Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 26566 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Tabita Majiah; Pembimbing: Hendra; Penguji: Robiana Modjo, Mayarni
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran keluhan subyektifakibat pajanan tekanan panas pada pekerja kebersihan PT X mitra kerja PTIndonesia Power Unit Bisnis Pembangkit Suralaya (PT IP Suralaya) tahun 2014.Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan jumlah sampelsebanyak 22 orang. Data primer dikumpulkan dengan melakukan pengukuraniklim kerja, pengukuran berat badan dan tinggi badan serta penyebaran kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam keluhan dirasakan oleh >50%responden yaitu banyak mengeluarkan keringat (100%), merasa cepat haus(90,9%), kulit terasa panas (86,4%), lemas (63,6%), merasa cepat lelah (59,1%)dan merasa tidak nyaman dalam bekerja (59,1%) serta sebanyak 13 (59,1%)responden mengalami kejadian tekanan panas. Oleh karena itu, diperlukanberbagai upaya pengendalian bagi PT IP Suralaya yaitu memperbaiki exhaust diMezanine unit 5 dan 7, meningkatkan pengawasan secara berkala, melakukan komunikasi dan promosi bahaya tekanan panas serta melakukan pengukuran iklim kerja secara rutin. Sedangkan bagi PT X yaitu memastikan air minum selalu tersedia, menyediakan air minum bersuhu antara 10oC-15oC dan rotasi pekerja yang berusia ≥40 tahun serta saran bagi pekerja PT X yaitu mengganti konsumsi kopi sesaat sebelum memulai bekerja dengan konsumsi 2 gelas air mineral dan 1gelas air mineral setiap 15-20 menit sekali ketika bekerja di tempat panas.
Kata kunci : Keluhan subyektif, pekerja kebersihan, tekanan panas
The objective of the study is to describe the overview of subjectivecomplaints due to heat stress exposure felt by cleaning service of PT X partner ofPT Indonesia Power Suralaya Generating Business Unit (PT IP Suralaya) in 2014.This study used a cross-sectional method which samples are 22 people. Primarydata were collected by measuring work climate, measurement of sample‟s weightand height, as well as questionnaires. The study showed that six complaints thatfelt by >50% are sweating (100%), feeling thirsty gradually (90.9%), skin feelshot (86.4%), feeling tired (59.1%), and feel uncomfortable while working (59.1%)and 13 respondents (59.1 %) experience heat stress. Therefore, some controls thatcan be undertaken by PT IP Suralaya are fix the exhaust in Mezanine unit 5 and 7,increased periodic inspections, hazard communication programs andmeasurements of work climate. Other controls that can be undertaken by PT X areensure the availability of drink water, provide drink water which temperaturebetween 10oC-15oC, and rotating worker. Besides, the workers should avoid theconsumption of coffee immediately before start working, as well as drink 2glasses and a glass of mineral water every 15-20 minutes while working in hotareas.Keywords:Cleaning service, heat stress , subjective complaints.
Read More
S-8462
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mardiana Ramadhani; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Subejo
Abstrak: Skripsi ini membahas evaluasi kesesuaian antara sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang tersedia di unit pembangkit listrik PT Indonesia Power Suralaya pada tahun 2013 dengan acuan menggunakan standar nasional berupa Kepmen PU No 10/KPTS/2000 dan Kepmen PU No. 02/KPTS/1985 dan internasional berupa NFPA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif analitik dengan pendekatan komparatif. Sarana pencegahan dan penanggulangan yang dilihat adalah kelengkapan tapak, sarana proteksi aktif,pasif, penyelamatan jiwa, dan manajemen keselamatan kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang tersedia sesuai dengan acuan yang digunakan.Kata kunci:Pembangkit listrik, sarana pencegahan dan penanggulangan, kebakaran, Kepmen
The study focused on evaluation of fire prevention and management at powergeneration of PT Indonesia Power Suralaya in 2013 is using national regulationand international regulation. The national regulation which is used is Kepmen PUNo. 10/KPTS/2000 and Kepmen PU No. 02/KPTS/2985 and for the internationalregulation is NFPA. This study is using qualitative analytic descriptive researchwith comparative approach. The fire prevention is including equipment site,active and passive fire protection, life safety way, and fire management. Inresulting, there are suitability between the fire protection equipment and theregulation.Keyword:Power generation, fire protection, NFPA, Kepmen PU
Read More
S-7748
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Duhita Pangesti Putri; Pemb. Robiana Modjo; Penguji: Baiduri, Mayarni
S-5255
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dini Rizkon Nurhasanah; Pembimbing: Syahrul M. Meizar; Penguji: Tejamaya Mila, Trisnajaya
Abstrak: Kombinasi dari faktor lingkungan kerja, faktor pekerjaan, faktor pakaian,serta faktor karakteristik individu dapat menyebabkan tekanan panas (heat stress)bagi pekerja water blasting dan AFR di area preheater industri semen PT.X.Tekanan panas memiliki potensi untuk menyebabkan gangguan kesehatan (heatrelated disorders) yang diawali respon fisiologis tubuh (heat strain) berupa gejalayang dirasakan secara subjektif oleh responden. Penelitian ini menggunakanmetode observasional dengan pendekatan cross-sectional.

Dari hasil penelitian inidiketahui bahwa terdapat 24 pekerja (100%) water blasting dan 19 pekerja AFR(52,8%) mengalami tekanan panas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwaterdapat 7 keluhan yang dirasakan oleh >50% responden yaitu banyakmengeluarkan keringat (100%), merasa cepat haus (100%), kulit terasa panas(83,3%), merasa cepat lelah (66,7%), lemas (66,7%), tidak nyaman (65%), danmerasa pusing atau berkunang-kunang (51,7%). Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan pengendalian baik secara teknis, administratif, maupun personal untukmeminimalisasi keluhan dan risiko kesehatan akibat tekanan panas

Kata Kunci:Tekanan Panas, Keluhan Subjektif, Pekerja Water Blasting dan AFR.
Read More
S-9137
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tiara Ratnanig Pamungkas; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Hanny Harjulianti
S-7911
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zarah Defi Saputri; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Elsye As Safira
S-8195
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Sawitri Vanani; Pembimbing Hendra; Penguji: L. Meily Kuniawidjaja, Purba, H.
S-5233
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Puspita; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Istiati Suraningsih
Abstrak: Pekerja di pabrik pembuatan gong Bogor berisiko mengalami tekanan panas yang berasal dari tungku pembakaran. Tujuan dari penelitian yaitu untuk memperoleh gambaran keluhan kesehatan akibat tekanan panas. Penelitian dilakukan pada 18 pekerja dengan desain studi deskriptif cross-sectional pada bulan Juni 2016. Hasil penelitian menunjukkan indeks WBGT di ruang produksi melebihi nilai ambang batas yang diperkenankan dan pekerja mengalami tekanan panas. Keluhan paling dominan yang dirasakan pekerja yaitu banyak berkeringat, cepat haus dan lelah, tidak nyaman dalam bekerja, kulit terasa panas, dan kulit terasa perih kemerahan. Pabrik disarankan memperbaiki lingkungan kerja untuk meminimalisasi keluhan kesehatan dan risiko gangguan kesehatan akibat tekanan panas.

Kata kunci : Tekanan panas, keluhan kesehatan
Employees of gong factory in Bogor had a risk to experience heat stress from furnace. The aim of this study is to obtain an explanation of health complaint due to heat stress. The subject of the study was 18 employees, and the method used was cross-sectional descriptive study on July 2016. The study found that WBGT index in production area exceeded threshold value, therefore the employees experienced heat stress. The most dominant complaint from the employees were easily getting perspire, thirsty, tired, uncomfortable in working, hot skin, and sore skin redness. The factory was suggested to improve a better work environment to minimize health complaint and risk of heat-related illness.

Key words: Heat Stress, Health Complaint
Read More
S-9117
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurinda Wahyuni; Pembimbing: Hendra
S-3598
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fauzi Adrianto; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Hendra, Erma Fitriana
S-6202
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive