Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Andri Cahyadi; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Hendra; Wenny Ipmawan, Renauld Koswiranagara
Abstrak: Keadaan darurat adalah suatu peristiwa yang tidak direncanakan/diinginkan, menyebabkan kematian/cedera serius, mematikan/mengganggu proses bisnis, mengganggu kegiatan operasional, menyebabkan kerusakan fisik/lingkungan, mengancam kerusakan fasilitas bangunan, kondisi keuangan atau citra perusahaan di masyarakat. Pada saat ini PT X telah mengoperasikan stasiun penyaluran gas dan kapal FSRU di perairan Lampung Timur untuk menyuplai kebutuhan gas di wilayah sumatera bagian selatan dan wilayah jawa bagian barat. Pesatnya perkembangan teknologi yang menunjang kegiatan operasional penyaluran gas akan berpengaruh terhadap masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sehingga dapat berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja karena lokasi fasilitas berada di tengah laut dan jauh dari fasilitas umum sehingga dibutuhkan evaluasi kesiapsiagaan penanganan kondisi emergensi medis. Berdasarkan pendapat responden didapatkan bahwa terdapat 3 (tiga) elemen yang memiliki kategori excelent ( > 90% ) antara lain : elemen Kesisteman & Prosedur dengan nilai sebesar 95,05%; elemen Jumlah, distribusi dan isi kotak P3K dengan nilai sebesar 93,09%; elemen Klinik dan Sarana dengan nilai sebesar 92,09%. Elemen yang memiliki kategori sangat siap (81-90%) antara lain : elemen Komunikasi dan simulasi dengan nilai sebesar 88,56 %; elemen Pelatihan P3K dengan nilai sebesar 88,28%; elemen Jumlah, Distribusi dan kompetensi P3K dengan nilai sebesar 83,98%; elemen RS Rujukan dan Kerjasama Dengan Organisasi Eksternal dengan nilai sebesar 82,03%. Sedangkan elemen yang memiliki kategori tidak siap (<60%) adalah elemen Kompetensi Dokter & Paramedis dengan nilai sebesar 35,16 %.
An emergency is an unplanned/desired event, causing death/serious injury, shutting down/interfering with business processes, disrupting operational activities, causing physical/environmental damage, threatening damage to building facilities, financial condition, or company image in the community. Currently, PT X has operated gas distribution stations and FSRU vessels in the waters of East Lampung to supply gas needs in the southern part of Sumatra and western Java. The rapid development of technology that supports gas distribution operational activities will affect occupational safety and health (K3) problems so that it can potentially cause work accidents and diseases due to work relations because the location of the facility is in the middle of the sea and far from public facilities, so an evaluation of preparedness for handling emergency conditions is needed. medical. Based on the opinion of the respondents, it was found that there are 3 (three) elements that have an excellent category (> 90%), including System & Procedure elements with a value of 95.05%; elements Number, distribution, and contents of the first aid kit with a value of 93.09%; elements of Clinics and Facilities with a value of 92.09%. Elements that have a very ready category (81-90%) include Communication and simulation elements with a value of 88.56%; Elements of First Aid Training with a value of 88.28%; elements of Quantity, Distribution, and First Aid competence with a value of 83.98%; elements of Referral Hospital and Cooperation with External Organizations with a value of 82.03%. In comparison, the elements that have the unprepared category (<60%) are the Competency Elements of Doctors & Paramedics with a value of 35.16%.
Read More
T-6569
Depok : FKM UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abellya Zuleika Jusuf; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Dadan Erwandi, Dien Anshari, Laura Marian, Renauld Koswiranagara
Abstrak: Kegemukan dan hiperkolesterolemia dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan menjadi perhatian utama kesehatan masyarakat global. Tempat kerja berperan dalam pencegahan melalui perlindungan kesehatan pekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan program promosi kesehatan di PT X tahun 2023–2024 secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Secara struktur, program didukung kebijakan, anggaran, dan digitalisasi, namun perlu penguatan kapasitas dan koordinasi.  Secara proses, perencanaan berbasis data dan sosialisasi telah dilakukan, namun partisipasi menurun akibat motivasi individu. Secara hasil, terjadi penurunan prevalensi kegemukan dan hiperkolesterolemia, namun belum signifikan. Diperlukan evaluasi dan pembaruan indikator keberhasilan program, karena hasil kesehatan sangat dipengaruhi oleh komitmen pribadi pekerja.
Obesity and hypercholesterolemia increase the risk of heart disease and are key global public health concerns. The workplace plays an important role in prevention by protecting workers’ health. This study aims to analyze the implementation of a health promotion program at PT X during 2023–2024 using a qualitative case study approach. Structurally, the program is supported by policies, funding, and digitalization, though capacity and coordination need improvement. Process-wise, data-driven planning and socialization were conducted, but participation declined due to low individual motivation. Outcomes showed a decrease in obesity and hypercholesterolemia, though not yet significant. Evaluation and updated success indicators are essential.
Read More
T-7367
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive