Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33958 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sinatra Gunawan; Pembimbing: Corrie Wawolumaya
T-966
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Azizah Sofia; Pembimbing: Hendra; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Eko Pudjadi
S-6538
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ahmad Tahta Kurniawan; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Mila Tejamaya, Rudy Saptari Sulesuryana
S-9210
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sepriyanto; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Mufti Wirawan, Jimmi Idris, Daris Hendarko
Abstrak:
Tesis ini membahas Implementasi teknologi pada kegiatan operasional perusahaan adalah sebuah keniscayaan, jika perusahaan ingin tetap exist dan bergerak maju seiring dengan kebutuhan zaman. Termasuk dalam kegiatan operasional penambangan batubara yang ada di PT. ABC, saat ini berusaha untuk mengimplementasikan teknologi sebagai tools untuk kendali bahaya yang muncul. Salah satunya adalah penggunaan DMS (Driving Monitoring System) yang bertujuan untuk melakukan pengawasan langsung terhadap prilaku pengopersian unit/kendaraan (aktifitas operator di dalam kabin dan kondisi di luar kabin) untuk mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh un safe act dari operator saat mengoperasikan unit. Dalam tahap awal, implementasi DMS diterapkan batu hanya pada kegiatan hauling coal, karena selain tingkat incident pada kegiatan pengoperasian unit di lokasi ini cukup tinggi, lokasi ini juga dari segi infrastruktur lebih menudukung, yaitu berupa keberadaan jaringan cellular sebagai salah satu elemn untuk dapat menjalankan DMS secara ideal dan maksimal. Fokus kendali DMS pada tiga Tindakan Tidak Aman yang diketahui sebagai penyebab terbesar kecelakaan pada kegiatan pengoperasian unit di jalan hauling, yaitu: 1. Prilaku berkendara operator (distraction, smoking, phoning, coalision), 2. Fatigue (yawning, head down, closed eyes), 3. Kecepatan Berkendara.Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan beberapa variable yang berpengaruh terhadap tindakan tidak aman oprator saat saat berkendara dalam hubungan dengan implementasi system DMS, yaitu: Intervensi Speeding dengan nilai α sebesar 0.047dan Intervensi Collision dengan nilai α sebesar 0.036. sedangkan intervensi fatigue, intervensi distraction tidak berpengaruh terhadap TTA operator, Untuk Laporan post event tidak ada satupun variable yang berpengaruh terhadap munculnya TTA operator saat mengoperasikan unit coal hauler di jalan hauling PT. ABC. Kata kunci: DMS, Jalan Hauling, Tindakan Tidak Aman

The focus of this study is the implementation of technology in the company's operational activities is a necessity, if the company wants to continue to exist and move forward in line with the needs of the times. Included in the operational activities of coal mining at PT Beraucoal, currently trying to implement technology as a tool to control emerging hazards. One of them is the use of DMS (Driving Monitoring System) which aims to carry out direct supervision of the operating behavior of the unit/vehicle (operator activities inside the cabin and conditions outside the cabin) to prevent accidents caused by unsafe acts from the operator when operating the unit. In the early stages, the implementation of DMS was applied only to hauling coal activities, because in addition to the high incident rate in unit operating activities at this location, this location is also more supportive in terms of infrastructure, namely the presence of a cellular network as one of the elements to be able to run DMS. ideally and optimally. DMS control focuses on three Unsafe Actions which are known to be the biggest causes of accidents in unit operating activities on hauling roads, namely: 1. Operator's driving behavior (distraction, smoking, phoning, collision), 2. Fatigue (yawning, head down, closed eyes) ), 3. Driving Speed. Key words: DMS, Hauling Road, Unsafe Act
Read More
T-6373
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Afif Amir Amrulah; Pembimbing: Suharnyoto Martomulyono
T-1790
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Basuki Ario Seno; Pembimbing: Robiana Modjo
T-971
Depok : FKM UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Makhrus Shofi; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Mila Tejamaya, Baiduri Widanarko, Enos Parubak, Bagyo Cahyono
Abstrak: Latar Belakang: Hubungan antara kelelahan dengan aspek psikososial dalam industri hulu migas sampai sekarang relatif belum banyak diteliti. Sejak akhir tahun 2019, terdapat beberapa kebijakan terkait pandemi COVID-19 yang berdampak pada psikologis pekerja dalam merespon kondisi yang berubah secara acak.
Tujuan: mengetahui hubungan aspek psikososial dengan kelelahan diantara pekerja migas baik onshore maupun offshore selama pendemi Covid-19 tahun 2020-2021.
Metode: Penelitian analitik kuantitatif dengan disain studi potong lintang. Dilakukan di salah satu instalasi hulu migas di Kalimantan Timur, Indonesia. Aspek psikososial diukur menggunakan kuesioner 3rd Version of Copenhagen Psychosocial Questionnaire (COPSOQ III), sedangkan kelelahan akibat kerja diukur dengan Multidimensional Fatigue Inventory-20 (MFI-20). Analisis regresi linier multivariabel digunakan untuk menganalisa hubungan dan interaksi keduanya.
Hasil: seluruh aspek psikososial kepuasan dipersepsikan tinggi oleh pekerja. Sedangkan untuk aspek psikososial ketidakpuasan berada pada tingkat menengah selama Pandemi Covid-19, sementara itu tingkat kelelahan multidimensi akibat kerja berada pada tingkat ringan.
Kesimpulan: Setelah mengendalikan variabel perancu, penghargaan, kepuasan kerja, dan konflik keluarga-pekerjaan ditemukan berhubungan dengan kelelahan total di area onshore, sedangkan aspek kepuasan kerja merupakan satu satunya aspek psikososial yang berhubungan dengan kelelahan total di area offshore. Perusahaan perlu memusatkan program pencegahan kelelahan yang terkait dengan pengurangan konflik pekerjaan-keluarga serta membangun makna kepuasan dalam bekerja
Background: The relationship between fatigue and psychosocial aspects in the upstream oil and gas industry is still relatively not widely studied. Since end of 2019, there have been several policies related to the COVID-19 pandemic, which impact to the psychological of the workers in response to those unexpected changing situations.
Objective: to determine the relationship between psychosocial aspects and the work-related fatigue both onshore and offshore during the 2020-2021 Covid-19 pandemic.
Method: quantitative analytic study with a cross sectional study design. Conducted at one of the upstream oil and gas in East Kalimantan, Indonesia. Psychosocial aspects were measured by using the 3rd Version of Copenhagen Psychosocial Questionnaire (COPSOQ III) questionnaire, whilst work-related fatigue was measured by using the Multidimensional Fatigue Inventory-20 (MFI-20). Multivariable linear regression analysis was used to examine the associations and interactions.
Results: All satisfaction subscales of psychosocial aspects were perceived as high level by workers. Meanwhile dissatisfaction subscales were at medium level during the COVID-19 pandemic. The work-related fatigue tended to be at light level.
Conclusion: After the confounding variables were controlled, the Recognition, Job Satisfaction and Work Life Conflict aspects were found to have association with total fatigue in Onshore, whereas the job satisfaction is the only psychosocial aspect that is related to the total fatigue in offshore area. Company is encouraged to concentrate the fatigue prevention programs particularly on reducing the Work Life Conflicts and to growth the meaning of satisfaction at work.
Read More
T-6309
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Naim Fathoni; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Laksita Ri Hastitia, Fauzi Jatmiko, Mulyadi Alwi
Abstrak:
Industri pertambangan merupakan sektor dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi sehingga diperlukan upaya pengendalian risiko yang efektif untuk meningkatkan kinerja keselamatan. Salah satu program yang diterapkan oleh PT X Kontraktor Tambang Batubara di Kalimantan Timur adalah Safety Friendly Program, yang terdiri atas kegiatan observasi keselamatan, inspeksi keselamatan, dan manajemen menyapa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Safety Friendly Program terhadap penurunan nilai Accident Frequency Rate (AFR) sebagai indikator kinerja keselamatan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain time series comparative. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan pelaksanaan Safety Friendly Program dan data statistik kecelakaan kerja periode Kuartal III Tahun 2025 hingga Kuartal I Tahun 2026. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan perangkat lunak statistik. Uji normalitas dilakukan menggunakan metode Shapiro-Wilk sebelum pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Safety Friendly Program dilaksanakan secara konsisten selama periode penelitian. Aktivitas observasi, inspeksi, dan manajemen menyapa menunjukkan keterlibatan aktif manajemen dan pekerja dalam upaya peningkatan keselamatan kerja. Pada periode yang sama, nilai AFR menunjukkan tren penurunan dari 10,57 pada Kuartal III Tahun 2025 menjadi 8,02 pada Kuartal IV Tahun 2025 dan 3,07 pada Kuartal I Tahun 2026. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelaksanaan Safety Friendly Program berkontribusi terhadap penurunan frekuensi kecelakaan kerja selama periode intervensi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa Safety Friendly Program efektif sebagai upaya preventif dalam meningkatkan kinerja keselamatan dan menurunkan nilai Accident Frequency Rate (AFR) pada PT X Kontraktor Tambang Batubara di Kalimantan Timur. Program ini dapat dijadikan strategi berkelanjutan dalam memperkuat budaya keselamatan, meningkatkan partisipasi pekerja, dan mendukung pencapaian target zero accident.

The mining industry is recognized as a high-risk sector with significant  occupational accident potential, requiring effective risk control measures to  improve safety performance. One of the initiatives implemented by PT X, a coal  mining contractor in East Kalimantan, is the Safety Friendly Program, which  consists of safety observations, safety inspections, and management engagement  activities (management walk-around). This study aims to analyze the effectiveness  of the Safety Friendly Program in reducing the Accident Frequency Rate (AFR) as  an indicator of organizational safety performance. This study employed a quantitative approach using a comparative time-series  design. Secondary data were collected from Safety Friendly Program  implementation reports and occupational accident statistics covering the period  from the third quarter of 2025 to the first quarter of 2026. Data analysis was  conducted using univariate, bivariate, and multivariate statistical methods. A  Shapiro-Wilk normality test was performed prior to hypothesis testing. The results indicate that the Safety Friendly Program was implemented  consistently throughout the study period. Safety observation activities,  inspections, and management engagement demonstrated active participation from  both management and workers in promoting workplace safety. During the same  period, the AFR showed a declining trend, decreasing from 10.57 in the third  quarter of 2025 to 8.02 in the fourth quarter of 2025 and further to 3.07 in the  first quarter of 2026. These finding indicates that the implementation of the Safety  Friendly Program contributed to a reduction in the frequency of work-related  accidents during the intervention period. The study concludes that the Safety Friendly Program is an effective preventive  strategy for improving safety performance and reducing the Accident Frequency  Rate (AFR) at PT X. The program can serve as a sustainable approach to  strengthening safety culture, increasing worker participation, and supporting the  achievement of a zero-accident objective.
Read More
T-7671
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adinda Kusumawardhani; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Mila Tejamaya, Fatchuri
S-9012
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Danny Sartya Nugroho; Pembimbing; Doni Hikmat Ramdan; Penguji: Henda; Heny D. Mayawati, Marama Namora P.
Abstrak: Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja yang terpajan PM2.5 mempunyai peluang 5,74 kali lebih besar memiliki kadar kolesterol tidak normal dibanding pekerja yang tidak terpajan dan peluang 4,58 kali lebih tinggi untuk memiliki kadar trigliserida tidak normal dari pada yang tidak terpajan. Adanya hubungan antara umur pekerja dan masa kerja dengan kadar trigliserida yang dimilikinya dengan masing- masing p-value 0,0001 dan 0,001. Kesimpulan: Adanya perbedaan proporsi kadar kolesterol antara pekerja yang terpajan dengan pekerja yang tidak terpajan PM2.5. Kata Kunci: PM2.5, profil lipid, jalan bebas hambatan, cross sectional.
Read More
T-4258
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive