Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 18911 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Duror En Nasik; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Pujiyanto, Tien Astari, Achmadi
Abstrak: Program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) memberikan perubahan sangat besar dalam pelaksanaan proses bisnis dan operasional rumah sakit di Indonesia agar dapat meningkatkan taraf kesehatan dan taraf hidup penduduk Indonesia. Penelitian dilakukan melalui analisis kelayakan dan persiapan perubahan Kelas D RS Pelabuhan Palembang menjadi Kelas C di tahun 2017. Jenis penelitian kualitatif dengan metode telaah dokumen, wawancara mendalam dan Consensus Decision Making Group. Hasil Penelitian didapatkan penilaian rata-rata standar pelayanan, sumber daya manusia (SDM), peralatan, sarana dan prasarana, administrasi dan manajemen di RS Pelabuhan Palembang yaitu 73,2% . Elemen-elemen penilaian RS Pelabuhan Palembang sebagian besar memenuhi standar layak untuk menjadi kelas C. Perbaikan dan peningkatan standar yang belum terpenuhi akan dilengkapi. Kata Kunci: Kelayakan dan kesiapan, kelas rumah sakit, Jaminan Kesehatan Nasional. The JKN (National Health Insurance) program provides a biggest change in the implementation of business processes and hospital operations in Indonesia in order to improve the health and standard of living of Indonesians. The research was conducted through feasibility analysis and preparation of change of Class D RS Pelabuhan Palembang to Class C in 2017. Type of qualitative research with method of document review, in-depth interview and Consensus Decision Making Group. The result of the research is the average of service standard, human resources (HR), equipment, facillities and infrastructure, administration and management at Pelabuhan Palembang Hospital is 73,2%. Assessment Elements of Pelabuhan Hospital Palembang mostly have the proper standard to be class C. Improvements and upgrades to unmet standards will be completed. Key Word: Feasibility and Readiness, Hospital Class, National Health Insurance
Read More
B-1908
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Monica Tri Ariantik; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Puput Oktamianti, Dumilah Ayuningtyas, Tatiek, Prima Kartika Esti
Abstrak: Penelitian ini dilakukan di RS. X Tangerang bertujuan untuk menganalisa situasiinternal dan eksternal, mengetahui strategi yang diperoleh berdasar pendekatanBSC dan mengetahui program kerja yang dapat dikembangkan sesuai denganstartegi terpilih tersebut. Jenis penelitian ini merupakan Action Research dengananalisa data kualitatif, melalui telaah dokumen, wawancara mendalam danConcensus Decision Making Group (CDMG) terhadap manajemen RS. XTangerang. Hasil positioning RS. X Tangerang berada di Kuadran II yaituInternal Fix-It Quadran dan Sel V Hold and Maintain. Strategi alternatif yangmenjadi prioritas yaitu pengembangan Product Development dengan contohprogram Pengembangan Instalasi Rawat Khusus (UGD, VK, ICU, HCU,PERISTI-Perinatal Resiko Tinggi dan Kamar Operasi) dengan melakukankerjasama dengan Rumah Sakit lain sebagai mitra rujukan.Kata Kunci : Rencana Strategis, Balanced Scorecard, Organisasi KesehatanRumah Sakit
This study was conducted at Hospital X Tangerang aims to analyze the internaland external situation, knowing the strategy obtained based on the BSC approachand know the work program that can be developed in accordance with the chosenstrategy. This type of research is Action Research with qualitative data analysis,through document analysis, in-depth interviews and Consensus Decision MakingGroup (CDMG) to the management of the Hospital X Tangerang. Resultspositioning X Tangerang Hospital is in Quadrant II, namely the Internal Fix-ItQuadran and Cells V Hold and Maintain. The alternative strategy is a priority isthe development of Product Development with examples of programsDevelopment Special Care Installation (ER, VK, ICU, HCU, PERISTI-High RiskPerinatal and Operating Rooms) through cooperation with other hospitals asreferral partners.Keywords: Strategic Plan, Balanced Scorecard, Hospital Health Organisation.
Read More
B-1753
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Danny Husni Nur Hakim; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Amila Megraini, Suhasbagyo
B-1119
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Imas Rahmi Wisdiani; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Jaslis Ilyas, Djoni Darmadjaja
Abstrak:

ABSTRAK Nama : Imas Rahmi Wisdiani Program Studi : Kajian Adminstrasi Rumah Sakit Judul Tesis : Analisis Implikasi Sistem Pembayaran JKN terhadap Pendapatan Rumah Sakit di Dua Rumah Sakit Swasta Kelas C di Karawang Tahun 2017 (Studi Kasus Herniotomi Tanpa Penyulit) Besaran tarif yang diatur dalam INA-CBG mendorong rumah sakit untuk menciptakan berbagai macam upaya khususnya berupa usaha pengendalian biaya agar tercipta efisiensi yang baik dan mutu pelayanan kesehatan tetap berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi system pembayaran JKN terhadap pendapatan rumah sakit di dua rumah sakit swasta kelas C berdasarkan tarif BPJS dan tarif rumah sakit. Desain penelitian ini berupa studi kasus di dua rumah sakit swasta kelas C dengan desain potong lintang dan melihat tren yang terjadi pada periode tahun 2014 – 2016. Pengumpulan data dilakukan dalam dua bagian, analisis kuantitatif  bertujuan untuk menganalisis selisih pendapatan berdasarkan tarif BPJS dan tarif rumah sakit dan menganalisis komponen-komponen yang menentukan besaran tarif rumah sakit. Analisis kualitatif bertujuan untuk mendapatkan informasi kebijakan-kebijakan dan upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak manajemen rumah sakit dalam merespon selisih biaya. Penelitian dilakukan pada bulan Mei – Juni 2017 di RS A dan RS B dengan karakteristik rumah sakit yang mirip dan bekerjasama dengan BPJS sejak tahun 2014. Terdapat  selisih negatif antara pendapatan berdasarkan tarif umum dengan pendapatan berdasarkan tarif BPJS pada periode tahun 2014 – 2016 baik di RS A maupun di RS B. Selisih negative di RS A sebesar  21,2% dari nilai pendapatan berdasarkan tarif umum, dan selisih negative di RS B sebesar 50,5% dari nilai pendapatan berdasarkan tarif umum. Besaran tarif dan metode pembayaran INACBGs menyebabkan adanya upaya-upaya efisiensi dan kendali biaya rumah sakit bagi pasien BPJS berupa pembayaran jasa medis yang lebih rendah, penggunaan obat generik, pengendalian pemeriksaan penunjang, pengendalian biaya di ruang operasi serta pengendalian jumlah hari rawat. Kata kunci : pembayaran JKN, pendapatan Rumas sakit,  Rumah Sakit swasta,


ABSTRACT Nama : Imas Rahmi Wisdiani Program Studi : Hospital Administration Judul Tesis : Analysis on JKN Payment System and its relation to Hospital Income in two type C private hospitals in Karawang, 2017 The implementation of payment system using INA-CBGs (bundling) has lead hospital to improve efficiency to provide good quality of care. The purpose of this study is to analyze implication of JKN payment system toward hospital revenue in two type C private hospitals. This case study in two type C private hospitals was done using Cross Sectional design. Data was retrospectively collected to capture trend for period 20142016,and analysed to compare hospital revenue using hospital charge vs BPJS payment scheme as set up by BPJS. The study was conducted in May-June 2017 covering 548 cases with Herniotomy in the two private hospitals with similar characteristics and contracted as BPJS service provider since 2014. The study revealed that both hospitals tend to have lower revenue from BPJS using bundling scheme as compared to hospital charge, for period 2014-2016. The result showed that in hospital A  21,2% loss and in hospital B was 50,5% loss, this may caused by unefficient use of resources, or no proper monitoring system. The two hospitals have tried to improved efficiency, implement cost containment such as fee adjustment, use of generic drug, proper length of stay, cost containment in providing medical exam and operation. Key words: JKN payment, private hospital, revenue

Read More
B-1928
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Minar Napitupulu; Pembimbing: Prastuti C. Soewondo; Penguji: Atik Nurwahyuni, Kurniasari, I. Ichsan Hanfi, Emmy Salman
B-1653
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herni Lestyaningsih; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Vetty Yulianty Permanasari, Gafar Hartatiyanto, Wikandono
B-1692
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Renyta Amelia; Pembimbuiing: Hafizurrachman; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Amila Megraini, Yuli Prapanca Satar
Abstrak: Peralatan medis merupakan syarat utama yang harus dipenuhi rumah sakit untukoperasional. Namun seringkali pengadaan peralatan medis menjadi berlebihan ataubahkan sebaliknya peralatan medis tidak sesuai dengan fungsi pelayanan. Di Indonesia yang merupakan salah satu negara berkembang memiliki banyak kendala bagi pemilik atau investor dalam membeli peralatan medis. Kurangnya informasi mengenai spesifikasi, kelebihan, kekurangan dan harga peralatan medis. Tidak adanya standar harga yang jelas, dan sangat bergantung kepada distributor. Penelitian ini bertujuan menyusun kebutuhan peralatan medis RS Dr Hafiz di Cianjur tahun 2014 dengan mengambil model perencanaan peralatan kesehatan berdasarkan analisis komparasi antara RS Anna Medika dengan pedoman peralatan kesehatan rumah sakit kelas C yang dikeluarkan oleh Kemenkes. Hasil komparasi jumlah peralatan medis RS Anna Medika sudah memenuhi standar minimal pelayanan rumah sakit kelas C meski belum sesuai dengan Pedoman Peralatan Kesehatan Rumah Sakit Kelas C, sehingga Rumah Sakit Dr Hafiz dapat mengacu pada perencanaan pengadaan peralatan medis RS Anna Medika. Kata kunci : Peralatan medis, perencanaan, pengadaan, komparasi
Medical equipment is a major requirement that must be met for hospital operations.But often the procurement of medical equipment to be excessive or even medicalequipment is inappropriate with the service function. In Indonesia, which is one of thedeveloping countries have a lot of obstacles for owners or investors in the purchase ofmedical equipment. Lack of information about the specifications, advantages,disadvantages and prices of medical equipment. The absence of a clear standard price,and very dependent on the distributor. This study aims to develop a need for medicalequipment Hospital Dr Hafiz in Cianjur 2014 by taking medical equipment planningmodels based on comparative analysis between Anna Medika Hospital with medicalequipment guidelines hospital grade C issued by the Ministry of Health. The results ofthe comparative amount of medical equipment Anna Medika Hospital has met theminimum standard C-class hospital services, although not in accordance with theGuidelines for Hospital Medical Equipment Class C, so that the Dr hafiz Hospital canrefer to medical equipment procurement planning Anna Medika Hospital.Keywords:Medical equipment, planning, procurement, comparative
Read More
B-1669
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dessy Aryani; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Amal C. Sjaaf, Mardiati Nadjib, Khafifah Any, Ida Choridah
B-2265
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anis Arifah; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Masyitoh, Asnah Tarigan, Abu Bakar
Abstrak: Penelitian ini tentang Analisis Pengembangan Klinik Pratama Kedaton Medical Center untuk menjadi Rumah Sakit Kelas D di Era JKN. Penelitian dilakukan dari bulan Oktober sampai bulan Juni 2017, dengan mengambil lokasi di Jl. Z.A. Pagar Alam No.77/79 Gedong Meneng Rajabasa Bandar Lampung. Ruang lingkup penelitian meliputi analisis lingkungan eksternal dan internal meliputi kelemahan dan kekuatan serta peluang dan ancaman. Jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif. Data primer melalui wawancara mendalam dan didukung dengan data sekunder yang diperoleh melalui laporan klinik Pratama Kedaton Medical Center, Laporan Dinas Kesehatan Kota dan data BPS Bandar Lampung. Pada proses positioning, penelitian menggunakan alat TOWS dan Matriks IE, pada penentuan alternatif strategik menggunakan Quantitative Strategic Planning Method (QSPM). Hasil Penelitin yang direkomendasikan adalah market development, dan didapatkan 6 (enam) strategi yang dihasilkan adalah Joint Venture, membuka 2 (dua) poli besar, melengkapi fasilitas bangunan, efisiensi biaya, penerapan teknologi baru, menciptakan layanan baru Medical Check Up (MCU). Sehingga pada penelitian ini dapat disimpulkan untuk saat ini klinik keadaannya lebih baik tetap menjadi Klinik Pratama daripada menjadi Rumah Sakit Kelas D, tetapi peluangnya ada untuk pengembangan menjadi RS kelas D. Kata Kunci : Klinik Pratama, RS kelas D, Faktor lingkungan eksternal dan internal meliputi kelemahan dan kekuatan serta peluang dan ancaman Health Care to become Class D Hospital in National Health Insurance (JKN) Era This research is about analysis of development Kedaton Medical Center as a primary health care to become class D hospital. The study was conducted from October to June 2017, taking place on Jl. Z.A. Pagar Alam No.77 / 79 Gedong Meneng Rajabasa Bandar Lampung. The scope of the research includes analysis of the external and internal environments including weaknesses and strengths as well as opportunities and threats. The type of the research done with qualitative approach. Primary data is taking through in-depth interview and supported by secondary data obtained from report of Kedaton Medical Center, City Public Health Office, and Central Bureau of Statistic. In the positioning process, this research using TOWS tool and IE Matrix. On the determination of strategic alternatives using Quantitative Strategic Planning Method (QSPM). The recommended research result is market development, and there are 6 (six) resulted strategy which are Joint Venture, opening 2 (two) major outpatient services, complete building facilities, cost efficiency, application of new technology, and created a new Medical Check Up (MCU) service. So in this study can be concluded for the current health care service, that is better for Kedaton medical Center to remain as a primary health care rather than a class D hospital, but there are chances for development to become a class D hospital. Key words: Primary Health Care, Class D Hospital, External and internal environmental factors including the strengths and weaknesses also the opportunities and threat.
Read More
B-1909
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Faturohman; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Vetty Yulianty Permanasari, Hariyadi Wibowo, Jusuf Kristianto
Abstrak: Tesis ini membahas kelayakan Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan dengan standar pelayanan, SDM, peralatan dan sarana dan prasarana yang dimiliki RSU Kota Tangerang Selatan saat ini telah melebihi standar RS kelas C. Pesatnya pembangunan di Kota Tangerang Selatan dengan indeks pembangunan manusia tertinggi di Provinsi Banten, dengan pertumbuhan penduduk 3.04 % pertahun, pertumbuhan ekonomi 3.75%, pendapatan perkapita yang tinggi dan dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, berdasarkan RPJMD Kota Tangerang Selatan 2016-2021 akan ada pembangunan dua RS kelas C di Kota Tangerang Selatan dan RSU Kota Tangerang Selatan akan menjadi RS Rujukan dan rencana peningkatan menjadi Kelas B dibutuhkan studi kelayakan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode analisis data sekunder yang dilakukan di RSU Kota Tangsel dengan menggunakan data sekunder selama 3 tahun (2017-2019). Kelayakan Peningkatan Kelas RSU Kota Tangerang Selatan menjadi rumah sakit Kelas B menggunakan self Assesment berdasarkan Permenkes No. 3 Tahun 2020 dan menggunakan analisis SWOT pada faktor internal dan eksternal. Dari hasil analisis pemenuhan standar pelayanan, SDM, Bangunan dan Prasarana, dan Peralatan sudah sangat memenuhi standar rumah sakit umum kelas B, hanya pemenuhan standar minimal tempat tidur rumah sakit kelas B yang belum terpenuhi, berdasarkan situasi faktor internal dan eksternal menggunakan analisis SWOT mendapatkan nilai EFE 3.54 dan IFE 3.21, berada pada sel I yang mendukung pertumbuhan dan peningkatan kelas RSU Kota Tangerang Selatan menjadi rumah sakit Kelas B. Kelayakan Peningkatan Kelas RSU Kota Tangerang Selatan menjadi Rumah Sakit Umum Kelas B berdasarkan Self Assessment pemenuhan standar permenkes 3/2020 dan analisis SWOT (faktor eksternal dan internal) layak untuk diimplementasikan
This thesis discusses the feasibility of the South Tangerang City General Hospital with the service standards, human resources, equipment and infrastructure currently owned by South Tangerang General Hospital that have exceeded the standards of Class C hospitals. Rapid development in South Tangerang City with the highest human development index in Banten Province, with a population growth of 3 , 04% per year, 3.75% economic growth, high per capita income and with a growing population, based on the 2016-2021 South Tangerang City RPJMD there will be the construction of two class C hospitals in South Tangerang City and South Tangerang General Hospital will become Referral hospital and quality improvement to Class B required a feasibility study. This research is a case study research with a quantitative quantitative approach with secondary data analysis methods conducted at South Tangerang General Hospital using secondary data for 3 years (2017-2019). Increasing Class Upgrading of South Tangerang General Hospital to become a Class B hospital using self-assessment based on Permenkes No. 3/2020 and using a SWOT analysis on internal and external factors. From the results of the analysis of the fulfillment of service standards, human resources, buildings and infrastructure, and equipment, it has met the standards of a class B public hospital, only the fulfillment of the minimum standard for class B hospital beds has not been fulfilled, based on the situation of internal and external factors using SWOT analysis to get a value EFE 3.54 and IFE 3.21, are in cell I which supports the growth and upgrading of the South Tangerang City Hospital class into a Class B hospital. Feasibility of Class Upgrading South Tangerang General Hospital to be Class B General Hospital based on the Self-Assessment of the fulfillment of Permenkes 3/2020 standards and SWOT analysis (external and internal factors) is feasible to implement
Read More
B-2178
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive