Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 8 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Robiah Hasanah, Tien Zubaidah, Frieda Ani Noor
JPKMI Vol.1, No.1
Banjarbaru : FK Universitas Lambung Mangkurat - IAKMI, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mujiati, Heny Lestary, Eva Laelasari
MPPK Vol.24, No.1
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Akbar Rahmansyah; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Hendra, Adenan, Siddiq Amier,
Abstrak: Setiap kegiatan termasuk kegiatan transportasi mempunyai risiko terjadinya kecelakaan kerja. Transportasi sungai menggunakan Smallboat memiliki risiko terjadinya kecelakaan, khususnya yang berkaitan dengan bahaya perairan. Terdapat beberapa kecelakaan didalam transportasi sungai menggunakan Smallboat. Tujuan Penelitian iniuntuk mengetahui bahaya-bahaya dan tingkat risiko yang ada dalam transpotasi sungai menggunakan Smallboat. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional,JHA (Job Hazards Analysis) untuk identifikasi bahaya dan metode penilaian risiko semikuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat risiko diawal cukup tinggi untuk beberapa kategori bahaya, terutama untuk bahaya yang berhubungan dengan perairan(Marine Hazard) tabrakan, drifted (akibat gagal mesin), pengikatan tali mooring, sampaibahaya orang jatuh ke air (dengan nilai risiko All work activity include transportation have a risk of accident. Small boat Marine(river) transportation have a specific risk of accident, especially regarding marinehazards. There were many accidents happen regarding small boat transportation. Thepurpose of this study is to know what kind/type of hazards and level of risk from smalltransportation activity. This study uses design of observational descriptive, Job HazardAnalysis (JHA) for identify hazards tools and semi quantitative for risk assessmentapproach/technique. The result showed that there have high level of risk assessment fromseveral specific hazards (regarding marine hazards), specially related with collision,drifted (engine failure), mooring line, and until man overboard (with result is more than350 which is very high category risk level). With some existing and recommend actionfor mitigation from author to reduce risk level from the activity the result can be reduceuntil low category (priority 3, substantial and acceptable risk level). The author suggestedthat mitigation action (procedural, training and engineering control) should implementedand perform other risk assessment for the others work area location.Keywords: Risk, Marine Hazards, River Transportation, Smallboat
Read More
T-4182
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dianthi Nidaul Hasanah; Pembimbing: Dian Ayubi; Penguji: Tri Krianto, Adji Kusambarto
Abstrak: Hasil Survei YLKI pada tahun 2013 juga menunjukkan bahwa, pelanggaran merokok di wilayah KTR paling banyak adalah supir dan kernet angkutan umum di Jakarta. Terdapat 57% supir dan kernet yang tetap merokok di dalam angkutan umum meskipun sudah ada Pergub No. 88 Tahun 2010 mengenai Kawasan Dilarang Merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku merokok di angkutan umum pada supir angkot di kawasan Terminal Kampung Rambutan tahun 2014.
 
Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dan pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling yang dilakukan pada 90 orang responden, yaitu supir angkot perokok aktif di kawasan Terminal Kampung Rambutan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner.
 
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 61,1% supir angkot yang merokok di dalam angkutan umumnya dalam kondisi sedang ngetem maupun menyetir. Faktor sikap dan kriteria tipe perokok adalah faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok di angkutan umum pada supir angkot. Oleh sebab itu, untuk kedepannya perlu dilakukan promosi kesehatan terkait rokok dan KDM yang lebih gencar dari pengelola terminal dan penegasan peraturan KDM yang perlu ditingkatkan lagi.
 

 
YLKI survey results in 2013 showed that smoking violations in the KTR most is precisely by th drivers and conductors of public transport in Jakarta. There are 57% of drivers and conductors who continue to smoke in public transport although there was Pergub No. 88 Tahun 2010 regarding Smoking Area Prohibitation. The purpose of this study was to determine what factors are associated with smoking behavior in public transport on public transportation drivers in Kampung Rambutan Terminal in 2014.
 
This quantitative study with cross-sectional design using purposive sampling conducted on 90 respondents, which is active smoking minivan drivers in Kampung Rambutan Terminal. The instrument used in this study was a questionnaire.
 
The results of this study indicate that there are 61.1% minivan drivers who smoke in public transport in the condition of waiting their passengers and driving. Attitude and type of smoking are the associated factors with smoking behavior in public transport on public transportation drivers. Therefore, for the future needs to be done related to health promotion and smoking area prohibitation more intensively by terminal’s superintendents. And Smoking Area Prohibitation regulation needs to be improved again.
Read More
S-8608
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deyo Alfa Christian; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Anhari Achadi, Prastuti Soewondo, Nining Mularisih, Siti Khadijah Nasution
Abstrak:
Kesehatan merupakan salah satu indikator untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, Perkembangan zaman tidak hanya berdampak pada kesehatan dalam segi positif, dampak perkembangan zaman juga menimbulkan berbagai penemuan baru dari penyakit-penyakit karena ada perkembangan teknologi juga berdampak pada penularan yang semakin bertambah dan sulit diatasi pengobatannya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bukan saja menjadikan kehidupan umat manusia semakin mudah, semakin maju, tetapi nampaknya umat manusia juga diharapkan kepada tantangan-tantangan atau peringatan-peringatan baru di bidang kesehatan, dimana pada kurun waktu tertentu akan ada jenis penyakit baru yang muncul. Indonesia menduduki peringkat 65 dari 180 negara dalam kematian akibat penyakit menular, maternal dan gizi, penyakit menular ini termasuk penyakit menular akibat parasit dan infeksi pernafasan, Saat terjadinya wabah transportasi publik menempati peringkat kedua setelah Rumah sakit dan tempat layanan kesehatan dalam menularkan penyakit saat terjadi wabah, Tingginya penggunaan transportasi berpotensi menularkan penyakit, KRL sebagai moda transportasi umum dengan tingkat kepadatan rata - rata 300 - 900 ribu penumpang perhari, pemerintah telah mengeluarkan peraturan protokol kesehatan dengan mengikuti perkembangan kasus dalam implementasinya dapat dilihat dari komunikasi kebijakan, Sumber Daya, Struktur birokrasi, dan sikap hingga terlihat bagaimana implementasi penanganannya saat ini implementasi pelaksanaan protokol kesehatan di KRL sudah baik dalam penggunaan masker tetapi masih kurang dalam menjaga jarak dan sistim tracing, sehingga didapatkan rekomendasi dalam pelaksanaan mitigasi kesehatan di KRL Jabodetabek

Health is one of the indicators to become superior Human Resources (HR), The development of the times not only has an impact on health in a positive aspect, the impact of the times has also led to various new discoveries of diseases because there is technological development also has an impact on transmission that is increasing and difficult to overcome treatment, . The development of science and technology not only makes the life of mankind easier, more advanced, but it seems that mankind is also expected to new challenges or warnings in the field of health, where in a certain period of time there will be new types of diseases that appear. Indonesia is ranked 65th out of 180 countries in deaths from infectious, maternal and nutritional diseases, these infectious diseases include infectious diseases due to parasites and respiratory infections, When an outbreak of public transportation ranks second after hospitals and health service places in transmitting diseases during an outbreak, The high use of transportation has the potential to transmit disease, KRL as a mode of public transportation with an average density of 300 - 900 thousand passengers per day, the government has issued health protocol regulations by following the development of cases in its implementation can be seen from policy communication, resources, bureaucratic structures, and attitudes to see how the implementation of handling is currently the implementation of the implementation of health protocols in KRL is good in using masks but still lacking in maintaining distance and tracing systems, so that recommendations are obtained in the implementation of health mitigation in KRL Jabodetabek
Read More
T-6844
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Reny Setyowati; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Ridwan Z. Sjaaf, Hanny Harjulianti
Abstrak: Bus merupakan salah satu alat transportasi darat yang penting guna menunjang mobilitas sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan kepedulian terhadap keselamatan bus untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Faktor pengemudi dan provider merupakan faktor penting dalam penerapan keselamatan tranportasi bus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan keselamatan transportasi oleh provider dan pengemudi bus PO Rosalia Indah. Dari 50 responden pengemudi diketahui 82% memiliki pengetahuan yang tinggi tentang K3 mengemudi dan 18% memiliki pengetahuan sedang. Sedangkan untuk variabel perilaku mengemudi, diketahui semua responden memiliki perilaku mengemudi aman. Pihak provider bus PO Rosalia Indah diketahui telah melaksanakan melaksanakan kegiatan K3 yang meliputi membuat, melaksanakan dan mengembangkan sistem keselamatan transportasi. Berdasarkan hal ini dapat disimpulkan bahwa pengemudi dan provider PO Rosalia Indah telah menerapkan sistem keselamatan transportasi bus dengan baik.
Kata kunci: bus, keselamatan transportasi, mengemudi aman, pengetahuan mengemudi

Bus is one of the important land transportation to support mobility. Therefore, the necessary of attention and concern for the safety of the bus are needed to prevent accidents. Driver and provider factor are important factor in safety of bus transportation. This study aims to determine the implementation of transportation safety by the provider and the bus driver of PO Rosalia Indah. From 50 respondents consist of driver of PO Rosalia Indah, 82 % have high knowledge about driving knowledge and 18 % have moderate. For the variable driver behavior, all respondents have safe driving behavior. Bus provider of PO Rosalia Indah known to have conducted transportation safety system in driving consist of creating, implementing, and developing. Based on this it can be concluded that the driver and the provider of PO Rosalia Indah have implemented a safety system of bus transportation well.
Keywords: bus, safety of transportation, safety driving, driving knowledge.
Read More
S-8609
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Audrey Adhisty; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Muhamad Damawan
S-9000
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erick Giearchie Muhammad; Pembimbing: Mufti Wirawan; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Raden Ismail Haq
Abstrak:
Sebagian besar kegiatan kerja dalam logistik adalah pendistribusian barang atau bahan produksi dengan menggunakan kendaraan berupa truk yang berhubungan dengan keselamatan transportasi jalan raya. Penelitian ini memberikan gambaran analisis kecelakaan transportasi truk berdasarkan data KNKT tahun 2021–2022 dengan menggunakan desain penelitian analisis deskriptif dan mengadaptasi metode analisis kecelakaan Human Factors Analysis and Classification System (HFACS). Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam pengumpulan data, yaitu berupa laporan investigasi kecelakaan transportasi truk berdasarkan data KNKT tahun 2021–2022. Hasil penelitian ini diketahui bahwa yang memiliki jumlah kejadian terbanyak atau lubang terbesar, yaitu dalam kegagalan aktif adalah skill-based errors, sedangkan dalam kondisi laten adalah resource management, technological environment, dan inadequate supervision.

Most work activities in logistics are the distribution of goods or production materials using vehicles in the form of trucks related to road transportation safety. This study provides an overview of the analysis of truck transportation accidents based on KNKT data for 2021–2022 using a descriptive analysis research design and adapting the Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) accident analysis method. This study uses secondary data in data collection, namely in the form of truck transportation accidents investigation reports based on KNKT data for 2021–2022. The results of this study show that those with the highest number of incidents or the largest holes, namely in active failure are skill-based errors, while in latent conditions are resource management, technological environment, and inadequate supervision.
Read More
S-11468
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive