Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 14016 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Fintriane Gilda; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Poppy Yuniar, Sugiharto
Abstrak: Pendidikan dan Pelatihan kebidanan dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas bidan dan pelayanan kebidanan. Maka dari itu, institusi pelatihan mengakreditasi pelatihan sebagai upaya jaminan mutu terhadap pelatihan kebidanan. Akreditasi pelatihan bagi tenaga kesehatan non pns dan masyarakan dilaksanakan oleh Pusdiklatnakes. Akreditasi pelatihan saat ini masih belum optimal pelaksanaannya, hal itu dikarenakan kurangnya informasi tentang alur dan persyaratan pengajuan akreditasi, duplikasi data, penumpukkan berkas pada lemari arsip, komunikasi feedback yang kurang lancar yang mengakibatkan proses pencatatan data, penilaian, dan pelaporan menjadi tidak efektif dan efisien. Oleh karena itu, dikembangkan prototype Sistem Informasi Akreditasi Pelatihan Teknis Kebidanan Berbasis Web dengan metode pendekatan sistem. Dari hasil pengembangan, prototype yang dirancang dengan Microsoft Visual Studio 2012 dan Microsoft SQL Server 2008 R2 ini menghasilkan tampilan informasi alur dan persyaratan akreditasi pada halaman depan web, basis data untuk menyimpan semua data dan dokumen akreditasi pelatihan, aplikasi penilaian akreditasi, informasi perkembangan pengajuan akreditasi, alat komunikasi antar penyelenggara pelatihan dan tim akreditasi berupa comment box, serta pelaporan yang terintegrasi antar data dan sesuai kebutuhan. Dengan prototype sistem informasi ini diharapkan pelaksanaan akreditasi pelatihan dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sehingga semakin banyak pelatihan dapat terakreditasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelatihan. Kata kunci: Sistem Informasi, Akreditasi, Pelatihan, Berbasis Web
Read More
T-4334
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ani Anisah; Pembimbing: R. Sutiawan; PEmbimbing: Besral, Khaerudin, Totok Subianto
Abstrak: Prastudi di lapangan menunjukan bahwa masih terjadi inefektifitas dan inefisiensi implementasi analisis kebutuhan diklat di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Ciloto, seperti prosedur yang panjang, waktu proses yang lama, biaya besar, kurangnya keterwakilan data serta lemahnya dukungan teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu secara substansi, permasalahan belum tergalinya softskills sebagai salah satu kemampuan penting pemberi layanan kesehatan (terutama perawat) membuat rekomendasi analisis kebutuhan diklat sebagai pertimbangan pengambilan keputusan perencanaan program diklat belum komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rancangan Sistem Informasi AKD Berbasis Web dengan kajian softskills perawat rumah sakit, yang efektif dan efisien dilengkapi dengan prototype program yang dapat menghasilkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan program diklat di BBPK Ciloto. Metodologi penelitian yaitu operational research dengan metode pengembangan sistem prototype. pengumpulan data primer dengan cara wawancara pada informan serta data sekunder melalui telaah dokumen dan observasi lapangan dengan metode pengujian sistem user acceptance test. Keluaran informasi yang dapat dihasilkan adalah informasi yang dapat digunakan untuk perencanaan program diklat softskills. Dari hasil pengujian dan analisis, sistem lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan sistem berjalan. Dalam pengembangannya perlu ada strategi untuk meningkatkan tingkat partisipasi dan perlunya dukungan dan masukan baik dari unit utama kementerian kesehatan, unit pembina teknis maupun organisasi profesi. Kata Kunci: sistem informasi, analisis kebutuhan diklat, diklat, prototype, perencanaan diklat.
Read More
T-4351
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lutfi Rinaldi Syahbana; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Budi Utomo, Artha Prabawa, Nurhalina
Abstrak:
Rekam Medis Elektronik berevolusi dari sebuah sistem yang sepenuhnya data dilaporkan oleh penyedia layanan kesehatan menjadi tren yang memungkinkan pasien untuk memiliki akses ke data kesehatan mereka sendiri, menjadikan mereka pemilik dara tersebut yaitu personal health record. Pada pasien ODHIV, penggunaan PHR dapat membuat pasien ODHIV aktif dalam perawatan kesehatan mereka sendiri, seperti ingin mengetahui jumlah sel T, viral load yang masih ada didalam tubuh, kepatuhan pengobatan ARV, serta perilaku yang berisiko. Penelitian ini adalah pengembangan sistem informasi Rapid Application Development (RAD) dengan teknik prototyping. Hasil penelitian diperoleh Analisa kebutuhan sistem informasi, desainmodel terstruktur dan interface untuk kemudahan penerapan sistem informasi oleh pengguna. Sistem informasi yang dikembangkan dapat memberikan kemudahan mengakses informasi kesehatan pasien ODHIV dengan cepat, mudah, akurat dan kapan saja. Sistem informasi pelayanan pasien ODHIV memberikan solusi untuk dapat mengidentifikasi kasus lost to follow up.

Electronic Medical Records evolved from a system where data is fully reported by healthcare providers to a trend that allows patients to have access to their own health data, making them the owners of those personal health records. In ODHIV patients, the use of PHR can make ODHIV patients active in their own health care, such as wanting to know the number of T cells, viral load that is still in the body, adherence to ARV treatment, and risky behaviors. This research is the development of a Rapid Application Development (RAD) information system with prototyping techniques. The results of the study obtained Analysis of information system needs, design of structured models and interfaces for the ease of application of information systems by users. The information system developed can provide easy access to ODHIV patient health information quickly, easily, accurately and at any time. ODHIV's patient care information system provides solutions to be able to identify cases lost to follow up.
Read More
T-6557
Depok : FKM UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eddy Purwanto; Pembimbing: Indang Trihandini, Artha Prabawa; Penguji: Meiwita P. Budiharsana, Soewarta Kosen, Didik Budijanto
Abstrak:
Tesis ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem informasi pengusulan proposal Risbin lptekdok berbasis layanan web dengan mengidentifikasi terlebih dahulu sistem berjalan. Tahapan pengembangan sistem yang dilakukan berdasarkan metode incremental adalah analisis kebutuhan, desain, pengkodean serta ujicoba sistem. Pengumpulan data yang dilakukan dalam pengembangan sistem informasi ini melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen, serta dilakukan studi kelayakan untuk mendukung tahap perencanaan. Hasil analisis didapatkan adanya peluang pengembangan sistem informasi untuk rnembantu pelaksanaan kegiatan Risbin Iptekdok. Ditemukan juga adanya permasalahan pada proses pengusulan proposal. Berdasarkan permasalahan tersebut disusunlah basis data, rancangan antar muka dan petunjuk pelaksanaan sistem informasi Risbin Iptekdok.

This thesis aims to develop a prototype for web based services medical science research proposal submission information system by identifying the current system first. Phase of system development is done based on incremental methods of requirements analysis, design, coding and testing the system. Data collection was performed within this information system development through in-depth interviews, observation and document review, and conducted feasibility studies to support the planning phase. Analysis found that there are opportunities for development of information systems implementation to assist activities on medical science research. Also discovered that there are problems in the process of proposal submission. Based on these problems compiled database, interface design and guidelines for the information system.
Read More
T-3247
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nopianto Ricaesar; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: Artha Prabawa, Yuniar Popy, Febrina Dwi Permata, Markus
Abstrak:
Transformasi sistem kesehatan di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan mutu dan aksesibilitas pelayanan kesehatan dengan cara memperbaiki infrastruktur, meningkatkan kualitas obat-obatan, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, memperkuat koordinasi antara layanan kesehatan, serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pelayanan kesehatan. Salah satu pilar penting dalam transformasi ini adalah transformasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDM Kesehatan), yang bertujuan untuk menyediakan jumlah dan distribusi SDM kesehatan yang merata di seluruh Indonesia. Untuk memastikan mutu pelatihan kesehatan dan SDM kesehatan, institusi penyelenggara harus mengikuti proses akreditasi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 2019. Namun, saat ini proses akreditasi institusi masih dilakukan secara manual, termasuk pengusulan, penilaian, dan penilaian ulang dengan pengiriman dokumen melalui email. Untuk meningkatkan efektivitasnya, diperlukan transformasi digital dalam sistem informasi akreditasi institusi pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem informasi untuk akreditasi institusi pelatihan di bidang kesehatan. Metode pengembangan yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan menggunakan model prototipe hingga mencapai tahap uji coba sistem. Desain sistem ini melibatkan pembuatan diagram konteks, Entity Relationship Diagram (ERD), Table Relationship Diagram (TRD), Data Dictionary, Flow Chart, dan Diagram Alir Data (DFD). Selain itu, juga dilakukan pembuatan antarmuka pengguna (user interface) untuk sistem tersebut.

The transformation of the health system in Indonesia aims to improve the quality and accessibility of health services by improving infrastructure, improving the quality of medicines, increasing the competence of health workers, strengthening coordination between health services, and involving community participation in making decisions related to health services. One of the important pillars in this transformation is the transformation of Health Human Resources (HR Health), which aims to provide an even number and distribution of health human resources throughout Indonesia. To ensure the quality of health training and health human resources, implementing institutions must follow the accreditation process in accordance with Government Regulation Number 67 of 2019. However, currently the institutional accreditation process is still carried out manually, including proposals, assessments and reassessments by sending documents via email. To increase its effectiveness, digital transformation is needed in the accreditation information system for training institutions. This study aims to design an information system for the accreditation of training institutions in the health sector. The development method used is the System Development Life Cycle (SDLC) using a prototype model until it reaches the system trial stage. The design of this system involves making context diagrams, Entity Relationship Diagrams (ERD), Table Relationship Diagrams (TRD), Data Dictionary, Flow Charts, and Data Flow Diagrams (DFD). In addition, a user interface (user interface) for the system is also made.
Read More
T-6604
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Puspa Sari; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Tris Eryando, Besral, Nirmala Ahmad Ma`ruf, Julianty Pradono
T-3343
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Doni Simangunsong; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: R. Sutiawan; Tutty Aprianti M.; Ahmad Eru Saprudin
Abstrak: Pelayanan keperawatan merupakan bagian integral dari rumah sakit yang memiliki peranan dalam menentukan mutu dan kualitas pelayanan rumah sakit. Perawat dituntut untuk melaksanakan pelayanan dan asuhan keperawatan sesuai standar, kewenangan, tanggung jawab serta kemampuan yang dimiliki untuk meningkatkan kesehatan dan pemulihan keadaan pasien. Pengunaan teknologi informasi belum sepenuhnya dimanfaatkan khususnya dalam dokumentasi keperawatan, sehingga masih ditemukan masalah seperti ketidaklengkapan dokumentasi, terjadi duplikasi data dan keterlambatan informasi. Tujuan penelitian ini adalah terbentuknya aplikasi sistem informasi asuhan keperawatan jiwa berbasis web. Pengembangan aplikasi ini diharapkan dapat menyediakan informasi yang cepat, tepat dan akurat bagi pengguna (user). Metodologi yang digunakan adalah metode iterasi incremental didukung dengan SLDC. Pengumpulan data informasi melalui wawancara, observasi dan telaah dokumen. Pengembangan desain proses asuhan keperawatan jiwa dengan standar internasional NANDA, NIC dan NOC. Pengembangan sistem pada penelitian ini menggunakan bahasa pemograman PHP dengan basis data MySQL. Hasil penelitian ini adalah aplikasi ringan. kata kunci : sistem informasi, asuhan keperawatan jiwa, web, rawat inap pskiatri
Read More
T-4493
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herly Nainggolan; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: R. Sutiawan, Dian Arief Hawindati
S-5951
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irfansyah Maulana Hidayat; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Artha Prabawa,Febrina Dwi Permata, Dian Rahayu Pamungkas
Abstrak:
Penjaminan Mutu merupakan suatu program evaluasi yang dilakukan sebagai upaya pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan. Saat ini pelaksanaan penjaminan mutu masih dilakukan dengan cara konvensional sehingga didapat beberapa masalah terkait pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data, penyimpanan data dan umpan balik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi yang dapat membantu proses pencatatan dan pelaporan yang lebih efektif dan efisien. Pengembangan sistem informasi dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dengan perancangan sistem menggunakan metode prototipe yang memungkinkan pengembangan sistem dilakukan lebih cepat dan pengguna dapat langsung berinteraksi untuk memberikan umpan balik terhadap sistem yang dikembangkan. Penelitian ini menghasilkan Prototipe Sistem Informasi penyelenggaraan pelatihan yang mempermudah proses pengumpulan, pengolahan dan rekapitulasi data secara tepat waktu dan cepat dikarenakan proses nya dilakukan secara otomatis oleh teknologi komputer. Penyimpanan data menggunakan teknologi basis data untuk memudahkan penelusuran data. Keluaran berupa penyajian informasi untuk membantu dalam pengawasan dan pengendalian mutu proses penyelenggaraan pelatihan serta hasil dari sistem informasi ini dapat dimanfaatkan sebagai data pendukung dalam penetapan kebijakan terkait pelatihan bidang kesehatan.

Quality assurance is an evaluation program used to manage and control the implementation of training activities. Currently, quality assurance is still implemented using a traditional method, which causes a number of issues with data collection, processing, presentation, storage, and feedback. The aim of this study is to create an information system that can help in the process of recording and reporting data in a more effective and efficient way. Information system development is carried out utilizing a qualitative research approach with system design using the prototype method, which allows system development to be carried out more quickly and users to directly interact to provide input on the system being developed. This research resulted in a training information system prototype that automates the automatic collection, analysis, and recapitulation of data utilizing computer technology. Data storage uses database technology to simplify data tracking. The results of this information system can be used to monitor and manage the quality of the training delivery process and the results of this information system can be used as supporting data in establishing policies related to training in the health sector.
Read More
T-6620
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sulistyo Asmoro Bangun; Pembimbing: R. Sutiawan, Dian Ayubi; Penguji: Maryati Sutarno, Rita Ismail
Abstrak: Pendahuluan: Upaya yang dilakukan penurunan AKI dan AKB dengan pemerataantenaga kesehatan bidan dan pendidikan berkelanjutan. Dengan pendidikan berkelanjutanakan meningkatkan kompetensi dan mutu tenaga kesehatan bidan. Dalam menjaminmutu tenaga kesehatan, pemerintah mewajibkan tenaga kesehatan bidan mengikuti ujikompetensi. Presentase kelulusan Uji kompetensi Diploma Kesehatan Kebidanan 72%pada tahun 2015. Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND)sebagai pemangku kepentingan pendidikan kebidanan memiliki peran dalampengembangan dan pembinaan Institusi Pendidikan Kebidanan agar memenuhi standar.Dalam mendukung peran AIPKIND perlu ketersediaan data dan informasi yang akuratdan tepat dari menjadi anggotanya, sehingga perlu dibangun rancangan SistemInformasi Basis Data Institusi Pendidikan Kebidanan Online di AIPKIND. Metode:Pengembangan sistem basis data pada penelitian ini menggunakan pendekatan SystemDevelopment Life Cycle (SDLC) dengan menggunakan metode Prototyping. Hasil:Perancangan prototipe sistem informasi basis data berbasis client-server dan berbasisweb sehingga client dapat mengakses menggunakan web browser di semua perangkatkomunikasi yang terhubung dengan internet. Penyajian data dan informasi dalam bentukgrafik dan tabel. Kesimpulan: Prototipe Sistem Informasi Basis Data InstitusiPendidikan Kebidanan Online menyediakan data dan informasi anggota AIPKIND yangakurat dan tepat waktu. AIPKIND dapat melakukan pemantauan dan evaluasi tentangprofil, tenaga pendidik dan peserta didik yang ada di institusi pendidikan kebidanan.Kata kunci : Sistem Informasi; Prototipe; Basis Data; AIPKIND
Background: Efforts made by the reduction of MMR and IMR with equalization ofmidwife health worker and continuing education. Continuing education will improvethe competence and quality of midwife health personnel. In ensuring the quality ofhealth personnel, the government requires midwife health personnel to followcompetency test. Percentage of graduation Competency Test Diploma of Midwifery72% by 2015. The Association of Indonesian Midwifery Education Institutions(AIPKIND) as the stakeholder of midwifery education has a role in developing andfostering the Midwifery Education Institution in order to meet the standards. In supportof AIPKIND's role, it is necessary to have accurate data and information from itsmembers, so that it is necessary to build the design of Database Information SystemMidwifery Institution in AIPKIND. Method: Development of database system in thisresearch using System Development Life Cycle (SDLC) approach by using Prototypingmethod. Results: Design prototype database system based on client-server and web-based so that clients can access using a web browser on all communication devicesconnected to the internet. Presentation of data and information in the form of graphs andtables. Conclusions: Prototype of Database Information System of Online MidwiferyInstitution provides accurate and timely data and information of AIPKIND members.AIPKIND may monitor and evaluate profiles, educators and learners present inmidwifery education institutions.Key words: information system; prototype;Database; AIPKIND.
Read More
T-5374
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive