Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40390 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Lisa Indrian Dini; Pembimbing: Pandu Riono; Penguji: Soedarto Ronoatmodjo, Flourisa Julian Sudrajat, Siti Kulsum
Abstrak: Pendahuluan. Status kehamilan tidak diinginkan menjadi perhatian pentingkarena kehamilan tidak diinginkan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayiyang akan dilahirkannya.Tujuan Penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran danpengaruh dari kehamilan tidak diinginkan terhadap perilaku ibu selama kehamilandan setelah kelahiran pada beda status ekonomi.Metode Penelitian. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif denganmenggunkan data sekunder dari Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI)tahun 2012. Populasinya adalah wanita usia 15-49 tahun yang pernah hamil danmelahirkan dalam lima tahun terakhir saat survei dilakukan dengan sampelsebanyak 11.742 responden.Hasil Penelitian. Hasil analisis multivariabel menunjukkan bahwa ibu yangmengalami kehamilan tidak diinginkan mempunyai peluang untuk tidakmelakukan perawatan kehamilan sebanyak 1,79 dibandingkan kehamilandiinginkan, sedangkan ibu yang mengalami kehamilan tidak diinginkanmempunyai peluang yang sama dengan kehamilan diinginkan terhadap perilakuuntuk tidak memberikan ASI eksklusif dan tidak memberikan imunisasi dasarlengkap. Hasil analisis stratifikasi regresi logistik multivariabel menunjukkanbahwa pengaruh status kehamilan tidak diinginkan terhadap perilaku perawatankehamilan, pemberian ASI eksklusif dan pemberian imunisasi dasar lengkap jugadipengaruhi oleh status ekonomi.Kesimpulan. Pentingnya mencegah kehamilan tidak diinginkan untukmeningkatkan kesehatan ibu dan bayi.Kata kunci : Kehamilan tidak diinginkan, perilaku selama kehamilan, perilakusetelah kelahiran.
Introduction. The status of unwanted pregnancy became an important attentionbecause unwanted pregnancy may influence the health of mother and their baby.Objective. To describe and study the effect of unwanted pregnancies on thebehavior of the mother during pregnancy and after birth at different economicstatus.Methods. This study is a quantitative study using secondary data from IndonesianDemographic and Health Survey (IDHS). The population is women aged 15-49years who had pregnant and given birth in the last five years when the survey wasconducted with a sample of 11.742 respondents.Results. The analysis show that the mothers who experienced an unwantedpregnancy have the odds to no prenatal care as much as 1.79 compared to thedesired pregnancy, whereas mothers who experienced an unwanted pregnancyhave the same odds with the desired pregnancy to behavior to not giving exclusivebreastfeeding and not giving complete basic immunizations. Stratifiedmultivariable logistic regression shows that the influence of unwanted pregnancytowards prenatal care, exclusive breastfeeding and complete basic immunizationwas also influenced by economic status.Conclusion. The importance of preventing unwanted pregnancy to improvematernal and infant health.Keywords: unwanted pregnancy, behavior during pregnancy, behavior after birth.
Read More
T-4657
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lorensia Panselina Widowati; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Martya Rahmaniati, Evi Martha, Maria Gayatri, Rina Herartri
Abstrak: Tesis ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kehamilan tidak diinginkan dengan perilaku perawatan kehamilan yang merupakan komposit dari kunjungan pertama antenatal, frekuensi pemeriksaan antenatal dan konsumsi zat besi. Metode yang digunakan adalah desain potong lintang dengan menggunakan data SDKI 2017. Analisis dilakukan dengan chi square dan regresi logistik model faktor risiko. Terdapat hubungan antara kehamilan tidak diinginkan dengan perilaku perawatan kehamilan (p value = 0.0001). Ibu dengan kehamilan tidak diinginkan mempunyai peluang untuk melakukan perilaku perawatan kehamilan yang tidak baik 2.338 kali dibandingkan ibu yang kehamilannya diinginkan. Pengaruh KTD terhadap perilaku perawatan kehamilan tergantung atau berbeda menurut kelompok umur ibu berisiko, paritas dan tempat tinggal
This thesis aims to determine the relationship between unintended pregnancy and antenatal care behavior which is a composite of the first antenatal visit, the frequency of antenatal checks and iron consumption. The method used is a cross-sectional design using the 2017 IDHS data. Analysis was performed with chi square and logistic regression models of risk factors. There is a relationship between unintended pregnancy and antenatal care behavior (p value = 0.0001). Mothers with unintended pregnancies have an opportunity to perform poor antenatal care behavior 2,338 times compared to intended pregnancies. The effect of unintended pregnancy on antenatal care behavior depends or varies according to the group of risky maternal age, parity and type of residence.
Read More
T-5994
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Puspita Sari; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: R. Sutiawan, Emi Nurjasmi, Mukhtar Bakti
Abstrak: Tesis ini membahas mengenai ibu hamil yang mengalami komplikasi selamakehamilannya dengan kejadian kematian neonatal. Angka kematian neonatal disuatu daerah dapat dijadikan sebagai salah satu indikator dalam keberhasilanpelayanan kesehatan dan program pembangunan kesehatan. Selain faktorpenyebab langsung, juga terdapat berbagai faktor pemicu terjadinya kematianneonatal. Faktor tersebut meliputi faktor sosial ekonomi, faktor ibu, faktorpelayanan kesehatan, faktor neonatal, faktor persalinan dan pelayanan postnatal.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan analisisregresi logistik ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebabkematian neonatal adalah kelengkapan kunjungan ANC, kunjungan neonatal, usiaibu, penolong persalinan, pendidikan ibu, pekerjaan ibu dan tempat persalinan.Responden yang mengalami komplikasi kehamilan mulas sebelum 9 bulanmemiliki peluang sebesar 1,021 untuk mengalami kematian neonatal, respondenyang mengalami komplikasi kehamilan perdarahan berlebihan memiliki peluangsebesar 1,170 kali untuk mengalami kematian neonatal, responden yangmengalami kommplikasi kehamilan demam memiliki peluang sebesar 1,153 kaliuntuk mengalami kematian neonatal, , responden yang mengalami komplikasikehamilan kejang memiliki peluang sebesar 1,036 kali untuk mengalami kematianneonatal, responden yang mengalami komplikasi kehamilan dengan tanda bahayalebih dari satu jenistanda bahaya seperti hipertensi, kepala pusing, posisi janinsungsang, dan oedema memiliki peluang sebesar 1,276 kali untuk mengalamikematian neonatal. Dan yang berkaitan dengan komplikasi kehamilan, diharapkanpemerintah melakukan upaya deteksi dini terhadapa komplikasi pada kehamilandan perlu diikuti dengan pemantauan yang berkelanjutan pada kepatuhan ibuterhadap anjuran dari petugas kesehatan.
Kata kunci :Komplikasi kehamilan, ANC, neonatal, kematian neonatal
This thesis discusses the pregnant women who experience complications duringpregnancy with the incidence of neonatal mortality. Neonatal mortality rate in anarea can be used as an indicator of the success of health care and healthdevelopment programs. In addition to the direct causes, there are also manyfactors triggering the occurrence of neonatal mortality. These factors includesocioeconomic factors, maternal factors, health service factors, neonatal factors,factors childbirth and postnatal care. This study used cross sectional design byusing multiple logistic regression analysis. The results of this study indicate thatthe cause of neonatal mortality is completeness ANC, visit neonatal, maternalage, birth attendants, maternal education, maternal employment and the place ofdelivery. Respondents who experienced pregnancy complications heartburnbefore 9 months have a chance at 1,021 to experience neonatal death,respondents who experienced pregnancy complications excessive bleeding have achance at 1,170 times to experience neonatal death, respondents who experiencedkommplikasi pregnancy fever has the opportunity for 1,153 times to experienceneonatal deaths , respondents who experienced pregnancy complications seizureshave a chance at 1,036 times to experience neonatal death, respondents whoexperienced pregnancy complications with danger signs of more than onejenistanda hazards such as hypertension, headache, fetal position, breechpresentation, and edema have a chance at 1,276 times to experience neonataldeath. And associated with complications of pregnancy, it is expected thegovernment to make efforts terhadapa early detection of complications inpregnancy and should be followed by continuous monitoring on compliancemother against the advice of health officials.
Keywords :Complications of pregnancy, ANC, neonatal, neonatal death
Read More
T-4730
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kirana Anggraini; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Sandra Fikawati, Agung Sugihantono, Asangga Guyansyah
T-4269
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kirana Anggraini; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Sandra Fikawati, Agung Sugihantono, Asangga Guyansyah
T-4269
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Aryastuti; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Dwi Gayatri, Nida Rohmawati, Popy Irawati
Abstrak: Komplikasi persalinan merupakan penyebab langsung kematian maternal yangsebenarnya dapat dicegah melalui perawatan kehamilan yang baik. Peningkatancakupan pemeriksaan kehamilan yang tidak diikuti dengan menurunnyakomplikasi persalinan karena para ibu hamil belum sepenuhnya mendapatkanpelayanan yang sesuai standar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubunganantara perawatan kehamilan dengan komplikasi persalinan pada ibu di Indonesia.Penelitian ini merupakan studi analitik menggunakan data Survei Demografi danKesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 dengan desain cross-sectional. Sampelpenelitian yaitu semua perempuan usia 15-49 tahun yang pernah melahirkan anakhidup maupun mati, tercakup dalam rumah tangga yang disurvei di 33 propinsi diIndonesia yang memenuhi kriteria sampel penelitian sebanyak 11.803 responden.Variabel yang diteliti adalah komplikasi persalinan, perawatan kehamilan, umuribu saat melahirkan, pendidikan, paritas, jarak kelahiran, penolong persalinan,tempat persalinan, riwayat komplikasi kehamilan, riwayat komplikasi persalinansebelumnya dan kehamilan kembar. Analisis menggunakan regresi logistik ganda.Hasil penelitian menunjukkan prevalensi kejadian komplikasi persalinan diIndonesia antara kurun waktu tahun 2007-2012 sebanyak 49,2% dan prevalensiperawatan kehamilan yang buruk tidak sesuai standar sebanyak 91,2%. Ibudengan perawatan kehamilan yang buruk berisiko 1,3 kali lebih tinggi mengalamikomplikasi persalinan dibandingkan dengan ibu dengan perawatan kehamilan baik(OR: 1,3, 95% CI: 1,14-1,49).
Kata kunci: komplikasi persalinan, perawatan kehamilan
Read More
T-4641
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Haryati; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Ella Nurlella Hadi, Evi Martha, Rahmadewi, Wisnu Trianggono
Abstrak: Pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan sangat penting untuk mengurangi kejadianaborsi dan dampak merugikan lainnya seperti kelahiran prematur, BBLR, anak yang tidakdiharapkan serta kesakitan dan kematian ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kehamilan tidak diinginkan diIndonesia. Penelitian ini menggunakan analisis data sekunder Survey DemografiKesehatan Indonesia Tahun 2012 yang mencakup 33 provinsi di Indonesia dengan desainpotong lintang. Sampel dalam penelitian ini adalah perempuan yang sedang hamil saatsurvey dilakukan, sejumlah 2046 responden. Data dianalisis secara multivariat denganregresi logistik ganda. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan KTD adalahParitas. Ibu yang belum mempunyai anak berisiko mengalami KTD 8,35 kali (p value<0,05, OR 8,35 95% CI: 4,25-16,40 ) dibanding dengan ibu yang mempunyai anak 1-3setelah dikontrol oleh variabel umur, status perkawinan dan kegagalan kontrasepsi.
Kata kunci:Faktor- factor, Kehamilan Tidak Diinginkan, Paritas.
Prevention of unintended pregnancies is essential to reduce the incidence of abortion andother adverse effects such as premature birth, low birth weight, unwanted child, maternalchild morbidity and mortality. The aim of the study was to assess determinants ofunintended pregnancies in Indonesia. The study was a secondary data analysis ofIndonesia Demographic Health Survey 2012 which covered 33 provinces in Indonesiawith cross-sectional design. The sample in this study were women who were pregnantwhen the survey was conducted, accounted as 2046 women. Data were analyzed bymultiple logistic regression. The most dominant factor related to unintended pregnanciesis married status. Mothers with are at risk of experiencing unintended pregnancies 8,35times (p value <0.05, OR 10.59 95% CI: 3, 11-38,14) compared to married mothers aftercontrolled by age, parity, complication and contraceptive failure.
Keywords: determinants, unintended pregnancy, parity.
Read More
T-5100
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dini Agustini; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Martya Rahmaniati M., Sandra Fikawati, Anies Irawati, Hikmah Kurniasari
Abstrak:
ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. WHO menganjurkan untuk memberikan ASI eksklusif. Ibu dengan kehamilan yang tidak diinginkan berisiko untuk tidak memberikan ASI eksklusif atau bahkan tidak menyusui sama sekali. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara kehamilan tidak diinginkan dengan pemberian ASI eksklusif di Indonesia menurut SDKI 2017. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan menggunakan data SDKI 2017. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Wanita Usia Subur (WUS) 15-49 tahun di Indonesia, sampel penelitian 1.244 WUS dengan anak usia 0-5 bulan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pemberian ASI eksklusif, variabel independen adalah kehamilan tidak diinginkan dan variabel kovariat yaitu usia, pendidikan, paritas, status ekonomi, pekerjaan, status pernikahan, IMD, kunjungan ANC, dan wilayah tempat tinggal. Analisis yang dilakukan yaitu analisis univariat, bivariate dan multivariate dengan uji regresi logistic ganda model faktor risiko. Hasil penelitian menunjukkan persentase ASI eksklusif di Indonesia yaitu sebesar 59,4% dan persentase kehamilan tidak diinginkan di Indonesia sebesar 19,5%. Hasil analisis multivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara status kehamilan tidak diinginkan dengan pemberian ASI eksklusif setelah dikontrol oleh variabel kovariat (p=0,064), namun ditemukan interaksi variabel kehamilan tidak diinginkan dan paritas dengan OR primipara 2,78, artinya ibu primipara dengan kehamilan tidak diinginkan berisiko 2,78 kali lebih tinggi untuk tidak memberikan ASI Eksklusif dibandingkan ibu dengan kehamilan diinginkan setelah dikontrol status ekonomi. Perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan capaian pemberian ASI eksklusif yaitu pelatihan tenaga konselor, peningkatan KIE terkait pemberian ASI eksklusif khususnya pada ibu dengan KTD dan optimalisasi penyediaan ruangan dan fasilitas yang mendukung ibu bekerja untuk tetap melanjutkan pemberian ASI eksklusif.

Breast milk is the best food for babies. WHO recommends exclusive breastfeeding. Mothers with unwanted pregnancies are at risk for not giving exclusive breastfeeding or not even breastfeeding at all. The research objective was to determine the relationship between unwanted pregnancies and exclusive breastfeeding in Indonesia according to the 2017 IDHS. This research was a cross-sectional study using data from the 2017 IDHS. The population of this study was all Women of Reproductive Age (WUS) 15-49 years in Indonesia, the study sample was 1,244 WUS with children aged 0-5 months who met the inclusion and exclusion criteria. The dependent variable in this study was exclusive breastfeeding, the independent variable was unwanted pregnancy and the covariate variables were age, education, parity, economic status, employment, marital status, IMD, ANC visits, and area of residence. The analyzes performed were univariate, bivariate and multivariate analysis with multiple logistic regression tests of the risk factor model. The results showed that the percentage of exclusive breastfeeding in Indonesia was 59.4% and the percentage of unwanted pregnancies in Indonesia was 19.5%. The results of the multivariate analysis showed that there was no relationship between adverse event status and exclusive breastfeeding after being controlled by the covariate variable (p=0.064), however, there was an interaction between the unwanted pregnancies and parity variables with OR primipara 2.78 meaning that primiparous mothers with unwanted pregnancies are at risk of 2.78 times higher for not giving exclusive breastfeeding compared to mothers with wanted pregnancies after controlling for economic status. Efforts need to be made to improve the ability of exclusive breastfeeding, namely counselors, increasing IEC related to exclusive breastfeeding, especially for mothers with unwanted pregnancies and optimizing the provision of rooms and facilities that support working mothers to continue to provide exclusive breastfeeding.
Read More
T-6681
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eva Nur Octavia; Pembimbing: Besral; Penguji: Evi Martha, Milla Herdayati, Rahmadewi, Mohammad Baharuddin
Abstrak: Persalinan sesar merupakan intervensi dalam proses persalinan bertujuan untuk mencegah morbiditas serta mortalitas maternal dan neonatal dalam kondisi kegawatdaruratan medis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tenaga pemeriksa kehamilan dan kepemilikan jaminan kesehatan dengan pemilihan metode persalinan sesar pada wanita usia subur (WUS) usia 19-45 tahun di Indonesia dengan menganalisis data sekunder SDKI tahun 2012 dan 2017. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan sampel penelitian 8.124 tahun 2012 dan 10.973 tahun 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan proporsi persalinan sesar terjadi peningkatan.Risiko persalinan sesar lebih tinggi pada ibu yang melakukan pemeriksaan kehamilan pada dokter spesialis kandungan dan memiliki jaminan kesehatan
Cesarean delivery is an intervention in the delivery process aimed at preventing maternal and neonatal morbidity and mortality in medical emergencies. The purpose of this study was to determine the association between antenatal care providers and health insurance with cesarean delivery among women of childbearing aged 19-45 years in Indonesia by analyzing secondary data from the 2012 and 2017 IDHS The risk of cesarean delivery is higher in women who perform antenatal care at an obstetrician and have health insurance
Read More
T-6034
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Lidra Maribeth; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Kemal Nazarudin Siregar, Toha Muhaimin, Yekti Widodo, Anindita Dyah Sekarpuri
Abstrak: Indonesia menjadi salah satu negara dengan penyumbang angka stunting terbesar kelima di dunia.Kehamilan tidak diinginkan dapat menjadi salah satu faktor yang mungkin berperan besar dalam menyebabkan kejadian stunting pada anak usia 0-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kehamilan tidak diinginkan dengan kejadian stunting pada anak usia 0-5 tahun. Terdapat konfonding dalam penelitian ini yaitu pada variabel pendidikan dan status ekonomi. Pendidikan dan status ekonomi memiliki hubungan signifikan pada analisis multivariat (nilai p<0,001) dengan kejadian stunting
Read More
T-5788
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive