Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 13 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Alfridaningrum; Pembimbing: Nuning Maria Kiptiyah; Penguji: I Nyoman Kandun
S-9731
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwi Chaliq Setiawan; Pembimbing: Sudarto Ronoatmodjo; Penguji: Helda; I Nyoman Kandun
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku 3M untuk pencegahan serta hubungannya dengan persepsi terhadap COVID-19 pada mahasiswa yang berdomisi di Kota Palu tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi potong lintang (cross-sectional). Sampel pada penelitian ini berjumlah 200 sampel, adapun metode pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner daring melalui aplikasi google form.
Read More
S-10658
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Opyn Mananta; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono, Yovsyah; Penguji: I Nyoman Kandun, Setiani Erliana
Abstrak:

Penelitian ini membahas tentang gambaran tingkat kesamaan diagnosis klinis kasus DBD oleh petugas medis di puskesmas dan RSUD Cilacap serta faktor - faktor apa saja yang mempengaruhi penetapan diagnosis klinis kasus DBD di Kabupaten Cilacap Provinsi. Desain penelitian ini adalah studi potong lintang. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa kesepakatan diagnosis klinis kasus DBD antara petugas medis di Puskesmas dan RSUD Cilacap tergolong sangat baik (nilai kappa 0,82), dimana pelatihan, pengetahuan, sikap dan motivasi merupakan faktor yang berhubungan dalam penetapan diagnosis klinis kasus DBD. Untuk itu perlu di lakukan sosialisasi, pelatihan dan supervisi serta penyediaan sarana untuk pemeriksaan diagnostik kasus DBD.


 This study about reliability of DHF diagnosis in PHC and Cilacap Hospital and determinant of DHF diagnosis in Cilacap District. The study was cross sectional study. This study found that the agreement of clinical diagnosis of dengue cases among the medical doctors in PHC and Cilacap hospital classified as verry good (kappa value 0.82). training, knowledge, attitude and motivation factor of the most were determinant of the agreement of clinical diagnosis of DHF cases. The study recommended to socialize the results of the study,conducting training on clinical diagnosis and condunting supervision regularly.

Read More
T-3602
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tubianto Anang Zulfikar; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, I Nyoman Kandun
T-3297
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Charles Edward Bobby Pontoh; Pembimbing: Renti Mahkota; Penguji: Syahrizal Syarif, I Nyoman Kandun, Yovsyah
T-3305
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Marfin; Pembimbing: Helda; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, I Nyoman Kandun
Abstrak: Latar belakang: Difteri merupakan penyakit menular akut yang disebabkan oleh corynebacterium Diphteriae yang dapat menyebabkan kematian. Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melaporkan kasus difteri sebanyak 33 kasus dalam periode Desember 2017 Januari 2018. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan No. 1501 Tahun 2010, 1 kasus difteri merupakan Kejadian Luar Biasa. Riset ini bertujuan menggambarkan kasus difteri secara epidemiologi, melihat model fit untuk prediksi faktor yang berhubungan dengan kejadian difteri dan melihat efikasi Vaksin.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 121 responden dengan jumlah kasus 31 responden dan kontrol 90 responden. Penelitian ini dilakukan oleh Tim dari mahasiswa FETP FKM UI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang dilaksanakan tanggal 6 9 Februari 2018 di 13 Puskesmas yang dilaporkan adanya kasus. Analisis data dilakukan dengan uji resgresi logistic untuk melihat nilai odds ratio menggunakan stata versi 14,2 di Laboratorium Komputer FKM UI.
Hasil: Pola KLB merupakan propagated epidemic yang terjadi pada umur 1 Tahun 71 Tahun. Kasus Primer terjadi pada minggu 48 Tahun 2017. Analisis multivariat fit model menunjukan status imunisasi berhubungan dengan kejadian difteri (Pvalue = 0,036; OR=3,5; 95% CI = 1,08-11,10) dan riwayat perjalanan berhubungan dengan kejadian difteri (Pvalue = 0,000; OR = 5,4; 95% CI = 2,08-13,93). Efikasi vaksin DPT, DT, Td sebesar 71,4%.
Kesimpulan dan saran: Telah terjadi penularan penyakit dari orang ke orang. Indeks case dan sumber penularan tidak diketahui karena mobilitas penduduk yang tinggi. Ada hubungan bermakna antara status imunisasi dan riwayat perjalanan dengan kejadian difteri. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut agar dapat Meningkatkan Kwalitas dan cakupan imunisasi DPT, DT, Td, Meningkatkan perbaikan pencatatan imunisasi dengan tertib, dan Meningkatkan koordinasi pelaporan dalam penemuan kasus baru dan karier
Read More
T-5470
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Masaruddin; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Helda, I Nyoman Kandun, Ridho Ichsan Syaini
Abstrak: Hypertension or high blood pressure is a global health problem, including in Indonesia because of its high prevalence. Hypertension does not provide typical complaints and symptoms so many sufferers do not realize it. Therefore hypertension is called the silent killer, the prevalence of hypertension in Indonesia in 2013 is 25.8%, in 2015 23.8%, in 2016 30.9%. Prevalence in women is 32.9%, men 28.7%, in urban areas 31.7%, rural areas 30.2% and the number 3 cause of death in Indonesia. This study aims to determine the relationship between consumption patterns of fast food, soft drinks and meat with the incidence of hypertension in the adult population in Indonesia in 2014 using IFLS-5 data. The design of the study in this study was analytic observational with a cross-sectional study design, this study was conducted in October-November 2018 in Depok City. The results of the study were the prevalence of hypertension in the adult population (≥ 18 yrs - 101 yrs) of 18.91%, people who consumed fast food, age> 30 years, with female gender, low education and suffering from diabetes mellitus were at risk for hypertension by 1 , 47 times to experience hypertension compared to people who do not consume fast food, PRadj 1.47 (95% CI: 1.16 - 1.86) P-value 0.001. People who consume soft drinks, age> 30 years, are female, with low education and suffer from diabetes mellitus at a risk of 1.63 times compared to people who do not consume PRadj soft drinks; 1.63 (95% CI; 1.37 - 1.95) P-value 0,000. People who consume meat, age> 30 years in female sex, low education, smoke and suffer from diabetes mellitus are not associated with the incidence of hypertension PRadj 1.00 (95% CI: 0.92 - 1.09) P-value 0.885. It is recommended to the public to consume foods that contain balanced nutrition, take measurements of blood pressure at least 1 time / month, to the Health Office to conduct counseling or healthy food campaigns that contain balanced nutrition, to the Ministry of Health, promote the consumption pattern of 4 perfectly healthy 5.
Keywords: Hypertension, Fast Food, Soft Drink, Meat and IFLS-5.
Read More
T-5475
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suyanti; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Helda, Yovsyah, I Nyoman Kandun, Maftuhah
Abstrak: atar Belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia tetap tinggi, yaitu sekitar 305 per 100.000 kelahiran hidup (SUPAS 2015). AKI adalah indikator kesehatan ibu, terutama risiko kematian ibu saat hamil dan melahirkan. McCarthy dan Maine menunjukkan tiga faktor yang memengaruhi kematian ibu, yaitu determinan dekat, determinan antara dan determinan jauh. Kabupaten Serang adalah salah satu kabupaten di Provinsi Banten yang memiliki angka kematian ibu masih tinggi, sehingga perlu dikaji faktor-faktor yang berhubungan dengan kematian ibu di kabupaten tersebut
Read More
T-5729
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gian Sugianto; Pembimbing: Ratna Juwita; Penguji: Syahrizal Syarif, I Nyoman Kandun, Budi Pramono
Abstrak:

ABSTRAK Wilayah kerja Puskesmas Tanjung Tiram Kabupatan Batu Bara merupakan wilayah endemis malaria dan masuk urutan tiga besar. Letak geografis wilayah puskesmas berada di wilayah pantai dari segi lingkungan rumah mempunyai kondisi yang berisiko sebagai jalan masuknya nyamuk anopheles antara lain kondisi dinding yang tidak rapat, tidak terapasangnya kawat kasa pada ventilasi dan tidak adanya plafon. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara lingkungan rumah dengan kejadian malaria di wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara tahun 2011. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol. Kasus dan kontrol adalah subjek yang berkunjung ke puskesmas yang ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis. Kasus adalah penderita berusia lima tahun keatas dengan gejala klinis malaria disertai dengan hasil pemeriksaan sediaan darah menunjukan positif mengandung plasmodium. Kontrol adalah pengunjung puskesmas berusia lima tahun ke atas dengan gejala demam tetapi hasil pemeriksaan sediaan darah menunjukan negatif malaria. Variabel lingkungan rumah yang diobservasi meliputi kondisi dinding rumah, keberadaan kawat kasa ventilasi dan keberadaan plafon. Variabel kovariat terdiri dari kebiasaan menggunakan kelambu, kebiasaan keluar malam, keberadaan tempat perkembangbiakan nyamuk, keberadaan semak. Analisis stratifikasi menunjukan ada modifikasi efek antara variabel lingkungan rumah dengan tiga variabel kovariat; kebiasaan keluar malam, keberadaan tempat perkembangbiakan nyamuk, keberadaan semak, dari empat variabel kovariat tidak ditemukan adanya confounder. Nilai OR hubungan lingkungan rumah dengan kejadian malaria 2,22 (95% CI: 1,04 – 4,76), artinya responden dengan lingkungan rumah kurang baik berisiko 2,22 kali terkena malaria dibandingkan dengan responden dengan lingkungan rumah baik. Kesimpulan ada hubungan lingkungan rumah dengan kejadian malaria di wilayah Puskesmas Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara


 

ABSTRACT Batu Bara district is a region of malaria endemic due to its geographic in a coastal area. Also the housing condition such as gap in the wall, ventilation without wire netting, and homes without ceiling make anopheles as malaria vector to break through into the house. Reseach objectives to determines relationship between housing condition and malaria incidence in Puskesmas Tanjung Tiram, Batu Bara District in 2011. This study uses a case-control design. The case were people over 5 years with clinical symptoms of malaria and the blood examination showed positif plasmodium results. The controls were people over 5 years who visited Puskesmas with fever symptom but blood examination showed negative ones. Housing condition variables that observed include the walls condition, the presence of wire netting ventilation and ceiling. Covariate variable studied include the habit of using bed nets, night outs habit, mosquitos breeding sites and the shrubs. Stratification analysis showed effect modification between housing condition variables with three covariates variables; night outs habit, the presence of mosquito breeding sites, the presence of shrubs, of four variables covariates did not find any confounder. OR value relationship of housing condition with malaria incidence is 2,22 (95% CI: 1,04 – 4,76), means respondent with poorly housing condition has 2,22 times more chance to suffer malaria than respondent with the good ones. Conclusion there is a relationship the housing condition and the incidence of malaria in Puskesmas Tanjung Tiram, Batu Bara District in 2011.

Read More
T-3367
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jusly Adrianus Lakapu; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Yovsyah, Lukman Hakim Tarigan, Niken Wastu Palupi, I Nyoman Kandun
Abstrak: Kanker leher rahim merupakan penyakit yang sering terjadi pada wanita,dimana 1.4 juta wanita diseluruh dunia mengalaminya.Di Indonesia insidenkanker leher rahim adalah 12.3/100.000 perempuan.Hasil dari program deteksidini kanker leher rahim di Kabupaten Karawang dengan metode IVA,mendapatkan kasus kanker leher rahim sebanyak 246 dari tahun 2010. Sedangkanpada tahun 2014 sampai bulan Juni terdapat 56 kasus kanker leher rahim.Tingginya kasus kawin cerai (200 kasus/tahun)dan meluasnya tempat-tempat prostitusidi Kabupaten Karawang merupakan faktor risiko terhadap kejadian kanker leherrahim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor risiko prilakuseks berganti pasangan dengan kejadian kanker leher rahim serta faktorkovariatnya di Kabupaten Karawang.Desain penelitian ini adalah kasus kontrol dengan perbandingan kontrolterhadap kasus 2:1.Data kasus dan kontrol diperoleh dari Puskesmas dan RumahSakit Umum Daerah Karawang.Informasi mengenai umur, pendidikan, pekerjaan,pendapatan, riwayat keluarga kanker, usia seks pertama, merokok, pengunaankontrasepsi paritas dan pola konsumsi dikumpulkan dengan melakukanwawancara langsung dengan kuesioner.Besarnya risiko prilaku seks bergantipasangan ditentukan dengan odds ratio (OR) dan 95% confidence interval (CI)menggunakan analisis logistic regression.Sebanyak 52 kasus dan 104 kontrol berpartisipasi dalam penelitian ini.Hasil analisis bivariate terhadap hubungan prilaku seks berganti pasangan dankejadian kanker leher rahim, mendapatkannilai p=0.0003, OR=3.57 (CI95%:1.67-7.6). Sedangkan hasil analisis multivariate mendapatkan nilai p=0.042,OR: 2.68 (CI 95%: 1.03-6.9). Terdapat 5 variabel confounding yaitu umur,pendidikan, riwayat kanker keluarga, merokok aktif dan penggunaan kontrasepsi.Terdapat hubungan signifikan antara prilaku seks berganti bergantipasangan dengan kejadian kanker leher rahim.Wanita yang berprilaku seksberganti pasangan memiliki risiko 2.68 kali untuk terkena kanker leher rahimdibandingkan dengan wanita yang tidak berprilaku seks berganti pasangan. Dinaskesehatan diharapakan memberikan penyuluhan kepada para wanita akan risikoprilaku berganti pasangan seks serta meningkatkan upaya deteksi dini untukpencegahan ke stadium yang lebih lanjut.Kata kunci: kanker leher rahim, prilaku seks berganti pasangan, case control study
Cervical cancer is commonly occurs in woman. More than 1.4 million ofwomen suffer from this disease.In Indonesia the Incidence Rate of cervical canceris 13/100.000 woman. The result of early detection cervical cancer program withIVA method in Karawang revealed 246 cases from 2010-2013. In 2014 until Junethere are 56 cases. The increasing of divorced rate (200 cases/year)andprostitutions di Karawang District are the risk factor of cervical cancer. Thepurpose of this research is to know the risk factor of changed sex partner towardscervical cancer in Karawang District.A case control study design was conducted with two controls per case. Thesource of data identified from public health centre register and confirmed casesfrom hospital register of Karawang during 2014. Information collected onparticipants using pretested questionnaires, during household interviews includedage, education level, occupation, income, family cervical cancer history, age offirst sex, smoking, using hormonal contraception, parity and consumption pattern.We estimated odds ratio (OR) and confidence interval (CI 95%) usingmultivariate logistic regression.Fifty-two cases and 104 controls were enrolled. The bivariate model ofchanging sex partner towards cervical cancer showed (OR: 3.57 CI 95%: 1.67-7.6). The multivariate model included age, level education, income, familycervical cancer history, smoking active and passive, parity, age of first time sex,using hormonal contraception, and food contain carcinogen consumption. Theodds ratio adjusted (OR adj : 2.68, CI 95%: 1.03-6.9). The variable of age, level ofeducation, family cervical cancer history, active smoking and using hormonalcontraception are the confounders in relation between changing sex partner withcervical cancer.Woman with changing sex partner behaviour were more likely to havecervical cancer 2.68 times compared with women who did not changing sexpartner. District Health office of Karawang should increasing the health campaignof the risk factor of cervical cancer and preventing cervical cancer with earlydetection in public health centre.Key words: cervical cancer, changing sex partner, case control study
Read More
T-4087
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive