Ditemukan 32432 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Meutia; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Masyitoh, Eko Yulianto
Abstrak:
Rumah sakit perlu melakukan pengembangan karyawan salah satunya melalui pelatihan yang dikembangkan secara teratur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanan program pelatihan di RSIJPK tahun 2014 berdasarkan pendekatan sistem. Metode yang digunakan adalah kualitatif serta mengumpulkan data sekunder berupa data pelatihan tahun 2013 dan 2014. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat kesenjangan kuantitas pelatihan antar unit dan ketidaksesuaiaaan dengan kebutuhan pelatihan unit tersebut. Penyebab masalah antara lain beban kerja di Bagian Diklat, uraian tugas yang belum spesifik, keterbatasan dana untuk kebutuhan unit, sarana-prasana yang belum menunjang, serta belum adanya kebijakan yang mengatur pembagian porsi pelatihan. Implemetasi belum berjalan sesuai harapan karena kurangnya pemahaman akan analisis kebutuhan pelatihan baik di Bagian Diklat maupun unit selain itu metode pelatihan yang diusulkan dan selain tahapan evaluasi yang belum mencakup keseluruhan komponen, bukan hanya saat pelatihan berlangusung. Disarankan agar mengembangkan analisis kebutuhan pelatihan dan merencanakan pelatihan yang lebih sistematis. Kata Kunci : Pelaksanaan Program Pelatihan, Rumah Sakit Hospital needs to do develop capacity of their employees by providing good training programs. This research aims to analyze the implementation of training program at RSIJPK 2014 based on system approach. A qualitative method and also collected RSIJPK data on training held in year 2013 and 2014. The research found that there were some challenges in providing a proposed number of training. The reason were the unclear job descriptions, lack of fund to support traing for units, lack of infrastructures, and no clear policy that regulates ideal number of training . Lack of understanding for training needs assessment was also a challange, at both training department and the units. Training methods have not been fully met due to lack of coordination while evaluation was only executed during the training process. The study suggest to develop a more systematic training need assessment and planning for immplementation. Keywords : Training Program Implementation, Hospital
Read More
S-8565
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fitria Hanie Putri; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Pujiyanto, Susanti Tungka
S-8611
Depok : FKMUI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nanang Najmudin; Pembimbing : Purnawan Junadi; Penguji: Puput Oktamianti, Suryani Rahmah
Abstrak:
Skripsi ini membahas mengenai Evaluasi Program Pendidikan dan Pelatihan(Diklat) Staf Analis Laboratorium di Departemen Diklat Hermina Hospital Group,tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian inimenemukan belum adanya evaluasi sistem secara menyeluruh mulai dari unsurinput, proses, sampai dengan output, belum adanya umpan balik dari rumah sakitmengenai evaluasi paska Diklat, dan keterbatasan perlengkapan atau alat peragapada Diklat Laboratorium, maka disarankan agar dilakukan evaluasi sistem secaramenyeluruh dari unsur input (pengajar, perlengkapan, fasilitas, dan silabus),proses (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, dan output(reaksi, pembelajaran, dan perilaku) dengan kriteria kesesuaian, keefektifitasandan keefisiensian.Kata kunci:Evaluasi, Kesesuaian, Keefektifitasan, Keefisiensian, Sistem.
Read More
S-8980
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ferzah; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Agus Rahmanto
Abstrak:
Pada tahun 2014, terdapat permasalahan di bagian logistik Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Budi Kemuliaan yang berkaitan dengan pengendalian logistik yaitu ketidaksesuaian pencatatan kartu stok dengan jumlah persediaan aktual dan terjadinya penumpukan barang umum tidak rutin. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengendalian barang umum dan menganalisis faktor yang berhubungan dengan pengendalian barang umum di bagian logistik RSIA Budi Kemuliaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan sarana pengendalian yang mempengaruhi fungsi pengendalian logistik, yaitu struktur organisasi, kebijakan, sumber daya manusia, prosedur, perencanaan, pencatatan, pelaporan dan pemeriksaan internal. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan empat titik strategis pengendalian logistik yang belum optimal diantaranya pelaksanaan prosedur pengadaan, pelaksanaan pencatatan inventarisasi, pelaksanaan penyimpanan, dan pelaksanaan pendistribusian. Hal tersebut menyebabkan keterlambatan pengadaan barang umum, kekurangan persediaan barang rutin, dan penumpukan barang tidak rutin.
Kata Kunci: Barang Umum; Logistik; Pengendalian; RSIA Budi Kemuliaan
In 2014, there were problems in the logistics control at Budi Kemuliaan Mother and Child Hospital (RSIA) which is a mismatch between the recording of stock card with the number of actual inventory and the accumulation of non routine general goods in the warehouse. This qualitative study aims to describe general goods control and its controlling in the logistics unit of RSIA Budi Kemuliaan. The results showed that there were eight control measures that affect the function of logistics control which are organizational structure, policies, human resources, procedures, planning, recording, reporting and internal audit. The conclusion of this study indicate four strategic points of control that not optimal including the implementation of procurement procedures, the implementation of recording inventory, implementation of storage, and implementatiton of distribution. These cause delays in procurement general goods, inventory shortage routine and non-routine accumulation of general goods.
Keywords: Control; General Goods; Logistics; RSIA Budi Kemuliaan
Read More
Kata Kunci: Barang Umum; Logistik; Pengendalian; RSIA Budi Kemuliaan
In 2014, there were problems in the logistics control at Budi Kemuliaan Mother and Child Hospital (RSIA) which is a mismatch between the recording of stock card with the number of actual inventory and the accumulation of non routine general goods in the warehouse. This qualitative study aims to describe general goods control and its controlling in the logistics unit of RSIA Budi Kemuliaan. The results showed that there were eight control measures that affect the function of logistics control which are organizational structure, policies, human resources, procedures, planning, recording, reporting and internal audit. The conclusion of this study indicate four strategic points of control that not optimal including the implementation of procurement procedures, the implementation of recording inventory, implementation of storage, and implementatiton of distribution. These cause delays in procurement general goods, inventory shortage routine and non-routine accumulation of general goods.
Keywords: Control; General Goods; Logistics; RSIA Budi Kemuliaan
S-8590
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nurlaela Sari; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Indira Chotimah
S-8525
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yessi Oktafianti; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Mardiati Nadjib, Doni Hendrawan, Taufik Hidayat
Abstrak:
WHO menetapkan jaminan kesehatan semesta/Universal Health Coverage (UHC) untuk memastikan semua orang mendapatkan pelayanan kesehatan. Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan pelayanan kesehatan tanpa melihat status sosial masyarakat, pemerintah menetapkan program Jaminan Kesehatan Nasional. Penelitian ini bertujuan mengetahui ekuitas/inekuitas utilisasi pelayanan kesehatan pada peserta JKN dan mengetahui karakteristik yang menjadi dasar terjadinya ketimpangan utilisasi pelayanan kesehatan di Indonesia. Studi ini mengunakan data sekunder dari Survei Sosial Ekonomi Nasional tahun 2014. Hasil menunjukkan bahwa penduduk kaya di Indonesia lebih banyak memanfaatkan pelayanan rumah sakit dibandingkan dengan penduduk miskin. Rata-rata jumlah kunjungan rawat jalan peserta JKN khususnya pada kuintil 1 dan kuintil 2 lebih besar daripada bukan peserta JKN pada kelompok yang sama. Tingkat ketimpangan pelayanan rawat inap pada responden peserta JKN lebih kecil daripada peserta non JKN. Ketidakmerataan utilisasi rawat jalan dan rawat inap yang pro-kaya disebabkan oleh ketidaksetaraan umur, jenis kelamin, geografis, pernikahan, pendidikan dan pengeluaran. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan perlu monitoring dan evaluasi secara rutin terhadap pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional. Kata kunci: Jaminan Kesehatan Nasional, ekuitas, Susenas 2014
Read More
T-4799
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nuri Anggreini; Pembimbing : Pujiyanto; Penguji: kurnia Sari, Michael Wijaya
Abstrak:
Skripsi ini membahas analisis manajemen program TB paru di Puskesmas Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis input dan proses berdasarkan analisis sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, telaah dokumen dan daftar tilik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis input diketahui jumlah petugas TB sudah cukup, terdapat laboratorium yang dilengkapi dengan peralatan diagnostik yang sesuai, ketersediaan obat TB sudah lengkap dan cukup, tata laksana progamsudah tepat, pelaksanaan kegiatan berdasarkan kebijakan, tetapi anggaran belumd apat dinilai kecukupannya karena diperlukan analisis terhadap manfaat yangdidapat, dan sasaran suspek TB paru tidak dapat diketahui karena tidak ada pencatatan dan pelaporan. Pada analisis proses diketahui bahwa kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan perencanan yang dibuat, tugas pokok dan fungsi tetapkan secara jelas, petugas diikut sertakan dalam pelatihan sebagai upaya pengembangan keterampilan, promosi kesehatan yang efektif adalah dengan penyuluhan kepada pasien, adanya kemitraan membantu dalam penanganan program TB paru, kegiatan pengawasan dilakukan 1 kali setahun melaluisupervisi oleh tingkat Kabupaten/kota, sedangkan evaluasi didasarkan dari hasil pencatatan dan pelaporan namun terdapat pencatatan dan pelaporan yang belum lengkap. Guna meningkatkan kegiatan program TB paru di Puskesmas Kecamatan Kemayoran maka perlu ada pelatihan bagi petugas TB yang belum terlatih,melakukan analisis biaya guna mengetahui kecukupan anggaran kegiatan,meningkatkan penyuluhan sebagai bagian dari promosi kesehatan, dan melakukan pencatatan dan pelaporan pada setiap kegiatan program TB paru.Kata kunci : Analisis, Manajemen, TB Paru
In the research showed that the analysis input of TB officer in sufficient, hasapproriate laboratory with diagnostic equipment, availability medicine, effectivemanaging program, implemetation of activities based on policies, but the budgetcan not be assessed for adequacy because there are no record keeping andreporting. On the analysis process is known as the activities carried out by theplanning made, duties and clearly defined function. The officer participate in thetraining as skills development effort, effective health promotion counseling, theexistent of partnership program help in pulmonary TB. Surveillance activitiescarried out once a year through supervision by any country or city level. While theevaluation is based on the keeping and reporting result, but the are keeping andreporting no yet completed. In order to increase the activity of pulmonary TB inPuskesmas Kecamatan Kemayoran, it is necessary to hold training for officer whohave not been trained. Check cost analysis to determine the adequacy of budgetactivities, improvement counseling as a part of health promotion and keeping andreporting on any pulmonary TB progam activities.Key words : Analysis, Pulmonary TB, Management
Read More
In the research showed that the analysis input of TB officer in sufficient, hasapproriate laboratory with diagnostic equipment, availability medicine, effectivemanaging program, implemetation of activities based on policies, but the budgetcan not be assessed for adequacy because there are no record keeping andreporting. On the analysis process is known as the activities carried out by theplanning made, duties and clearly defined function. The officer participate in thetraining as skills development effort, effective health promotion counseling, theexistent of partnership program help in pulmonary TB. Surveillance activitiescarried out once a year through supervision by any country or city level. While theevaluation is based on the keeping and reporting result, but the are keeping andreporting no yet completed. In order to increase the activity of pulmonary TB inPuskesmas Kecamatan Kemayoran, it is necessary to hold training for officer whohave not been trained. Check cost analysis to determine the adequacy of budgetactivities, improvement counseling as a part of health promotion and keeping andreporting on any pulmonary TB progam activities.Key words : Analysis, Pulmonary TB, Management
S-8254
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fauzi Ali Amin; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi
T-838
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Gisely Vionalita; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Ede Surya Darmawan, Ernawati S.
S-5347
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Supriadi; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Anwar Hasan
T-1594
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
