Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 8469 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Andriani
BIKF Vol.4, No.12
Jakarta : RS Fatmawati, 2002
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Luh Adi Satriani, Setyowati, Amelia Kurniasih
JKT Vol.3, No.1
Denpasar : STIKES, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syakrani, Sandra Bhakti Mafriana
LP 364.155 SYA k
Yogyakarta : Ford Foundation, 2005
Laporan Penelitian   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Purniati, Rita Serena Kolibonso
362.8292 PUR m
Jakarta : Mitra Perempuan, 2003
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wini Tamtiari
LP 364.155 TAM a
Yogyakarta : Ford Foundation, 2005
Laporan Penelitian   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wini Tamtiari
364.155 TAM a
Yogyakarta : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan UGM, 2005
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ratna Dewi Handayani; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: Mieke Savitri, Widyastuti Dewi
S-4138
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cut Nikita Azkiya Tachimitha; Pembimbing: R. Budi Utomo; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Sudibyo Alimoeso
Abstrak: Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan kekerasan berbasis gender di ranah personal, yang sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Diperkirakan 30% dari semua wanita yang pernah berpasangan telah terpapar kekerasan fisik atau seksual setidaknya sekali dalam hidup mereka dan sebagian besar wanita yang terpapar kekerasan fisik mengalami kekerasan berulang. Sikap pemukulan terhadap istri, yang merupakan salah satu faktor terjadinya KDRT, berpengaruh pada indikator pemberdayaan wanita dan status kesehatannya. Studi ini menggunakan data Survei Kesehatan Reproduksi Perempuan tahun 2019 di Pulau Jawa untuk mengetahui faktor yang memengaruhi sikap wanita kawin usia subur (15-49 tahun) dalam menjustifikasi KDRT terhadap istri. Dari 6.876 wanita, 15% (1.083) di antaranya menyetujui pemukulan terhadap istri oleh suami karena minimal satu dari enam alasan tertentu. Dari hasil uji regresi logistik, ditemukan bahwa usia, tingkat pendidikan wanita, dan tempat tinggal menjadi faktor determinan sikap ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan suami, status pekerjaan, dan indeks kekayaan secara signifikan berhubungan dengan sikap wanita terhadap pemukulan istri. Penting untuk meningkatkan tidak hanya pendidikan perempuan tetapi juga di kedua pihak, wanita dan pria, untuk memberantas masalah ini
Read More
S-10919
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Atikah Pustikasari; Pembimbing: Sabarinah B. Prasetyo; Penguji: Rita Damayanti, Dini Dachlia, Ninuk Widyantoro, Budi Arimunastri
Abstrak: Abstrak

Usia Pertama menikah yang dilakukan wanita di Kabupaten Bekasi 51,3 % dibawah usia 20 tahun. Ini merupakan salah satu penyebab terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dari penelitian ini, wanita yang menikah dibawah usia 20 tahun mengalami KDRT selama menikah sebanyak 115 (73,9%). Terdapat hubungan antara responden yang melakukan pernikahan dibawah usia 20 tahun dengan KDRT. Wanita yang melakukan pernikahan di bawah usia 20 tahun berisiko 2 kali mengalami KDRT. Faktor lain yang berhubungan dengan KDRT yaitu Pendidikan suami rendah, Penghasilan rendah, Pengambil keputusan, pemilihan pasangan, suami pengguna alkohol, konflik orang tua dan riwayat suami dengan perilaku kekerasan fisik.


First age married women do in Bekasi 51.3% under the age of 20 years. This is one of the causes of domestic violence. From this study, women who were married under the age of 20 years experience domestic violence during the marriage as much as 115 (73,9%). There is a relationship between the respondents who do marriage under the age of 20 years with domestic violence. Women who perform marriages under the age of 20 years has twice the risk of experiencing domestic violence. Other factors associated with domestic violence are husbands low education, low income, decision makers, mate choice, husband alcohol users, parents conflict and husband with a history of physically violent behavior.

Read More
T-3815
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive