Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Tubagus Dwika Yuantoko; Pembimbing: Baiduri Widanarko; Penguji: Dadan Erwandi, Pide Jayadi
S-10130
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadya Ramadani; Pembimbing: Baiduri Widanarko; Penguji: Dadan Erwandi, Pide Jayadi
Abstrak: Konstruksi merupakan salah satu sektor yang berisiko untuk terjadinya gangguan otot rangka. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis faktor risiko dari gejala gangguan otot rangka pada pekerja konstruksi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juni 2019 dengan melibatkan 177 pekerja di proyek X. Desain yang digunakan dalam penelitian ini ialah cross sectional dengan menggunakan lembar observasi QEC, kombinasi kuisioner psikososial, NMQ, dan lux meter. Variabel independen dalam penelitian ini, antara lain faktor risiko individu, lingkungan, fisik dan psikososial.

Hasil penelitian pada faktor risiko individu menunjukkan adanya hubungan signifikan antara jenis pekerjaan dan status merokok dengan gejala gangguan otot rangka pada punggung bawah, serta adanya hubungan yang signifikan antara jenis pekerjaan, indeks massa tubuh dan status merokok dengan gejala gangguan otot rangka pada lutut.

Hasil penelitian pada faktor risiko fisik ditemukannya hubungan yang signifikan pada faktor risiko sangat tinggi pada punggung dan bahu dengan gejala gangguan otot rangka pada punggung, serta faktor risiko tinggi dan sangat tinggi pada bahu dengan gejala gangguan otot rangka pada lutut. Sedangkan untuk faktor psikososial tidak ditemukannya hubungan yang signifikan dengan gangguan otot rangka. Oleh karena itu diperlukannya pengendalian dan intervensi lebih lanjut khususnya untuk faktor risiko fisik.
Read More
S-10113
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lenny Septiani Putri; Pembimbing: Baiduri Widanarko; Penguji: Dadan Erwandi, Pide Jayadi
Abstrak: Berbagai penelitian sebelumnya menunjukan bahwa terdapat hubungan antara faktor psikososial dan fisik dengan gejala gejala gangguan otot rangka. Namun, belum diketahui hubungan antara keduanya pada pekerja di perusahaan pelayanan jasa pengaturan lalu lintas udara. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor risiko gejala gejala gangguan otot rangka pada pekerja kantor dan pengatur lalu lintas udara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan studi potong lintang (cross sectional) dan melibatkan 50 pekerja kantor dan 70 pengatur lalu lintas udara unit Area Control Center (ACC). Instrumen pada penelitian ini ialah kuesioner dan Quick Exposure Checklist (QEC). Analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Regresi Logistik dilakukan untuk menentukan hubungan antara faktor psikososial dan faktor fisik dengan gejala gangguan otot rangka. Variabel pada penelitian meliputi faktor individu (jenis pekerjaan, gender, usia, indeks massa tubuh, status merokok, dan lama kerja), faktor psikososial (tuntutan kerja, kendali terhadap pekerjaan, peran dan tanggung jawab, dukungan sosial, kepuasan kerja, dan stres kerja), faktor fisik (postur janggal, postur statis, dan gerakan repetitif), dan faktor lingkungan (pencahayaan dan temperatur). Hasil penelitian menunjukan bahwa gejala gejala gangguan otot rangka pada leher, bahu, dan punggung bawah merupakan gejala dengan tingkat tertinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara jenis pekerjaan dan stres kerja dengan gangguan otot rangka pada bahu dan punggung bawah, gender dan usia dengan gangguan otot rangka pada bahu, kendali terhadap pekerjaan dengan gejala gangguan otot rangka pada leher, tingkat risiko pada punggung dan pergelangan tangan dengan gejala gangguan otot rangka pada punggung bawah. Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan pengendalian untuk mengatasi permasalahan gejala gangguan otot rangka di tempat kerja.
Read More
S-9973
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive