Ditemukan 6513 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Departemen Kesehatan
614.793 IND s
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 1978
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
CB: A 1219
[s.l.] :
Jakarta: Depkes; 1991, s.a.]
Hibah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Duror En Nasik; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Pujiyanto, Tien Astari, Achmadi
Abstrak:
Program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) memberikan perubahan sangat besar dalam pelaksanaan proses bisnis dan operasional rumah sakit di Indonesia agar dapat meningkatkan taraf kesehatan dan taraf hidup penduduk Indonesia. Penelitian dilakukan melalui analisis kelayakan dan persiapan perubahan Kelas D RS Pelabuhan Palembang menjadi Kelas C di tahun 2017. Jenis penelitian kualitatif dengan metode telaah dokumen, wawancara mendalam dan Consensus Decision Making Group. Hasil Penelitian didapatkan penilaian rata-rata standar pelayanan, sumber daya manusia (SDM), peralatan, sarana dan prasarana, administrasi dan manajemen di RS Pelabuhan Palembang yaitu 73,2% . Elemen-elemen penilaian RS Pelabuhan Palembang sebagian besar memenuhi standar layak untuk menjadi kelas C. Perbaikan dan peningkatan standar yang belum terpenuhi akan dilengkapi. Kata Kunci: Kelayakan dan kesiapan, kelas rumah sakit, Jaminan Kesehatan Nasional. The JKN (National Health Insurance) program provides a biggest change in the implementation of business processes and hospital operations in Indonesia in order to improve the health and standard of living of Indonesians. The research was conducted through feasibility analysis and preparation of change of Class D RS Pelabuhan Palembang to Class C in 2017. Type of qualitative research with method of document review, in-depth interview and Consensus Decision Making Group. The result of the research is the average of service standard, human resources (HR), equipment, facillities and infrastructure, administration and management at Pelabuhan Palembang Hospital is 73,2%. Assessment Elements of Pelabuhan Hospital Palembang mostly have the proper standard to be class C. Improvements and upgrades to unmet standards will be completed. Key Word: Feasibility and Readiness, Hospital Class, National Health Insurance
Read More
B-1908
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Gambaran ketenangan radiografer di bagian radiologi rumah sakit umum kelas C di Jawa Tengah dan Bali
Maj. Kesmas. Ind. (MKMI), XXVII, No.2, 1999, hal. 103-107
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Departemen Kesehatan
362.1982 IND p (R)
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 1995
Referensi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Isi Mularsih Sumarno; Pembimbing: Adik Wibowo
B-137
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Chaerunisa; Pembimbing: R. Sutiawan; Penguji: Popy Yuniar, Budi Wibowo
Abstrak:
Penelitian yang dilakukan membahas mengenai analisis pengembangan sistem informasi rawat jalan di RSU Kelas D Johar Baru. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan observasi, wawancara mendalam dan telaah dokumen. Dari hasil pengumpulan data tersebut dilakukan analisis sistem yang meliputi analisis kebutuhan. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan belum adanya database pasien pada rekam medis sehingga pengolahan data belum dapat dilakukan. Penyajian data dilakukan secara manual dengan merekapitulasi laporan yang dikumpulkan dari poliklinik. Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang digunakan saat ini belum mencakup bagian unit rekam medis. Hasil akhir dari penelitian ini adalah rancangan pengembangan unit rekam medis sebagai pengolah data dan penyajian data sehingga dapat dihasilkan informasi kegiatan rawat jalan yang cepat dan akurat. Kata Kunci : Rawat Jalan, Rekam Medis, Sistem Informasi The research was conducted about the analysis of the development of outpatient information system at RSU Class D at Johar Baru. The research was conducted by , using qualitative method of observation, in-depth interview and document review. Form the results of data collection, analysis system that includes the needs analysis. The result of requirement analysis shows that there is no patient database on medical record so that data processing can not be done yet. The presentation of data is done manually by recapitulating reports collected from the polyclinic. The Hospital Management Information System (SIMRS) currently used does not include the medical record unit section. The final result of this research is the development plan of medical record unit as data processing and data presentation so that it can produce information of outpatient activity which is fast and accurate. Keyword : Health Record, Information system, Outpatien
Read More
S-9588
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Purnawan Junadi
MJKI Th.XXXVI, No.8
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nenden; Pembimbing: Pujiyanto; Peguji: Puput Oktamianti, Yessi Kumalasar
Abstrak:
Dengan diselenggarakannya program JKN telah meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Begitupun halnya dengan utilisasi pelayanan kesehatan di Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti utilisasi dan biaya RITL dan RJTL berdasarkan jenis kepesertaan. Sumber data berupa data XML utilisasi pelayanan yang diolah secara univariat menggunakan program SPPS dan Pivot Table (MS.Excel). Hasil dari penelitian ini, yakni utilisasi kesehatan kategori peserta Mandiri lebih tinggi, dan lebih sedikit pada kategori PPU. Saran penelitian perlu melakukan utilisasi secara rutin dengan menggunakan data yang lebih lengkap dan dianalisis berdasarkan jumlah peserta terdaftar pada bulan terkait.
The JKN's program was increasing in healthcare utilization. It's common in Depok, there's an enhancement access after JKN's program begun. This research aims to review the inpatient and outpatient?s utilization based on the participants segmentation to control the cost. Using XML data, which is processing by SPSS program and Pivot Table (MS. Excel). The result shows that utilization by Independepent Segment was higher than others, and the smallest utilization was by PPU Segment. It's needed to review the utilization regularly by using more complete data and analyze by participant numbers which is registered in every single month.
Read More
S-8841
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ade Faturohman; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Vetty Yulianty Permanasari, Hariyadi Wibowo, Jusuf Kristianto
Abstrak:
Read More
Tesis ini membahas kelayakan Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan dengan standar pelayanan, SDM, peralatan dan sarana dan prasarana yang dimiliki RSU Kota Tangerang Selatan saat ini telah melebihi standar RS kelas C. Pesatnya pembangunan di Kota Tangerang Selatan dengan indeks pembangunan manusia tertinggi di Provinsi Banten, dengan pertumbuhan penduduk 3.04 % pertahun, pertumbuhan ekonomi 3.75%, pendapatan perkapita yang tinggi dan dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, berdasarkan RPJMD Kota Tangerang Selatan 2016-2021 akan ada pembangunan dua RS kelas C di Kota Tangerang Selatan dan RSU Kota Tangerang Selatan akan menjadi RS Rujukan dan rencana peningkatan menjadi Kelas B dibutuhkan studi kelayakan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode analisis data sekunder yang dilakukan di RSU Kota Tangsel dengan menggunakan data sekunder selama 3 tahun (2017-2019). Kelayakan Peningkatan Kelas RSU Kota Tangerang Selatan menjadi rumah sakit Kelas B menggunakan self Assesment berdasarkan Permenkes No. 3 Tahun 2020 dan menggunakan analisis SWOT pada faktor internal dan eksternal. Dari hasil analisis pemenuhan standar pelayanan, SDM, Bangunan dan Prasarana, dan Peralatan sudah sangat memenuhi standar rumah sakit umum kelas B, hanya pemenuhan standar minimal tempat tidur rumah sakit kelas B yang belum terpenuhi, berdasarkan situasi faktor internal dan eksternal menggunakan analisis SWOT mendapatkan nilai EFE 3.54 dan IFE 3.21, berada pada sel I yang mendukung pertumbuhan dan peningkatan kelas RSU Kota Tangerang Selatan menjadi rumah sakit Kelas B. Kelayakan Peningkatan Kelas RSU Kota Tangerang Selatan menjadi Rumah Sakit Umum Kelas B berdasarkan Self Assessment pemenuhan standar permenkes 3/2020 dan analisis SWOT (faktor eksternal dan internal) layak untuk diimplementasikan
This thesis discusses the feasibility of the South Tangerang City General Hospital with the service standards, human resources, equipment and infrastructure currently owned by South Tangerang General Hospital that have exceeded the standards of Class C hospitals. Rapid development in South Tangerang City with the highest human development index in Banten Province, with a population growth of 3 , 04% per year, 3.75% economic growth, high per capita income and with a growing population, based on the 2016-2021 South Tangerang City RPJMD there will be the construction of two class C hospitals in South Tangerang City and South Tangerang General Hospital will become Referral hospital and quality improvement to Class B required a feasibility study. This research is a case study research with a quantitative quantitative approach with secondary data analysis methods conducted at South Tangerang General Hospital using secondary data for 3 years (2017-2019). Increasing Class Upgrading of South Tangerang General Hospital to become a Class B hospital using self-assessment based on Permenkes No. 3/2020 and using a SWOT analysis on internal and external factors. From the results of the analysis of the fulfillment of service standards, human resources, buildings and infrastructure, and equipment, it has met the standards of a class B public hospital, only the fulfillment of the minimum standard for class B hospital beds has not been fulfilled, based on the situation of internal and external factors using SWOT analysis to get a value EFE 3.54 and IFE 3.21, are in cell I which supports the growth and upgrading of the South Tangerang City Hospital class into a Class B hospital. Feasibility of Class Upgrading South Tangerang General Hospital to be Class B General Hospital based on the Self-Assessment of the fulfillment of Permenkes 3/2020 standards and SWOT analysis (external and internal factors) is feasible to implement
B-2178
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
