Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 9683 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sri Hendrawaty; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Budi Utomo, Heru Kusumanto, Yuli Prapanca Satar
Abstrak:

Akibat krisis moneter yang berkepanjangan, sekarang ini juga berdampak pada bidang kesehatan, dimana biaya berobat dirumah sakit menjadi mahal, karena kenaikan harga obat-obatan, alat-alat kedokteran dan biaya operasional rumah sakit. Hal tersebut menyebabkan jumlah pasien yang mempergunakan jasa pelayanan rumah sakit menurun.Salah satu tindakan yang dapat dilakukan rumah sakit yaitu, dengan menghilangkan biaya rawat inap pada tindakan pasca operasi yang disebut juga pelayanan One Day Surgery atau One Day Care. Di sini pasien dapat segera pulang setelah dilakukan tindakan operasi, hal ini tentunya menguntungkan pasien dari segi waktu dan biaya.Unit ODC ini merupakan salah satu unit pelayanan di rumah sakit Gandaria yang berada dibawah bidang pelayanan medis yang berdiri pada awal tahun 2000.Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategi pemasaran unit ODC Rumah Sakit Gandaria, metode yang dipakai adalah deskripsi kualitatif dengan penelaahan studi kasus. Penelitian dilakukan selama April dan Mei tahun 2002 di Rumah Sakit Gandaria ,khususnya unit ODC. Data yang diperoleh berdasar data sekunder dan primer. Disamping itu juga untuk mengetahui kebutuhan pasien dan mengetahui profil pemakai jasa Rumah Sakit Gandaria penulis menyebarkan kuesioner pada 100 pasien rawat jalan.Dari data-data yang diperoleh baik primer maupun sekunder ditambah dengan analisa eksternal maupun internal rumah sakit, dengan mepergunakan TOWS Matrik dan Strategi Daur Hidup Produk diperoleh beberapa altematif strategi. Dari beberapa alternatif strategi ditetapkan prioritas strategi pemasaran unit ODC Rumah Sakit Gandaria.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi yang tepat untuk ODC adalah : Strategi Penetrasi Pasar, Pengembangan Pasar dan Pengembangan Produk. Saran yang dikemukakan meningkatkan kegiatan pemasaran rumah sakit, khususnya unit ODC, melakukan promosi baik internal maupun eksternal dengan maksimal, meningkatkan hubungan kerja dengan dokter spesialis dan bidan-bidan sebagai pemasok pasien. Dengan ini diharapkan jumlah kunjungan pasien ODC akan meningkat.


 

Marketing Strategy of One Day Care Service at Gandaria HospitalThe continuations of monetary crisis now days, affecting on health area, increasing the cost & the service become expensive. As a result of the increasing the cost of medicine, means the operational cost of the hospital increased. These have an impact that the number patients decreased.One of the alternative is making the One Day Care to reduce the cost of patients can be done by the Hospital is to omit the cost in patient, The patient can go home after treatment. This program will make effective time and cost.This ODC unit is one of the medical services at Gandaria Hospital, which is under the Medical Service Unit, set up in the year 2000. The objective, of the study is to plan the marketing strategy of ODC unit Gandaria Hospital. The method of the study is case study with Qualitative Descriptive. The research holds in April and May 2000 in Gandaria Hospital especially at ODC unit. The data are taken from secondary and primary data.From those data, internal and external analysis, TOWS matrix and PLC, I found some alternative strategies. After analyzing the strategic, I decided one priority of Marketing Strategy.From that research, I concluded that the appropriate strategy for ODC unit is market penetration, product development and market development.I would like to suggest increasing the marketing activity of the Hospital, especially ODC unit, to maximum internal and external promotion, to increase the quality of work relationship with the specialist doctors and nurses. It may in crease the coming of the ODC.

Read More
B-578
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Christy Elaine Yulisar; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Purnawan Junadi, Wachyu Sulistiadi, Kaunang
Abstrak:

ABSTRAK Rumah Sakit Hermina Kemayoran merupakan rumah sakit baru yang dibangun pada tahun 2016 dan merupakan bagian dari Hermina Hospital Group yang saat ini merubah status dari rumah sakit ibu dan anak menjadi rumah sakit umum. Gedung yang baru, lokasi, status yang baru memerlukanstrategi pemasaran untuk merubah image masyarakat dan memasarkan rumah sakit sebagaiRumah Sakit Umum Hermina Kemayoran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif analitik dengan menggunakan data sekunder berupa data kunjungan pasien dari Januari – Maret 2018 dan observasi fasilitas kesehatan yang ada untuk menganalisa karakteristik pasien dan kebutuhan pasien untuk sebagai riset pasar untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien merupakan perempuan dan anak usia 4-15 tahun dan tingginya angka batal berobat. Dari hasil ini, telah ditetapkan strategi pemasaran yang berorientasi untuk menarik konsumen yang lebih bervariasi dan dapat bersaing dengan kompetitor. Evaluasi kepuasan pasien dan keluhan pasien dilakukan untuk umpan balik pelayanan kesehatan. Kata kunci: strategi pemasaran, riset pasar, RS Hermina Kemayoran


ABSTRACT Hermina Kemayoran Hospital is a new hospital built in 2016 and is a part of Hermina Hospital Group, a hospital group that has changed its status from a mother and child hospital to a general hospital. A new hospital, location, and status needs a marketing strategy to change the public’s perception and to market this new hospital as a general hospital. This research uses the analytical descriptive quantitative method using secondary data and observation of available facilities in the hospital to analise patient characteristics and needs as a form of market research to formulate a marketing strategy for this hospital. The results show that most patients were 4-15 years old children and women with a high number of patients cancelling. From this result, the marketing strategy is oriented to attract more variations of costumers and to compete with the competitors. Evaluation of patients’ satisfaction level and complaints should be done for hospital services feedback. Key words: marketing strategy, market research, Hermina Kemayoran Hospital

Read More
B-1986
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Betsy Sarah Raphaela; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Muhamad Nur Ihwan, Purnawan Junadi
S-9629
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Farida Apriani Utami; Pembimbing: Wahyu Sulistyadi; Penguji: Adang Bachtiar, Dumilah Ayuningtyas, Imas Rahmi Wisdiani
Abstrak: Pelayanan klinik nyeri adalah pelayanan kesehatan di poliklinik yang berfokus pada manajemen nyeri akut dan kronis. Klinik nyeri dibuka akhir September 2019, dan hanya ada satu-satunya di Karawang. Dari data pasien poliklinik tahun 2018, pasien dengan keluhan nyeri sekitar 50% total pasien dari poliklinik yang dapat menjadi potensi klinik nyeri. Dari data kunjungan klinik nyeri diketahui usia terbanyak yang berkonsultasi adalah usia produktif dan usia lanjut (geriatri). Di RS Mandaya sudah terbentuk komunitas geriatri yang diberi nama Golden Club. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif, dimulai pada bulan Oktober 2019 sampai Mei 2020. Informan penelitian, yaitu Direktur Utama, Kepala Divisi Pemasaran, Dokter penanggung jawab klinik nyeri, Sub unit pemasaran bagian community office, perawat klinik nyeri, pasien dan atau keluarga pasien klinik nyeri, anggota komunitas golden club. Data diambil dari data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah segmentasi dan target klinik nyeri yaitu pasien yang mempunyai keluhan nyeri kronis baik yang sudah ataupun belum mendapatkan pengobatan sebelumnya, perempuan, usia produktif (³20-64 tahun) dan usia lanjut (³65 tahun), tempat tinggal di kecamatan karawang Barat dan Telukjambe Timur, jenis pembayaran dengan jaminan pribadi. Dengan spesialisasi produk intervensi nyeri menggunakan penuntun C-Arm atau Ultrasonografi. Posisi pasar klinik nyeri sebagai market leader pelayanan klinik nyeri untuk rujukan dari internal maupun eksternal RS Mandaya. Bauran pemasaran Co-creation ingin mengembangkan intratechal analgesia, Currency yang ditawarkan di klinik nyeri masih perlu evaluasi dari manajemen untuk penentuan tarif, Communal activation dan Coversation dilakukan secara online melalui sosial media, grup whatsapp, dan telekonsultasi. Strategi pemasaran klinik nyeri melalui pendekatan komunitas geriatri saat ini belum seperti yang diharapkan dan tercapai
Pain clinic services are health services in polyclinics that focus on acute and chronic pain management. This pain clinic was opened at the end of September 2019, and there is in only one in Karawang. From polyclinic patient data in 2018, patients with pain complains were about 50% of the total patients from polyclinic which could be a potential pain clinic. From the pain clinic visit data of patients, it is known that the most consulted are the productive age and old age (geriatrics). At Mandaya Hospital, a geriatric community has been formed, which is called The Golden Club. This research is a case study research with a qualitative approach, begins in October 2019 to May 2020. Research informants including the President Director, Head of Marketing Division, Doctor in charge of Pain Clinic, Marketing sub-unit of the community office section, Pain clinic nurse, Patient and or family of pain clinic patients, Members of the golden club community. Data taken from primary and secondary data. The results of this study are segmentation and targets of pain clinic, namely patients who have complaints of chronic pain whether or not they have received prior treatment, women, productive age (³20-64 years old) and old age (³65 years old), living in West Karawang and East Telukjambe districs, types of payment with personal guarantee. Specialized in pain intervention products using C-Arm or USG guide. Pain clinic market position as the market leader in pain clinic services for internal and external referrals of Mandaya Hospital. The marketing mix of Co-creation wants to develop intratechal analgesia, Currency offered in pain clinics need evaluation from management for determining rates, Communal activation and Conversation are carried out online through social media, WhatsApp groups, and teleconsultation. The pain clinic marketing strategy with the geriatric community approach is currently not as expected and achieved
Read More
B-2180
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bertha Toha; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ede Surya Darmawan, Benny Christanto, Amila Megraini
Abstrak: Pasien yang menderita Gagal Ginjal Terminal harus mendapatkan Terapi Pengganti Ginjal berupa transplantasi ginjal, hemodialisis atau peritoneal dialisis. Diperkirakan pasien gagal ginjal terminal di Indonesia yang membutuhkan cuci darah atau dialisis sekitar 150.000 orang. Namun yang sudah mendapatkan terapi dialisis baru sekitar 100.000 orang. Pelayanan CAPD di Klinik Khusus Ginjal Ny. R.A. Habibie sudah dimulai sejak tahun 2010 namun jumlah pasien CAPD masih sedikit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Strategi Pemasaran Pelayanan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis di Klinik Khusus Ginjal Ny. R. A. Habibie Batam Tahun 2016. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembaran kuesioner, cek list indikasi dan kontraindikasi CAPD, Lembar pertanyaan untuk informan CAPD, Lembar Pedoman Analisis Situasi. Tahapan analisis yang digunakan adalah strategi Fred R.David yang kemudian dilanjutkan dengan Segmenting, Targeting dan Positioning, lalu menentukan bauran pemasaran (Product, Promotion, Price, Place, People, Physical evidence, Process, Customer Service). Strategi Pemasaran yang layak dan sesuai dengan analisis situasi adalah : Market Penetration dan Product Development. Pemasaran produk pelayanan di Klinik Khusus Ginjal Ny. R. A. Habibie Batam dapat berupa periklanan melalui berbagai media seperti talk show di radio, talk show di stasiun televisi di kota Batam, dan leaflet; penyebaran leaflet di ruangan pelayanan Ilmu Penyakit Dalam; promosi penjualan, dan pembinaan dokter puskesmas. Selain itu bisa dilakukan promosi secara online. Dan dokter di Klinik Khusus Ginjal Ny.R.A. Habibie Batam dan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam diberangkatkan ke Bandung untuk mengikuti pelatihan operasi pemasangan catheter tenckhoff metode Bandung. Kata kunci : Terapi pengganti ginjal, Transplantasi ginjal, Hemodialisis, CAPD, Strategi Pemasaran Bauran Pemasaran, , Analisis situasi. Patients who suffer from Kidney Failure Terminal should get kidney replacement therapy in the form of kidney transplantation, hemodialysis or peritoneal dialysis. It is estimated that patients with terminal renal failure in Indonesia who need dialysis or dialysis of approximately 150,000 people. But that is already getting dialysis therapy about 100,000 people. CAPD Services at Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic began in 2010 but the number of CAPD patients is still small. The purpose of this study to analyze the Marketing Strategy of Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis Services at Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic Batam Year 2016. The design study is an analytic descriptive with quantitative and qualitative approaches. The tools used in this study a questionnaire sheet, check list CAPD indications and contraindications, and questionnaires for informants CAPD, Guidelines Situation Analysis Sheets. Stages of analysis is Fred R.David strategy followed by Segmenting, Targeting and Positioning, and then determine the marketing mix (Product, Promotion, Price, Place, People, Physical Evidence, Process, Customer Service). Marketing strategies are feasible and in accordance with the analysis of the situation is: Market Penetration and Product Development. Product marketing services in Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic Batam may include advertising through various media such as radio talk shows, talk shows on television stations in the city of Batam, and leaflet; for distributing leaflets in internist pollyclinic service room; sales promotion, and training doctors clinic. In addition it can be done online promotions. Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic Batam and Budi Kemuliaan Hospital Batam send to Bandung to attend training catheter fixing operation Tenckhoff Bandung method. Keywords : Renal Replacement Therapy, Kidney Transplant, Hemodialysis, CAPD, Marketing Strategy, Mix Marketing , Situation Analysis
Read More
B-1839
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dani Kadarisman; Pembimbing: Slamet Hindarto Gunawan ;Penguji: Amila Megraini, Gunawan, Yuli Prapanca Satar, Dina Fitriningsih, Erni S. Fachran
Abstrak: Berdasarkan asumsi adanya permintaan pasien yang tinggi, disampaikan oleh dokter spesialis dan pertanyaan terhadap direktur dan asumsi adanya daftar tunggu terhadap kebutuhan Ruang Rawat Inap VIP dan Kelas yang baru setahun berjalan, disampaikan kepada direktur. hal ini telah direspon oleh direktur dengan mengadakan pengembangan, yaitu membangun gedung baru untuk produk pelayanan rawat inap VIP dan kelas I, yaitu penambahan tempat tidur sebanyak 9 tempat tidur Super VIP, 9 tempat tidur VIP, dan 18 tempat tidur kelas 1, dengan dasar perkiraan tempat tidur dari beberapa bulan terakhir, sehingga jumlah keseluruhan ( 9 tempat tidur lama + 36 tempat tidur baru ) 45 tempat tidur Ruang rawat inap VIPdan kelas 1 . Sementara BOR S.VIP barn 39%, VIP 68%, dan Kelas 1 69 %, dari data BOR balsam baru terlihat tinggi 3 bulan terakhir di kelas 1 kurang lebih 95% dan VIP kurang lebih 84 % , sedang S.VIP 45 % . Sehingga perlu dibuat strategi pemasaran dengan input yang optimal.
 
Permasalahan yang ada di rumah sakit adalah belum adanya gambaran tentang input optimal yang menjadi dasar bagi Strategi Pemasaran Ruang Rawat Inap VIP pada situasi RS. Karya Husada saat ini, pertanyaan adalah : Bagaimana Gambaran input optimal yang akan dijadikan dasar bagi Strategi Pemasaran saat ini, untuk dapat mempertahankan hasil sesuai harapan? Sedangkan tujuan penelitian diketahuinya gambaran mengenai input yang bisa menjadi dasar bagi Strategi Pemasaran Ruang Rawat Inap VIP RS. Karya Husada.
 
Hasil penelitian berupa data - data berupa Data, Wawancara dan Konfirmasi Pelaksanaan melalui Observasi, tentang :
 
(1) Gambaran tentang Pasar dan Segmen Pasar yang diperoleh dari karakteristik pasien Rawat Inap VIP RS. Karya Husada.
 
(2) Gambaran Input saat ini berupa Bauran Pemasaran yang bisa mendasari Program Pemasaran Ruang Rawat Inap VIP RS. Karya Husada.
 
(3) Rekomendasi input yang dibuat berdasarkan Pasar , Segmen Pasar dan Bauran Pemasaran bagi Program Pemasaran Ruang Rawat Inap VIP RS. Karya Husada.
 
Dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa Strategi Pemasaran bisa optimal bila ada perbaikan pada input yang mendasarinya , dan harus dilakukan oleh Rumah Sakit berupa :
 
(1). Perbaikan dalam penentuan Pasar dan Segmen Pasar yang dijadikan dasar pada Strategi Pemasaran Ruang Rawat Inap VIP RS. Karya Husada
 
(2). Perbaikan Input yang optimal berupa Bauran Pemasaran yang bisa mendasari Strategi Pemasaran Ruang Rawat Inap VIP RS. Karya Husada
 
(3). Membuat Rekomendasi input bagi Strategi Pemasaran Ruang Rawat Inap VIP RS. Karya Husada
 
 
Saran yang diberikan berupa :
 
(1) Penyesuaian harga, berupa penetapan berdasarkan unit cost , dan peninjauan kebijakan tarip hares selalu dibawah kompetitor, menjadi tarip berdasarkan kualitas produk .
 
(2) Penetapan kelas pads gedung baru tidak berdasarkan kepada kelas menetap, tetapi menggunakan kelas fleksibel. Dan kelas 1 tidak dimasukan dalam kategori pelayanan rawat inap VIP.
 
(3) Peningkatan kualitas dari Produk yang dijual.
 
(4) Restrukturisasi penyediaan kelas dan ruang perawatan spesialis.
 
(5) Penyempumaan bentuk kerja sama dengan dokter spesialis dan perusahaan .
 
(6) Perubahan kebijakan tentang penentuan sasaran .
 
(7) Perbaikan struktur organisasi
 
(8) Pengembangan strategis
 
a. Perbaikan Struktur organisasi
 
b. Peningkatan kualitas pelayanan yang dilakukan karyawan
 

 
This study was based on the assumption that there were high demand from the patient and waiting list to utilize the VIP and the 1" class ward which was reported by the specialist doctors and the corporate as its customer to the hospital's director. Concerning this report, the director developed a new building planned to use as the new VIP and 151 class ward which will increase the number of the bed; 9 beds for Super VIP class ward, 9 beds for VIP class ward, and 18 beds for 1 S` class ward Those beds added was calculated based on the utilization of those wards in the last few months before. Therefore the total of the beds are 45 beds in the VIP and 1 st class ward Bed Occupation Rate (BOR) of the Super VIP class was 39 %, of the VIP class was 68 %, for the 15` class was 69 %, and in the last 3 months those number increased to 95 % for the 1st class, 84 % for the VIP class, and 45 % for the Super VIP class. Therefore a marketing strategy using optimum input needs to be done.
 
The problem facing this hospital was the absent of the description of the optimum input needed as the basis of the marketing strategy for the VIP class ward at Karya Husada Hospital concerning its curent condition.
 
The question of this study is what the description of the optimum input is as the basis of the marketing strategy in order to maintain the output as it was projected. And the aim of this study is to describe the input that can be used as the basis of the marketing strategy for the VIP class ward at Karya Husada Hospital.
 
The result of this study shows data from documents, interviews and observation which describe as follows:
 
1. The description of the market and market segmentation, obtain from the characteristic of the patient of the VIP class ward at Karya Husada Hospital.
 
2. The description of the input in the form of marketing mix as the basis of the marketing program for the VIP class ward at Karya Husada Hospital.
 
3. The recommendation based on the market, market segmentation and marketing mix for the marketing program for the VIP class ward at Karya Husada Hospital.
 
From the analysis it was concluded that the marketing strategy will be optimalized with the improvement on the input as its basis, and these need to be clone by the hospital:
 
1. The improvement on the market and segmentation choosed as the basis of the marketing strategy for the VIP class ward at Karya Husada Hospital
 
2. The improvement on the marketing mix as the optimum input as the basis of the marketing strategy for the VIP class ward at ICarya Husada Hospital.
 
3. The recommendation about the input of the marketing strategy for the VIP class ward at Karya Husada Hospital.
 
The recommendations are:
 
1. Pricing re-arrangement based on unit cost, lower than its competitor, and the service quality.
 
2. The classification of the inpatient ward at the new building should be flexible. The 1 S' class should not be categorized as a VIP class service.
 
3. The service quality needs to be improved.
 
4. The classification of the inpatient and spesialistic ward should be restructured.
 
5. The cooperation with the spesialist doctors and the corporate consumer need to be perfected.
 
6. The policy in market targeting should be changed.
 
7. The organization structure of the hospital need to be improved.
 
8. The strategic development need to be done, which are :
 
a. The improvement on the organization structure.
 
b. The improvement on the service quality delivered by the staff.
Read More
B-579
Depok : FKM UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vera Intan Surtana S; Pembimbing: Yuli Prapanca Satar
B-709
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Risely Sutarsa Limirang; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Anhari Achadi, Paul Leonard Irawan, Robbykha Rosalien
Abstrak: Layanan kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu jenis pelayanan yang disediakan oleh rumah sakit. Pemanfaatan poli gigi di Rumah Sakit Satya Negara masih cukup kurang, yang terlihat pada laporan 3 tahun terakhir terjadi penurunan jumlah kunjungan pasien poli gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun strategi pemasaran yang tepat berdasarkan faktor
Read More
B-2231
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elia Rahma Barasila; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi
B-464
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maya Handiarti; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Anhari Achadi, Yuli Prapanca Satar, Heru Kusumanto
Abstrak:
Kondisi persaingan dalam dunia perumahsakitan saat ini semakin meningkat dengan adanya peraturan dan kebijakan yang membuka luas usaha di bidang ini oleh pihak swasta serta datangnya era globalissasi. Untuk itu rumah sakit yang telah ada dituntut untuk menerapkan suatu strategi agar bisa tetap bertahan hidup dan tidak tenggelam dalam arus globalisasi tersebut. Rumah Sakit Ibu dan Anak Lestari merupakan rumah sakit khusus swasta yang berada di daerah Cirendeu, Ciputat dan telah berdiri sejak tahun 1992. Dalam perjalanan pelayanannya, tampak bahwa kinerja rawat inap masih di bawah standar dan masih kalah dibandingkan dengan pesaingnya. Dengan makin ketatnya persaingan di dunia perumahsakitan, dipandang perlu untuk membuat perencanaan pemasaran untuk layanan rawat inap kebidanan, selain itu juga karena rumah sakit ini belum mempunyai program pemasaran yang terintegrasi. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif; dilakukan dengan mengumpulkan data primer melalui observasi dan wawancara mendalam serta mengumpulkan data sekunder dengan penelusuran dokumen yang mendukung. Dilakukan pula FGD (Focus Group Discussion) dalam tahap awal dan tahap keputusan. Dengan menganalisis faktor-faktor lingkungan eksternal dan lingkungan internal rumah sakit dapat dipilah-pilah mana faktor yang merupakan peluang dan ancaman serta mana yang menjadi kekuatan dan kelemahan organisasi. Kemudian faktor-faktor yang berpengaruh terhadap layanan rawat inap digunakan untuk penyusunan Matriks EFE dan IFE kemudian dianalisa dengan menggunakan matriks TOWS dan matriks IE. Pada tahap ini didapatkan strategi pengembangan produk sebagai strategi terpilih dengan alternatif program : 1. meningkatkan penjualan dengan perbaikan mutu layanan, 2. memodifikasi produk dengan membuat paket persalinan, 3. membuat produk baru yaitu senam hamil, 4. paket antenatal care dan 5. mengembangkan penelitian pemasaran. Melalui FGD, dilakukan penentuan prioritas program yang akan dilaksanakan dengan menggunakan alat bantu Quantitative Strategic Plannning Matrix, dan terpilih program peningkatan mutu layanan melalui peningkatan kualitas SDM, perbaikan sarana dan prasarana serta penambahan dokter spesialis kebidanan/kandungan tetap.

The 2003 Marketing Strategic Plan of Inpatient Service In Lestari Hospital, Ciputat, TangerangThe competition among hospitals keeps on increasing due to the open policy and the effect of globalization that allow private sectors to join in the business. For that reason, it is necessary for hospitals to implement a certain strategy to survive. Lestari Hospital, which specialized in delivering service for mothers and children, has been established since 1992. Along the way, the performance of its inpatient service is still below standard and positioned it self below other competitors. Facing tight competition and it?s a necessity to organize a marketing strategic plan for maternity inpatient service. Besides that, the hospital is doesn't have an integrated marketing program. A qualitative research was conducted by gathering primary data through observation and in-depth interview while checking the related documents was done to gather secondary data. Focus Group Discussion (FGD) was carried out during the initial and decision making stage. By analyzing external and internal factors, factors that were considered opportunities and threats as well as strength and weaknesses can be determined. The influencing factors for inpatient service were used in EFE and IFE Matrix. TOWS and IE matrix were used in the analyzing process. In this stage, product diversification came out as the chosen strategy with 5 alternatives: increasing sales by improving the service quality; product modification with maternity package; developing new products such as maternity exercise; antenatal care package; and marketing research. Through FGD, the prioritized program was set using Quantitative Strategic Planning Matrix with the following result: improving service quality through human resource development, improving the facilities and adding more permanent gynecologist.
Read More
B-727
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive