Ditemukan 8 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Latar belakang: Perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut tidak hanya dipengaruhi oleh keyakinan dan sikap yang terbentuk dalam diri individu. Pemeriksaan gigi pada mahasiswa/I PTDI-STTD didapatkan hasil rata-rata DMF-T adalah 2,7 termasuk dalam kategori sedang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan perilaku kesehatan gigi dan mulut pada mahasiswa/i PTDI-STTD ditinjau dari teori Health Belief Model (HBM). Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan potong lintang (cross-sectional). Terdapat 245 sampel penelitian mahasiswa /i PTDI-STTD yang dipilih secara acak dengan teknik stratified random sampling. Analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Skor rata-rata perilaku kesehatan gigi dan mulut sebesar 74,7 dari skala 100. Penelitian menunjukkan terdapat hubungan persepsi manfaat, persepsi hambatan, isyarat untuk bertindak, dan efikasi diri dengan perilaku kesehatan gigi dan mulut (p-value = 0,001), tidak terdapat hubungan yang signifikan persepsi keparahan (p = 0,580 ) dan persepsi kerentanan p = 0,685) dengan perilaku kesehatan gigi dan mulut. Pekerjaan ibu (p = 0,019) memiliki hubungan dengan perilaku kesehatan gigi dan mulut, jenis kelamin (p = 0,264), pendidikan ibu (p = 0,174), pendidikan ayah (p = 0,998), dan pekerjaan ayah (p = 0,369) tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan perilaku kesehatan gigi dan mulut. Kesimpulan: Persepsi hambatan, isyarat untuk bertindak, dan efikasi diri merupakan determinan utama perilaku kesehatan gigi dan mulut. Upaya yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan dan edukasi terkait pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.
Background: Oral health maintenance behaviour is not only influenced by beliefs and attitudes formed within individuals. Dental examinations of PTDI-STTD students showed an average DMF-T score of 2.7, which is classified as moderate. This study aims to determine the determinants of dental and oral health behaviour among PTDI-STTD students based on the Health Belief Model (HBM) theory. Methods: This study used a quantitative cross-sectional design. There were 245 PTDI-STTD student samples selected randomly using stratified random sampling. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis with the chi-square test. Results: The average oral health behaviour score was 74.7 out of 100. The study showed that there was a relationship between perceived benefits, perceived barriers, cues to action, and self-efficacy with oral health behaviour (p-value = 0.001). There was no significant relationship between perceived severity (p = 0.580) and perceived susceptibility (p = 0.685) with oral health behaviour. The mother's occupation (p = 0.019) was associated with oral health behaviour, while gender (p = 0.264), the mother's education (p = 0.174), the father's education (p = 0.998), and the father's occupation (p = 0.369) were not significantly associated with oral health behaviour. Conclusion: Perceived barriers, cues to action, and self-efficacy are the main determinants of oral health behaviour. Efforts that can be made include examinations and education related to oral health maintenance.
