Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Bardiatul Azkia; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Triyanti, Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Dwi Wigati Ratna Sari, Farida Arriyani
Abstrak:
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menggambarakan evaluasi pelaksanaan program pencegahan dan penangan wasting pada balita di Jakarta Selatan tahun 2024. Beberapa upaya dan program telah dilaksanakan di Jakarta Selatan, evaluasi program tersebut dilakukan melalui analisis input, proses, output, dan outcome. Informan penelitian terdiri dari penanggungjawab program gizi Dinas DKI Jakarta, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Puskesmas Kecamatan Jagakarsa, Tebet, Setiabudi, Mampang Prapatan, dan Pesanggrahan, serta ibu balita wasting yang menjadi peserta program. Pengambilan data melaui wawancara mendalam, diskusi kelompok, serta telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa evaluasi program seperti sistem e-ppgbm yang sering error, dana APBD yang perlu pencairan tepat waktu, jumlah tenaga gizi yang terbatas, masih perlunya pelatihan terkait dengan komunikasi persuasif kepada tenaga gizi, penjagaan mutu PMT dari penyedia/catering, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Setelah menerima intervensi, balita mengalami kenaikan berat badan, sebagian balita juga mengalami perubahan status gizi, namun dapat mengalami penurunan berat badan kembali. Oleh karena itu, output dari program belum signifikan. Perlu perbaikan dari program wasting yang telah dilaksanakan di Jakarta Selatan untuk meningkatkan kualitas. 

This study is a qualitative study that aims to describe the evaluation of the implementation of the wasting prevention and treatment program for toddlers in South Jakarta in 2024. Several efforts and programs have been implemented in South Jakarta, the program evaluation was conducted through input, process, output, and outcome analysis. The research informants consisted of the person in charge of the nutrition program of the DKI Jakarta Agency, the South Jakarta Health Sub-Department, the Community Health Centers of Jagakarsa, Tebet, Setiabudi, Mampang Prapatan, and Pesanggrahan Districts, as well as mothers of wasting toddlers who were program participants. Data collection was through in-depth interviews, group discussions, and document reviews. The results of the study showed several program evaluations such as the e-PPGBM system that often had errors, APBD funds that needed to be disbursed on time, the limited number of nutrition workers, the need for training related to persuasive communication to nutrition workers, maintaining the quality of PMT from providers/catering, and strengthening cross-sector collaboration. After receiving the intervention, toddlers experienced weight gain, some toddlers also experienced changes in nutritional status, but could experience weight loss again. Therefore, the output of the program was not yet significant. Improvements are needed to the wasting program that has been implemented in South Jakarta to improve quality.
Read More
T-7460
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rakhmat Soebekti; Promotor: Robiana Modjo; Kopromotor: Fatma Lestari; Penguji: Sabarinah Prasetyo, Indri Hapsari Susilowati, Adang Bachtiar, Audist Indirasari Subekti, Danang Insita Putra, Lana Saria
Abstrak:
Pekerjaan memadamkan kebakaran adalah sebuah pekerjaan yang penuh resiko bahaya dan petugas pemadam kebakaran (damkar) memiliki resiko kecelakaan kerja yang rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan kebanyakan pekerja lainnya. Sebagai pekerja penting di bidang keselamatan, semua petugas damkar dituntut harus selalu fit dan sehat secara fisik dan mental ketika menjalankan tugasnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan faktor penentu fitness untuk bekerja petugas damkar dalam rangka pengembangan sebuah program evaluasi fitness bekerja, dan sekaligus untuk melakukan analisa atas hubungan nya dan prediksinya terhadap status fitness untuk bekerja. Target penelitian ini melibatkan seluruh petugas damkar tingkat operasional (n = 473) kota-kota industri perusahaan “X” di Qatar. Desain embedded mixed methods telah digunakan dalam penelitian ini, serta analisa deskriptif dan inferential (bivariat & multivariat/multiple linier regresi) juga telah digunakan untuk meng analisa faktor-faktor penentu dan gabungan nya terhadap status fitness untuk bekerja petugas damkar. Hasil penelitian ini mendukung adanya beberapa faktor penentu yang memiliki hubungan asosiasi secara statistik terhadap status fitness untuk bekerja (P Value < 0.001), dan gabungan faktor-faktor penentu juga dapat memberi lebih baik prediksi fitness bekerja petugas damkar. Disamping penelitian ini telah memberikan gambaran kuat hubungan dan prediksi yang lebih baik antara faktor penentu dan status fitness bekerja petugas damkar, studi ini juga mengusulkan sebuah program evaluasi baru yang didukung secara empiris.

Firefighting is a hazardous profession and firefighters suffer workplace injury at a higher rate than most other workers. As a safety critical job, all firefighters are required to always be fit and healthy physically and mentally while performing their task. The purpose of the research is to identify the determinant factors of firefighter’s fitness for duty, in order to develop an evaluation program of firefighter’s fitness for duty, and to analyse the association and the prediction on the status of fitness for duty. The research target encompassed the whole operational firefighters (n = 473) across Industrial Cities at Company “X” in Qatar. The embedded mixed methods design was used in this research and the descriptive as well as inferential (bivariate & multivariate/multiple linier regression) analysis were utilized to analyse the determinant factors, and its composite to the fitness for duty status. The research supported the determinant factors which have a significant association with fitness for duty status (P Value < 0.001), and the combined determinant factors can provide a better prediction of firefighter’s fitness for duty. Given a strong association and better prediction between the combined determinant factors and the status of fitness for duty, and this study has also suggested a new evaluation standard program throughout a research based.
 
Read More
D-547
Depok : FKM UI, 2024
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive