Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Muhammad Rudy Ihsani; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Hendra, Elsye As Safira
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penilaian risiko kesehatan atau Health Risk Assessment (HRA) terkait pajanan bahaya fisik di empat unit pengolahan minyak dan gas di Indonesia berdasarkan data sekunder sampel pada tahun 2017 hingga 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode semi-kuantitatif yaitu dengan mengalikan tingkat pajanan dengan tingkat konsekuensi bahaya kesehatan sehingga mendapatkan nilai Risk Assessment Matrix (RAM) berdasarkan kepada pedoman penilaian risiko kesehatan International Petroleum Industry Environmental Conservation Association (IPIECA) dan International Association of Oil & Gas Producers (OGP) pada tahun 2006. Penilaian risiko kesehatan yang dilakukan pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 9 jenis bahaya fisik yang teridentifikasi diantaranya pajanan kebisingan, getaran tangan dan lengan, getaran seluruh tubuh, pencahayaan, iklim kerja panas, radiasi sinar UV, radiasi elektromagnetik, radiasi pengion, dan NORM (Naturally Occurring Radioactive Material). Dengan tingkat risiko tinggi atau kategori prioritas pertama untuk pengendalian sebanyak 62 sampel (16,66%), risiko menengah atau kategori kedua untuk prioritas pengendalian sebanyak 124 sampel (33,33%), risiko rendah atau kategori ketiga untuk prioritas pengendalian sebanyak 84 sampel (22,58%), dan risiko sangat rendah atau kategori tidak memerlukan tindakan pengendalian segera sebanyak 102 sampel (27,42%).
Read More
S-10812
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Stevan Deby Anbiya Muhamad Sunarno; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Fatma Lestari, Eko Pudjadi
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kualitas Udara di Dalam Ruangan Pusat Perbelanjaan Y, Kota Depok, Tahun 2014 dengan melakukan pengukuran tingkat pajanan parameter fisik dan konsentrasi kontaminan kimia. Desain penelitian bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian kuantitatif dilakukan melalui pengukuran tingkat pajanan parameter fisik dan konsentrasi kontaminan kimia udara dengan cara grab sampling menggunakan direct reading intrument. Penelitian kualitatif dilakukan melalui wawancara terstruktur kepada pekerja dengan keluhan subjektif sick building syndrome. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini adalah, parameter kualitas udara di dalam ruangan yang melewati nilai ambang batas adalah lain suhu, kelembaban, CO, SO2, PM2.5, dan PM10. Kata Kunci: Konsentrasi kontaminan kimia; Kualitas udara di dalam ruangan; Pusat perbelanjaan; Tingkat pajanan parameter fisik. This study aims to overview the Indoor Air Quality in Shopping Center Y, Depok, 2014 by measuring the physical exposure level and chemical contaminants concentration. The design study is descriptive analysis with cross-sectional approach. Quantitative research conducted by measuring the physical exposure level and chemical contaminant concentrations by grab sampling using direct reading instruments. Qualitative research conducted through structured interviews to workers with sick building syndrome subjective complaints. The results and conclusions of this research is, the indoor air quality parameters that pass the threshold value is temperature, humidity, CO, SO2, PM2.5, and PM10. Keywords: Chemical contaminants concentration; Indoor air quality; Physical exposure level; Shopping center.
Read More
S-8562
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Achmad Hasmy; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Chandra Satrya, Baiduri, Abdul Gamal, Ali Syahrul
T-4747
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yogani Saktya Dewarani; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Fatma Lestari, Eko Pudjadi
Abstrak:
Sejak biaya energi meningkat di tahun 1970, pembangunan banyak mengalami modifikasi dengan menurunkan komposisi pertukaran udara luar ke dalam ruangan sehingga meningkatkan ketergantungan pada ventilasi mekanis. Hal ini dapat membawa dampak buruk terhadap kualitas udara dalam ruangan dengan menyebabkan beberapa efek kesehatan, salah satunya sick building syndrome (SBS). Pusat perbelanjaan adalah salah satu tempat umum yang menggunakan ventilasi mekanis untuk sirkulasi udaranya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsentrasi kontaminan kimia (CO, CO2, HCHO, NH3, NO2, PM 2,5, PM10, dan SO2) dan tingkat pajanan parameter fisik (cahaya, suhu, dan kelembaban) kualitas udara dalam ruangan di Pusat Perbelanjaan X Kota Depok, Jawa Barat tahun 2014. Penelitian kuantitaitf dan kualitatif ini bersifat deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Berdasarkan penelitian didapatkan beberapa parameter kualitas udara seperti CO, SO2, PM2,5, PM10, suhu, dan kelembaban
Since costs of energy increased from the 1970s, the building ventilation systems has been many modified by lowering the composition of the exchange of outdoor air into the room thus increasing the dependence on mechanical ventilation. This could have an adverse impact on indoor air quality by causing some health effects, one of them is sick building syndrome (SBS). Mall is one of the indoor public places which uses mechanical ventilation for its air circulation. This study aims to obtain an overview the concentration of chemical contaminants (CO, CO2, HCHO, NH3, NO2, PM2.5, PM10, and SO2) and the exposure level of physical parameters (illumination, temperature, and humidity) indoor air quality in Mall X Depok, West Java in 2014. This quantitative and qualitative research is descriptive, observational cross-sectional approach. This research resulted in a finding that some of the indoor air quality parameters such as CO, SO2, PM2,5, PM10, temperature, and humidity do not comply with the standard. Thus, some controls need to be implemented.
Read More
S-8586
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Arma Adi Prasetya; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Fatma Lestari, Eko Pudjadi
Abstrak:
Aktivitas pekerja atau penyewa kios pada pusat perbelanjaan Y yang selalu di dalam ruangan dengan beban kerja 8 jam sampai dengan 10 jam. Oleh karena itu, salah satu penentu kesehatan mereka adalah kualitas udara di dalam ruangan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pajanan fisik dan konsentrasi kontaminan kimia lantai mezzanine, lantai 1, dan lantai 3 pada pusat perbelanjaan Y kota Depok, Jawa Barat tahun 2014. Terdapat tingkat pajanan parameter fisik yang melewati nilai ambang batas yaitu suhu, dan kelembaban. Terdapat juga beberapa konsentrasi kontaminan kimia yang melewati nilai ambang batas, yaitu CO, SO2, PM2,5, dan PM10. Kata kunci: Kualitas udara di dalam ruangan, tingkat pajanan parameter fisik, konsentrasi kontaminan kimia, nilai ambang batas, pusat perbelanjaan Activity workers or tenants at a Y shopping center are always in the room with the workload of 8 hours up to 10 hours every day. Therefore, one of the determinants of their health is indoor air quality. This study aims to describe the level of exposure to physical and chemical contaminant concentrations mezzanine floor, first floor, and third floor of the Y shopping center at Depok, West Java in 2014. There is a level of exposure to physical parameters that passed throught the threshold limit value is the temperature, and humidity. There are also several concentrations of chemical contaminants that passed throught the threshold limit value, like CO, SO2, PM2,5, and PM10. Keywords: Indoor air quality, exposure levels of physical parameters, the concentration of chemical contaminants, threshold limit value, shopping center
Read More
S-8564
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
