Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 11 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Haris Muzakir; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Baiduri, Hendra, Novianto Herupratomo
Abstrak: Risiko kecelakaan dan masalah kesehatan pada pilot akibat kelelahan mempunyaidampak yang sangat besar jika seorang pilot mengambil suatu keputusan dalamsuatu penerbangan. Berbagai penelitian dan laporan kasus membuktikan kelelahanpada pilot masih banyak terjadi. Analisis faktor risiko kelelahan dilakukan untukmengetahui kelelahan pada pilot pesawat komersial. Untuk mengetahui kelelahanpada pilot menggunakan Samn-Perelli Subjective Scale. Studi kasus dilakukan diPT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Jakarta. Penelitian ini menggunakan desainstudi cross-sectional yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabelindependen dan dependen dan diteliti secara bersamaan dalam satu waktu.Peneliti menggunakan instrumen kuesioner dalam mengumpulkan data danmelakukan wawancara berstruktur dengan beberapa pilot. Penelitian inimenganalisis hubungan faktor kelelahan yang tidak terkait dengan pekerjaan danfaktor kelelahan yang terkait dengan pekerjaan dengan kelelahan pada pilot.Perusahaan perlu mempertahankan program yang sudah dijalankan oleh PT.Garuda Indonesia seperti limitasi waktu terbang, waktu tugas serta periode waktuistirahat untuk mengurangi kelelahan pada pilot.Kata kunci: Kelelahan pada pilot
The risk of accidents and health problems in a result of pilot fatigue will bring abig impact on decision making during the flight. Some case studies and reportsprove that pilot fatigue is still occured. Risk factor analysis is conducted to reviewand determine fatigue on pilot. Samn-Perelli subjective scale is being used in thisstudy to determine the fatigue of pilot. Case studies is conducted in PT. GarudaIndonesia (Persero) Tbk., Jakarta. Cross-sectional method is used as a designstudy to review the relationship between the dependent variable at one time.Researchers used a questionnaire instruments to collect data and conductinterviews to several pilots. This research analyze the relationship between fatiguework related factors and fatigue work non-related factors with pilot fatigue.Company needs to maintain the company's program such as as flight and dutytime limitation, rest period to reduce the fatigue.Key words: Pilot fatigue.
Read More
T-4565
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pradiba Pradjna; Pembimbing: Purnawan Junadi, Sandi Iljanto; Penguji: Mieke Savitri, Novianto Gozali, Rusli
T-2200
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmi Fajri; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Ede Surya Darmawan, Novianto Gozali
Abstrak: Survei Kepuasan Masyarakat adalah kegiatan pengukuran tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh penyelenggara pelayanan publik, salah satunya Puskesmas. Hasil nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan Puskesmas. Kepuasan masyarakat dapat dikaitkan dengan karakteristik organisasi yang dimiliki oleh Puskesmas, namun kondisi organisasi pada seluruh Puskesmas tentunya berbeda. Penelitian ini menganalisis perbedaan nilai IKM berdasarkan karakteristik organisasi Puskesmas Kecamatan di DKI Jakarta tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional, menggunakan data sekunder. Sampel penelitian seluruh Puskesmas Kecamatan Provinsi DKI Jakarta yang berjumlah 44. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Bivariat menggunakan uji korelasi dan uji regresi linear sederhana, untuk mengetahui keeratan korelasi antara rasio sumber daya manusia, jumlah kunjungan pelayanan UKP, persentase ketersediaan alat kesehatan dengan nilai IKM. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada perbedaan nilai IKM berdasarkan rasio sumber daya manusia Puskesmas (p-value 0.638). Terdapat perbedaan nilai IKM berdasarkan jumlah kunjungan pelayanan UKP ( p-value 0.0005), dan memiliki hubungan sangat kuat (r=0,794). Terdapat perbedaan nilai IKM berdasarkan persentase ketersediaan alat kesehatan ( p-value 0.0005), dan menunjukkan hubungan sangat kuat (r=0,892). Kata Kunci : Indeks Kepuasan Masyarakat, Karakteristik Organisasi, Puskesmas Kecamatan DKI Jakarta
Read More
S-10003
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ovi Norfiana; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Anhari Achadi, Vetty Yuianty Permanasari, Novianto Gozali
Abstrak: Penelitian ini bertujuan membandingkan pengelolaan program P2TB pada dua Puskesmas kecamatan dengan pencapaian CDR TB tinggi dan rendah di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur. Metode penelitian adalah kualitatif didukung dengan data kuantitatif faktor individu dan sosial dengan pendekatan cross sectional . Hasil penelitian menunjukkan perbedaan manajemen dimana Puskesmas dengan pencapaian CDR TB tinggi mempunyai kepala puskesmas dengan kemampuan manajerial program P2TB yang lebih baik, mekanisme transfer of knowledge yang lebih baik (Komponen Input); mempunyai perencanaan target berdasarkan permasalahan yang ada dan bertujuan meningkatkan CDR TB, melakukan penjaringan kasus secara aktif dengan melibatkan kader dan lintas sektor, adanya antisipasi hasil mutu laboratorium serta monitoring dan evaluasi yang lebih baik (Komponen Proses); telah memenuhi seluruh target indikator penemuan penderita TB (Komponen Output). Perbedaan pada sisi manajemen diperkuat dengan hasil penelitian dimana faktor individu (pengetahuan, sikap suspek terhadap bahaya dan cara pencegahan TB, persepsi suspek terhadap pelayanan kesehatan) dan faktor sosial (dukungan kader, KIE oleh petugas) lebih baik pada Puskesmas dengan pencapaian CDR TB tinggi. Disarankan agar melaksanakan pelatihan TB kepada top manajemen, melakukan penjaringan kasus secara aktif dengan melibatkan kader dan sektor non kesehatan, serta meningkatkan jejaring dan kerjasama lintas sektor. Kata Kunci : CDR TB; Manajemen Program P2TB; Puskesmas
Read More
T-4385
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Heryana; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Puput Oktamianti, M Arief Novianto, Hanny Harjulianti
T-4323
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nove Zain Wisuda; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, M. Arief Novianto
S-5982
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Omry Pakpahan; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Mondasrti Korib Sudaryo, Yovsyah, Inneke, Novianto
Abstrak:

Penyakit gigi berlubang (caries) merupakan penyakit gigi yang masih banyak ditemukan di masyarakat. Terjadinya penyakit ini disebabkan banyak faktor dimana waktu sikat gigi yang tidak sesuai merupakan faktar resiko untuk terjadinya karies gigi.

WHO menetapkan indeks DMF-T sebagai indeks yang mengukur tingkat keparahan karies dimana kriteria pengukuran dilakukan pada kelompok anak berumur 12 tahun. Adapun target berdasarkan (Dit.Kes.Gi.'2000) bahwa indeks DMF-T sampai tahun 2010 secara Nasional kurang dari 2 dan WHO kurang dari 1

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode desain potong lintang (crass sectional) di mana tujuannya untuk mengetahui hubungan waktu sikat gigi dengan tingkat keparahan karies. Populasi penelitian adalah seluruh murid sekolah dasar kelas 4 dan 5 di kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat dan sampel yang diambil sebanyak 259 orang dengan menggunakan sampling secara sistematik random.

Berdasarkan hasil statistik diperoleh tidak ada hubungan bermakna ( nilai p > 0,05) dan OR sebesar 270 ( 95% CI = 0,9 - 4,3 ). Dianggap perlu untuk melakukan penelitian dengan menggunakan metode kohort.

Daftar bacaan : 55 (1978 - 2002)

Read More
T-1396
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elrista Layamidesi; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Pujiyanto, Anhari Achadi, Novianto Gozali, Endang Burni Prasetyowati
Abstrak: Kebijakan pengendalian demam berdarah dengue (DBD) yang telah berjalan sejak tahun 1992 tidak membuat Indonesia bebas DBD bahkan wilayah endemis DBD semakin meluas. Hingga tahun 2012 Kota Bengkulu merupakan penyumbang DBD yang besar di Provinsi Bengkulu. Dalam pelaksanaan kegiatan pengendalian DBD, Kota Bengkulu berpedoman langsung pada kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Dalam pelaksanaannya, beberapa kegiatan tidak dilakukan oleh Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pengendalian DBD mulai tingkat pusat hingga Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan arah evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan pengendalian DBD di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu dan Kementerian Kesehatan. Metode analisa yang digunakan adalah content analysis dengan melakukan proses triangulasi. Hasil analisa yang didapat menunjukkan bahwa Kementerian Kesehatan sudah melakukan pengendalian DBD sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan. Provinsi Bengkulu juga sudah melaksanakan hanya saja tidak ada peran pemerintah provinsi melalui APBD terutama tahun 2013 dan 2014. Pelaksanaan kebijakan pengendalian DBD di Kota Bengkulu tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan disebabkan penyampaian informasi mengenai kebijakan yang kurang baik, kurangnya dukungan sumber daya manusia dan anggaran serta sarana dan prasarana. Kata Kunci : Demam berdarah dengue, pelaksanaan kebijakan, Kota Bengkulu
Read More
T-4302
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nauri Anggita Temesvari; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Mieke Savitri, Raihana Nadra Alkaff, Novianto Gozali
Abstrak: Konseling dan Tes HIV Sukarela (KTS) merupakan pintu masuk dalam pencegahan HIV/AIDS. Jakarta Timur menargetkan seluruh populasi kunci yang memanfaatkan KTS sebesar 20.308 orang. Namun, yang baru tercapai pada tahun 2013 sebesar 67%. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan evaluasi dengan Kerangka Kerja Logis untuk melihat pelaksanaan KTS yang telah berjalan. Dari hasil penelitian didapat bahwa keseluruhan pelaksanaan KTS telah berjalan dengan baik, kurangnya kesadaran dari populasi kunci untuk memeriksakan diri sedini mungkin, kurang akuratnya pengumpulan data, dan kurangnya sosialisasi ke populasi umum dibandingkan dengan populasi kunci menjadi permasalahan utama dalam pelaksanaan KTS. Rekomendasi dari penelitian ini adalah meningkatkan penjangkauan ke lokasi yang memungkinkan populasi kunci tersebar, termasuk di lingkungan masyarakat, pengawasan dalam pencatatan dan pelaporan, dan meningkatkan fungsi Puskesmas dalam Layanan Komprehensif Berkesinambungan (LKB). Kata Kunci : KKL, KTS, HIV
Read More
T-4426
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ahmad Noor Yuhdi; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Mila Tejamaya, Mohammad Arief Novianto, Bonnie Pahlevi
T-7296
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive