Ditemukan 9683 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Akibat krisis moneter yang berkepanjangan, sekarang ini juga berdampak pada bidang kesehatan, dimana biaya berobat dirumah sakit menjadi mahal, karena kenaikan harga obat-obatan, alat-alat kedokteran dan biaya operasional rumah sakit. Hal tersebut menyebabkan jumlah pasien yang mempergunakan jasa pelayanan rumah sakit menurun.Salah satu tindakan yang dapat dilakukan rumah sakit yaitu, dengan menghilangkan biaya rawat inap pada tindakan pasca operasi yang disebut juga pelayanan One Day Surgery atau One Day Care. Di sini pasien dapat segera pulang setelah dilakukan tindakan operasi, hal ini tentunya menguntungkan pasien dari segi waktu dan biaya.Unit ODC ini merupakan salah satu unit pelayanan di rumah sakit Gandaria yang berada dibawah bidang pelayanan medis yang berdiri pada awal tahun 2000.Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategi pemasaran unit ODC Rumah Sakit Gandaria, metode yang dipakai adalah deskripsi kualitatif dengan penelaahan studi kasus. Penelitian dilakukan selama April dan Mei tahun 2002 di Rumah Sakit Gandaria ,khususnya unit ODC. Data yang diperoleh berdasar data sekunder dan primer. Disamping itu juga untuk mengetahui kebutuhan pasien dan mengetahui profil pemakai jasa Rumah Sakit Gandaria penulis menyebarkan kuesioner pada 100 pasien rawat jalan.Dari data-data yang diperoleh baik primer maupun sekunder ditambah dengan analisa eksternal maupun internal rumah sakit, dengan mepergunakan TOWS Matrik dan Strategi Daur Hidup Produk diperoleh beberapa altematif strategi. Dari beberapa alternatif strategi ditetapkan prioritas strategi pemasaran unit ODC Rumah Sakit Gandaria.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi yang tepat untuk ODC adalah : Strategi Penetrasi Pasar, Pengembangan Pasar dan Pengembangan Produk. Saran yang dikemukakan meningkatkan kegiatan pemasaran rumah sakit, khususnya unit ODC, melakukan promosi baik internal maupun eksternal dengan maksimal, meningkatkan hubungan kerja dengan dokter spesialis dan bidan-bidan sebagai pemasok pasien. Dengan ini diharapkan jumlah kunjungan pasien ODC akan meningkat.
Marketing Strategy of One Day Care Service at Gandaria HospitalThe continuations of monetary crisis now days, affecting on health area, increasing the cost & the service become expensive. As a result of the increasing the cost of medicine, means the operational cost of the hospital increased. These have an impact that the number patients decreased.One of the alternative is making the One Day Care to reduce the cost of patients can be done by the Hospital is to omit the cost in patient, The patient can go home after treatment. This program will make effective time and cost.This ODC unit is one of the medical services at Gandaria Hospital, which is under the Medical Service Unit, set up in the year 2000. The objective, of the study is to plan the marketing strategy of ODC unit Gandaria Hospital. The method of the study is case study with Qualitative Descriptive. The research holds in April and May 2000 in Gandaria Hospital especially at ODC unit. The data are taken from secondary and primary data.From those data, internal and external analysis, TOWS matrix and PLC, I found some alternative strategies. After analyzing the strategic, I decided one priority of Marketing Strategy.From that research, I concluded that the appropriate strategy for ODC unit is market penetration, product development and market development.I would like to suggest increasing the marketing activity of the Hospital, especially ODC unit, to maximum internal and external promotion, to increase the quality of work relationship with the specialist doctors and nurses. It may in crease the coming of the ODC.
ABSTRAK Rumah Sakit Hermina Kemayoran merupakan rumah sakit baru yang dibangun pada tahun 2016 dan merupakan bagian dari Hermina Hospital Group yang saat ini merubah status dari rumah sakit ibu dan anak menjadi rumah sakit umum. Gedung yang baru, lokasi, status yang baru memerlukanstrategi pemasaran untuk merubah image masyarakat dan memasarkan rumah sakit sebagaiRumah Sakit Umum Hermina Kemayoran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif analitik dengan menggunakan data sekunder berupa data kunjungan pasien dari Januari – Maret 2018 dan observasi fasilitas kesehatan yang ada untuk menganalisa karakteristik pasien dan kebutuhan pasien untuk sebagai riset pasar untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien merupakan perempuan dan anak usia 4-15 tahun dan tingginya angka batal berobat. Dari hasil ini, telah ditetapkan strategi pemasaran yang berorientasi untuk menarik konsumen yang lebih bervariasi dan dapat bersaing dengan kompetitor. Evaluasi kepuasan pasien dan keluhan pasien dilakukan untuk umpan balik pelayanan kesehatan. Kata kunci: strategi pemasaran, riset pasar, RS Hermina Kemayoran
ABSTRACT Hermina Kemayoran Hospital is a new hospital built in 2016 and is a part of Hermina Hospital Group, a hospital group that has changed its status from a mother and child hospital to a general hospital. A new hospital, location, and status needs a marketing strategy to change the public’s perception and to market this new hospital as a general hospital. This research uses the analytical descriptive quantitative method using secondary data and observation of available facilities in the hospital to analise patient characteristics and needs as a form of market research to formulate a marketing strategy for this hospital. The results show that most patients were 4-15 years old children and women with a high number of patients cancelling. From this result, the marketing strategy is oriented to attract more variations of costumers and to compete with the competitors. Evaluation of patients’ satisfaction level and complaints should be done for hospital services feedback. Key words: marketing strategy, market research, Hermina Kemayoran Hospital
Pain clinic services are health services in polyclinics that focus on acute and chronic pain management. This pain clinic was opened at the end of September 2019, and there is in only one in Karawang. From polyclinic patient data in 2018, patients with pain complains were about 50% of the total patients from polyclinic which could be a potential pain clinic. From the pain clinic visit data of patients, it is known that the most consulted are the productive age and old age (geriatrics). At Mandaya Hospital, a geriatric community has been formed, which is called The Golden Club. This research is a case study research with a qualitative approach, begins in October 2019 to May 2020. Research informants including the President Director, Head of Marketing Division, Doctor in charge of Pain Clinic, Marketing sub-unit of the community office section, Pain clinic nurse, Patient and or family of pain clinic patients, Members of the golden club community. Data taken from primary and secondary data. The results of this study are segmentation and targets of pain clinic, namely patients who have complaints of chronic pain whether or not they have received prior treatment, women, productive age (³20-64 years old) and old age (³65 years old), living in West Karawang and East Telukjambe districs, types of payment with personal guarantee. Specialized in pain intervention products using C-Arm or USG guide. Pain clinic market position as the market leader in pain clinic services for internal and external referrals of Mandaya Hospital. The marketing mix of Co-creation wants to develop intratechal analgesia, Currency offered in pain clinics need evaluation from management for determining rates, Communal activation and Conversation are carried out online through social media, WhatsApp groups, and teleconsultation. The pain clinic marketing strategy with the geriatric community approach is currently not as expected and achieved
