Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 218 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sri Indriastuti Widiyaningsih; Pembimbing: Prastuti C. Soewondo; Penguji: Ahmad Syafiq
T-2029
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Masyitah; Pembimbing: Syafri Guricci; Penguji: Ahmad Syafiq
T-1658
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suryati; Pemb. Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Ahmad Syafiq, Ida Ruslita
S-5335
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rina Fauziah; Pembimbing: Luknis Sabri; Penguji: Ahmad Syafiq, Dameria Gento
s-5522
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ismira Hapsari; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Itje A. Ranida
S-5599
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuni Zahraini; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Erna Luciasari, Ahmad Syafiq
S-5749
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Evi Heryanti; pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani; penguji: Ahmad Syafiq, Ida Ruslita
S-5773
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maulina Dwi Krismanita; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ahmad Syafiq, Evi Fatimah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian DFM pada pasangan ibu dan anak usia 6-59 bulan di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Tahun 2019. Penelitian cross-sectional ini menggunakan data sekunder Gizi dan Kesehatan Balita Babakan Madang Tahun 2019 dengan total sampel 274 rumah tangga. Variabel dependen pada penelitian ini adalah DFM, dan variabel independennya adalah usia ibu saat hamil, tinggi badan ibu, riwayat menyusui ibu, jumlah paritas, pendapatan keluarga, tingkat pendidikan Ibu, serta tingkat pendidikan Ayah.Hasil penelitian menunjukan bahwa prevalensi DFM pada pasangan ibu dan anak usia 6-59 bulan di Kecamatan Babakan Madang tahun 2019 adalah 42%.
Read More
S-10866
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Syifa Zahra; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Ahmad Syafiq, Fajrinayanti
Abstrak: Pelaksanaan program Posyandu saat ini dinilai belum maksimal. Masalah yang dihadapi salah satunya adalah kurangnya keterampilan yang dimiliki kader. Hal ini semakin di perparah oleh kondisi COVID-19 yang mengakibatkan terhentinya kegiatan Posyandu. Pendampingan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja Posyandu. Salah satu pendampingan yang dilakukan di masa pandemi adalah pendampingan melalui program New Normal Posyandu (NNP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran evaluasi pelaksanaan Posyandu dengan binaan NNP pada Posyandu terpilih di Kelurahan Cisalak tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui gambaran input (SDM, pelatihan kader, struktur organisasi, sarana dan prasarana, pendanaan, dan jadwal pelaksanaan), gambaran process (persiapan, penerapan protokol kesehatan, penimbangan, ploting, konseling, pencatatan dan pelaporan, diskusi evaluasi, dan kunjungan rumah), serta gambaran output (indikator D/S dan N/D?) pada tiga Posyandu (Posyandu X dan Y merupakan Posyandu binaan dan Posyandu Z sebagai kelompok kontrol). Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah, observasi, dan telaah dokumen. Infroman kunci pada penelitian ini adalah satu orang TPG Puskesmas, satu orang PKK Kelurahan, dan satu orang Representatif program NNP. Informan utama terdiri dari satu orang ketua dari masing masing Posyandu, lima belas orang kader pada tiga Posyandu, dan informan pendukung dua belas ibu balita pada tiga Posyandu. Penelitian dilaksanakan di Posyandu X, Y dan Z Kelurahan Cisalak. Hasil penelitian menunjukkan Program pembinaan Posyandu oleh NNP dapat membantu kedua Posyandu yang dibina untuk meningkatkan kualitas konseling dari kader kepada masyarakat melalui program pelatihan yang diberikan. Program juga membantu Posyandu untuk mengadakan kegiatan setiap bulannya dan melengkapi sarana prasaran Posyandu. Namun, kualitas konseling pada Posyandu yang dibina dinilai belum maksimal untuk semua Posyandu.
The performance of the current Posyandu program is not optimal. One of the problems that it faced is the lack of skills the cadres possessed. This is further exacerbated by the condition of COVID-19 which stopped the activities of Posyandu. Guidance is one way that can be done to increase the performance of Posyandu. One of the guidances carried out during the pandemic is guidance through the New Normal Posyandu program. This research aims to describe the evaluation of the implementation in NNP-supported Posyandu at selected Posyandu in Cisalak Village in 2022. This research uses the qualitative-descriptive method to describe input (human resources, cadres training, organizational structure, facilities and infrastructures, funding, and schedules of implementation), process (preparation, application of health protocols, weighing, plotting, counselling, recording and reporting, evaluation discussion, and home visit), and output (D/S and N/D? indicator) in three Posyandus (with Posyandu X and Y as supported Posyandu, and Posyandu Z as control group). Data collection was done through in-depth interviews, focus group discussion, observation, and documents review. Key-informant in this research was one Public Health Center Nutritionist, one person from Village?s Family Welfare Education Program, and one NNP program representative. Main-informant was head from each Posyandu, fifteen cadres in three Posyandus, and the supporting informant were twelve mothers of toddlers in three Posyandus. Research was done in X, Y, and Z Posyandu in Cisalak Village. The results showed that Posyandu guidance program by NNP can help two supported Posyandus to increase quality of the counseling from cadres to the community through provided training program. Program can also help Posyandu to conduct monthly activities and increase the quality of facilities and infrastructures of Posyandu. However, the quality of counseling in supported Posyandus are considered not optimal for all Posyandus.
Read More
S-11077
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kholifah Uswatun Khasanah; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Eti Rohati, Ahmad Syafiq
Abstrak: Diare merupakan salah satu penyakit infeksi yang menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas anak serta sering menimbulkan terjadinya KLB di beberapa provinsi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada baduta di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok tahun 2020. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan menggunakan desain studi cross-sectional. Variabel kejadian diare pada baduta digunakan sebagai variabel dependen, sementara variabel independen menggunakan data karakteristik lingkungan, perilaku, gizi, dan sosiodemografi. Data kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 11,3% baduta mengalami diare dalam 1 bulan terakhir. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jarak SGL/SPT dengan TPA/TPS, kebiasaaan memotong kuku baduta, riwayat ASI Eksklusif dan penghasilan kepala rumah tangga dengan kejadian diare pada baduta usia 6-24 bulan.
Diarrhea is an infectious disease that causes child morbidity and mortality and often causes outbreaks in several provinces in Indonesia. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of diarrhea in children under two in the Pasir Putih Village, Sawangan District, Depok City in 2020. This study used secondary data with a cross-sectional study design. Incidence of diarrhea in children under two was used as the dependent variable, while the independent variable used was environmental, behavioral, nutritional, and sociodemographic characteristics. The data were then analyzed by univariate and bivariate analysis. The results showed that as many as 11.3% of children under two experienced diarrhea in the last 1 month. The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between the distance of well from nearest landfill/laystall, the habit of cutting children's nails, the history of exclusive breastfeeding and the income of the head of the household with the incidence of diarrhea in children aged 6-24 months.
Read More
S-11102
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive