Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34451 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Mia Aulia Andira; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Dwi R. Hariastuti
Abstrak: Penelitian ini membahas mengenai proses respond time rekam medis pasien rawatjalan di RSUP fatmawati tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah untukmendapatkan hasil analisis proses respond time rekam medis pasien rawat jalan.Jenis penelitian yang digunakan adalah operational research yang menggunakanmetode kualitatif. Hasil penelitian ini digambarkan dengan value stream mappingyang memperlihatkan adanya value added 18% sebesar dan non value addedsebesar 82%.

Hasil respond time penelitian ini adalah RSUP Fatmawati sudahmencapai target respond time rekam medis rumah sakit namun belum mencapaitarget Standar Pelayanan Minimal untuk pendistribusian rekam medis kepoliklinik. Untuk dapat memperlihatkan akar masalah peneliti menggunakananalisa tulang ikan yang dilihat dari man, methode, machine, dan environtmental. Untuk desain perbaikan peneliti mengusulkan beberapa saran berdasarkan leantools.

Kata Kunci :Respond Time, Rekam Medis, Lean, Waste, Value Stream Mapping
This study discusses about the medical records respond time of outpatientsservices at Fatmawati Hospital in 2016. The aim of this study was to get ananalysis of medical records respond time of outpatients. This type of research isan operational research that use qualitative methods. The results of this study aredescribed with value stream mapping that showed 18% of value added and nonvalue added by 82%.

The results of this study respond time is Fatmawati Hospitalalready reached the target respond time medical records of hospitals but have notreached the target of Standards Minimun Serviceses for the distribution of medicalrecords to the clinic. To be able to show the root of the problem researcher usefishbone analysis views of man, method, machine, and environmental. To designimprovements, researchers proposed some suggestions based on lean tools.

Key Words :Respond Time, Medical Record, Lean, Waste, Value Stream Mapping.
Read More
S-9300
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maya Rasita; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Masyitoh, Ferawati
S-8347
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sari Amalia; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Etin Ratna Martiningsih
S-9003
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Novrita Ilmiyanti; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Puput Oktamianti, Slamet Effendy, Budi Hartono
Abstrak: Penundaan pada proses pemulangan pasien berkaitan dengan ketersediaan jumlahtempat tidur pada pasien yang akan masuk dirawat inap. Hal ini mengakibatkanpelayanan menjadi tidak efisien. Metode Lean merupakan suatu metode yangdiharapkan dapat meningkatkan efisiensi pada proses pemulangan pasien rawatinap. Penelitian kualitatif dengan menggunakan prinsip Lean thinking untukmenggambarkan alur proses pemulangan pasien, menghitung Lead time dan CycleTime, dan menganalisis waste yang terjadi.

Hasil penelitian menunjukkan wakturata-rata yang diperlukan untuk pasien metode pembayaran BPJS sebesar 153,5menit, Cash sebesar 127 menit , dan asuransi sebesar 264 menit. Total persentasenon value added activity pada proses pemulangan pasien dengan metodepembayaran BPJS sebesar 76,4%, cash sebesar 72,4%, dan asuransi sebesar84,1%.

Usulan perbaikan dengan metode Lean dapat menurunka persentase nonvalue added activity menjadi sebesar 56,6% untuk pasien BPJS, 46,6% untukpasien cash, dan 56,8% untuk pasien asuransi.

Kata kunci: pemulangan pasien; Lean; Value Added; Non value added; waste

Delays in the process of discharge related to the availability of the number of bedsfor patients who are going to be hospitalized. This resulted inefficiency ofservices. Lean method is a method that is expected to improve efficiency in theprocess of discharge process. A qualitative study using the principles of leanthinking to describe the process of discharge flow, calculate the lead time andcycle time, and analyze the waste that occurs.

The results show the average timerequired for patient used BPJS payment method is 153.5 minutes, cash is 127minutes, and insurance is 264 minutes. The total percentage of non-value addedactivity in the process of discharge process with BPJS payment method is 76.4%,cash is 72.4%, and insurance is 84.1%.

Suggestions for improvements with leanmethods can reduce the percentage of non-value added activity by 56.6% forBPJS patients, 46.6% for cash patients, and 56.8% for insured patients.

Keywords: discharge process; lean; value added; non-value added; waste
Read More
B-1777
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Risalino Christoforus Balu; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Pujiyanto, Andi Heryono, Ignatius Kusumo Budiono
Abstrak: Salah satu cara untuk melakukan efisiensi, meningkatkan mutu pelayanan danmeningkatkan keselamatan pasien di Amerika dengan menggunakan konsep LeanThinking yang diterapkan di rumah sakit menjadi Lean Hospital. Penelitian inimenganalisis alur pelayanan di rawat jalan Poliklinik Spesialis sebagai data untukperbaikan di Rumah Sakit X yang merupakan Rumah Sakit Swasta Kelas BPendidikan. Dengan menggunakan metodologi penelitian operational research,dilakukan observasi dan wawancara mendalam memperlihatkan bahwa kegiatannon value added bisa samapai 80% dan kegiatan value added hanya 20%. Datatersebut menunjukan bahwa telah terjadi pemborosan (waste) dan hasil analisisakar masalah menggunakan Root Cause Analysis (RCA) memperlihatkan adabeberapa faktor yang menyebabkan inefisiensi pelayanan rawat jalan poliklinikspesialis. Usulan perbaikan untuk mengurangi pemborosan dibagi menjadi tigatahap, antara lain jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjangdiharapkan meningkatkan pelayanan rawat jalan dan kepuasan pasien.
Kata kunci: Konsep Lean, Lean Thinking, Lean Hospital, Rawat jalan
One way to improve efficiency, improve service quality and improve patient safetyin the United States by using the concept of Lean Thinking is applied in hospitalsbecome Lean Hospital. This study analyzes the service flow in Outpatient ClinicSpecialists as the data for improvement in Hospital X which is a Class B PrivateHospital Education. Using the methodology of operational research studies,conducted in-depth observation and interviews show that the non-value addedactivities can be up to 80% and value added activity is only 20%. The data showsthat there has been a waste (waste) and the results of the analysis of the roots ofthe problem using Root Cause Analysis (RCA) demonstrates that there are severalfactors that cause inefficiencies in ambulatory care specialist clinic. the proposedimprovements to reduce waste is divided into three stages, including the short-term, medium-term and long-term is expected to improve outpatient care andpatient satisfaction.
Keywords: Concepts Lean, Lean Thinking, Lean Hospital, Outpatient
Read More
B-1782
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Setyo Wibudi; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Purnawan Junadi, Pujiyanto, Budi Setianto, Amir H. Mauzzy
Abstrak: Proses pelayanan pasien lama rawat jalan umum di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita berkaitan dengan waktu tunggu pemeriksaan pasien poliklinik, belum mencapai target standar pelayanan minimal rumah sakit kurang dari 60 Menit. Hal ini mengakibatkan pelayanan menjadi tidak efisien. Metode Lean merupakan suatu metode yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pada proses pelayanan pasien lama rawat jalan umum. Penelitan kualitatif dengan menggunakan prinsip Lean Thinking untuk menggambarkan alur proses pelayanan pasien lama rawat jalan umum, menghitung Cycle Time dan Lead Time dan menganalisai Waste yang terjadi. Hasil penelitian digambarkan dalam current state value stream mapping menunjukkan bahwa 12% total waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan value added sedangkan 88% total waktu layanan merupakan waktu yang digunakan untuk kegiatan non value added (Waste). Usulan perbaikan dengan metode Lean dapat menurunkan presentasi non value added activity.
Kata Kunci : Lean; Non Value Added; Proses pelayanan; Value Added; Waste.

The service process of old patient at outpatient poly services in Rumah Sakit Jantung Dan Pembuluh Darah Harapan Kita related to waiting time examination of the patients, it has not reached the target of minimum service standards for hospital less than 60 minutes. This resulted in services being inefficient. Lean method is a method that is expected to improve efficiency in service process on old patients at outpatient general services. Qualitative research by using the principles of Lean Thinking to illustrate the process flow patient service on old patients at outpatient general services, calculated cycle time and lead time and analyzed waste that occurs. The results of the study are described in the current state value stream mapping showed that 12% of the total time required for value added activities, while 88 % of total service time is the time spent on non-value added activities (Waste). Proposed improvements with Lean methods can reduce non-value added activity presentation.
Keywords: Lean; Non Value Added; Process service; Value Added; Waste
Read More
B-1830
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nilandari; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Pujiyanto, Puput Oktamianti, Andi Basuki Prima Birawa
Abstrak: Keterlambatan pengajuan klaim BPJS berakibat pada turunnya cashflow rumahsakit. Proses klaim saat ini berjalan tidak efisien dan efektif. Tujuan daripenelitian ini adalah mendapatkan hasil analisis dan usulan perbaikan alur prosesdokumen klaim BPJS pasien rawat jalan dengan menerapkan konsep LeanHospital. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif inimengobservasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan dokumen klaimsebelum diberikan kepada verifikator BPJS serta melakukan wawancaramendalam, observasi proses, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkanterjadi waste terbesar di unit mobilisasi dana yaitu selama 32,5 hari 18,8 menitdalam penyelesaian dokumen klaim. Jenis waste terbanyak adalah waiting dantransportation. Berdasarkan VSM diketahui Lead Time dari proses klaim saat iniadalah 33,9 hari. Usulan perbaikan yang diberikan dari penelitian ini adalahdengan optimalisasi tim Casemix yang baru saja dibentuk, sehingga lead timepengerjaan klaim yang dibutuhkan menjadi 6,44 menit. Standardisasi kerja danpenilaian kinerja berupa KPI, IKI, dan IKU dinilai perlu diterapkan agar kinerjapetugas menjadi optimal.
Kata Kunci: Lean Thinking, BPJS, klaim, value added activity, non value addedactivity, waste
Delay in the submission of BPJS claims resulted in decreasing hospital cash flow. The currentclaim process is not efficient and effective.The objective of this reseach is to analize and proposeimprovement in the claim process by applying Lean Hospital concept. This research usedquantitative and qualitative approaches to observed the time required to complete the claimprocess before submitted to the BPJS verificator and also have an in-depth interview, observe theprocess, and document review. The result showed most waste happened in mobilisasi dana unitfor 32.5 days 18.8 minutes in the settlement BPJS document claims. Based on Value StreamMapping, Lead Time of the claim process at this time is 33.9 day. Most types of waste arewaiting and transportation. Proposed improvement provided from the study is to optimizing thecasemix team which newly formed. By optimizing the casemix team, Lead Time required tocomplete the claims process is 6.44 minutes. Standardize work and performance appraisal (KPI,IKI, and IKU) consider to apply to reach employee best performance.
Keywords: Lean Thinking, BPJS, claim, value added activity, non value added activity, waste
Read More
B-1795
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Made Darmiasih; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Puput Oktamianti, Ferawati
Abstrak: RSUP Fatmawati sebagai rumah sakit pendidikan kelas A dituntut untuk memiliki kualitas dokumentasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelengkapan sisi dokumen rekam medis pasien rawat inap kebidanan November-Desember 2014. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian didapatkan rata-rata rekam medis pasien rawat inap kebidanan yang masuk dalam kategori lengkap sebesar 5%. Rata-rata kelengkapannya adalah 85,67% dan masuk dalam kriteria baik. Kompleksnya variabel dalam formulir rekam medis, dukungan sarana prasarana masih terdapat kekurangan serta SDM yang kurang juga menjadi hambatan dalam pengisian rekam medis secara lengkap.
Kata kunci: Rekam medis, rawat inap, kelengkapan
Read More
S-8576
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hilda Elsa Putri; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Puput Oktamianti, Astried Maydhita Putri
S-8943
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pretty Kristianti Dewi; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Suprijanto Rijadi, Vebry Haryati Lubis
B-1740
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive