Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 13 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Kiki Novianti; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Syahrul Efendi
S-4744
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yenny Yuanita Rumengan; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Syahrul Efendi
S-4746
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Windiari Sepsetyowati; Pembimbing: Baiduri; Penguji: Fatma Lestari, Syahrul Efendi
S-5036
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Achwan; Pembimbing: Baiduri; Penguji: Ridwan Z. Syaaf, Syahrul Efendi
T-2472
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Farina Chairunnisa; Pembimbing: Baiduri Widanarko; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Syahrul Efendi
Abstrak:
Needlestick and Sharps Injury (NSSI) atau Cedera Tertusuk dan Tersayat adalah luka yang disebabkan oleh benda tajam secara tidak sengaja menusuk atau menyayat kulit seseorang yang bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian NSSI pada perawat di RSUD Cibinong. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analitik dengan desain studi cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner kepada sampel penelitian, yaitu perawat RSUD Cibinong. Analisis data kemudian dilakukan dengan analisis deskriptif dan inferensial menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 16,2% perawat mengalami NSSI dan terdapat hubungan yang signifikan antara tindakan tidak aman, persepsi pelatihan, dan kelelahan dengan kejadian NSSI pada perawat RSUD Cibinong. Untuk mencegah terjadinya NSSI diperlukan peningkatan pengetahuan serta kesadaran mengenai tindakan yang aman, pelaporan kejadian NSSI, dan promosi pencegahan NSSI.

Needlestick and Sharps Injury (NSSI) is a wound caused by a sharp object accidentally piercing or slicing the skin of a worker. This study aims to analyze the prevalence and what factors are associated with the incidence of NSSI in nurses at Cibinong Hospital. This research was conducted using analytic methods with a cross-sectional study design. Data collection was carried out by filling out questionnaires to the research sample, namely nurses at Cibinong Hospital. Data analysis was then performed with descriptive and inferential analysis using the chi square test. The results showed that as many as 16,2% of nurses experienced NSSI and there was a significant relationship between unsafe acts, perceptions of training, and fatigue with the incidence of NSSI in nurses at Cibinong Hospital. To prevent the occurrence of NSSI, it is necessary to increase knowledge and awareness regarding safe actions, reporting of NSSI events, and promotion of NSSI prevention.
Read More
S-11448
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aris Harnindo; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Pembimbing: Hendra, Doni Hikmat Ramdhan, Syahrul Efendi
T-3417
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Izzatu Millah; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Hendra, Doni Hikmat Ramdhan, Syahrul Efendi, Mayarni
T-3424
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rico Kurniawan; Pembimbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Budi Hartono, Abdurrahman, Inswiasri, Syahrul Efendi
Abstrak: Pendahuluan: Pekerja penyamakan kulit berpotensi terpajan oleh berbagai polutan pencemar udara, salah satunya kromium. Terhirupnya polutan kromium dapat mempengaruhi kesehatan seperti sesak nafas, batuk, penurunan fungsi paru, hingga kanker paru. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pajaran konsentrasi kromium di tempat kerja dengan gangguan fungsi paru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional terhadap 61 orang pekerja penyamakan kulit di Sukaregang Kabupaten Garut. Kapasitas vital paksa (FVC) dan volume ekpirasi paksa satu detik (FEV1) diukur menggunakan spirometri Datospris mod 120 Sibelmed. Kromium total di tempat kerja diukur menggunakan low volume sampler dan dianalisis menggunakan atomic absorbtion spectrofotometry (AAS). Hasil: konsentrasi kromium total di tempat kerja berkisar antara 3.94-11.79 μg/m3. Kondisi fungsi paru pekera penyamakan kulit sebagaian besar masih besar masih dalam keadaan normal (FEV1/FVC>75%). Analisis multivariat menunjukkan bahwa masa kerja dan pajanan debu kromium meningkatkan risiko tejadinya fungsi paru pada pekerja, (p 0.024) dengan 95% CI (0.086-0.830). Kesimpulan: setelah dikontrol dengan masa kerja, pekerja yang terpajan kromium lebih besar, berisiko terkena gangguan fungsi paru. Kata kunci: kromium, gangguan fungsi paru, penyamakan kulit
Read More
T-4840
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Fatayani; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Tris Eryando, Besral, Syahrul P. Efendi
Abstrak:

Pelaksanaan upaya kesehatan kerja bertujuan untuk melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan. Direktorat Bina Kesehatan Kerja & Olahraga dalam pencapaian tujuan utama kesehatan kerja yang sesuai dengan indikator kesehatan kerja, memerlukan data dan informasi yang cepat dan akurat. Sistem informasi kesehatan kerja yang selama ini berjalan tidak dapat memenuhi kebutuhan informasi kesehatan kerja dikarenakan adanya hambatan terutama pada bentuk pencatatan yang belum terpadu, serta pelaporan yang belum sistematis. Tujuan dari penelitian ini adalah terbentuknya prototipe Sistem Informasi Kesehatan Kerja Berbasis Web yang dapat menghasilkan informasi kesehatan kerja dengan sistem pencatatan terpadu dan pelaporan serta perolehan informasi yang cepat, akurat dan terkini. Melalui penelitian yang dilakukan secara kualitatif dan menggunakan tahap pengembangan sistem dalam System Development Life Cycle (SDLC), maka penelitian ini menghasilkan prototype sistem informasi kesehatan kerja berupa aplikasi berbasis web yang dapat memenuhi tujuan awal penelitian dari segi akurasi dan digitasi data. Daftar Bacaan : 26 (1987-2009) Kata kunci : kesehatan kerja, sistem informasi berbasis web, pengembangan, prospek.


 The objective of occupational health services is to protect the workers’ health andmake possible for them to be free from any health problems caused by their work. In the achievement of the objectives according to the occupational health indicators, Directorate of Occupational and Sports Health obliges fast and accurate data and information. The incumbent occupational health information system is considered deficient in fulfilling the urgency of data and information needed. This is due to inept recording forms and data losin the manual reporting system. The purpose of the research is to obtain a prototype of Web-based Occupational Health Information System which is able to produceoccupational health information through efficient and organized recording and reporting system. The research is a qualitative study through development steps in SystemDevelopment Life Cycle (SDLC). The result of the study has obtained a prototype of webbased occupational health information system in accordance with purposes of the studyand has answered the urgency of occupational health data and information which is accurate, reliable, and fast timing. References : 26 (1987-2009) Keywords : occupational health, web-based information system, development, prospect

Read More
T-3687
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Susanty Pusparany; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Hendra, Doni Hikmat Ramdhan, Syahrul Efendi, Mayarni
T-3411
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive