Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36879 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yuli Restiyanti; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Puput Oktamianti, Amila Megraini, Wirda Saleh, Tommy Aritono
B-1605
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yarra Rendy Fahrizal; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Mieke Savitri, Dumilah Ayuningtyas, Tommy Aritono
Abstrak:
Jumlah tenaga perawat yang besar memberikan kontribusi yang lebih tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu pelayanan dan citra rumah sakit. keperawatan sebagai profesi yang sedang berkembang dituntut untuk terus meningkatakan profesionalisme melalui pendidikan yang terencana dan bertahap, peningkatan mobilitas pendayagnnaan perawat profesional dan pemberian kesempatan pengembangan karir. Perawat sebaiknya ditempatkan sesuai dengan peran dan fungsinya sebagai perawat profesional dengan penilaian berdasarkan bimbingan karir, pendidikan, pelatihan, dan kompetensinya. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Graba Juanda Bekasi Timur karena pengembangan karlr tenoga keperawatan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Graba Juanda belum sesuai dengan fungsi dan peran perawat. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melaknkan wawancara mendalam terhadap jajaran direksi, manajer, dan kepala seksi dan kepala ruangan dan perawat pelaksana. Untuk memperkuat metode tersebut dilaksanakan telaah dokumen-dokumen yang berhubungan dengan peogembangan pola karir perawat di Rumah Sakit Graha Juanda Bekasi Timur. Rumah Sakit Graha Juanda memillki tenaga keperawatan berjumlah 50 orang dengan umur < 30 tahun adalah terbanyak 54,76 %, pelaksana 85,71 %, dan memiliki perawat dengan masa kerja <5 tahun 78,57 %, serta dengan latar belakang pendidikan D ill keperawatan ( 85,71 %). Mekanisme pengembangan tenaga kepemwatan yang ada saat ini diternpkan di Rumah Sakit Graha Juanda dimulai dengan kegiatan rekruitmen pegawai baru dan dilanjutkan dengan bimbingan karir, pendidikan, pelatihan, dan kompetensi, serta kebijakan rumah sakit. Berdasarkan berapan-berapan terbedap pengembangan karir perawat dengan memperbatikan prinsip-prinsip pengembangan karir pemwat, didapatkan pengembangan pola karir perawat pelaksana sesuai dengan peran dan fungsinya yang diterapkan di Rumah Sakit Graha Juanda yaitu sebagai Perawat ManajerlPM (lima level), Perawat pendidiklPl' (empat level), dan Perawat KlinikIPK (tujuh level). Dari katiga kalegori tersebut, jenjang karir perawat sebagai Perawat Manajer dan Perawat Klinik lebih di prioritaskan untuk dilaksanakan. Pada akhir penelilian ini direkomendasikan Wltuk Rumah Sakit Graha Juanda untuk pengembangan pola karir perawat secara fungsional dan struktur dengan memperhatikan kompetensi individual, pendidikan, pelatihan, dan bimbingan karir perawat. Serta perlunya intrumen uji kompetensi yang berhubungan dengan pengembangan pola karir perawat.

Amount of big nurse energy give higher level contribution in giving service of health and improvement of service quality and hospital image. Treatment as profession which expanding to be claimed to continue professionalism enhancing. Through education which planned and in phases, make-up of mobility utilization of professional nurse and gift of opportunity of development of career. Nurse better be placed as according to role and his function as professional nurse with assessment pursuant to career tuition, education, training, and his interest Research executed At Graha Juanda East Bekasi hospital because development of ill executed treatment energy career At Graha Juanda hospital not yet as according to function and role of nurse. Research executed by using research method qualitative by circumstantial interview to overall board of directors, manager, and head of section, and lead room and nurse of executor. To strengthen the method to analyze document - document related to development of ill nurse career pattern At Graha Juanda East Bekasi hospital. Hospital of Graha Juanda have treatment energy amount to 50 people with age < 30 year is many 54,16 0/., executor 85,71 %, and have nurse with year of service < 5 year 78,57 %, and also with background education ofD m treatment ( 85,71 ). Mechanism development of existing treatment energy [is) in this time applied ill At Graha Juanda East Bekasi hospital started with activity of new officer recruitment and continued with career tuition, education, training, and interest, and also policy hospital. Pursuant to expectations to development of nurse career by paying attention principles development of nurse career. got [by] development of career pattern nurse of executor as according to role and his function which applied At Graha Juanda East Bekasi hospital that is as Nurse of Manager I pm (five level). Nurse of Educator I PI' (four level). and Nurse of Clinic I pk ( seven level). From third category. nurse career ladder as Nurse of Manager and Nurse of Clinic more in priority be achieved. By the end of this research is recommended for the Hospital of Graha Juanda for the development of nurse career pattern functionally and structural by paying attention individual interest, education, training, and nurse career tuition. And also the importance of instrument test interest related to development of nurse career pattern.
Read More
B-1157
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andi Basuki Prima Birawa; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Adang Bachtiar, Puput Oktamianti, Jofizal Janis, Ahmad Rizal Ganiem
Abstrak:

Tesis ini membahas dan bertujuan menyusun Renstra sistem Diklit di RSP Otak Nasional Jakarta 2014 ? 2018 untuk mencapai Visi menjadi RS Neurologi berkualitas Internasional dan diakui secara Global. Metode penelitian adalah Kualitatif Riset Operasional dengan pendekatan analisis TOWS dan Consensus Decision Making Grup.

Penelitian ini menyimpulkan RSP Otak Nasional dalam posisi Growth dengan strategi terpilih adalah Product Development dalam bentuk RS Pendidikan dan Penelitian terakreditasi disertai unit Institut Neuro Sains Indonesia (INSI). Penelitian menyarankan kerjasama Kemenkes dan Kemendikbud dalam mengembangkan produk Diklit untuk menunjang pelayanan dan pemerataan kesehatan Neurologi.


The purpose of this study is to develop Strategic Planning of Education & Research System in RSP Otak Nasional Jakarta period 2014 ? 2018 in achieving the Vision as the International Accredited Hospital. This Qualitative Operational Research using TOWS analysis and Consensus Decision Making Group.

This research conclude that RSP Otak Nasional is in growth position with a chosen strategy, that is Product Development as Education & Research Hospital include Indonesian Neuro Science Institute (INSI) unit. The researcher suggest that the Ministry of Health must coordinate with Ministry of Education and Cultural in developing education & research product to support the Neurology health service.

Read More
B-1571
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muthia Sari; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Puput Oktamianti, Vetty Yulianty Permanasari, Eka Putra, Hilmi
B-1505
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Navisya Dewi Putri Meidinia; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Ede Surya Darmawan, Amila Megraini
Abstrak: Rumah sakit adalah sarana layanan kesehatan yang tidak terhindar dari masalah kesehatan dan keselamatan kepada pekerja, pasien atau pengunjung rumah sakit. Saat pandemi Covid-19, rumah sakit penting untuk memastikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3RS) penyedia layanan, namun selama pandemi, pelaksanaan dan evaluasi bagi Rumah Sakit kurang diprioritaskan untuk dilakukan. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di Ruang Rawat Isolasi COVID-19 RS. Graha Juanda Tahun 2022. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif menggunakan ukuran consecutive sampling sebanyak 48 responden. Penelitian kualitatif menggunakan ukuran purposive sampling dimana informan yang diteliti berkompeten di bidangnya. Hasil studi menunjukkan dari 48 responden mengatakan penerapan kebijakan K3RS skor rata-rata sebesar 20.04 ≥20 berjalan baik, perencanaan K3RS skor rata – rata sebesar 19.68


Hospitals are health service facilities that cannot avoid health and safety issues to workers and patients or hospital visitors. The Covid-19 pandemic its very important to ensure occupational health and safety (K3RS) for service providers, but during the pandemic the implementation and evaluation for hospitals is not prioritized. The purpose of the study was to analysis of an evaluation on application of occupational health and safety program in the COVID-19 Isolation Ward of the Hospital. Graha Juanda in 2022. This study is a case study with a quantitative and qualitative approach. Quantitative research used a consecutive sampling measures of 48 respondents. Qualitative research using a purposive sampling measure where the informants studied are competent in their fields. The results of the study showed that 48 respondents, said that the implementation of the K3RS policy had an average score of 20.04 ≥20 was going well, the K3RS planning an average score of 19.68
Read More
B-2373
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mursyid Bustami; Pembimbing: Adik Wibowo; Penguji: Purnawan Junadi, Puput Oktamianti, Jofizal Jannis, Nizar Yamanie
B-1587
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yonatan Kristiono Gunadi; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Basuni Radi, Kuntum Cheyra
B-1895
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Graz Y.H. Rimba; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Adang Bachtiar, Duta Liana, Hoyi Siantoresmi
Abstrak: Rumah sakit adalah organisasi padat karya yang memerlukan SDM yang terus berkembang sehingga pengembangan SDM adalah faktor kunci keberhasilan organisasi dalam mewujudkan visi misi serta rencana strategisnya demi meningkatkan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas rencana strategis pengembangan SDM di Rumah Sakit Jantung Diagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan dilengkapi dengan survey digital untuk melihat persepsi pekerja terhadap program pengembangan SDM. Hasil penelitian menunjukan penerapan rencana strategis pengembangan SDM sudah cukup baik terbukti dengan tingginya tingkat partisipasi pekerja, adanya unit yang memastikan terlaksananya program serta dukungan dari Head Office termasuk soal budgeting. Perlu dibuat training need analysis yang terindividualisasi sehingga program sesuai dengan kebutuhan rumah sakit serta pemilihan pekerja sesuai dengan tujuan program. Penilaian yang menghubungkan antara hasil pengembangan SDM dengan kinerja individu/organisasi belum dilakukan secara konsisten. Saran peneliti dapat dibuat Individual Development Program (IDP) dan Training Need Analysis. Unit diklat/SDM dapat memberikan motivasi kepada peserta akan manfaat dari pengembangan SDM, serta melakukan penilaian kinerja secara berkala khususnya yang berhubungan dengan tujuan dan sasaran program pengembangan yang telah diikuti oleh pekerja. Rumah Sakit Jantung Diagram dapat mengikuti template analisa, desain, implementasi dan evaluasi dalam rencana strategis pengembangan SDM serta dalam menyusun laporan pertanggungjawaban.
Read More
B-2230
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Titi Setyorini; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Adik Wibowo, Anhari Achadi, M. Baharudin, Purnawarman, R. Gioseffi
Abstrak: Sumberdaya manusia dalam organisasi rumah sakit adalah penentu pemberianpelayanan kesehatan yang bermutu. Manajemen kinerja yang efektif adalah alatuntuk mengevaluasi dan meningkatkan kinerja individu dalam rangka mencapaitujuan organisasi. Bagian terpenting dari manajemen kinerja di rumah sakit adalahpenilaian kinerja Dokter. Pelaksanaan penilaian kinerja individu Doktermerupakan bagian tersulit dari pekerjaan manajer rumah sakit di Indonesia.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Instrumen PenilaianKinerja Dokter Spesialis Obsgyn melalui Analisis Kinerja yang sesuai untukRSIA Budi Kemuliaan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode dananalisis kualitatif. Penelitian ini melibatkan Dokter Spesialis Obsgyn dan stake holder yang terlibat dalam manajemen kinerja Dokter Spesialis Obsgyn diRSIA Budi Kemuliaan.

Penelitian ini berhasil mengembangkan metode penyusunan instrumen penilaiankinerja yang valid yaitu dengan menggunakan Metode Nominal Group Technique. Sehingga didapatkan Form Penilaian Kinerja Dokter Spesialis Obsgyn, yang berisi 8 indikator kinerja kunci individu berbasis kompetensi dan diklasifikasikan sesuai dengan kerangka kerja kompetensi dari JCAHO, lengkap dengan standar, bobot, kriteria penilaian dan skoring untuk setiap indikator tersebut, yang sesuaiuntuk RSIA Budi Kemuliaan

Kata kunci : Metode Nominal Group Technique, instrumen penilaian kinerjaindividu, indikator kinerja kunci individu
Read More
B-1752
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gerald Parulian Sitompul; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Amila Megraini, Purnawan Junadi, Sontang Simamora
B-1080
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive