Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 28685 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yanwar Hadiyanto; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Amal C. Sjaaf, Wachyu Sulistiadi, Adib Abdullah Yahya, G.A. Kusmiati
B-1585
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuyun Yulianti; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Suprijanto Rijadi, Mieke Savitri, Encep Supriantdi, Riza Putra
Abstrak:
ABSTRAK Tingginya angka penolakan pasien di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat yang mencapai 300-400 pasien per tahun tidak sejalan dengan angka kinerja rumah sakit pada tahun 2013. Penelitian bertujuan menggambarkan cetak biru pelayanan pasien dalam mendapatkan pelayanan rawat inap dan menemukan titik potensi perbaikan dengan pengamatan pada lima unit pelayanan yang terlibat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik penelitian operasional. Hasil penelitian yaitu diperolehnya desain cetak biru pelayanan pasien untuk pasien rawat jalan atau instalasi gawat darurat yang memerlukan rawat inap, dan penolakan pasien dapat dikurangi dengan menetapkan penggunaan instrumen PANSS-EC untuk menilai status pasien.

ABSTRACT The in-patient refusal number in West Java Province Psychiatric Hospital reach 300-400 patient per year, doesn’t go along with the hospital achievement number in 2013. This research is aim at describing a Service-Blueprints for patient to receive hospitalization services and investigate potential points for improvement with various observations on five service units that are involve. This research is a qualitative research with operational research technique. The results are a set of service-blueprints design for outpatients or emergency patients, who needed hospitalization, and establishing the use of PANSS-EC instrument as a tool for determining the patient status can significantly lower patient refusal.
Read More
B-1648
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Veni Sri Sondati; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Wachyu Sulistiadi, Djuhari Suryasaputra
B-1122
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Askar; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Sandi Iljanto, Mieke Savitri, Sumijatun, Prapanca Yuli Satar
Abstrak:

Pelayanan kamar Operasi merupakan salah satu bentuk pelayanan yang sangat mempengaruhi tampilan dan merupakan salah satu indikator pelayanan Rumah Sakit.Instalasi Kamar Bedah Rumah Sakit Otorita Batam terdiri dari empat ( 4 ) buah kamar operasi yang melayani operasi cito, dan operasi bedah elektif. Komplain dari pasien dan dari survey awal pada saat residensi di bulan September 2010 dari data buku register instalasi kamar bedah didapatkan 95,79% (205 operasi terlambat dimulai dari 214 operasi elektif yang telah dijadwalkan sebelumnya). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penyebab keterlambatan dimulainya operasi elektif di instalasi kamar bedah Rumah Sakit Otorita Batam,sehingga diharapkan menjadi masukan yang berarti bagi pihak manajemen Rumah sakit untuk mengelola Instalasi kamar bedah kedepannya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan tidak bersifat intervensi. Hasil penelitian membuktikan bahwa 68% penyebab keterlambatan dimulainya operasi disebabkan oleh terlambatnya kedatangan operator.


 Operating room service is one type of services that greatly affect the appearance and is one indicator Hospital appearance. Surgery Instalation Room Batam Authority Hospital consists of four (4) operating rooms that serve Cito surgery, and elective surgery. Complaints from patients and from the initial survey at the time of residency in September 2010 from the data register book installation of the operating room founded 95.79% (205 operations performed late in starting the operation of 214 elective operations previously scheduled). This study aims to analyze the causes of delay in the commencement of elective surgery in the operating room installation Batam Authority Hospital, which is expected to be input which means the part of hospital management to manage the Installation of the operating room in the future.The study was a descriptive research approach is qualitative and no intervention. The research proves that 68% of the causes of delay in the commencement of operations caused by the delay in the arrival of the operator.

Read More
B-1275
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kristian Darmasaputra; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Mieke Savitri, Yulia Peapanca Satar
Abstrak:

Rumah sakit perlu menetapkan strategi pengembangan berdasarkan situasi pasar untuk: meningkatkan mutu pelayanannya. RS Mediros yang mengunggulkan unit Jayanan Penyakit Dalam Ginjal Hipertensi (PDGH) harus menjaga dan meningkatkan kualitas jasa pelayanan agar tetap bertahan dan berkembang di tengah perkembangan layanan kesehatan yang pesat. Untuk mempertahankan pangsa pasar RS Mediros harus menycdiakan layanan tingkat tinggi atau menjadi rumah sakit pertama yang mengeluarkan inovasi barn. Oleh karena itu, diperlukan berbagai strategi yang mengacu pada keinginim dan nilai-nilai yang dianggap penting oieh· konsumen untuk meningkatkan jumlah kunjungan unit layanan PDGH sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Unit layanan PDGH RS Mediros harus memiliki inovasi-inovasi yang mampu memberikan peJayanan secara optimal kepada pasien serta mempunyai clri khas yang membedakan dengan unit pelayanan yang sama di rumah sakit lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi samudra biru pada unit layanan unggulan PDGH di RS Mediros dengan mengetahui faktor-faktor yang dinilai utama/penting oleh konsumen, serta mengetahui posisi eksternal dan internal eksisting unit layanan unggulan PDGH RS Mediros dan posisi rumah sakit pesaing tahun hingga akhirnya didapatkan pemetaan posisi unit layanan unggulan PDGH terhadap strategi samudra biru. Penelitian ini adalah penelitian operasional yang dilakukan dengan menggunakan analisis data kuantitatif yang diperoleh dari data dokumentasi berupa informasi sebagai data sekunder serta analisis data kualitatif dari hasil wawancara terstroktur sehagai data primer yang berasal dari inforrnan dan responden. Faktor-faktor yang dinilai penting oleh pasien pada unit Jayanan PDGH RS Mediros ada!all tarif perawatan, kualitaslkemarnpuan SDM dan jumlah staf medis, kualitas dan kelengkapan pelayanan, kualitas fasililas fisik dan penunjang, serta kelengkapan fasilitas dan peralatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi samudera biru adalah relevan dan dapat diterapkan sebagai sttategi pemasaran unit layanan PDGH RS Mediros, yang mana RS Mediros perlu meningkatkan kondisi fasiHtas fisik dan penunjang meningkatkan kelengkapan fasilitas fisik dan penunjang, meningkatkan kenyamanan ruangan, meningk:atkan kapasitas ruangan, meningkatkan jumlah alat dan layanan reuse, menyesuaikan tarif unit layanan, meningkatkan pelayanan homecare, melakukan modifikasi mesin hemodialisis bagi pasien anak-anak, mengadakan seminar penyuluhan dan kesehatan PDGH, mengadakan perkumpulan untuk memotivasi penderita gagal glnjal, mengadakan program pemotongan harga untuk medical check-up bagi pelanggan, mengadak:an kunjungan kepada pasien saat hemodialisis oleh ketua tim PDGH. Diharapkan pihak manajerial RS Mediros dapat menerapkan stra.tegi samudera biru dalam bidang pernasarannya sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan serta melakukan pengawasan rutin untuk mempertahankan kinerja pelayanan pada unit Iayanan PDGH. Selain itu juga perlu dilakukan penelitian lanjutan yang lebih mendalam dan spesifik mengenai strategi pemasaran pada unit layanan lain yang ada di RS Mediros maupun rumah sakit lain dengan menggunakan strategi samudra biru.


Hospital needs to create a development strategy based on market situation to improve service quality. Mediros Hospital, which accomplished in kidney hypertension internal disease service unit, must maintain and improve the service quality to survive and to grow in the middle rapid health service development.To sustain the market Mediros Hospital must provide a high 1cve1 of service or even be the first hospital that creates new innovation. Thereforeit is needed many strategy that give important value for the customer. Mediros Hospital should have some unique innovations that make difference with other hospital. The objective of this researeh is to analyze the blue ocean strategy in Kidney Hypertension Internal Disease (KHID) in Mediros Hospital by identifying some factors with important value for customers, by identifying externa and internal existing condition in KHID Mediros Hospital and other hospitals, until getting the map of KHID through blue ocean strategy. This research is an operationalresearch, which be acquired with quantitative analysis and qualitative analysis. Data are obtained from primary and secondary through documentation, informant and respondent. Factors that have important value for costomers in KHID are tariff, quality/ability of human resource and number of medical staff, quality and completeness of services, quality of physical and supporting facilities, and completeness of facilities and tools. The result of this research shows that blue ocean strategy is relevant and can be implemented in marketing strategy, Mediros Hospital needs improve its physical and supporting facilities, its room quality and capacity; increasing the number of tools, equipments, and reuse service; adjusting its service fees; increasing the homecareservice; modifying the hemodialysis machine for children; creating counseling seminar in KHID issues, creating motivating group fur kidney failure patients, giving discount fees in medical check-up for ongoing patients and visiting hemodialysis patient. Hopefully Mediros Hospital manager can implement blue ocean strategy in marketing so that the hospital can improve customer satisfaction and having routine control to improve the service in KHID unit. It also needs to have more specific researches related to blue ocean strategy in other unit ofMediros Hospital or other hospitals.

Read More
B-1150
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nendya Libriyani; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Amila Megraini, Mus Aida
B-1178
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Chairuddin; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Hafizurrachman, Mieke Savitri, Amarina Anggarino
Abstrak:

Bisnis perumahsakitan mengalamj perubahan mendasar berkaitan dengan peningkatan daya saing rumah sakit dalam meraih pangsa pasar pada saat ini dan masa mendatang. Salah satu produk rumah sakit yang sangat berkembang sejak tahu 80-an adalah rawat jalan. Bedah rawat jalan (BRJ) merupakan bagian dari layanan rawat jalan yang saat ini merupakan Iayanan yang terus meningkat karena banyak memberikan keuntungan seperti biaya yang lebih murah, rendahnya tingkat infeksi, berkurangnya kecemasan pasien dan pasien merasa lebih nyaman. Di Amerika BRJ mencapai 70-75 % dari seluruh pembedahan. Di Indonesia BRJ teiah dilakukan diberbagai rumah sakit tetapi umumnya belum menjadi Iayanan yang terencana baik, hanya merupakan pelayanan baru atau tarnbahan yang diadakan karena adanya kebutuhan dari masyarakat dan belum ada pelaporan tersendiri untuk pelayanan ini. Melihat potensi layanan ini di masa mendatang dan untuk mengetahui bagaimana sebaiknya pelayanan ini diberikan dilakukan penelitian di RS Haji Jakarla mengingat angka pelayanan BRJ masih rendah dan untuk mendapatkan gambaran kesiapan rumah sakit terutama kamar bedah dalam melaksanakan BRJ. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dukungan manajemen, kesiapan SDM baik dokter maupun perawat, dan kesiapan fasilitas untuk mendukung pelayanan BRJ. Juga dinilai kesiapan kamar bedah melaksanakan pelayanan ini dibandingkan standar yang ada. Peneiitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informasi yang didapat berupa data primer melalui wawancara mendaiam dan observasi dan data sekunder melalui telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan kamar bedah secara umum telah siap melakukan pelayanan BRJ., tetapi dukungan manajemen masih belum maksimal. Dari segi SDM baik perawat dan dokter siap melakukan pelayanan BRJ. Dari fasilitas dan layanan pendukung layak melakukan BRJ. Saran kepada manajemen adalah selain BRJ dicantunkan dalam rencana strategis berikutnya, harus dibuat konsep dan disain BRJ yang biak dan dijabarkan dalam pelaksanaan strategi serta ada evaluasi untuk tindakan koreksi.


The hospital businesses are having a basic changes linked by the increased hospital competition abilities in reaching the market-section nowadays and future. One of the Hospitals products which is very popular since 80's is the ambulatory care. Ambulatory surgery is a part of the ambulatory care programs which is popular because it gives a lot of benefits to the hospital and the patients, such as cheaper , low-infection level, less of anxiety and the patients feels more comfortable. In United State ambulatory surgery achievement till 70-75 % from whole surgery. ln Indonesia ambulatory surgery have done by various hospital but generally the care not to be good planned, only the new care because the people need the service and not yet different report for the care. Observe the potential this care for future and how the good standar for this practice, had done study at Haji Hospital Jakarta keep in mind ambulatory surgery achievement still low and for observe readiness operathing theater bring about the ambulatory surgery. The aim of the study is to find out management support, human resources readiness whether nurse or doctor, and facility readiness to support the ambulatory surgery. Operating theater readiness also to be compare with available standard. The study using a qualitative approach, and the information obtained are a primary data from in-depth interview and observation, and secondary data from documents review. The study found that generally operating theater ready for servicing ambulatory surgery, but management support not yet maximum. From human resources whether nurse or doctor is ready to serve. From facility and service support good too. Suggestion for management is ambulatory surgery persisten included in the strategic planning furthermore and must be made ambulatory surgery concept and design and conversion to the realize strategi and evaluation have to made for corrective action.

Read More
B-1038
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Devina Agustin; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Permansari, Vetty Yulianty, Wachyu Sulistiadi, Rosmaida Sitorus
Abstrak: ABSTRAK
 
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor internal dan
 
eksternal, posisi serta rancangan strategi dari layanan rawat inap RS Yadika
 
Pondok Bambu. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT, Matriks TOWS
 
dan Matriks IE. Hasil dari analisis SWOT adalah diidentifikasinya kekuatan,
 
kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh rumah sakit. Berdasarkan
 
matriks TOWS posisi layanan rawat inap RS Yadika Pondok Bambu saat ini
 
berada pada internal fix it quadrant dengan rancangan strategi yang digunakan
 
adalah strategi WO yaitu dengan cara meminimalkan kelemahan untuk
 
memanfaatkan peluang. Dari matriks IE layanan rawat inap berada pada posisi sel
 
I yaitu grow and build dengan strategi yang dapat dilakukan adalah penetrasi
 
pasar, pengembangan produk dan pengembangan pasar. Setelah dilakukan
 
pencocokan dari kedua matriks tersebut maka strategi yang tepat adalah
 
pengembangan pasar dan pengembangan produk. Selain itu dari strategi ini
 
dibuatkan juga strategi untuk program bauran pemasaran yaitu berdasarkan 4P
 
(produk, harga, tempat dan promosi).
 

 
ABSTRACT
 
This study is conducted in order to identify the internal and external
 
factors, positioning and design marketing strategies for inpatient rooms of Yadika
 
Pondok Bambu Hospital. This study uses SWOT analysis, TOWS matrix, and IE
 
matrix. The SWOT analysis identified strength, weaknesses, opportunities and
 
threats of the hospital. Based on TOWS matrix, the position of inpatient room is
 
currently at internal fix it quadrant that can use WO strategies by minimizing the
 
weaknesses to take advantage of the opportunities. Based on IE matrix the
 
position is on grow and build cell that makes strategies that can be implemented
 
are market penetration, product development and market development. After the
 
matching of two matrices, the appropriate strategy is product development and
 
market development. In addition to this strategy, another strategy was designed
 
for marketing mix program based on 4P (product, price, place, promotion).
Read More
B-1531
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Olivia syalia; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Anhari Achmadi, Deva Riza
Abstrak: Telah dilakukan penelitian operasional, kualitatif dengan permasalahan tingginya angka pasien hilang, dimana pasien terebut tidak mendapatkan pelayanan, dan tidak bayar di RS.Ananda, pasien tersebut akan menyebabkan kerugian yang sangat besar untuk rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menggambarkan cetak biru pelayanan pasien dalam mendapatkan pelayanan poli rawat jalan, dan juga untuk mengetahui faktor yang menyebabkan pasien hilang. Hasil penelitian ini adalah masukan perbaikan desain cetak biru pasien rawat jalan yang diharapkan sebagai masukan kepada pihak manajemen dalam penyusunan perbaikan guna meningkatkan mutu pelayanan. Kata kunci: Pelayanan rawat jalan, desain cetak biru layanan, mutu pelayanan Has been done operational, qualitative research the problems of the high number of patient lost, which is the patient is not get the services, and not paid the services, so the patient can make huge losses for hospital. This research is purpose to describe blueprint design outpatient services to get the service in outpatient instalation, and to know the causes factor lost patient. The result of this reaserch is suggestion to improvement the blueprints outpatient service design for management preparation of improvement quality service. Key words: Outpatient service, blueprint service design, quality service
Read More
S-8955
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Luyanti Tshia; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Mustikasari, Wahyu Sulistiadi, Lie A. Dharmawan
Abstrak:

Penelitian dilaksanakan di Instalasi Kamar Bedah RS Husada tanggal 11- 17 Desember 2012. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif-kualitataif, analisa data kuantitatif dengan menggunakan metode Time and motion study, dimana aktifitas perawat bedah diteliti pada kegiatan perioperatif, serta kegiatan diluar operasi. Kemudian dengan menggunakan metode Formula Unit Ruang Bedah dihitung jumlah kebutuhan perawat bedah berdasarkan beban kerja. Penelititan kuatitatif dengan wawancara mendalam mengenai kompetensi yaitu pengetahuan, ketrampilan, dan sikap perawat bedah, kepada 3 responden yaitu Kepala Bagian Bedah, Kepala Perawat, dan perawat bedah di Instalasi Kamar Bedah untuk mengetahui jumlah kebutuhan berdasarkan kompetensi perawat bedah.


Research was conducted at the Hospital Surgery Room Installation Husada on 11 to 17 December 2012. Research conducted a quantitative-qualitative descriptive research, quantitative data analysis using the Time and motion study, which investigated the activities of a surgical nurse perioperative events and activities outside of surgery. Then using the Formula Unit Ruang Bedah calculated amount need based surgical nurse workload. Qualitative research in-depth interviews about the competence of the knowledge, skills, and attitudes of surgical nurses, to the third respondent, Head of Department of Surgery, Head Nurse Installation, and surgical nurse at Surgical Room Installation.

Read More
B-1467
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive