Ditemukan 32351 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Entis Fitriasi; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Ikhsan Moh Ramdani, Artha Prabawa
Abstrak:
Skripsi ini membahas karakteristik dokter terhadap kelengkapan pengisian Informed Consent pasien bedah caesar di RS Grha Permata Ibu. Informed Consent adalah salah satu aspek penting sebelum melakukan tindakan terhadap pasien terutama dalam melakukan tindakan yang memiliki resiko tinggi seperti bedah caesar. Dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) menyebutkan bahwa Informed Consent harus lengkap 100%, bagi dokter Informed Consent dapat membuat rasa aman dalam menjalankan tindakan medis pada pasien, sekaligus dapat digunakan sebagai pembelaan diri terhadap kemungkinan adanya tuntutan dari pasien atau keluarga pasien bila terjadi akibat yang tidak dikehendaki, sedangkan bagi pasien Informed Consent merupakan penghargaan terhadap hak-hak pasien oleh dokter dan dapat digunakan sebagai alasan gugatan terhadap dokter apabila terjadi penyimpangan praktik dokter dari maksud diberikannya persetujuan pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan kualitatif, pada penelitian kuantitatif dilakukan telaah dokumen berdasarkan lembar Informed Consent pasien bedah caesar pada bulan Januari-Maret 2015, sedangkan pada penelitian kualitatif menggunakan metode wawancara terhadap seluruh dokter spesialis kebidanan dan kandungan di RS Grha Permata Ibu dan wawancara terhadap informan kunci dari perawat dan manajemen. Berdasarkan analisis didapatkan hasil bahwa ketidaklengkapan pengisian lembar Informed Consent pasien bedah caesar di RS Grha Permata Ibu sebesar 63,7%. Variabel yang paling banyak tidak terisi adalah jam penandatanganan sebanyak 68,5%, hubungan antara pemberi pernyataan dan pasien sebanyak 37,9% dan nomor rekam medis sebanyak 29,8%. Kata kunci: Kelengkapan, Informed Consent, Kebidanan dan Kandungan, Bedah Caesar.
Read More
S-8771
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Puput Indriani; Pembiming: Besral; Penguji: R. Sutiyawan, Aenul Wardah
S-5922
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Surtihati; Pembimbing: Iwan Ariawan;Penguji: Artha Prabawa, Tri Moedji
S-6585
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Putri Rahmadianti; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Yeni Yuliani
Abstrak:
Penelitian ini membahas kelengkapan pengisian informed consent tindakan bedah di RS X tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah agar dapat mengetahui gambaran kelengkapan pengisian informed consent tindakan bedah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengisian kuesioner dan kualitatif dengan wawancara mendalam dan telaah dokumen formulir informed consent menggunakan daftar tilik serta menggunakan data sekunder. Dari hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 56,9% dari total formulir yang diamati telah diisi secara lengkap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belum adanya Standar Prosedur Operasional dan Kriteria tentang kelengkapan pengisian formulir informed consent tindakan bedah. Hal tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tidak lengkapnya pengisian formulir informed consent tindakan bedah di RS X.
Kata Kunci : Formulir Informed consent, Kelengkapan, Tindakan Bedah, Rekam Medis
This study explores the completeness of filling surgery informed consent forms at Hospital X in 2016. The aim of this study is to illustrate the degree of completeness of filled in consent forms pertaining to surgical actions. The design of this study uses a quantitative method through questionnaires, a qualitative method through in-depth interviews and document review informed consent forms through checklists, and also the use of secondary data. Results of this study shows that an average of 56.9% of consent forms were completely filled. This study also reveals that there is a lack of Standard Operating Procedure and criteria about completed informed consent forms for surgery, which may be one of the factors contributing to incomplete surgery informed consent forms at Hospital X.
Keyword : Informed consent Form, Completeness, Surgical, Medical Record
Read More
Kata Kunci : Formulir Informed consent, Kelengkapan, Tindakan Bedah, Rekam Medis
This study explores the completeness of filling surgery informed consent forms at Hospital X in 2016. The aim of this study is to illustrate the degree of completeness of filled in consent forms pertaining to surgical actions. The design of this study uses a quantitative method through questionnaires, a qualitative method through in-depth interviews and document review informed consent forms through checklists, and also the use of secondary data. Results of this study shows that an average of 56.9% of consent forms were completely filled. This study also reveals that there is a lack of Standard Operating Procedure and criteria about completed informed consent forms for surgery, which may be one of the factors contributing to incomplete surgery informed consent forms at Hospital X.
Keyword : Informed consent Form, Completeness, Surgical, Medical Record
S-9326
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yulia Rachma; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: R. Sutiawan, Lena Sari Dewi
S-6886
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Novia Anasta; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Artha Prabawa, Novita Dwi Istanti
Abstrak:
Read More
Rumah sakit merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang mempunyai peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan dan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang bermutu. Salah satu indikator pelayanan bermutu adalah data dan informasi rekam medis yang lengkap. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengetahui kelengkapan dokumen rekam medis pasien COVID-19 melalui pendekatan retrospektif di Rumah Sakit Universitas Indonesia Triwulan 1 Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain Mixed Methods Research. Berdasarkan hasil analisis didapatkan review identifikasi kelengkapan sebesar 100%. Pada review autentikasi kelengkapan 97.91%. Untuk review pencatatan yang baik dengan kelengkapan sebesar 97.56%. Pada review pelaporan penting dengan kelengkapan sebesar 97%. Tingkat kelengkapan rekam medis tertinggi adalah pada review identifikasi dan ketidaklengkapan tertinggi pada review pelaporan yang penting. Ketidaklengkapan rekam medis di RSUI disebabkan oleh faktor man, machine, money, material, dan method.
Hospital is one of the health facilities that has an important role in improving health status and is expected to be able to provide quality services. One indicator of quality service is complete medical record data and information. The purpose of this study, among others, was to determine the completeness of medical record documents for COVID-19 patients through a retrospective approach at the University of Indonesia Hospital, Quarter 1 of 2022. This study used a Mixed Methods Research design. Based on the results of the analysis, it was found that the completeness identification review was 100%. In the completeness authentication review 97.91%. For a good recording review with a completeness of 97.56%. In the critical reporting review with a completeness of 97%. The highest level of medical record completeness is in the identification review and the highest incompleteness is in the important reporting review. Incomplete medical records at RSUI are caused by man, machine, money, material, and method factors.
S-11222
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Eka Desi Purwanti; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: R. Sutiawan, Nurhayati Nurdin
S-7178
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hanny Setyani; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Milla Herdayanti, Yuni Susiana Nur
S-6893
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Riris Dian Hardiani; Pembimbing: Junadi, Purnawan
M-95
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sutriono; Pembimbing: Junadi, Purnawan
M-94
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
D3 - Laporan Magang Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
