Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 30660 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Mukhatar Ikhsan; Pembimbing; Budi Utomo; Penguji: Emmy Salman, Bambang Hestu Djajadi, Hardi Yusa, Iman Hidayat
Abstrak: Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan dan kunjungan di Poliklinik Khusus
 
RSUP Persahabatan maka perlu dilakukan analisis situasi guna pengembangan strategi
 
bisnis.
 
 
 
Dilakukan penelitian melalui tiga tahap yaitu:
 
l. lnput Stage melalui proses identifikasi External Factor Evaluation (EFA) dan
 
Internal Factor Evaluation (IFE)
 
2. Matching Stage dengan m enggunakan tool SWOT matrix Internal-External
 
Matrix.
 
3. Decision Stage dengan Grand Strategy.
 
 
 
Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan data sekunder, mengidentifikasi
 
berbagai faktor eksternal dan internal melalui wawancara mendalam serta CDMG
 
(Concensus Decision Making Group). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Poliklinik
 
Khusus RSUP Persahabatan mempunyai posisi pada sel V dan kuadran lnternal Fix-it.
 
Sedangkan sebagai SBU, pada saat ini belum mencapai break even point.
 
 
 
Guna tercapainya visi dan misi Poliklinik Khusus RSUP Persahabatan perlu
 
melakukan Strategi Penguatan (Enhancement) dan Pengembangan Produk (Product
 
Deveiopment).
 

 
Abstract
 
In order to increase the service quality and visit number in Spesial Polyclinic of
 
Persahabatan Hospital, it is necessary to make situational analysis to develop the bussines
 
planning.
 
 
 
Study has been done through three steps :
 
l. The input stage using of External Factors Evaluation (EFE) and lnternal Factors
 
Evaluation (IFE)
 
2. The matching stage using TOWS Matrix and Internal-External Matrix.
 
3. The Decision Stage using Grand Strategy
 
 
 
Data collecting has been done using observation of secondary data, indepth interview
 
and Concensus Group Decision Making.
 
 
 
The result of this study are : By using Internal-External Matrix is in Internal Fix-it
 
Quadran and by using TOWS matrix is in V cell means Hold and Maintain. As a
 
Strategic Business Unit until now is still not gain the break even point.
 
 
 
To get the vision and mision it is suggested for Special Polyclinic to perform strategy
 
using Enhancement and Product Development.
Read More
B-528
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iih Supiasih; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Tjandra Yoga Aditama, Supriyantoro, Rokiah Kusumapradja
Abstrak: IRIN Utama RSUP Persahabatan merupakan tempat pelayanan rawat inap bagi pasien mampu, diharapkan dapat menjadi unit revenue yang potensial, dengan meningkatkan pendapatan melalui peningkatan jumlah pasien. Untuk itu perlu dilakukan analisis guna menentukan strategi pengembangan bisnis yang sesuai dan dapat diterapkan di IRIN Utama.
  
Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan langsung, pengumpulan data sekunder, mengadakan wawancara mendalam dan group diskusi, serta mengidentifikasi faktor-faktor eksternal & internal, sehingga diketahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dapat mempengaruhi kegiatan yang ada di IRIN Utama,?(Abstrak tidak lengkap ter-scan).
 

Analyze of Situation on Determining Business Strategic Development in Overnight First Installation at RSUP Persahabatan, 2000Overnight First Installation on RSUP Persahabatan as overnight service place for wealthy patient, hopefully able to be potential revenues center with increasing the hospital income by increasing number of patient.
  
As an effort to get that, the situation analyze to determine a suitable business development strategy and able to implement on Overnight First Installation will be necessary to do.
  
This research done by direct research, collected secondary data, interview, discussion group and identified external & internal factor to see the strength, weakness, opportunity and also threat that could influence the activity at Overnight First Installation.
 
 The result of this research shows position of Overnight First Installation could be known by TOWS Matrix and IE Matrix on Internal fix-it quadrant and cell V (Hold & Maintain), and also appropriate strategy is internal strength strategy and product development. And also by QSPM Matrix, related strategy order known by developing appropriate business.
Read More
B-519
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Herlina Dalimunthe; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Supriyantoro, Opy Dyah Paramita
Abstrak:

Salah Satu Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) adalah kelengkapan pengisian rekam medis 1x24 jam setelah selesai pelayanan sebesar 100%. Indikator mutu kelengkapan Rekam Medis Elektronik (RME) di RSKD Duren Sawit pada tahun 2022 belum mencapai 100%. Penilaian kelengkapan RME secara kuantitatif pada RME rawat jalan masih belum terlaksana. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor determinan kelengkapan pengisian RME di Poliklinik Non Jiwa RSKD Duren Sawit. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, untuk menggali fenomena kelengkapan pengisian RME di Poliklinik Non Jiwa RSKD Duren Sawit. Hasil penelitian menunjukkan kelengkapan pengisian RME di Poliklinik Non Jiwa RSKD Duren Sawit sebesar 70% dan belum memenuhi SPM kelengkapan RME. Faktor yang berkontribusi berhubungan dengan Sumber Daya Manusia, sarana dan prasarana serta internalisasi Standar Prosedur Operasional (SPO) terkait RME. Usulan tindak lanjut yang dapat dilakukan adalah meliputi struktur dan proses yang berkontribusi antara lain pembuatan dan sosialiasi SPO kelengkapan isi RME, melibatkan kelengkapan pengisian rekam medis dalam penilaian kerja SDM kesehatan dan perbaikan media RME.



One of the Minimum Service Standards (MSS) for Regional Special Hospitals (RSH) is the completeness of Electronic Medical Record (EMR) documentation within 24 hours after service completion, with a target of 100%. The quality indicator for EMR completeness at the Duren Sawit RSH in 2022 has not yet reached 100%. Quantitative assessment of EMR completeness in the outpatient EMR has not been implemented. The objective of this research is to analyze the determinants of completeness in EMR documentation at the Non-Mental Health Polyclinic of Duren Sawit RSH. This qualitative study adopts a case study approach to explore the phenomenon of EMR completeness at the Non-Mental Health Polyclinic of Duren Sawit RSH. The research findings indicate that the completeness of EMR documentation at the Non-Mental Health Polyclinic of Duren Sawit RSH is 70%, falling short of the MSS for EMR completeness. Contributing factors related to Human Resources, facilities, infrastructure, and the internalization of Standard Operating Procedures (SOP) concerning EMR. The proposed follow-up actions include addressing the structure and processes contributing to, among other things, the creation and socialization of SOPs for the completeness of the content of EMR, involving the completeness of filling out medical records in human resources performance assessment, and improving EMR platforms.
Read More
B-2423
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Minah Sukri; Pembimbing: Bambang Hestu Djajadi; Penguji: Ronnie Rivany, Supriyantoro, Imam Hidayat Dahlan, Amila Megraini
Abstrak:

Pada era transisi otonomi yang sedang terjadi pada saat ini, perusahaan-perusahaan termasuk organisasi rumah sakit di Indonesia juga mengalami tantangan yang cukup besar. Rumah Sakit pemerintah perlu melakukan berbagai perubahan untuk menyesuaikan organisasinya sehingga dapat bertahan hidup dan bersaing.Beban pembiayaan pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit semakin meningkat dengan adanya krisis ekonomi. Rumah sakit harus mencari peluang untuk meningkatkan penerimaan dari masyarakat golongan ekonomi atas. Salah satu jalan keluar dengan mengembangkan perencanaan strategik ruang paviliun RSUD.Prof.DR.WZ.Johanes Kupang yang merupakan tempat pelayanan rawat inap bagi pasien mampu. Oleh karena itu diperlukan analisis strategi pengembangan di instalasi tersebut.Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan langsung, pengumpulan data sekunder, mengadakan wawancara mendalam dan Consensus Decision Making Group (CDMG). Analisis penelitan dilakukan terhadap faktor-faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi ruang paviliun dengan menggunakan alat formulasi strategi berupa matrik Internal-Eksternal, dan matrik BCG.Hasil penelitian menunjukkan bahwa matrik IE berada pada kuadran V (Hold & Maintain) dan Matrik BCG pada kuadran Stars serta Matching alternatif strategi yang dianjurkan ke dua matrik menunjukkan strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk.Perumusan strategi pengembangan terhadap ruang paviliun RSUD Prof.DR.WZ. Johannes Kupang didapatkan dengan matrik QSPM yaitu pengembangan poduk.


 

Analyze of Situation on Determining Strategic Development in Overnight Paviliun Instalation at RSUD.Prof.DR.WZ.Johannes Kupang, 2001At the moment, mostly companies including hospitals in Indonesia have to face a great challenge. Government hospital need to make changes so that can survive and competitive.The cost of health care especially hospitals have increased due to the current economic crisis. Hospitals have to get a chance to increase the revenue from more affordable patient. One of the solutions is to develop strategic planning for Paviliun room at RSUD Prof.DR.WZ.Johanes which its target market is for more affordable patient. Hence we need to analyze develop strategic for those installation.This research done by direct research, collected secondary data, interview, Consensus Decision Making Group (CDMG). Analyzing external and internal factor of paviliun room using strategic formulation such as Internal-External matrix and BCG matrix.The result has shown us that the hospital position using IE matrix is on quadrant V (Hold & Maintain) and by Matrix BCG is at Stars and the result of matching alternative strategic for both matrix is market penetration and development product.Strategic formulation for development of overnight Paviliun instalation RSUD Prof DR WZ Johannes Kupang QSPM matrix is product development.

Read More
B-585
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Evi Deviyana; Pembimbing: Hendrik Manarang Taurany; Penguji: Mieke Savitri, Wahyu Sulistiadi, Dian Ekowati
B-1232
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Akmal Mufriady Hanif; Pembimbing: Ronnie Rivany; Pengaji: Amila Megraini, Mardiati Nadjib, Cristhopora, Heru Kusumanto
Abstrak:
Instalasi rawat Jalan (IRJ) merupakan bagian yang strategis bagi rumah sakit, sehingga kinerja IRJ akan berpengaruh terhadap kinerja rumah sakit secara keseluruhan. Sebagai pintu gerbang rumah sakit, IRJ merupakan cermin dari rumah sakit, sahingga kesan pertama dari masyarakat terhadap rumah sakit akan didapat dari penampilan dan kinerja IRJ. IRJ RSUP Dr M. Djamil Padang dengan 16 poliklinik spesialis mempunyai angka kunjungan yang tinggi. Namun faktor-faktor apa raja yang berhubungan dengan tingkat permintaan pasien terhadap pelayanan rawat jalan di poliklinik Penyakit Dalam belum diketahui secara pasti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar tingkat permintaan pasien dan berbagai faktor yang berhubungan dengan tingkat permintaan paien terhadap pelayanan rawat jalan di poliklinik Penyakit Dalam dengan harapan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan rawat jalan. Metode penelitian adalah studi potong lintang dengan bantuan kuesioner terhadap pasien yang melakukan kunjungan ulangan minimal 2 x dalam tahun 2001 ini di Poliklinik Penyakit Dalam dengan jumlah sampel sebanyak 150 orang. Hasil penelitian memperlihatkan adanya berbagai faktor eksternal dan faktor internal yang kemungkinan berhubungan dengan tingkat permintaan terhadap pelayanan rawat jalan. Dengan bantuan analisis statistik bivariant dan multivariant dapat diketahui adanya beberapa variabel bebas yang mempunyai hubungan bermakna dengan tingkat permintaan pasien sebagai variabel terikat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel umur, penghasilan keluarga, tempat tinggal, cara pembayaran, keramahan perawat dan kelengkapan spesialisasi mempunyai hubungan bermakna dengan tingkat permintaan pasien. Dari keseluruhan variabel diatas faktor keramahan perawat dan kelengkapan spesialisasi temyata merupakan dua variabel yang sangat berperan. Disarankan agar dilakukan upaya peningkatan kunjungan rawat jalan dengan memperhatikan faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat permintaan pasien terhadap pelayanan rawat jalan melalui pemasaran yang intensif serta meningkatkan peran dokter dan seluruh karyawan rumah sakit. Pelayanan Kesehatan Sore perlu dipertimbangkan untuk menggaet mereka yang mempunyai penghasilan menengah keatas dan tidak menghendaki birokrasi yang berbelit-belit.

Demand Analysis Of Outpatients At Internal Medicine Department (OPIMD) M.Djamil Hospital in PadangOutpatient department (OPD) is a strategic department in hospital, in this case the OPD performance will influence the hospital performance as whole. OPD is the front gate of hospital, and it is said that OPD is the mirror of the hospital. People first impression will be derived from the OPD performance. OPD M. Djamil hospital has 16 specialist polyclinics and still has high number of the patient visit. But factors related to demand stage analysis have not been confirmed. The aim of this study is to find several factors related to demand at OPIMD, in hoping that the results can be used to increased OPIMD repeated visits. A cross sectional study with questionnaires was used for collecting data from patient at OPIMD with repeated visits at least two times in 2001. Based on the formula, minimal sample size were 150. The results of this study showed different external and internal factors may be related to demand at OPIMD. Statistic analysis, using bivariant and multivariant. Revealed some independent variables which had significant relationship to demand as a dependent variable. This study concluded that age, income rate, home distances, payments method, nurses courtesy and completeness of medical specialization had significant relationship to demand at OPIMD. From above variables, with used multivariate analysis, nurses courtesy and completeness of medical specialization were two variables that played important role. It is suggested that in order to increase repeated visits at OPIMD, the hospital has to pay attention on certain factors which are related to demand
Read More
B-501
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Devina Agustin; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Permansari, Vetty Yulianty, Wachyu Sulistiadi, Rosmaida Sitorus
Abstrak: ABSTRAK
 
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor internal dan
 
eksternal, posisi serta rancangan strategi dari layanan rawat inap RS Yadika
 
Pondok Bambu. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT, Matriks TOWS
 
dan Matriks IE. Hasil dari analisis SWOT adalah diidentifikasinya kekuatan,
 
kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh rumah sakit. Berdasarkan
 
matriks TOWS posisi layanan rawat inap RS Yadika Pondok Bambu saat ini
 
berada pada internal fix it quadrant dengan rancangan strategi yang digunakan
 
adalah strategi WO yaitu dengan cara meminimalkan kelemahan untuk
 
memanfaatkan peluang. Dari matriks IE layanan rawat inap berada pada posisi sel
 
I yaitu grow and build dengan strategi yang dapat dilakukan adalah penetrasi
 
pasar, pengembangan produk dan pengembangan pasar. Setelah dilakukan
 
pencocokan dari kedua matriks tersebut maka strategi yang tepat adalah
 
pengembangan pasar dan pengembangan produk. Selain itu dari strategi ini
 
dibuatkan juga strategi untuk program bauran pemasaran yaitu berdasarkan 4P
 
(produk, harga, tempat dan promosi).
 

 
ABSTRACT
 
This study is conducted in order to identify the internal and external
 
factors, positioning and design marketing strategies for inpatient rooms of Yadika
 
Pondok Bambu Hospital. This study uses SWOT analysis, TOWS matrix, and IE
 
matrix. The SWOT analysis identified strength, weaknesses, opportunities and
 
threats of the hospital. Based on TOWS matrix, the position of inpatient room is
 
currently at internal fix it quadrant that can use WO strategies by minimizing the
 
weaknesses to take advantage of the opportunities. Based on IE matrix the
 
position is on grow and build cell that makes strategies that can be implemented
 
are market penetration, product development and market development. After the
 
matching of two matrices, the appropriate strategy is product development and
 
market development. In addition to this strategy, another strategy was designed
 
for marketing mix program based on 4P (product, price, place, promotion).
Read More
B-1531
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desma Eri; Pembimbing: Mieke Savitri
B-526
Depok : FKM UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Asmadi Chaidir; Pembimbing: Yuli Prapancha Satar
Abstrak:
Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang mematikan di Indonesia. Oleh sebab itu tidak mengherankan apabila jumlah kunjungan penderita jantung ke rumah sakit baik yang ringan sampai yang berat menunjukkan gejala peningkatan. Rencana pengembangan poliklinik jantung RSUD Pasar Rebo yang beberapa tahun yang mengalami peningkatan memerlukan beberapa paradigma baru dalam pelayanan pemasaran jantung. Pada penelitian kali ini disusun stretagi pemasaran yang tepat untuk Poliklinik jantung RSUD Pasar Rebo dengan mempertimbangkan faktor eksternal dan internal melalui teknik SWOT analisis. Penyusunan strategi dtlakukan dalam tiga tahap yaitu input stage, yang menganalisis situasi untuk menentukan peluang dan ancaman serta kekuatan dan kelemahan melalui proses Consensus Decision Making (COM) dengan menggunakan alat Bantu TOWS, IE, BCG, Grand Strategi Matrik. Berdasarkan analisis tersebut Posisi pelayanan Poliklinik jantung RSUD Pasar Rebo pada saat ini berada pada posisi future kuadran, Hold Maintain, Stars. Kemudian dengan penyesuaian (matching) antara keempat analisis tersebut diperoleh alternatif strategi yang dianjurkan yakni market penetration, market development dan product development. Strategi yang dipilih sebagai prioritas adalah product development. Startegi yang terpilih sebagai prioritas utama, yakni dengan menggunakan QSPM adalah market penetration. Strategi pengembangan produk yang pertu dikembangkan dalam operasional adalah sebagai berikut : membentuk divisi pemasaran, mengoptimalkan promosi pelayanan jantung, distribusi ditingkatkan, melengkapi fasilitas Rumah Sakit, pasar sasaran diperjelas dengan pemetaan dan meningkatkan kualitas layanan.

The Heart Disease is a kind of disease to make died in indonesia. Therefore make more pasient of it come to the Hospital both usually or emergency. The planning of improvement the heart Policlinic RSUD Pasar Rebo many years ago that is to improve some new paradigms for servicing the heart marketing. These researches is arranged exactly strategic for heart Policlinic RSUD Pasar Rebo by making balanced external and internal factor through analysis SWOT Technic. The arrangement strategic is done in 3 steps namely, input stage to be analysis situation to make chance and strenght also the weakness thing by Consensus Decision Making (CDM) using TOWS, IE, BCG, Grand Strategic Matrix. Based of this analysis, the service position of heart policlinic RSUD Pasar Rebo now days is future kuadran position hold Maintain and stars. And then to maching between the fourth analysis got some strategic alternative idest ; Market Penetration, Market Development and Product Development. The chosen strategic is product development. The chosen strategic as priority is to used QSPM market penetration. The product strategic that must be improved in operational is ; to form marketing devision, making optimal promotion of heart service, to increase distribution, to complete facilities of Hospital, to be clear marketing by cartograpy and quality service increased.
Read More
B-559
Depok : FKM UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bertha Toha; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ede Surya Darmawan, Benny Christanto, Amila Megraini
Abstrak: Pasien yang menderita Gagal Ginjal Terminal harus mendapatkan Terapi Pengganti Ginjal berupa transplantasi ginjal, hemodialisis atau peritoneal dialisis. Diperkirakan pasien gagal ginjal terminal di Indonesia yang membutuhkan cuci darah atau dialisis sekitar 150.000 orang. Namun yang sudah mendapatkan terapi dialisis baru sekitar 100.000 orang. Pelayanan CAPD di Klinik Khusus Ginjal Ny. R.A. Habibie sudah dimulai sejak tahun 2010 namun jumlah pasien CAPD masih sedikit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Strategi Pemasaran Pelayanan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis di Klinik Khusus Ginjal Ny. R. A. Habibie Batam Tahun 2016. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembaran kuesioner, cek list indikasi dan kontraindikasi CAPD, Lembar pertanyaan untuk informan CAPD, Lembar Pedoman Analisis Situasi. Tahapan analisis yang digunakan adalah strategi Fred R.David yang kemudian dilanjutkan dengan Segmenting, Targeting dan Positioning, lalu menentukan bauran pemasaran (Product, Promotion, Price, Place, People, Physical evidence, Process, Customer Service). Strategi Pemasaran yang layak dan sesuai dengan analisis situasi adalah : Market Penetration dan Product Development. Pemasaran produk pelayanan di Klinik Khusus Ginjal Ny. R. A. Habibie Batam dapat berupa periklanan melalui berbagai media seperti talk show di radio, talk show di stasiun televisi di kota Batam, dan leaflet; penyebaran leaflet di ruangan pelayanan Ilmu Penyakit Dalam; promosi penjualan, dan pembinaan dokter puskesmas. Selain itu bisa dilakukan promosi secara online. Dan dokter di Klinik Khusus Ginjal Ny.R.A. Habibie Batam dan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam diberangkatkan ke Bandung untuk mengikuti pelatihan operasi pemasangan catheter tenckhoff metode Bandung. Kata kunci : Terapi pengganti ginjal, Transplantasi ginjal, Hemodialisis, CAPD, Strategi Pemasaran Bauran Pemasaran, , Analisis situasi. Patients who suffer from Kidney Failure Terminal should get kidney replacement therapy in the form of kidney transplantation, hemodialysis or peritoneal dialysis. It is estimated that patients with terminal renal failure in Indonesia who need dialysis or dialysis of approximately 150,000 people. But that is already getting dialysis therapy about 100,000 people. CAPD Services at Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic began in 2010 but the number of CAPD patients is still small. The purpose of this study to analyze the Marketing Strategy of Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis Services at Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic Batam Year 2016. The design study is an analytic descriptive with quantitative and qualitative approaches. The tools used in this study a questionnaire sheet, check list CAPD indications and contraindications, and questionnaires for informants CAPD, Guidelines Situation Analysis Sheets. Stages of analysis is Fred R.David strategy followed by Segmenting, Targeting and Positioning, and then determine the marketing mix (Product, Promotion, Price, Place, People, Physical Evidence, Process, Customer Service). Marketing strategies are feasible and in accordance with the analysis of the situation is: Market Penetration and Product Development. Product marketing services in Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic Batam may include advertising through various media such as radio talk shows, talk shows on television stations in the city of Batam, and leaflet; for distributing leaflets in internist pollyclinic service room; sales promotion, and training doctors clinic. In addition it can be done online promotions. Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic Batam and Budi Kemuliaan Hospital Batam send to Bandung to attend training catheter fixing operation Tenckhoff Bandung method. Keywords : Renal Replacement Therapy, Kidney Transplant, Hemodialysis, CAPD, Marketing Strategy, Mix Marketing , Situation Analysis
Read More
B-1839
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive