Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 20 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ayu Sukmasari Rahayu Arief; Pem. Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Hanafie Yudianto
S-4999
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Debby Cintya Hadyani; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Hanafie Yudianto
S-5195
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Jumayani; Pemb: Sudjianto Kamso, Artha Prabawa; Penguji: Sutanto Priyo Hastono, Yudianto
T-2962
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Harpini; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Besral, Yudianto, Zulfi
Abstrak: Sebagian besar kematian jamaah haji Indonesia pada tahun 2007 (54,5%) disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler. Di Asia Tenggara, jenis kardiovaskuler terbanyak adalah penyakit jantung koroner (PJK). Penelitian ini menggunakan disain studi kasus kontrol, dimana semua jamaah haji embarkasi Jawa Barat yang mengalami PJK di tanah suci dimasukkan ke dalam kelompok kasus, dan yang tidak mengalami PJK di tanah suci dimasukkan ke dalam kelompok kontrol. Penentuan kelompok kontrol dilakukan dengan cara mematchingkan karakteristik individu pada masing-masing kasus (usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan), dengan perbandingan 1 kasus untuk 5 kontrol. Terdapat 48 kasus dan 240 kontrol dalam penelitian ini, dengan jumlah total sampel adalah 288. Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi dan diabetes mellitus pada jamaah dengan kejadian PJK di tanah suci. Dimana odds yang mengalami PJK pada jamaah yang hipertensi 10,69 kali odds PJK pada jamaah yang tidak hipertensi. Dan odds yang mengalami PJK pada jamaah yang diabetes mellitus 4,48 kali odds PJK pada jamaah yang tidak diabetes mellitus. Untuk menurunkan kematian dan kesakitan akibat PJK, jamaah dengan riwayat hipertensi dan diabetes mellitus disarankan untuk selalu menjaga kesehatannya sesuai anjuran petugas medis. Untuk petugas yang menangani kesehatan jamaah, diharapkan meningkatkan pengawasan dan penyuluhan kepada jamaah dengan riwayat hipertensi dan diabetes mellitus.
 

 
In 2007, most of Indonesian pilgrims (54.5%) died due to cardiovascular disease. In Southeast Asia, most common type of cardiovascular is coronary heart disease (CHD). The study design was case-control, in which all hajj pilgrims From The West Javanese Embarkation who experienced CHD in the holy land were in the case group, and who did not have CHD at the holy land were in the control group. Control group was chosen by matching the individual characteristics of each case (age, sex, education, and employment), with a ratio of 1 case to 5 controls. There were 48 cases and 240 controls in this study; with the total number of samples were 288. There were significant relationship between a history of hypertension and diabetes mellitus upon the incidence of CHD in the holy land. Where the odds of experiencing CHD in hypertensive pilgrims was 10.69 times the odds of CHD among those who were not hypertensive. And odds of experiencing CHD in diabetes mellitus pilgrims was 4.48 times the odds of CHD among those who were not diabetes mellitus. To reduce mortality and morbidity due to CHD, pilgrims with a history of hypertension and diabetes mellitus are advised to always keep their health as recommended by the medical officer. For healthcare workers who handle pilgrims, are expected to increase supervision and counseling to the hajj pilgrims with a history of hypertension and diabetes mellitus.
Read More
T-3762
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anita Yulvina; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Martya Rahmaniati, Yudianto, Noviani
Abstrak:

ABSTRAK

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan umum, membutuhkan sistem informasi yang tepat dan akurat serta cukup memadai untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien. Pelayanan rumah sakit tersebut termasuk pelayanan laboratorium. Masalah dalam sistem informasi laboratorium di RSUD Pringsewu adalah input yang manual, proses belum otomatisasi dan output belum tepat waktu dan tidak akurat. Tujuan studi untuk mengembangkan model sistem informasi di instalasi laboratorium, sehingga tersedia data dan informasi untuk mendukung evaluasi pelayanan bagi pihak manajemen. Metode menggunakan model incremental and iterative yaitu menggabungkan elemen-elemen dalam model urutan System Development Life Cycle (SDLC) dengan filosofi iterative. Tahapannya yaitu analisis, desain, pengkodean, dan ujicoba. Analisis dilakukan berdasarkan hasil wawancara mendalam menggunakan kuesioner terhadap beberapa informan, telaah dokumen dan observasi pada instalasi laboratorium. Prototype dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP yang bersifat open source. Sistem informasi diharapkan menghasilkan informasi yang cepat, tepat dan akurat yang dapat digunakan pihak manajemen dalam pengambilan keputusan untuk melakukan evaluasi pelayanan.


ABSTRACT

Hospital as a public service institution, requires precise and accurate information systems, as well as sufficient to improve services to patients. The hospital services including laboratory services. Problems in laboratory information systems in Pringsewu hospitals are manual input, unautomation process and output have not been on time and accurate. Studies aim to develop model of information systems in laboratory installation, so available data and information to support service evaluation for the management. The method uses incremental and iterative models which combine the elements in the model order of the System Development Life Cycle (SDLC) with the iterative philosophy. Stages: analysis, design, coding, and testing. Analysis is performed based on the results of in-depth interviews using questionnaires to some informants, document review and observations on a laboratory installation. Prototype is designed using PHP programming language that is open source. Information system is expected to produce information quickly, precisely and accurately which can be used in management decision-making to evaluate the service.

Read More
T-3828
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wahyudin; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Hanafie Yudianto
S-4568
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Midha Putri Ginanjar; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Hanafie Yudianto
S-4947
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Makhrus Shofi; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Hanatie Yudianto
S-5235
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agung Kurniawan; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Sutanto Priyo Hastono, Yudianto
Abstrak: Kemajuan teknologi terutama jaringan internet, telah membuat komunikasi dan informasi semakin berkembang. Seseorang dapat dengan mudah mencari informasi yang diinginkan dengan hanya menggunakan teknologi jaringan internet yang dapat dijangkau melalui berbagai media. Fasilitas-fasilitas seperti situs web, aplikasi smartphone dan media sosial juga telah tersedia untuk mencari informasi di jaringan internet. Salah satu informasi yang paling banyak dicari adalah informasi kesehatan dan situs web kesehatan merupakan media yang paling banyak memuat informasi kesehatan.
 
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran informasi kesehatan dari berbagai situs web kesehatan di Indonesia. Peneltian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif.
 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel situs web kesehatan di Indonesia belum memenuhi kritera-kriteria penilaian yang ditentukan. Hasil penelitian menyarankan untuk diadakan pengawasan kepada situs-situs web kesehatan yang memuat berbagai informasi kesehatan.
 

Advances in technology, especially internet network, has made communication and information growing. Someone can easily find the desired information by simply using internet network technology that can be reached through various media. Facilities such as websites, smartphone apps and social media are also available to search for information on the Internet. One of the most popular information is health information and health websites have many contents for health information.
 
This study aims to obtain a description of health information from various health web sites in Indonesia. This research uses a qualitative approach with descriptive design.
 
The results of the study showed that all samples of health websites in Indonesia have not met the for assessment were determined. The results suggest supervision to health websites that containing health information.
Read More
S-9813
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Niesha Alifia Zahra; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Yoslien Sopamena, Yudianto
Abstrak:
Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang banyak dialami oleh remaja putri di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui program konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Namun, kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD sesuai anjuran masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan perilaku konsumsi Tablet Tambah Darah pada siswi SMA Negeri 3 Kota Bandung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 90 siswi yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan Fisher’s Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara pengetahuan dengan perilaku konsumsi Tablet Tambah Darah (p<0,001). Sementara itu, sikap terhadap TTD tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan perilaku konsumsi TTD (p=0,301). Faktor pemungkin berupa aksesibilitas dalam mendapatkan TTD juga tidak berhubungan secara signifikan dengan perilaku konsumsi TTD (p=0,242). Pada faktor penguat, dukungan keluarga (p=0,035) dan dukungan teman sebaya (p=0,021) memiliki hubungan yang bermakna dengan perilaku konsumsi TTD, sedangkan dukungan guru tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p=0,212). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumsi Tablet Tambah Darah pada siswi SMA Negeri 3 Kota Bandung dipengaruhi oleh faktor pengetahuan serta dukungan keluarga dan teman sebaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan siswi, serta penguatan peran keluarga dan teman sebaya dalam mendukung kepatuhan konsumsi TTD.

Anemia remains a public health problem that commonly affects adolescent girls in Indonesia. One of the strategies to prevent anemia is the iron tablet supplementation program. However, adherence to iron tablet consumption according to recommendations remains low among adolescent girls. This study aimed to determine the factors associated with iron tablet consumption behavior among female students at SMA Negeri 3 Bandung in 2025. This study employed a cross-sectional design with a quantitative approach. The sample consisted of 90 female students selected using quota sampling. Data were collected through an online questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analyses with the chi-square test and Fisher’s Exact test. The results showed a statistically significant association between knowledge and iron tablet consumption behavior (p<0.001). In contrast, attitude toward iron tablets was not significantly associated with consumption behavior (p=0.301). Enabling factors in the form of accessibility to iron tablets were also not significantly associated with consumption behavior (p=0.242). Regarding reinforcing factors, family support (p=0.035) and peer support (p=0.021) were significantly associated with iron tablet consumption behavior, while teacher support was not statistically significant (p=0.212). Based on these findings, it can be concluded that iron tablet consumption behavior among female students at SMA Negeri 3 Bandung is influenced by knowledge, family support, and peer support. Therefore, continuous health education is needed to improve students’ knowledge, as well as to strengthen the role of families and peers in supporting adherence to iron tablet consumption.
Read More
S-12199
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive