Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 27464 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Arinda Kurnitasari; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Atik Nuyrwahyuni, Yulia Oktavia
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai utilisasi pelayanan rawat inap program Jamkesda Kota Yogykarta tahun 2013-3015 berdasarkan jenis kepesertaan, jenis kelamin, umur, dan kelas rumah sakit. Penelitian ini adalah penelitian analisiskuantitaf yang bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan mengolah data sekunder yang di dapat dari tempat penelitian. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Seluruh data klaim dari 1 Januari 2013 s/d 31 Desember 2015 digunakan sebagai sampel. Analisis yang dilakukan adalah analisis Univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengguna pelayanan rawat inap program Jaminan kesehatan Daerah Kota Yogyakarta menurun hingga setengahnya dari tahun 2013 ke tahun 2015 yaitu dari 4.644 menjadi 2.422 yang sebanding dengan peningkatan jumlah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sedangkan rerata cost sharing pengguna berkisar Rp 1.004.640 s/d Rp 1.279.369 yang menunjukkan bahwa kemampuan bayar pengguna Jamkesda setara iuran BPJS kesehatan selama tiga tahun. Jumlah kasus rawat inap dari semua kelompok peserta menurun tetapi rata-rata biaya rawat inapnya memiliki tren bervariasi yang dipengaruhi besaran biaya diagnosis penyakit dan besaran cost sharing, yaitu pada tahun 2013 sebesar 28,7% naik menjadi 40% pada tahun 2014 dan turun di tahun 2015 menjadi 26,2%. Jumlah kasus untuk jenis kelamin perempuan lebih tinggi yaitu 1.933 (55,4%) dan 1.371 (56,6%). Meskipun demikian, rata-rata biaya rawat inap untuk jenis kelamin lakilaki selalu lebih tinggi dari jenis kelamin perempuan. Jumlah kasus terbanyak pada umur 0-4 tahun (>10%) kemudian menurun hingga umur 10-14 tahun (<4%) lalu naik lagi hingga puncaknya pada umur 50-54 tahun (7,6%-10,6%) dan setelah itu menurun hingga umur 80+. Rata-rata biaya rawat inap semakin tinggi sebanding dengan kenaikan klasifikasi kelas rumah sakit. Rumah sakit kelas A adalah yang paling tinggi rata-rata biaya rawat inapnya dan rumah sakit kelas B adalah rumah sakit yang paling banyak penggunanya sedangkan rumah sakit kelas C penggunanya paling sedikit Kata kunci: Jamkesda; Pelayanan Rawat Inap; Utilisasi
Read More
S-9045
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Zahrotun Ngaliyah; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Ari Purwohandoyo
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan utilisasi rawat inap tingkat lanjut peserta JKN pada lansia yang merupakan pasien kardiovaskular di wilayah Provinsi DI Yogyakarta berdasarkan Data Sampel BPJS Kesehatan Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Total sampel yang diperoleh sebesar 192 peserta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan dengan uji analisis chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian diperoleh bahwa utilisasi rawat inap pada peserta JKN yang memiliki penyakit kardiovaskular di Yogyakarta sebagian besar diakses oleh peserta dengan jenis kelamin laki-laki (61.0%), kelompok umur pra lansia (45-59 tahun) (69.8%), memiliki status belum kawin (66.7%), bertempat tinggal di wilayah Kabupaten Gunungkidul (84.6%), jenis FKTP puskesmas (61.3%), kepemilikan FKRTL milik pemerintah (64.3%), segmen peserta PBI APBD (100.0%), hak kelas rawat I dan II (100.0%), tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas (75.6%). Variabel yang memiliki hubungan secara signifikan dengan utilisasi RITL adalah karakteristik umur, wilayah tempat tinggal (Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Bantul), segmentasi kepesertaan (PBI APBD dan PBI APBN), serta komorbiditas. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa PBI JKN mampu meningkatkan akses pelayanan kesehatan pada masyarakat miskin.
This study aims to determine how the determinants of inpatient utilization of JKN participants in the elderly who are cardiovascular patients in the DI Yogyakarta Province based on BPJS Sample Data in 2019. This study used a cross-sectional design to obtain variables that affect the inpatient utilization of JKN participants in the elderly who are cardiovascular patients and analysis is limited to 192 total samples with the chi-square analysis test. The sampling technique used the total sampling technique and was in accordance with the inclusion and exclusion criteria. For the 192 total samples, respondents who utilized inpatient facilities the most were in the male gender (61.0%), pre-elderly age group (45-59 years) (69.8%), has unmarried status (66.7%), residing in the Gunungkidul Regency (84.6%), FKTP puskemas (61.3%), public sector (64.3%), PBI APBD participant (100.0%), nursing class I and II (100.0%), and had no comorbidities (75.6%). Variables that have a significant relationship with the use of RITL are age characteristics, area of residence (Gunungkidul Regency and Bantul Regency), membership segments (PBI APBD and PBI APBN), nursing class (class III), and comorbidities. The study also represented that PBI JKN is able to increase access to the poor citizen.
Read More
S-11060
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Demitria Aghnia Rachma Effendy; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Vetty Yulianty, Fikrotul Ulya
Abstrak:
Skripsi ini membahas terkait implementasi sistem Surat Jaminan Pelayanan (SJP) Online dalam program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kota Depok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi sistem Surat Jaminan Pelayanan (SJP) Online dalam program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang dilaksanakan di wilayah Kota Depok. SJP Online merupakan bentuk digitalisasi pelayanan yang bertujuan untuk memudahkan pencatatan, pelaporan, dan proses klaim rumah sakit dengan prosedur yang cepat. Dalam pelaksanaan SJP Online di lapangan, masih terdapat masalah atau kendala dalam Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat data deskriptif dengan metode pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil dan pembahasan penelitian menggunakan perspektif teori sistem, yaitu input, process, output. Hasil penelitian terkait pelaksanaan SJP Online di Kota Depok dapat dikatakan sudah sesuai dengan kebijakan dan standar yang berlaku, namun suatu kendala-kendala masih terjadi dalam pelaksanaannya. Kendala-kendala, seperti kurangnya jumlah verifikator dalam kepegawaian SJP Online Dinkes Kota Depok, anggaran dana, sarana dan prasarana di Dinkes Kota Depok, struktur organisasi di Puskesmas, motivasi, serta sistem error masih terjadi dalam pelaksanaan SJP Online. Meskipun demikian, upaya perbaikan dan peningkatan kualitas dilakukan dalam pelaksanaan SJP Online di Kota Depok.

This thesis discusses the implementation of the Online Service Guarantee Letter (SJP) system in the Depok City Regional Health Insurance (Jamkesda) program. The purpose of this study was to determine the implementation of the Online Service Guarantee Letter (SJP) system in the Regional Health Insurance (Jamkesda) program which was implemented in the Depok City area. SJP Online is a form of digitizing services that aims to facilitate the recording, reporting, and processing of hospital claims with fast procedures. In the implementation of SJP Online in the field, there are still problems or obstacles. This research is a descriptive qualitative research with data collection methods of in-depth interviews, observation, and document review. The results and discussion of the research use a systems theory perspective, namely input, process, and output. The results of research related to the implementation of SJP Online in Depok City can be said to be in accordance with applicable policies and standards, but there are still obstacles in its implementation. Obstacles, such as the lack of verifiers in the Depok City Health Office's Online SJP staffing, budget funds, facilities and infrastructure at the Depok City Health Office, organizational structure at the Puskesmas, motivation, and system errors still occur in the implementation of SJP Online. Nevertheless, efforts to improve and improve quality are carried out in the implementation of SJP Online in Depok City.
Read More
S-11153
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nisa Kamila; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Kurnia Sari, Wahyu Sulistiadi, Tati Suryati, Herlinawati
T-4604
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Farida Kusumaningrum; Pembimbing: Prastuti Soewondo; Penguji: Atik Nurwahyuni, Mardiati Nadjib, Felly Philipus Senewe, Ario Baskoro
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang peran Jaminan Kesehatan Nasional terhadap pengeluaran biaya kesehatan tunai katastropik penduduk lanjut usia di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menggunakan data sekunder Susenas Kor Tahun 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya peran Jaminan Kesehatan Nasional terhadap penurunan risiko pengeluaran biaya kesehatan tunai katastropik, diketahuinya proporsi kejadian pengeluaran biaya kesehatan tunai katastropik, serta faktor-faktor yang berhubungan dengan pengeluaran biaya kesehatan tunai katastropik pada penduduk lansia di Provinsi DI Yogyakarta. Unit analisis penelitian ini adalah individu lansia dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 806 orang. Analisis multivariat pada data dilakukan dengan pendekatan model regresi binary choice model dengan model Logit. Hasil penelitian didapatkan bahwa proporsi kejadian pengeluaran biaya kesehatan tunai katastropik sebesar 4,34% di antara penduduk lansia di Provinsi DI Yogyakarta. Faktor-faktor yang secara statistik berhubungan signifikan dengan pengeluaran biaya kesehatan tunai katastropik meliputi pendidikan, jumlah anggota rumah tangga, pemanfaatan JKN, dan utilisasi rawat inap. Hasil penelitian ini juga mendapatkan bahwa Jaminan Kesehatan Nasional berperan menurunkan risiko kejadian pengeluaran kejadian katastropik sebesar 0,2 kali lebih rendah bagi penduduk lansia yang memanfaatkannya pada layanan kesehatan.
Read More
T-5693
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Kusmiyati; Pemb. Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Togi Asman Sinaga, Feurah Dihan Bahar
T-2706
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ikke Lutviana; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Pujiyanto, Wilda Alvernia
Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana utilisasi rawat inap Peserta JKN di wilayah Provinsi Jawa Barat tahun 2016 yang mana utilisasi tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit atau FKRTL. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat cross sectional dengan mengolah data sekunder yang di dapat dari Data Sampel BPJS Kesehatan Tahun 2015-2016. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling, yakni seluruh data rawat inap mulai tanggal 01 Januari 2016 sampai dengan 31 Desember 2016 di wilayah Provinsi Jawa Barat digunakan sebagai sampel dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa utilisasi rawat inap banyak diakses oleh peserta usia lansia (7,88%), jenis kelamin perempuan (7,23%), status perkawinan cerai (8,02%), riwayat penyakit keduanya (PM & PTM) (23,98%), jenis fasilitas kesehatan Puskesmas (4,66%), segmentasi kepesertaan PBPU (11,02%), hak kelas rawat Kelas 1 (10,21%), wilayah tempat tinggal di Wilayah II Purwakarta (7,30%) dan tempat tinggal kota (9,15%). Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian utilisasi rawat inap adalah riwayat penyakit.
Kata kunci: Utilisasi, rawat inap, JKN

This study aims to find out how to use JKN Participants inpatients in West Java Province in 2016 which are used in hospitals or FKRTL. This research is a quantitative cross sectional study by processing secondary data that can be obtained from the Sample Data of BPJS Kesehatan for 2015-2016. The sampling technique in this study was total sampling, that is all inpatient data from January 1, 2016 to December 31, 2016 in the area of West Java Province were used as samples in the study. The results showed that the use of hospitalization was mostly accessed by elderly age participants (7.88%), female sex (7.23%), divorced marital status (8.02%), history of the disease (PM & PTM) (23,98%), type of health facility Puskesmas (4.66%), PBPU membership segmentation (11.02%), nursing class Class 1 (10.21%), residential areas in Region II Purwakarta (7.30%) and city residence (9.15%). The most dominant variable related to the incidence of hospitalization is the history of the disease.
Key words: Utilization, inpatient, JKN
Read More
S-10402
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gisely Vionalita; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Ede Surya Darmawan, Ernawati S.
S-5347
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Reviana Annisa Mulyani; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Jaslis Ilyas, Erfan Chandra Nugraha
Abstrak: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang membutuhkan pemanfaatan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan, khususnya melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penelitian ini bertujuan menganalisis utilisasi pelayanan rawat jalan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama oleh peserta JKN penderita hipertensi di Provinsi Jawa Barat tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan data sekunder dari Data Sampel BPJS Kesehatan tahun 2023 dan dianalisis secara univariat, bivariat, serta multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, jenis FKTP, segmentasi kepesertaan, dan wilayah tempat tinggal berhubungan dengan utilisasi pelayanan rawat jalan. Hypertension is a major non-communicable disease requiring continuous health service utilization through the National Health Insurance (JKN) program. This study aimed to analyze outpatient service utilization at Primary Health Care Facilities among JKN participants with hypertension in West Java Province in 2023. This cross-sectional study used secondary data from the 2023 BPJS Kesehatan Sample Data and applied univariate, bivariate, and multivariate analyses. The results showed that age, sex, type of primary health care facility, membership segmentation, and area of residence were associated with outpatient service utilization.
Read More
S-12189
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Julia Istiqomah Puteri; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Vetty Yulianty, Radiah Nazmah Sari
S-8894
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive