Ditemukan 25664 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Bambang Wispriyono, Arry Yanuar, Laila Fitria
KJKMN Vol.7, No.7
Depok : FKM UI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Purtomo, Yuniwati
CDF-No.22
Jakarta : [s.n.] :
1994
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Purtomo, Yuniwati, Toegiarto
CDF-No.16
Jakarta : [s.n.] :
1993
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
D. Mutiatikum, Mariana Raini
Bulitkes Vol.38, No.3
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Pudji Lestari, Darohan Mutiatikum, Mariana Raini
CDF-No.18
Jakarta : [s.n.] :
1993
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nurhasanah; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Nurfi Afriansyah
Abstrak:
Buah dan sayur merupakan makanan yang kaya akan zat gizi yang diperlukan tubuh. Akan tetapi, proporsi konsumsi yang sesuai anjuran ditemukan masih rendah di Indonesia, begitu juga di Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan proporsi konsumsi buah dan sayur menurut faktor individu, lingkungan sosial, dan lingkungan fisik pada siswa SDIT Ummu’l Quro depok tahun 2013. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner yang diisi sendiri oleh responden. Populasi penelitian adalah siswa SDIT Ummu’l Quro Depok dengan sampel siswa kelas 4 dan 5. Besar sampel berjumlah 108 anak. Analisis dilakukan menggunakan uji Chi Square. Hasil menunjukkan konsumsi buah dan sayur yang sesuai anjuran masih rendah, yaitu 15%. Hasil analisis bivariat menunjukkan faktor yang behubungan signifikan adalah pengaruh teman (p=0,005; OR (95% CI=6,314 (1,983 – 20,106)) dan keterpaparan media informasi (p=0,032; OR (95% CI=4,000 (1,313 - 12,183)).
Fruits and vegetables are rich in nutrients needed by the body. However, the proportion of consumption as recommended is still low in Indonesia, so did in Depok. This study aimed to determine differences in the proportion of fruit and vegetable consumption according to individual, social environment, and physical environment factors on students of SDIT Ummu'l Quro Depok in 2013. This study is a cross sectional design. Data were collected using self administered questionnaires. The study population was students of SDIT Ummu'l Quro Depok with sample is students grade 4 and 5. Sample size was 108 children. Analyses were performed using Chi Square test. The result showed that fruits and vegetables consumption as recommended is still low at 15%. The bivariate analysis showed that peers influence (p=0,005; OR (95% CI=6,314 (1,983 – 20,106)) and information media exposure (p=0,032; OR (95% CI=4,000 (1,313 - 12,183)) were significantly associated with fruit and vegetables consumption.
Read More
S-7921
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Febby Mandira; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Sri Muljati
S-7794
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Martina; Pembimbing: Asri, C. Adisasmita, Nurhayati Prihartono; Penguji: Felly Philipus Senewe, Uswatun Hasanah
Abstrak:
Diabetes dan stroke memiliki hubungan yang erat, terutama apabila tidak dilakukan pengendalian gula darah. Penderita diabetes mellitus (DM) rentan untuk mengalami komplikasi penyakit stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi sayur dan buah dengan kejadian stroke pada populasi DM. Penelitian ini menggunakan desain cohort retrospective menggunakan data Indonesian Family Life Survey 4-5. Sampel yang dianalisis pada penelitian ini berjumlah 5.953 setelah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik digunakan untuk mengetahui pengaruh konsumsi sayur dan buah dalam menyebabkan stroke pada populasi DM. Hasil penelitian didapatkan prevalensi stroke pada populasi DM sebesar 2,7%. Analisis multivariat menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi sayur dan buah cukup pada IFLS-4 dan IFLS-5 yaitu dapat menurunkan risiko 89,9%. Pada responden yang mengonsumsi sayur dan buah cukup pada IFLS-4 dan kurang pada IFLS-5 dapat menurunkan risiko 87,7%. Risiko stroke dapat dicegah atau diturunkan 16,8% jika mengonsumsi sayur dan buah yang cukup berdasarkan hasil perhitungan ukuran dampak. Perlu adanya adanya skrining lebih ketat untuk mencegah stroke pada populasi DM. Selain itu perlu adanya peningkatan kualitas pelaksanaan Posbindu PTM dari pemerintah untuk pemantauan faktor risiko serta deteksi dini PTM.
Read More
T-5539
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rachel Janetta; Pembimbing: Asih Setiarini, Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Triyanti, Fadila Wirawan
Abstrak:
Read More
Konsumsi buah dan sayur adalah perilaku yang penting khususnya bagi remaja agar dapat mencegah berkembangnya masalah kesehatan yang mungkin timbul di masa depan. Akan tetapi, di Indonesia masih banyak masyarakat yang masih belum cukup mengonsumsi buah dan sayur di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran konsumsi buah dan sayur dan faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi buah dan sayur pada remaja di Kalimantan Selatan tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan sampel sebanyak 3314. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS dengan seperangkat komputer. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan hasil sebanyak 98,2% remaja masih belum cukup dalam mengonsumsi buah dan sayur. Setelah dilakukan analisis bivariat, ditunjukkan variabel yang signifikan yaitu daerah tempat tinggal (OR 2,165; 95% CI 1,285-3,645), pendidikan ayah (OR 2,245; 95% CI 1,340-3,762), dan pendidikan ibu (OR 2,229; 95% CI 1,235-3,479) berpengaruh terhadap konsumsi buah dan sayur. Faktor dominan pada penelitian ini adalah daerah tempat tinggal (OR 1,691).
Consumption of fruits and vegetables is an important aspect on daily diet, especially for adolescents, to prevent the development of potential health problems in the future. However, in Indonesia, many people still do not consume enough fruits and vegetables. The purpose of this study is to describe the consumption of fruits and vegetables and the factors associated with the consumption of fruits and vegetables among adolescents in South Kalimantan in 2018. The research design used is cross-sectional with a sample size of 3314. Data analysis was performed using SPSS with a computer device. Based on the data analysis results, it was found that 98.2% of adolescents still do not consume enough fruits and vegetables. After conducting bivariate analysis, it was shown that the significant variables are the region of residence (OR 2.165; 95% CI 1.285-3.645), father's education (OR 2.245; 95% CI 1.340-3.762), and mother's education (OR 2.229; 95% CI 1.235-3.479) which influence fruit and vegetable consumption. The dominant factor in this study is region of residence (OR 1,691)
S-11694
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Buku III, Kompas. hal : 61
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Koran Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
