Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 31558 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sensusiati; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas
B-685
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hana Johan Sastradijaya; Pembimbing: Suprijanto Rijadi
B-820
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alexandra Francesca Chandra; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Jaslis Ilyas, Pujiyanto, Guntur Darmawan, Chairulsjah Sjahruddin
Abstrak:
Latar Belakang : Layanan kesehatan adalah industri yang berorientasi kepada manusia, sehingga kinerja perawat sangatlah penting karena menjadi cerminan baik buruknya layanan rumah sakit. Di RS Abdi Waluyo, tren kinerja perawat rawat inap terlihat menurun dari kuartal 2 sampai 4 tahun 2022, dari 83% ke 76%, sementara target di 85% namun upaya evaluasi dan perbaikan untuk peningkatan kinerja perawat di rumah sakit masih belum tampak. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengatasi fenomena tersebut, dengan terlebih dahulu mengkaji faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat rawat inap di RS Abdi Waluyo. Metode : Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan pendekatan mixed method yang terdiri dari 2 tahap: 1) studi kuantitatif cross sectional dengan kuesioner yang dibagikan kepada 61 perawat secara total sampling untuk mengetahui gambaran kinerja dan faktor-faktor yang berhubungan; dan 2) studi kualitatif untuk mengetahui perspektif manajemen melalui wawancara mendalam kepada 3 informan kunci. Hasil : Dari hasil kuesioner ditemukan bahwa hanya 39 (64%) perawat rawat inap di RS Abdi Waluyo yang memiliki skor kinerja diatas nilai tengah 41 (min 21 – maks 52). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa hanya faktor organisasi yang secara statistik berhubungan dengan kinerja perawat rawat inap, meliputi: iklim organisasi (r=0,267; p=0,037), beban kerja (r=-0,517; p<0,001), kompensasi (r=0,274; p=0,033), dan kepemimpinan (r=0,227; p=0,078). Dari analisis regresi linear didapatkan persamaan berikut: Kinerja = 40,336 – 0,721 (Beban Kerja) + 0,33 (Kepemimpinan). Beban kerja adalah faktor yang paling dominan berhubungan dengan kinerja perawat, dengan arah hubungan negatif (berbanding terbalik). Dari studi kualitatif diketahui perspektif manajemen terkait faktor organisasi yang belum optimal, seperti adanya budaya menyalahkan di iklim organisasi, kurang objektifnya pemberian apresiasi/kompensasi, kepemimpinan Kepala Ruangan yang perlu ditingkatkan, dan sosialisasi berkala program pelatihan profesional. Simpulan : Faktor-faktor organisasi perlu dijaga dengan lebih baik untuk dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif untuk kinerja perawat yang optimal, dengan menghilangkan budaya menyalahkan, melakukan analisis dan mengontrol beban kerja, memberikan apresiasi finansial maupun non finansial kepada perawat yang berprestasi, meningkatkan kepemimpinan kepala ruangan, dan mensosialisasikan program pengembangan karir berkala agar perawat termotivasi untuk berprestasi.

Introduction : Healthcare is a human-oriented industry, so the performance of nurses is very important because it is a reflection of the good and bad of hospital services. At Abdi Waluyo Hospital, the performance trend of inpatient nurses appears to have decreased from the 2nd to 4th quarter of 2022, from 83% to 76%, while the target is at 85%. Meanwhile, evaluation and improvement efforts to improve nurse performance in hospitals are still not visible. Therefore, this research was conducted to overcome this phenomenon, by first examining the factors that influence the performance of inpatient nurses at Abdi Waluyo Hospital. Method : This is a non-experimental study with a mixed method approach consisting of 2 stages: 1) a cross-sectional quantitative study with questionnaires distributed to 61 nurses in total sampling to determine performance description and influencing factors; and 2) a qualitative study to find out the management perspective through in-depth interviews with 3 key informants. Result : The results of the questionnaire revealed only 39 (64%) of inpatient nurses at Abdi Waluyo Hospital had a performance score above the median value of 41 (min 21 – max 52). The results of the Spearman correlation test showed that only organizational factors were statistically correlated to the performance of inpatient nurses, including organizational climate (r=0.267; p=0.037), workload (r=-0.517; p<0.001), compensation (r= 0.274; p=0.033), and leadership (r=0.227; p=0.078). The following equation was obtained from linear regression analysis: Performance = 40.336 – 0.721 (Workload) + 0.33 (Leadership). The workload was the most dominant factor related to nurse performance, with a negative relationship (inversely related). The qualitative study revealed the management perspective regarding nonoptimal organizational factors such as the existence of a culture of blaming in the organizational climate, the lack of objectivity in giving appreciation/compensation, the fact that the Head of the Room still needs to improve her leadership, and regular socialization of professional training programs. Conclusion : Organizational factors need to be maintained better to be able to create an environment that is more conducive to optimal nurse performance, by eliminating the culture of blame, analyzing and controlling the workload, providing financial and non-financial appreciation to outstanding nurses, improving the leadership of the head of the room, and socializing career development program periodically so the nurses are motivated to excel.
Read More
B-2343
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nani Rohani; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Mieke Savitri, Sandi Iljanto, Wirda Saleh
B-1181
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muslim Sudirman; Pembimbing: Sumiatun
B-741
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cornella Jaqualina; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Suprijanto Rijadi, Kurnia Sari, Rahardjo, Febriana Nanchy
B-1713
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vony Vionita; Pembimbing: Amila Megraini; PengujiL Peter Albert W. Pattinama, Mieke Savitri, Sumijatun
B-934
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lomriani Hotnida; Pembimbing: Petter Patinama; Penguji: Sumiatun, Mieke Savitri, Sister Christophora S., Nurul Huda
Abstrak: Untuk memenuhi tujuan klinis dari perawatan, seorang perawat harus melakukan apa yang ia sebut sebagai proses keperawatan. Mutu asuhan keperawatan merupakan hasil dari bagaimana efektif dan efisiennya seorang perawat melakukan proses keperawatannya. Penilaian kerja perawat dalam pendokumentasian proses keperawatan merupakan sebuah cara yang penting untuk mengetahui kemampuan kerja perawat dalam melaksanakan proses keperawatan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai kinerja perawat dalam pendokumentasian proses keperawatan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Analisa data menggunakan uji Anova, regresi linier ganda dan General linier model multivariate.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara bersama-sama skor kinerja perawat dalam pendokumentasian pengkajian, disgnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi memang dipengaruhi umur, lama kerja, pendidikan, status pernikahan, status kepegawaian, persepsi seorang perawat terhadap kepemimpinan, hubungan antar kelompok, desain kerja, imbalan, fasilitas kerja, struktur organisasi, supervisi dan penghargaan.

Berdasar pada hasil penelitian, untuk meningkatkan kinerja perawat dalam pendokumentasian proses keperawatan, pihak manajemen rumah sakit perlu untuk membuat suatu kebijakan yang dapat mengakomodir peningkatan kemampuan setiap perawat melalui pendidikan dan pelatihan. Serta menciptakan situasi dan kondisi yang dapat memotivasi perawat untuk meningkatkan kinerjanya seperti supervisi, imbalan, penghargaan dan jenjang karir.

Analysis of Factors that Influenced Nurse Performance in Nursing Process Documentation at Inpatient Room, Koja General District HospitalTo fulfill the clinical purposes of nursing, a nurse does nursing process. Quality of nursing care is an output of how effective and efficiency a nurse does their nursing process. The nurse performance appraisal within documentation nursing process seems to be the important way to get nurse performance on nursing process.

The objective of this study is to get information about nurse performance on nursing process documentation and its influenced factors. This study is a quantitative method with cross sectional study. Data analysis using Anova test, multiple linier regression and multivariate General Linier Model.

The study showed that nurse performance score in documentation nursing assessment, diagnosis, care plan, implementation and care evaluation as a combined dependent variable influenced by age, tenure, educational background, marital status, employment status, leadership, peer relationship, salary, supervision, organizational structure, work design, work facility and reward.

Based on study result, to increase the nurse performance, it is suggested that the management of Koja General District Hospital needs to make a policy that ensure all employee so that they can develop their abilities through education and training and create a conclusive situation that motivate employee to do their best performance such as supervision, salary, reward and career path.
Read More
B-637
Depok : FKM UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prasetyaningtyas Agustrianti; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Dumilah Ayuningtyas, Diah Puspitasari, Hendro L Prasetyo
Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denganefektivitas komunikasi perawat-pasien di ruang rawat inap RS Harapan Mulia.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangancrossectional yang dilakukan pada periode rawat Maret-Mei 2015 pada 60 pasiendan 30 perawat sebagai responden. Hasil penelitian menggambarkan 53,3%responden pasien menilai komunikasi perawat efektif, analisis lebih lanjut denganregresi logistik menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara karakterperawat, kelelahan fisik dan mental, bahasa, dukungan pimpinan dan manajemenrumah sakit, fasilitas dan penghargaan dengan efektivitas komunikasi perawatdan pasien.Kata kunci: Efektivitas komunikasi, perawat, pasien.
Read More
B-1701
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eliyana; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Puput Oktamianti, Esti Nurwidiyanti
Abstrak: Menurunnya kualitas pelayanan bukan hanya karena faktor mutu tenaga,tetapi dapat juga karena tingginya beban kerja yang berakibat perawatmenjadi letih secara fisik dan mental sehingga terjadi burnout.Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktordemografik, faktor personal dan faktor organisasi terhadap burnoutperawat pelaksana di unit rawat inap RSJ Provinsi Kalimantan Barat.Penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif potong lintangmenggunakan instrumen MBI (Maslach Burnout Inventory). Sampel yangdiambil adalah total sampling berjumlah 122 orang. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa burnout perawat pelaksana dalam kategori rendahsebesar 82,8% dan kategori sedang sebesar 17,2% serta variabel yangpaling dominan dengan burnout adalah variabel beban kerja.Kata kunci : Burnout, Perawat Pelaksana
Beside the improper quality of personnel, the decline of hospital qualitymay be caused by the high workload which resulting to nurses physicaland mental exhaustion, which lead to burnoutThe study aims to determine the relationship between demographicfactors, personal factors and organizational factors toward burnout ofnurses in the inpatient unit RSJ West Kalimantan Province.It is a quantitative study with cross-sectional approach using MBI(Maslach Burnout Inventory) instrument. Samples are the total populationamounted to 122 nurses. The results showed that 82.8% are nurses withlow category of burnout while 17.2% in middle category of burnout. Themost dominant variables related to burnout is the workload of nurses.Keywords: Burnout, Nurse Executive
Read More
B-1696
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive