Ditemukan 48744 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
368.382 THA j
[s.l.] :
Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2014, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Kliping koran Republika 2015
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Koran Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ria Ardiningtyas; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Atik Nurwahyuni, Nur Ardianto Utomo, Herta Puspitasari
Abstrak:
Read More
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program asuransi kesehatan sosial wajib yang bertujuan mencapai cakupan kesehatan semesta di Indonesia. Meskipun seluruh pekerja formal wajib menjadi peserta JKN, banyak perusahaan tetap menyediakan asuransi kesehatan kumpulan komersial (private health insurance/PHI) bagi karyawannya. Fenomena ini menunjukkan adanya koeksistensi antara sistem jaminan kesehatan sosial dan asuransi kesehatan komersial yang memerlukan pemahaman lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pemberi kerja untuk tetap menyediakan PHI di tengah kewajiban kepesertaan JKN serta memahami hubungan antara kedua sistem tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan dominasi kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan dari kelompok pemberi kerja, perusahaan asuransi, dan pialang asuransi. Data sekunder diperoleh melalui analisis dokumen regulasi JKN serta data polis dan klaim asuransi kesehatan kumpulan. Analisis data primer dilakukan menggunakan analisis tematik, sedangkan data sekunder dianalisis secara deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pemberi kerja untuk menyediakan PHI dipengaruhi oleh tiga kelompok faktor utama, yaitu faktor institusional, karakteristik produk asuransi, serta faktor strategi dan tujuan perusahaan. Faktor institusional meliputi tekanan regulatif, ekspektasi karyawan, dan praktik industri. Faktor karakteristik produk mencakup perbedaan cakupan manfaat, akses layanan, kualitas dan kenyamanan pelayanan, administrasi, serta fleksibilitas manfaat antara JKN dan PHI. Faktor strategi perusahaan berkaitan dengan upaya meningkatkan produktivitas, menarik dan mempertahankan talenta, serta memperkuat employee value proposition. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PHI dipersepsikan sebagai pelengkap JKN yang memberikan nilai tambah melalui peningkatan akses, fleksibilitas, dan pengalaman layanan kesehatan. Mekanisme Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ) berpotensi memperkuat hubungan komplementer antara JKN dan PHI melalui koordinasi pembiayaan yang lebih terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyediaan PHI oleh pemberi kerja tidak semata-mata merupakan respons terhadap keterbatasan JKN, tetapi juga merupakan bagian dari strategi organisasi dalam pengelolaan sumber daya manusia dan penciptaan nilai bagi karyawan.
Indonesia’s National Health Insurance (Jaminan Kesehatan Nasional/JKN) is a mandatory social health insurance program designed to achieve universal health coverage. Despite mandatory JKN enrollment for all formal-sector employees, many employers continue to provide private group health insurance (PHI) as an additional employee benefit. This phenomenon reflects the coexistence of social health insurance and private health insurance and warrants further investigation. This study aims to analyze the factors influencing employers’ decisions to maintain PHI alongside JKN and to understand the relationship between the two schemes. This study employed a mixed-method approach with qualitative dominance. Primary data were collected through in-depth interviews with representatives of employers, insurance companies, and insurance brokers. Secondary data were obtained from the analysis of JKN-related regulations, group health insurance policy documents, and claims data. Primary data were analyzed using thematic analysis, while secondary data were analyzed using descriptive and comparative approaches. The findings indicate that employers’ decisions to provide PHI are influenced by three major groups of factors: institutional factors, insurance product characteristics, and corporate strategic objectives. Institutional factors include regulatory pressure, employee expectations, and industry practices. Insurance product characteristics encompass differences in benefit coverage, access to services, service quality and convenience, administrative processes, and benefit flexibility between JKN and PHI. Corporate strategic factors relate to improving productivity, attracting and retaining talent, and strengthening the employee value proposition. The study found that PHI is perceived as complementary to JKN by providing additional value through enhanced access, flexibility, and healthcare service experience. Furthermore, the Coordination of Benefits (CoB) mechanism has the potential to strengthen the complementary relationship between JKN and PHI through more integrated healthcare financing arrangements. This study concludes that employers’ provision of PHI is not merely a response to perceived limitations of JKN but also forms part of a broader organizational strategy for human capital management and employee value creation.
T-7709
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ajeng Kusumawardani; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Kurnia Sari, Amila Megraini
Abstrak:
Read More
Pengendalian biaya merupakan salah satu strategi untuk mengendalikan biaya pelayanan kesehatan supaya tidak terjadinya over budget dan untuk memastikan keberlangsungan program asuransi kesehatan nasional. Keberadaan program Jaminan Kesehatan juga membawa dampak positif bagi masyarakat untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa adanya kesulitan finansial. Program asuransi kesehatan nasional sebagai bentuk dari jaminan kesehatan juga diharuskan dapat mencakup seluruh populasi, peningkatan penggunaan layanan kesehatan yang berlebih oleh masyarakat juga dapat membawa efek negatif yaitu biaya kesehatan yang semakin meningkat jika tidak dikendalikan akan menimbulkan inflasi pada sektor kesehatan serta akan berdampak pada kualitas layanan kesehatan dan kualitas kesehatan masyarakat. Untuk itu pentingnya mengetahui lebih jauh dan menerapkan skema pengendalian biaya pada program asuransi kesehatan nasional karena dalam strategi skema pengendalian biaya, tidak hanya biaya kesehatan yang dikendalikan tetapi juga pada kualitas layanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah literature review menggunakan online database Pubmed, Scopus, ProQuest, dan EBSCOHost yang menghasilkan 4 jurnal terinklusi yang diterbitkan sepuluh tahun terakhir (2013-2023) yang dipilih berdasarkan kategori negara middle income. Hasil dari 4 jurnal yang terinklusi menjelaskan mengenai penerapan skema pengendalian biaya dan dampaknya yaitu dengan diterapkannya skema pengendalian biaya dengan metode kapitasi, cost sharing, dan metode campuran dapat berdampak pada penurunan utilisasi rawat jalan dan rawat inap, penurunan biaya klaim dan Out Of Pocket, penurunan kemiskinan dan kualitas layanan kesehatan.
Cost control is one of the strategies to control the cost of health services so as not to overbudget and to ensure the sustainability of the national health insurance program. The existence of the Health Insurance program also has a positive impact on the community to be able to access health services without financial difficulties. The national health insurance program as a form of health insurance is also required to cover the entire population, increasing the use of excessive health services by the community can also have a negative effect, namely increasing health costs if not controlled will cause inflation in the health sector and will have an impact on the quality of health services and the quality of public health. For this reason, it is important to know more and apply the cost control scheme to the national health insurance program because in the cost control scheme strategy, not only health costs are controlled but also on the quality of health services. The method used is literature review using online databases Pubmed, Scopus, ProQuest, and EBSCOHost which produces 4 inclusive journals published in the last ten years (2013-2023) selected based on the middle income country category. The results of the 4 included journals explain the application of cost control schemes and their impacts, namely the implementation of cost control schemes with capitation methods, cost sharing, and mixed methods can have an impact on reducing outpatient and inpatient utilization, decreasing claim costs and Out Of Pocket, reducing poverty and health service quality.
S-11510
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
368.382 THA j
[s.l.] :
Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2014, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Erny Anita; Pembimbing: Thabrany, Hasbullah
M-363
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Martha Jessica; Pembimbing: Ascobat Gani; Penguji: Kurnia Sari, Eddy Sulistijanto
Abstrak:
Tujuan studi ini untuk membandingkan determinan WTP terhadap iuran asuransi kesehatan nasional dan memperoleh pelajaran pelaksanaan asuransi kesehatan nasional di beberapa negara dalam meningkatkan keinginan membayar peserta informal. penelitian ini menggunakan metode literature review.
Read More
S-10571
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
CB: Q 1973
[s.l.] :
Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002, s.a.]
Hibah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Indra Putera Fajar Martedo; Pembimbing: Nurbaiti
M-976
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Relita Lelis Meiliyawati; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Pinky Evianty
Abstrak:
Kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi semakin meningkatsehingga menyebabkan permohonan terhadap pengajuan polis asuransi jugameningkat. Oleh karena itu perusahaan asuransi dituntut untuk memberikanpelayanan yang profesional. PT. Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera sebagaisalah satu perusahaan asuransi yang memiliki banyak peserta asuransi sehinggasemakin banyak permintaan penerbitan polis khususnya pada asuransi kesehatankumpulan. Namun dari banyaknya permintaan penerbitan polis yang ada, masihditemukan proses penerbitan yang tidak tepat waktu. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui gambaran penerbitan polis asuransi kesehatan kumpulan di PT.Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera tahun 2012.Penelitian ini menggunakan studi kualitatif, metode pengambilan datayang digunakan adalah dengan cara wawancara mendalam (indepth interview) terhadap Seksi Analisa Bisnis & Underwriting divisi bisnis kumpulan PTAsuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera serta dilengkapi beberapa data sekunderuntuk mendukung hasil penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor internal (SDM, SOP,Peralatan/Mesin) dan faktor eksternal (Kelengkapan Data & Dokumen) sangat berpengaruh pada ketepatan dan keterlambatan penerbitan polis asuransi kesehatan kumpulan di PT. Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera tahun 2012.Hasil penelitian menyarankan perlu ditingkatkan kualitas SDM, kinerja dan sistem informasi yang ada.
Kata Kunci : Penerbitan Polis, Asuransi
Public awareness has increased insurance causing a plea for filinginsurance also increased. Therefore, insurance companies are required to provideprofessional services. PT. Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera as one of theinsurance companies that have many participants so that more and more demandfor insurance policies issued specifically on health insurance bundles. But fromthe number of requests the issuance of an existing policy, still found the processof publishing an ill-timed. This study aims to describe a collection of healthinsurance policies issued at the PT. Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera in 2012.This study uses a qualitative study, data collection method used is by wayof in-depth interviews to Section Analysis Business & Underwriting businessdivision set PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera and include some secondarydata to support the research.The results show that internal factors (HR, SOP, Equipment / Machinery)and external factors (Completeness of Data & Document) is very influential inaccuracy and delay the issuance of a health insurance policy set in PT. AsuransiJiwa Bringin Jiwa Sejahtera in 2012. The results suggest the need to improve thequality of human resources, performance and system information.Keywords : Publishing Policy, Group InsuranceBibliography : 17 (1996-2011)
Read More
Kata Kunci : Penerbitan Polis, Asuransi
Public awareness has increased insurance causing a plea for filinginsurance also increased. Therefore, insurance companies are required to provideprofessional services. PT. Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera as one of theinsurance companies that have many participants so that more and more demandfor insurance policies issued specifically on health insurance bundles. But fromthe number of requests the issuance of an existing policy, still found the processof publishing an ill-timed. This study aims to describe a collection of healthinsurance policies issued at the PT. Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera in 2012.This study uses a qualitative study, data collection method used is by wayof in-depth interviews to Section Analysis Business & Underwriting businessdivision set PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera and include some secondarydata to support the research.The results show that internal factors (HR, SOP, Equipment / Machinery)and external factors (Completeness of Data & Document) is very influential inaccuracy and delay the issuance of a health insurance policy set in PT. AsuransiJiwa Bringin Jiwa Sejahtera in 2012. The results suggest the need to improve thequality of human resources, performance and system information.Keywords : Publishing Policy, Group InsuranceBibliography : 17 (1996-2011)
S-7687
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
