Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 10 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ni Ketut Mirra Betri Agustina; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Devie Fitri Octaviani
S-8571
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hani Niayu Adiva; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Bambang Widanarko
Abstrak:
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan untuk mengetahui gambaran risiko kesehatan dan tingkat risiko kesehatan pada area workshop dan warehouse PPI Cakung PT United Tractors Tbk. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode semi-kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bahaya fisika berupa kebisingan, getaran, pencahayaan, iklim kerja, dan radiasi ultraungu dan bahaya kimia berupa oli, solar, thinner, debu, cooler, benzene, toluene, xylene, dan fume dari hasil pengelasan. Tingkat risiko residu berkisar pada kategori low (rendah) hingga medium (sedang). Pengendalian sudah diterapkan untuk banyak risiko dan terdapat penerapan pengendalian yang efektif menurunkan tingkat risiko medium menjadi low. Meski demikian, masih perlu dilakukan identifikasi bahaya dan risiko secara komprehensif yang meliputi observasi dan wawancara karena masih terdapat bahaya yang tingkat risikonya belum diketahui dan agar sesuai dengan kondisi di lapangan.

This research is a descriptive study conducted to describe health risks and health risk levels in the PPI Cakung workshop and warehouse area of PT United Tractors Tbk. The research design used is descriptive with a semi-quantitative method. The data used is secondary data obtained from the company. The results showed that there were physical hazards such as noise, vibration, lighting, extreme temperature, and ultraviolet radiation and chemical hazards such as oil, diesel, thinner, dust, cooler, benzene, toluene, xylene, and fumes from welding activity. Residual risk levels range from low to medium. Controls have been implemented for many risks and there are effective controls implemented to reduce the medium risk level to low. However, it is still necessary to carry out a comprehensive hazard and risk identification which includes observation and interviews because there are still hazards whose level of risk is unknown and to suit conditions in the field.
Read More
S-11471
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deby Eka Supadma; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Chandra Satrya, Triyani, Tri Riana Lestari
Abstrak: Tujuan penelitian Tingginya potensi kecelakaan kerja di bidang pelayanan prostetik ortotik menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan dan perlu diteliti, terkait faktor apa saja yang berperan penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berkontribusi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja pada pelayanan prostetik ortotik, sehingga dapat dibuat rekomendasi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk meminimalisir kecelakaan dan meningkatkan safety dalam pelayanan prostetik ortotik. Metode Penelitian ini menggunakan input berupa potensi risiko pada pelayanan prostetik ortotik, kemudian menggunakan metode systematical review sebagai acuan faktor risiko yang paling berkontribusi pada keselamatan dan kecelakaan kerja dalam pelayanan prostetik ortotik. Dari hasil pencarian yang dilakukan terhadap database (Google Scholar, Pubmed, Science Direct, Sage, dan Springer Link) diperoleh 442.793 literatur. Melalui evaluasi kriteria inklusi dan eksklusi, terdapat 15 literatur yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi tersebut. Hasil Dari hasil penilaian terhadap 15 literatur, ditemukan 8 faktor yang berkontribusi terhadap pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada pelayanan prostetik ortotik. Kedelapan faktor tersebut adalah faktor sumber daya manusia, faktor sumber daya alat dan bahan, faktor teknologi, faktor pengelolaan hazard, faktor dukungan pemerintah, faktor dukungan dari manajemen, faktor pengetahuan/ pendidikan, serta faktor regulasi dan standar. Simpulan Hasil analisis terhadap faktor-faktor tersebut, terdapat tiga faktor yang paling berkontribusi berdasarkan presentase tertinggi, yaitu: (1) faktor pengelolaan hazard (38%), (2) faktor dukungan dari manajemen (14%), dan (3) faktor sumber daya manusia (12%)
Objectives High potential number of occupational accidents in the prosthetic orthotic services needs special attention. Investigation regarding the most contributing factors behind occupational accidents will improve occupational health and safety in the field. The purpose of this study is to determine most contributing risk factors in occupational health and safety in prosthetic orthotic services. Occupational health and safety management systems recommendations were made to minimize accidents and improve safety in prosthetic orthotic services. Method This study used input of the potential risks data in prosthetic orthotic services, and systematical review method as a reference to find the most contributing risk factors affecting occupational health and safety in prosthetic orthotic services. From the data base result (Google Scholar, Pubmed, Science Direct, Sage, dan Springer Link), obtained 442.793 literatures. Through the evaluation of inclusion and exclusion criteria, 15 literatures were selected. Results From 15 literatures, there were 8 factors contribute implementation of occupational health and safety management systems in prosthetic orthotic services. Those are; human resource factor, tools and materials resources factor, technology factor, hazard management factor, government support factor, management support factor, knowledge/ education factor, and regulatory and standard factor. Conclusions Here are the top three of the most contributing factors based on risk-based and literature review; (1) hazard management factor (38%), (2) management support factor (14%), and (3) human resource factor (12%).
Read More
T-5985
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Izzah Aisyah Ridlani; Pembimbing: Budi Hartono; Penguji: Abdur Rahman, Heny Mayawati
Abstrak: Benzena merupakan bahan kimia yang terbukti karsinogenik serta bersifat genotoksik pada manusia. Salah satu penggunaan benzena adalah lem yang digunakan di industri mebel atau furniture. Penelitian ini dilakukan untuk mengestimasi tingkat risiko kesehatan pajanan benzena pada pekerja industri mebel. Yang menjadi tempat penelitian adalah workshop kayu yang berada Kawasan Gotong Royong, Klender, Jakarta Timur. Penelitian dilakukan selama bulan November hingga Maret 2016. Metode yang digunakan adalah metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Nilai estimasi risiko kesehatan non karsinogenik dinyatakan dengan Risk Quetient dan estimasi risiko kesehatan karsinogenik dinyatakan dengan Excess Cancer Risk. Konsentrasi benzena di udara lingkungan kerja diukur dan karakteristik pola pemajanan responden didapatkan dari hasil wawancara langsung. Didapatkan bahwa nilai median konsentrasi benzena di udara lingkungan kerja di Kawasan Gotong Royong sebesar 0,508 mg/m3 atau 0,159 ppm. Nilai median dari intake non karsinogenik untuk durasi life span adalah 0,016 mg/kg/hari, sedangkan nilai median dari intake non karsinogenik real time sebesar 0,00073 mg/kg/hari. Nilai median dari intake karsinogenik sebesar 0,00026 mg/kg/hari. Dari nilai intake, didapat besar tingkat risiko non karsinogenik (RQ) untuk durasi life span sebesar 1,90 dan RQ real time sebesar 0,085. Sedangkan tingkat risiko karsinogenik (ECR) dengan CSF minimal sebesar 0,4E-4 dan ECR dengan CSF maksimal sebesar 1,5E-4. Nilai RQ life span dan nilai ECR maksimal sudah melewati batas aman sehingga udara di lingkungan kerja Kawasan Gotong Royong sudah tidak aman dari risiko kesehatan non karsinogenik dan risiko kesehatan karsinogenik pajanan benzena dengan intake sesuai masing-masing responden. Diperlukan manajemen risiko untuk meminimalisir risiko kesehatan pajanan benzena. Kata Kunci: Benzena, Lem Kayu, Workshop Kayu, Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan
Read More
S-9087
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Atikah Fauziyyah; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri; Penguji: Mila Tejamaya, Irma Setiawaty Wulandari
Abstrak: Proses kerja di workshop bagianPressure Control Equipment (PCE) berisiko terjadinya MSDs pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran tingkat risiko ergonomi yang berpotensi menimbulkan musculoskeletal disorders pada pekerja PT. X . Desain studi pada penelitian ini adalah cross sectional, menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai tingkat risiko ergonomi di tiap tahapan kerja dan Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui letak keluhan terkait MSDs pada pekerja. Hasil penelitian berdasarkan NBM menunjukkan adanya keluhan pada pekerja di bagian punggung, panggul, lengan atas (kanan dan kiri), bahu (kanan dan kiri), lengan bawah (kanan atau kiri), pergelangan tangan (kanan dan kiri) leher bawah, dan kaki (kanan dan kiri). Hasil penilaian berdasarkan metode REBA, terdapat level tindakan 5 pada proses loading, level tindakan 3 pada proses testing tools, level tindakan 5 pada proses perakitan tools, level tindakan 5 pada proses chipping, level tindakan 4 pada proses painting. Memperbaiki desain kerja yang sesuai dengan antropometri pekerja, menyediakan alat bantu angkat untuk aktivitas manual handling, melakukan kegiatan housekeeping, sosialisasi, inpeksi rutin, dan pemberian informasi mengenai bahaya ergonomi di tempat kerja merupakan rekomendasi yang dapat dilakukan untuk mencegah tingginya tingkat risiko ergonomi pada pekerja. Kata kunci : REBA, NBM, musculoskeletal disorders, pekerja workshop, Pressure Control Equipment (PCE),tingkat risiko ergonomi
Read More
S-8652
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eko Sapto Priyono; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Dadan Erwandi, Muthia Ashifa, Yuni Kusminanti
Abstrak: Data MCU nampak adanya faktor risiko penyakit kardiovaskuler pada karyawan PT X yang perlu mendapat perhatian sehingga dapat dicegah timbulnya penyakit kardiovaskuler. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh intervensi promosi kesehatan terhadap faktor risiko penyakit kardiovaskuler pada pekerja tambang emas PT X di Pandeglang tahun 2017. Desain penelitian adalah kuasi eksperimental dengan pre and post test controlled group design dengan 2 kelompok yaitu kelompok workshop dan flyer dan kelompok flyer. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi program promosi kesehatan pada tekanan darah, IMT, glukosa darah dan skor aktifitas fisik, namun tidak terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi program promosi kesehatan pada skor merokok. Perusahaan disarankan mengembangkan program promosi kesehatan secara komprehensif sesuai dengan Ottawa Charter.

MCU data show the presence of risk factors for cardiovascular disease in PT X employees who need attention so that prevented the incidence of cardiovascular disease. The purpose of this study was to determine the effect of health promotion intervention on cardiovascular disease risk factors in gold mine worker PT X in Pandeglang 2017.The research design was quasi experimental with pre and post test controlled group design with 2 groups ie workshop and flyer group and flyer group.The results showed significant differences before and after intervention of health promotion programs on blood pressure, BMI, blood glucose, physical actifity, but there were no significant differences before and after intervention of health promotion program on score smoking. The company is advised to develop a comprehensive health promotion program in accordance with Ottawa Charter.
Read More
T-4985
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Esy Dwi Putrianti; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Ike Pujiriani
Abstrak: Bengkel EDP Motor adalah salah satu bengkel yang menyediakan layanan catmobil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen risiko K3 yang ada dibengkel EDP Motor dan merekomendasikan saran yang sesuai. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2012 dengan menggunakan analisis semi kuantitatif yang beracuan pada AS NZS 2004. Hasil penilaian risiko di bengkel EDP Motor menemukan bahwa risiko yang ada terdiri dari very high, priority 1, substantial, priority 3 dan acceptable. Bengkel EDP Motor membutuhkan penggunaan lantaiyang tidak licin, masker bahan kimia saat bekerja dan tidak merokok di area kerja.Kata kunci: bengkel, pengecatan, AS/NZS 4360:2004, manajemen risiko, semikuantitatif.
EDP Motor Workshop was one workshop that provides auto paint services.This study aimed to assess the risks that exist in the workshop K3 EDP Motor andrecommend appropriate advice. The research was conducted in 2012 using semiquantitative analysis method of AS NZS 2004. The results of risk assessment in theworkshop EDP Motor found that risk is consist of very high, priority one, substantial,priority 3 and acceptable. EDP Workshop motor requires the use of the floor is notslippery, chemical mask at work and do not smoke in the work area.Key word : workshop, painting, AS/NZS 4360:2004, risk management, semiquantitative.
Read More
S-7673
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Safira Nurul Izzah; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Tubagus Dwika Yuantoko
S-12026
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rismadayani; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Fatma Lestari, Irma Setiawaty W.
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang nilai risiko yang didapat pada proses penggantian packing knalpot motor di bengkel MCS tahun 2012. Penilaian risiko dilakukan dengan menganalisis nilai kemungkinan dan konsekuensi dari komponen bahaya dan risiko setiap setiap tahap pekerjaan yang kemudian dibandingkan dengan standar level risiko kualitatif untuk mengetahui level risiko yang ada pada setiap kegiatan.
 
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa level risiko yang dimiliki pada setiap tahap proses penggantian packing knalpot motor meliputi level : rendah, sedang, dan tinggi sedangkan keputusan yang diambil untuk pengendalian adalah generally acceptable, tolerable, generally unacceptable.
 

This studydiscusses therisk assessment obtained in the process of replacing the motor exhaust packing in the MCS workshopin 2012. Risk assessment carried outby analyzing the value ofthe likelihood and consequencesofhazardsandrisks ofeachcomponent of each phase ofthe work which is then compared with standard qualitative risk level to determine the level ofriskthat exist in everyactivity. This studyisan observational descriptive studyusing aqualitative approach. The study statesthat thelevelof riskthat you have on each stage ofthe process of replacing the motor exhaust packing include levels: low, medium, high, and while the decision was taken to controlis generally acceptable, tolerable, generally unacceptable.
Read More
S-7852
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Horry Andres; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Indri Hapsari, Devie Fitri Octaviani
S-8166
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive