Ditemukan 36254 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Nurhidayati Endah Puspita Sari; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Adang Bachtiar, Puput Oktamianti, Indah Rosana, Dini Handayani
Abstrak:
Sejak tahun 2013 Grup Rumah Sakit Awal Bros telah memiliki programpencegahan pasien jatuhnamun hingga saat ini insiden pasien jatuh masih terjadiserta belum pernah dilakukan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukanevaluasi terhadap program pencegahan pasien jatuh di unit rawat inap pada GrupRumah Sakit Awal Bros dengan metode cross sectional. Pengumpulan datadilakukan melalui telaah dokumen dan wawancara mendalam.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa rata-rata angka insiden jatuh di unit rawat inap adalah 0,18per 1000 hari rawat, rasio perawat dengan pasien 0,22, kepatuhan pengkajianrisiko jatuh 0,95, kepatuhan edukasi risiko jatuh 0,94, penggunaan gelang risikojatuh 0,97. Dari keempat variabel tersebuthanya pemberian edukasi risiko jatuhyang secara bermakna mempengaruhi terjadinya insiden pasien jatuh.Rekomendasi perbaikan program pencegahan pasien jatuh yang diusulkanmengacu kepada teori Malcolm Baldrige yang disusun berdasarkan tujuh aspekpenilaian yaitu kepemimpinan, rencana strategi, pelanggan,manajemenpengukuran, analisis dan pengetahuan (perbaikan mutu), tenaga kerja (sumberdaya manusia), sistem informasi / proses kerja dan hasil.Kata Kunci : Keselamatan Pasien;Pasien Jatuh; Malcolm Baldrige.
. Patient falls prevention program in Awal Bros Hospital Group has been madesince 2013 but the incidence of patient falls still occur and have not beenevaluated. The purpose of this study is to evaluate the program uses crosssectional method. Data collected through documents review and in-depthinterviews.The results of the study concluded that the average fall rate incident ininpatient units is 0,18 per 1.000 days of hospitalization, ratio of nurses to patientsis 0,22, fall risk assessment compliance is 0,95, compliance for risk fall educationis 0,94, the use of fall risk bracelet 0,97. From the four variables studied only theprovision of education that significantly affects the incidence of patient falls.Recommendations for improvement of patient falls prevention programs wereproposed referring to the theory of Malcolm Baldrige, compiled by seven aspectsleadership, strategic planning, customer, management of measurement, analysisand knowledge (quality improvement), labor (human resources), informationsystems / processes work and result.Key Words : Patient Safety; Fall Incident; Malcolm Baldrige Framework
Read More
. Patient falls prevention program in Awal Bros Hospital Group has been madesince 2013 but the incidence of patient falls still occur and have not beenevaluated. The purpose of this study is to evaluate the program uses crosssectional method. Data collected through documents review and in-depthinterviews.The results of the study concluded that the average fall rate incident ininpatient units is 0,18 per 1.000 days of hospitalization, ratio of nurses to patientsis 0,22, fall risk assessment compliance is 0,95, compliance for risk fall educationis 0,94, the use of fall risk bracelet 0,97. From the four variables studied only theprovision of education that significantly affects the incidence of patient falls.Recommendations for improvement of patient falls prevention programs wereproposed referring to the theory of Malcolm Baldrige, compiled by seven aspectsleadership, strategic planning, customer, management of measurement, analysisand knowledge (quality improvement), labor (human resources), informationsystems / processes work and result.Key Words : Patient Safety; Fall Incident; Malcolm Baldrige Framework
B-1776
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Swesti Sari Suciati; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Adang Bachtiar, Ede Surya Darmawan, Benny Christanto, Amilia Megraini
Abstrak:
Integrated Care Pathway merupakan suatu konsep perencanaan pelayanan terpadu berdasarkan standar pelayanan medis berbasis bukti bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. ICP Apendiktomi dibentuk tahun 2013 di RS Awal Bros Batam. Namun belum terdapat analisa ICP terhadap Patient Outcomes dan lama rawat. Penelitian ini melalui pendekatan kuantitatif dilengkapi kualitatif berdasarkan 7 kriteria Malcolm Baldrige. Hasil penelitian ini adalah kepatuhan pelaksanaan ICP menurunkan lama rawat. Namun kepatuhan ICP tidak memiliki hubungan dengan patient outcomes. Hasil analisis berdasarkan kriteria Baldrige menyarankan adanya indikator pencapaian untuk efektifitas pelaksanaan ICP. Kata Kunci : Integrated Care Pathway (ICP), Patient Outcomes, kriteria Malcolm Baldrige
Read More
B-1818
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sri Kusmiyati; Pemb. Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Togi Asman Sinaga, Feurah Dihan Bahar
T-2706
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Atmiroseva; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Pujiyanto, Mardiati Nadjib, Donni Hendrawan, Elsa Novelia
T-4888
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Imanda Pribadi; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Masitoh, Gandi Agusniadi
S-8325
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Putri Purnamasari; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Budi Hidayat, Budi Hartono
S-6743
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Vidianita Shelcia; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Purnawan Junadi, M. Syafruddin Hak
Abstrak:
Penelitian ini membahas tentang desain Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) sebagai upaya pencegahan pasien jatuh di Instalasi Rawat Inap RSAB Harapan Kita Tahun 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah diperolehnya desain FMEA sebagai upaya pencegahan pasien jatuh di Instalasi Rawat Inap pasien RSAB Harapan Kita pada tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan operational research dengan metode observasi, wawancara mendalam, telaah data sekunder dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini adalah faktor rumah sakit (ketersediaan sarana prasarana) dan faktor pasien/ keluarga (pengetahuan pasien/ keluarga) ikut berkontribusi sebagai penyebab pasien jatuh di RSAB Harapan Kita. Desain FMEA yang evidence based dan sesuai dengan kebutuhan RSAB Harapan Kita diperoleh melalui proses Focus Group Discussion (FGD) Tim FMEA sehingga diperoleh prioritas perbaikan dan menghasilkan upaya-upaya pencegahan pasien jatuh di Instalasi Rawat Inap RSAB Harapan Kita. Kata kunci: Failure Mode And Effect Analysis, Jatuh, Pencegahan Pasien Jatuh This study discusses the design of Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) as prevention of inpatient falls at Harapan Kita Women and Children Hospital in 2017. The purpose of this research is to obtain the design of FMEA as prevention efforts of inpatient falls at Harapan Kita Women and Children Hospital in 2017. This type of research is qualitative by using operational research with the method of observation, in-depth interview, secondary data study and document review. The results of this study are hospital factors (availability of infrastructure) and patient / family factors (patient / family knowledge) contributed as the cause of the patient falls at Harapan Kita Women and Children Hospital. The evidence based design of FMEA and in accordance with the needs of Harapan Kita Women and Children Hospital is obtained through the Focus Group Discussion (FGD) process of FMEA Team to obtain the priority of improvement and resulted prevention efforts of the inpatient falls at Harapan Kita Women and Children Hospital. Keywords: Failure Mode And Effect Analysis, Fall, Patient Falls Prevention
Read More
S-9421
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yusi Rahmayanti Arsy; Pembimbing; Suprijadi Rijanto; Penguji: Pujiyanto, Andi Erlina
S-7024
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yessi Oktafianti; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Mardiati Nadjib, Doni Hendrawan, Taufik Hidayat
Abstrak:
WHO menetapkan jaminan kesehatan semesta/Universal Health Coverage (UHC) untuk memastikan semua orang mendapatkan pelayanan kesehatan. Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan pelayanan kesehatan tanpa melihat status sosial masyarakat, pemerintah menetapkan program Jaminan Kesehatan Nasional. Penelitian ini bertujuan mengetahui ekuitas/inekuitas utilisasi pelayanan kesehatan pada peserta JKN dan mengetahui karakteristik yang menjadi dasar terjadinya ketimpangan utilisasi pelayanan kesehatan di Indonesia. Studi ini mengunakan data sekunder dari Survei Sosial Ekonomi Nasional tahun 2014. Hasil menunjukkan bahwa penduduk kaya di Indonesia lebih banyak memanfaatkan pelayanan rumah sakit dibandingkan dengan penduduk miskin. Rata-rata jumlah kunjungan rawat jalan peserta JKN khususnya pada kuintil 1 dan kuintil 2 lebih besar daripada bukan peserta JKN pada kelompok yang sama. Tingkat ketimpangan pelayanan rawat inap pada responden peserta JKN lebih kecil daripada peserta non JKN. Ketidakmerataan utilisasi rawat jalan dan rawat inap yang pro-kaya disebabkan oleh ketidaksetaraan umur, jenis kelamin, geografis, pernikahan, pendidikan dan pengeluaran. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan perlu monitoring dan evaluasi secara rutin terhadap pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional. Kata kunci: Jaminan Kesehatan Nasional, ekuitas, Susenas 2014
Read More
T-4799
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Evi Sihan Murdewenti; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Syaifuddin Zuhri
S-8420
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
