Ditemukan 15643 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Kusindrati Sudibyo; Pembimbing: Ronnie Rivany
B-182
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Zahrotiah; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Dumilah Ayuningtyas
T-1967
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Weny Wiharsini; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Raty Ayu Dewi Sartika, Evi Martha, Fitri Hudayani, Rodlia
Abstrak:
Pelayanan asuhan gizi yang bermutu yaitu terpenuhinya langkah-langkah mulai dari pengkajian (asesmen), diagnosis, intervensi, monitoring dan evaluasi. Ukuran kualitas digambarkan melalui evaluasi keberhasilan asuhan gizi dan kepatuhan tenaga gizi melaksanakan PAGT. Hasil telusur asuhan gizi pada pasien rawat inap yang dilaksanakan Instalasi Gizi dan Produksi Makanan (IGPM) di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo pada bulan maret tahun 2021 terhadap 40 pasien rawat inap didapatkan hasil baru 43% rekam medis dengan dokumentasi monitoring evaluasi asuhan gizi lengkap, masih ditemukan ketidaksesuaian dalam dokumentasi asuhan gizi pada pasien rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu asuhan gizi pada pasien rawat inap di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan JuniJuli tahun 2021, dengan jenis penelitian mix methode dengan desain penelitian explanatory pada variabel mutu asuhan gizi, motivasi, kerjasama tim dan komitmen. Sample pada penelitian kuantitatif yaitu nutrisionis dietisien yang dilakukan telusur asuhan gizi berjumlah 21 orang dan penelitian kualitatif pada variabel manajemen SDM, pendidikan pelatihan kompetensi menggunakan 8 informan. Hasil penelitian menunjukkan asuhan gizi pada pasien rawat inap di RSCM sudah cukup baik, meskipun masih ditemukan beberapa ketidaksesuain dalam dokumentasi dan langkah asuhan seperti belum ada rencana jangka waktu monitoring dan evaluasi pada dokumentasi sebesar 36,5%, dan asesmen gizi tidak tepat waktu (>1x24 jam) sebesar 21,6%, dalam hal motivasi, kerjasama-kolaborasi dan komitmen petugas dalam penerapan asuhan gizi cukup baik, manajemen SDM dikelola sangat baik mulai dari perencanaan tenaga, orientasi dan bimbingan pegawai baru, hingga pemberian kewenangan sudah cukup baik, namun untuk sistem jenjang karir yang baru terbentuk belum dapat diaplikasikan. Pendidikan, pelatihan dan kompetensi tenaga nutrisionisdietisien dikelola dan direncanakan dengan sangat baik oleh Instalasi Gizi dan Produksi Makanan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Perlu dibuat suatu sistem, untuk meningkatkan kepatuhan dalam dokumentasi seperti evaluasi formulir untuk mempermudah dan mempersingkan waktu pengisian dokumentasi asuhan dan pemerataan Hospital Information System (HIS) pada semua ruang rawat
Quality nutritional care services are fulfilled steps ranging from assessment, diagnosis, intervention, monitoring and evaluation. Quality measures are illustrated through the evaluation of the success of nutritional care and compliance of nutrition personnel carrying out PAGT. The results of nutrition care search in inpatients conducted Nutrition installation and Food Production (IGPM) at RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo in March 2021 against 40 inpatients obtained new results 43% medical records with documentation monitoring the evaluation of complete nutritional care, still found discrepancies in nutritional care documentation in inpatients. This study aims to analyze the quality of nutritional care in inpatients at RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. This research was conducted in June-July 2021, with a type of mix methode research with explanatory research design on nutritional quality variables, motivation, teamwork and commitment. Samples in quantitative research, namely dietetic nutritionists conducted by 21 people and qualitative research on hr management variables, competency training education using 8 informants. The results showed that nutritional care in inpatients in RSCM was quite good, although there were still some discrepancies in documentation and foster care measures such as there was no monitoring and evaluation period plan on the documentation of 36.5%, and the nutritional assessment was not on time (>1x24 hours) of 21.6%, in terms of motivation, collaboration and commitment of officers in the application of nutritional care is quite good , HR management is managed very well ranging from energy planning, orientation and guidance of new employees, to the granting of authority is good enough, but for the newly formed career level system can not be applied. The education, training and competence of nutritionist-dietitian personnel is managed and very well planned by the Nutrition Installation and Food Production of RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. A system is needed, to improve compliance in documentation such as form evaluations to facilitate and streamline the time of filling out foster documentation and equalization of Hospital Information System (HIS) in all wards
Read More
Quality nutritional care services are fulfilled steps ranging from assessment, diagnosis, intervention, monitoring and evaluation. Quality measures are illustrated through the evaluation of the success of nutritional care and compliance of nutrition personnel carrying out PAGT. The results of nutrition care search in inpatients conducted Nutrition installation and Food Production (IGPM) at RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo in March 2021 against 40 inpatients obtained new results 43% medical records with documentation monitoring the evaluation of complete nutritional care, still found discrepancies in nutritional care documentation in inpatients. This study aims to analyze the quality of nutritional care in inpatients at RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. This research was conducted in June-July 2021, with a type of mix methode research with explanatory research design on nutritional quality variables, motivation, teamwork and commitment. Samples in quantitative research, namely dietetic nutritionists conducted by 21 people and qualitative research on hr management variables, competency training education using 8 informants. The results showed that nutritional care in inpatients in RSCM was quite good, although there were still some discrepancies in documentation and foster care measures such as there was no monitoring and evaluation period plan on the documentation of 36.5%, and the nutritional assessment was not on time (>1x24 hours) of 21.6%, in terms of motivation, collaboration and commitment of officers in the application of nutritional care is quite good , HR management is managed very well ranging from energy planning, orientation and guidance of new employees, to the granting of authority is good enough, but for the newly formed career level system can not be applied. The education, training and competence of nutritionist-dietitian personnel is managed and very well planned by the Nutrition Installation and Food Production of RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. A system is needed, to improve compliance in documentation such as form evaluations to facilitate and streamline the time of filling out foster documentation and equalization of Hospital Information System (HIS) in all wards
T-6159
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewi Mulyani; Pembimbing: Sujana Jatiputra
S-1363
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Wita Rizki Amelia; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Siti Arifah Pudjonarti, Suharyati
S-5648
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Salsabila Benazir; Pembimbing: Yovsyah; Penguji: Renti Mahkota, Gandi Agusniadi
Abstrak:
Kanker paru adalah semua penyakit keganasan di paru baik yang berasal dari paru sendiri maupun keganasan dari luar paru Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian kanker paru pada pasien rawat inap dan rawat jalan di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo Jakarta RSCM Tahun 2011 2012 Desain penelitian ini adalah kasus kontrol dan dianalisis secara univariat dan bivariat Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang menjalani pelayanan rawat inap dan rawat jalan di bagian pulmonologi RSCM dan memiliki catatan rekam medis yang lengkap Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien laki laki memiliki risiko 2 05 95 CI 1 062 3 974 kali lebih besar untuk terkena kanker paru dibandingkan pasien perempuan Kemudian untuk tingkat pendidikan rendah memiliki risiko 0 23 95 CI 0 08 0 64 kali lebih besar untuk terkena kanker paru dibandingkan pasien dengan tingkat pendidikan tinggi Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pasien yang merokok memiliki risiko 3 19 95 CI 1 63 2 23 kali lebih besar untuk terkena kanker paru dibandingkan pasien yang tidak merokok pasien yang merokok ge 20 batang per hari memiliki risiko 7 62 95 CI 2 00 28 97 kali lebih besar dibandingkan pasien yang tidak merokok dan pasien yang merokok selama 1 24 tahun memiliki risiko 3 87 95 CI 1 89 7 91 kali lebih besar dibandingkan pasien yang tidak merokok.
Lung cancer is all of malignant lung disease including malignancy derived from the lung itself or from extrapulmonary malignancy This study aims to determine the risk factors of lung cancer incidence in Inpatient and Outpatient at Dr Cipto Mangunkusumo Hospital RSCM in Jakarta 2011 2012 This study design is case control with univariate and bivariate analyzes The samples in this study were patients undergoing inpatient and outpatient at pulmonologi RSCM and have a complete medical record Results showed that male patients had a risk of 2 05 95 CI 1 062 to 3 974 times greater for lung cancer than women For the low education levels have an increased risk of 0 23 95 CI 0 08 0 64 times greater for lung cancer than patients with higher education levels The results also showed that patients who smoke have a risk of 3 19 95 CI 1 63 to 2 23 times greater for lung cancer than non smokers patients who smoked ge 20 cigarettes per day had a risk of 7 62 95 CI 2 00 to 28 97 times greater than patients who did not smoke and patients who smoked for 1 24 years had a risk of 3 87 95 CI 1 89 to 7 91 times greater than patients who do not smoke.
Read More
S-7991
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Siti Nuryati; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo
S-1359
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Woro Endah Wahyuni; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo
S-1000
Depok : FKM UI, 1996
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Anindyajati Tyas Nareshwarie; Pembimbing : Adang Bachtiar; Penguji: Anhari Achadi, Wachyu Sulistiadi, Budi imam Santoso, Amila Megraini
Abstrak:
Kelengkapan dokumen rekam medis merupakan hal yang sangat penting karena mempengaruhi kualitas pelayanan suatu rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelengkapan rekam medis Di Unit Rawat Inap Departemen Obstetri Dan Ginekologi RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo berdasarkan criteria Malcolm baldrige. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada 90% rekam medis yang tidak lengkap pada bagian identitas, 6,25% pada tanggal dan waktu, 16,25% pada informed consent, dan 5% pada ringkasan pulang. Kendala yang dihadapi antara lain beban kerja yang tinggi, jumlah pasien banyak, form pengisian rekam medis yang terlalu tebal, software EHR (Electronic Health Record) sering eror dan loading. Saran pada penelitian ini antara lain mengganti pengisian rekam medis dengan sistem elektronik, memperbaiki koneksi internet agar stabil, mengirim staf rekam medis ke unit rawat inap, menyediakan dokter di unit rekam medis. Kata Kunci: Rekam Medis, Kelengkapan, Malcolm Baldrige
Read More
T-4821
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mustafa Kamal; Pembimbing: Korib, Mon dastri
B-333
Depok : FKM UI, 1998
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
