Ditemukan 34036 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Malichah; Pembimbing: Toha Muhaimin
T-151
Depok : FKM UI, 1987
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hardiani Andaningrum; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Trini Sudiarti, Rachmawati
Abstrak:
Pendidikan gizi penting untuk diajarkan pada anak sejak dini. Pengetahuan gizi yang rendah akan mempengaruhi pola makan dan meningkatkan risiko terkena penyakit degeneratif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiadanya perubahan pengetahuan gizi pada siswa sekolah dasar. Intervensi pengetahuan gizi dilakukan menggunakan komik Gizi Seimbang dan buklet GiziSeimbang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian praeksperimentaldengan desain one-group pre-test post-test. Penelitian dilakukan terhadap 76siswa kelas 5 SDN Beji 5 Depok pada Desember 2013 dengan jumlah siswa padakelompok perlakuan komik adalah 39 siswa dan pada kelompok perlakuan bukletadalah 37 siswa. Penelitian menggunakan kuesioner sebelum dan sesudahperlakuan. Analisis data menggunakan uji t berpasangan dan uji t independen.Hasil uji t berpasangan menunjukkan adanya rata-rata skor pengetahuanyang lebih tinggi pada kelompok komik saat post-test dibandingkan dengan pre-test. Selain itu terdapat rata-rata skor pengetahuan yang lebih tinggi padakelompok komik bila dibandingkan dengan kelompok buklet. Hasil uji tindependen menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara perubahanskor pengetahuan gizi total pada kelompok komik yang lebih tinggi denganperubahan skor pada kelompok buklet. Oleh karena itu, komik dianggap sebagaimedia yang efektif dalam menyampaikan pesan mengenai Pedoman Gizi Seimbang bagi anak usia sekolah.
Kata Kunci: Pengetahuan Gizi; Komik Pendidikan; Siswa Sekolah Dasar.
Read More
Kata Kunci: Pengetahuan Gizi; Komik Pendidikan; Siswa Sekolah Dasar.
S-8149
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yenna Dewi Novizarani; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji:Sandra Fikawati, Iip Syaiful
S-4796
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dina Fitriana Haque; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Trini Sudiarti, Ruri Harini
Abstrak:
Skripsi ini membahas hubungan antara faktor pelayanan kesehatan dan faktorlainnya dengan kepatuhan diet DM pada anggota Persadia penyandang DiabetesMelitus (DM) tipe 2 di wilayah Depok Tahun 2013. Penelitian ini dilakukanberdasarkan kenyataan tingkat pengontrolan penyandang DM di daerah Depokyang masih tergolong buruk sehingga kepatuhan menjalankan diet sebagai salahsatu cara penanganan diabetes perlu diteliti. Penelitian ini menggunakan disaincross sectional dengan melibatkan 90 anggota Persadia penyandang DM tipe 2 diwilayah depok yang didapat dengan purposive sampling. Pengumpulan datadilakukan melalui wawancara dengan kuesioner, form food recall 24 jam dankuesioner daftar makananan yang tidak dianjurkan serta pengukuranantropometri. Kunjungan konsultasi gizi merupakan satu-satunya variabel yangmemiliki hubungan dengan kepatuhan menjalankan diet DM. Responden yangmemilliki kunjungan konsultasi gizi teratur memiliki peluang 4,534 kali lebihpatuh mengikuti rekomendasi diet dibandingkan responden dengan kunjungankonsultasi gizi tidak teratur. Disarankan adanya peran aktif penyandang DM tipe2, keluarga, Persadia Cabang Depok, Puskesmas maupun Rumah Sakit untukmembantu meningkatkan jumlah kunjungan gizi yang dilakukan oleh penyandangDM, baik itu dengan memberikan dukungan maupun menyelenggarakan kegiatanbersifat edukatif dan aplikatif untuk meningkatkan motivasi dan efikasi diripenyandang DM untuk menjalankan anjuran diet.
Kata Kunci: diabetes melitus, karakteristik individu, kepatuhan diet, pelayanankesehatan, psikososial
The study discussed about association health services factor and other factorswith dietary adherence in the Type 2 Diabetes Member of Persadia Depok in2013. This study was conducted based on the fact that the level of glycemiccontrol at diabetitian in Depok is still quite poor so that dietary adherence as away of managing diabetes need to be investigated. This study was using a crosssectional design that involving 90 respondents which is obtained by purposivesampling. Data were collected through interview referring questionnaire, a foodrecall 24 hours, list of non-recommended food questionnaire, and antropometricmeasurements. Nutritional counseling was the only one variabel that related todietary adherence. Respondents who has a regular nutritional counseling are 4,534times more likely to follow diet reccomendations than respondents with irregularindividual nutrition counseling. Therefore, it suggested the Type 2 DiabetesMember of Persadia Depok, Family, Persadia Organization, Public Health Centerand Hospital contribute to help increasing the number of times patient receiveddiabetes nutrition counseling, either to provide support or hold educational andapplicable activities to improve personal motivation and self efficacy in Type 2Diabetes Member of Persadia Depok to follow dietary reccomendations.
Keywords: diabetes mellitus, individual characteristics, dietary adherence, healthservices, psychosocia
Read More
Kata Kunci: diabetes melitus, karakteristik individu, kepatuhan diet, pelayanankesehatan, psikososial
The study discussed about association health services factor and other factorswith dietary adherence in the Type 2 Diabetes Member of Persadia Depok in2013. This study was conducted based on the fact that the level of glycemiccontrol at diabetitian in Depok is still quite poor so that dietary adherence as away of managing diabetes need to be investigated. This study was using a crosssectional design that involving 90 respondents which is obtained by purposivesampling. Data were collected through interview referring questionnaire, a foodrecall 24 hours, list of non-recommended food questionnaire, and antropometricmeasurements. Nutritional counseling was the only one variabel that related todietary adherence. Respondents who has a regular nutritional counseling are 4,534times more likely to follow diet reccomendations than respondents with irregularindividual nutrition counseling. Therefore, it suggested the Type 2 DiabetesMember of Persadia Depok, Family, Persadia Organization, Public Health Centerand Hospital contribute to help increasing the number of times patient receiveddiabetes nutrition counseling, either to provide support or hold educational andapplicable activities to improve personal motivation and self efficacy in Type 2Diabetes Member of Persadia Depok to follow dietary reccomendations.
Keywords: diabetes mellitus, individual characteristics, dietary adherence, healthservices, psychosocia
S-7766
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Parlin Dwijana; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Dewi Permaesih, C. Meti Dwiriani, Triyanti
T-3978
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mila Devi Barus; Pem. Kusharisupeni; Penguji: Yvonne Magdalena Indrawani, Claudia
S-4969
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Aulia Safitri Hanifa; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Yovsyah, Reza Isfan
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pendidikan ibu dengan status imunisasi dasar lengkap pada bayi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data SDKI 2017 dengan rancangan studi potong lintang. Sampel penelitian yaitu anak usia 12-23 bulan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 3386. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Persentase bayi yang memiliki status imunisasi dasar lengkap sebesar 60,5% dan 39,5% lainnya tidak lengkap. Sebagian besar ibu berpendidikan menengah (56,7%). Terdapat hubungan signifikan antara pendidikan ibu dengan status imunisasi dasar lengkap.
Read More
S-10529
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
M. Bagus Qomaruddin; Pembimbing: Anwar Hasan
T-283
Depok : FKM UI, 1992
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Larissa Naya Clorinda; Pembimbing: Dewi Susanna; Penguji: Ema Hermawati, Aria Kusuma
Abstrak:
Read More
DKI Jakarta menjadi provinsi kedua dengan timbulan sampah terbanyak di Indonesia yang mencapai 8.527 ton/hari di tahun 2022. Sampah yang tidak dikelola menjadi tempat perkembangbiakan patogen dan vektornya, faktor terjadinya banjir, dan menyebabkan penyakit menular. Pengelolaan sampah efektif dilakukan dari perilaku masyarakat sebagai sumbernya dalam mengelola sampah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pengetahuan dan keterpaparan media informasi dengan perilaku pengelolaan sampah pada masyarakat DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner online dan desain studi cross-sectional. Populasi penelitian yaitu masyarakat DKI Jakarta usia 15 – 64 tahun sebanyak 400 orang. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan (0,000), keterpaparan media informasi (0,000), jenis kelamin (0,009), dan pendidikan (0,003) dengan perilaku pengelolaan sampah serta tidak terdapat hubungan antara usia dengan perilaku pengelolaan sampah (p-value = 0,854). Analisis multivariat menunjukkan bahwa keterpaparan media informasi menjadi variabel dominan pada perilaku pengelolaan sampah (OR = 7,729, 95% CI = 4,794 – 12,461). Terdapat empat variabel yang berhubungan dengan perilaku pengelolaan sampah pada masyarakat di DKI Jakarta dengan keterpaparan media informasi menjadi faktor dominannya. Pemerintah dapat bekerja sama dengan media massa (online, sosial, cetak) untuk menyediakan konten edukatif dan kampanye pengelolaan sampah yang sesuai dengan tren dan berkolaborasi dengan influencer dan NGO.
DKI Jakarta is the second province with the highest waste generation in Indonesia, reaching 8,527 tons per day in 2022. Improper waste management leads to the proliferation of pathogens and vectors, contributes to flooding, and poses risks of infectious diseases. Effective waste management starts with the behavior of the community as its primary source. The aim of this research is to examine the relationship between knowledge and media exposure with waste management behavior among the residents of DKI Jakarta. This study adopts a quantitative approach using an online questionnaire and a cross-sectional study design. The study population consisted of 400 individuals aged 15 to 64 years. The findings of this study reveal significant associations between knowledge (p-value = 0.000), media exposure (p-value = 0.000), gender (p-value = 0.009), education (p-value = 0.003) with waste management behavior. However, there is no significant relationship found between age and waste management behavior (p-value = 0.854). Multivariate analysis indicates that media exposure is the dominant variable that significantly influences waste management behavior (OR = 7.729, 95% CI = 4.794 – 12.461). Four variables are associated with waste management behavior among the residents of DKI Jakarta, with media exposure emerging as the dominant factor. The government can collaborate with mass media to provide educational content and waste management campaigns that align with current trends and collaborate with influencers and NGOs.
S-11341
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nur Herda Wati Nisa; Pembimbing: Syahrizal Syarif; Penguji: Renti Mahkota, Eti Rohati
Abstrak:
Risiko Kurang Energi Kronis pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalahkesehatan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan faktor kondisi pra hamil, riwayat kehamilan, dan sosial ekonomi denganrisiko kurang energi kronis pada ibu hamil di Puskesmas Cipayung Kota Depoktahun 2016. Penelitian dilakukan selama bulan Januari-April 2016 di PuskesmasCipayung dengan jenis penelitian mixed method. Penelitian kuantitatif dengandesain studi cross sectional, sedangkan penelitian kualitatif dengan pendekatanfenomenologi melalui wawancara mendalam. Populasi studi yaitu ibu hamil yangberkunjung ke Puskesmas Cipayung Kota Depok. Sampel penelitian adalah ibuhamil yang berkunjung ke Poli KIA Puskesmas Cipayung pada periode Januari-April 2016 yang berjumlah 86 orang. Adapun informan penelitian ini adalah bidanpuskesmas, kader kesehatan, dan ibu yang pernah hamil dengan kondisi KEK.Proporsi ibu hamil yang berisiko KEK sebesar 17,4%. Terdapat hubungan antarausia (PR=4,1; p=0,016), berat badan pra hamil (PR=3,8; p=0,013) dan paritas(PR=0,16; p=0,001) dengan risiko KEK. Hasil kualitatif menguatkan faktor (usia,berat badan pra hamil, dan paritas) berpengaruh terhadap terjadinya KEK, hasilkualitatif menunjukkan pendidikan dan pekerjaan dapat berpengaruh terhadapterjadinya KEK, dan memberikan informasi tambahan bahwa pola makan dan stressdapat menjadi penyebab terjadinya KEK. Pencegahan KEK dapat dilakukan denganintervensi kepada remaja putri dan ibu hamil di trimester awal untuk mendeteksidan mencegah terjadinya risiko KEK.Kata kunci : Ibu Hamil, Kondisi pra Hamil, Riwayat Kehamilan, Risiko KEK,Sosial-Ekonomi.
Read More
S-9089
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
