang mikroskopik. Penilaian risiko mikrobiologis merupakan cara untuk mengestimasi probabilitas suatu virus menyebabkan suatu efek pada manusia, dan sebagai rujukan untuk melakukan manajemen risiko yang sesuai dan tepat. Namun, pelaksanaan penilaian risiko mikrobiologi s lebih kompleks karena sifat mikroorganisme yang berbeda dengan hazard kimia. Kajian ini bertujuan untuk mengumpulkan dan mesintesis informasi terkait penilaian risiko mikrobiologis dengan menggunakan metode kajian kepustakaan naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penilaian risiko dilakukan berdasar tujuan manajemennya. Penilaian risiko kualitatif dan semi-kuantitatif dapat dilakukan untuk sebagai awalan sebelum melakukan penilaian kuantitatif, karena pelaksanaannya yang cepat dan sederhana. Penilaian kuantitatif juga disesuaikan dengan konteks penelitian untuk perhitungan exposure assessment dan dose-response. Manejemen risiko dari hasil penilaian juga perlu diverifikasi dengan kembali melaksanakan penilaian risiko.
Kata kunci: Penilaian risiko mikrobiologis, virus, kajian kepustakaan

Microbiological hazard, particularly virus, contributing highly in disease, moreover with its microscopic size. Microbial risk assessment is a tool to estimate a probability of virus causing effect to human body, and as reference to generate appropriate and precise risk management. However, conducting microbial risk assessment is more complex because of its microorganism nature that is different from chemical hazard. This review aims to collect and synthesize information regarding microbial risk assessment using narrative literature review method. This review suggests that microbial risk assessment conducted based on its management purpose. Qualitative and semi-quantitative risk assessment can be performed for initial assessment before assessing quantitatively, due to its speed and simplicity. Quantitative assessment also executed based on its context for quantifying the exposure assessment and dose-response. Risk management from risk assessment result needs to be verified by reenacting risk assessment.
Key words: Microbial risk assessment, virus, literature review
Read More
S-10481
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive