Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 41935 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Fitria Hanina; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Devi Partina Wardani
Abstrak: Kebakaran menjadi masalah di berbagai tempat, tak terkecuali di lingkungan kampus. Dewasa ini, kebakaran cukup sering terjadi di berbagai kampus di Indonesia. Di UI sendiri juga pernah mengalami kebakaran sebelumnya. Dampak kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materiil namun juga moril. Salah satu faktor utama penyebab kebakaran ialah faktor manusia yakni dari perilaku yang kurang peduli terhadap keselamatan dan bahaya kebakaran yang salah satunya dipengaruhi oleh persepsi terhadap risiko kebakaran. Persepsi risiko juga merupakan kunci utama yang menentukan keputusan seseorang pada saat terjadi kebakaran sehingga dapat menggambarkan perilaku evakuasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi mahasiswa Fakultas Rumpun Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia terhadap risiko kebakaran di kampus serta faktor-faktor yang berhubungan dengannya. Penelitian ini dilakukan dengan desain studi cross sectional dengan pengumpulan data primer melalui penyebaran kuisioner kepada 409 mahasiswa RIK UI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran persepsi mahasiswa RIK UI terhadap risiko kebakaran di kampus sudah baik. Adapun faktor yang mempengaruhi persepsi risiko kebakaran adalah pengetahuan (nilai P = 0,0001) dan pelatihan (nilai P = 0,033).
Kata Kunci: Persepsi risiko kebakaran, kampus.

Fires are a problem in many places, including the campus environment. Nowadays, the fire quite often occur in various campus in Indonesia. UI has also suffered a fire before. The impact of the fires not only cause material losses but also morale. One of the main factors in the cause of the fire is the behavior that is less concerned with safety and fire hazard, one of which is influenced by the perception against the risk of fire. The perception of risk is also the key that determines a person's decision in the event of a fire so that they can describe the behavior of the evacuation. The purpose of this research is to know the description of the perceptions of students of the Faculty of Health Sciences of the University of Indonesia against the risk of fires on campus as well as the factors which affected it. This research was conducted with a cross sectional study design with primary data collection through questioner distribution to the 409 students of RIK UI. The results showed that students ' perception of the picture of RIK UI against fire risk on campus is already good. As for the factors that influence the perception of the risk of fires are knowledge (P value = 0,0001) and training (P value = 0,033).
Keywords: Fire risk perception, campus.
Read More
S-9654
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fiori Amelia Putri; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Ina Agustina Isturini
Abstrak: Universitas merupakan salah satu institusi yang memiliki kemungkinan terjadi bencana. Selama dua dekade, terdapat sejumlah bencana yang memberikan dampak negatif terhadap universitas. Ketangguhan adalah sebuah konsep penting yang telah dikembangkan dalam bidang manajemen bencana. Hal ini merupakan konsep yang menekankan untuk membangun kapasitas adaptif melalui pengembangan sosial, kompetensi komunitas, dan komunikasi yang kuat dan sistem informasi. Mahasiswa sebagai komunitas yang sering berada di kampus untuk melakukan aktivitas, baik kegiatan belajar, penelitian, maupun kegiatan organisasi memiliki risiko dan bahaya, dan merupakan hal penting bahwa mahasiswa seharusnya memiliki kesiapan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Sehingga mampu meningkatkan ketangguhan apabila terjadi bencana di universitas. Mahasiswa fakultas kedokteran, fakultas kedokteran gigi, fakultas ilmu keperawatan, dan fakultas farmasi universitas indonesia dalam menghadapi bencana sebagai upaya peningkatan ketangguhan menghadapi bencana di universitas. Desain penelitian yang digunakan adalah studi cross sectional yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa sudah tangguh dalam menghadapi bencana di universitas. Namun perlu dilakukan perbaikan pada beberapa variabel, antara lain persiapan menghadapi bencana di kampus, pengetahuan sistem peringatan dini di lingkungan kampus, kepemilikan asuransi bencana, sumber informasi, dan keikutsertaan dalam pelatihan penanggulangan bencana.
Kata kunci: bencana, manajemen bencana, kesadaran, kesiapsiagaan, ketangguhan, sistem peringatan dini bencana, respon tanggap darurat

The university is one of the institutions that have the possibility of disaster event. For two decades, there have been a number of disasters that negatively impacted the university. Resilience is an important concept that has been developed in disaster management. This is a concept that emphasizes building adaptive capacity through social capital development, community competences, and solid communication and information systems. Students as a community that is often on campus to conduct activities, both learning activities, research, and organizational activities have risks and dangers, and it is important that students should be prepared for the possibility of disaster event, as of to increase the resiliency of disaster at university. The purpose of this study is to explain the preparedness and awareness of the students from the faculty of medicine, faculty of dentistry, faculty of nursing, and faculty of pharmacy university of indonesia in facing disaster as efforts to enhance the resilience of the university. The research design of this study using cross sectional study conducted with a quantitative approach. The results show that students are already resilient facing disaster at university. However, several variables needs to be improved, there are: disaster preparedness, knowledge of disaster early warning system in university, disaster insurance ownership, resources of information, and participation in disaster management training.
Keywords: disaster, disaster management, awareness, preparedness, resilience, disaster early warning system, emergency responses
Read More
S-9519
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Karla Juwita Sari; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Yulianto S. Nugroho
S-5074
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Rafiq Daulay; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Nurtami, Adrianus Pangaribuan
Abstrak: Skripsi ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan semi kuantitatif dan memiliki tujuan untuk melakukan evaluasi penerapan keselamatan kebakaran gedung menggunakan perangkat lunak Computerized Fire Safety Evaluation System (CFSES) di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia yang berlokasi di Salemba Raya, Jakarta Pusat. Evaluasi dalam penelitian ini menggunakan 12 safety parameter dan persyaratan tambahan yang terdapat pada NFPA 101A: Guide on Alternative Approach to Life Safety disesuaikan dengan pedoman dari NFPA 101: Life Safety Code. Penelitian dilakukan pada gedung A dan C Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa gedung Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia belum memenuhi nilai persyaratan keselamatan minimum pada NFPA 101: Life Safety Code.
Kata kunci: Keselamatan kebakaran, CFSES, safety parameter, gedung, NFPA

This thesis uses descriptive study design with semi-quantitative approach and has purpose to evaluate the implementation of fire safety of buildings by using Computerized The Safety Evaluation System (CFSES) software at Faculty of Dentistry University of Indonesia located in Salemba Raya, Central Jakarta. The evaluation is based on 12 safety parameters and additional requirements in NFPA 101: Life Safety Code. The assessment of this study is building A and C Faculty of dentistry University of Indonesia. Based on the result of the study, the conclusion is that building in Faculty of Dentistry University of Indonesia has not qualified yet with the minimum safety requirements in NFPA 101: Life Safety Code.
Keywords: Fire safety, CFSES, safety parameters, building, NFPA
Read More
S-8538
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Khairi Lufti Sinaga; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Chandra Satrya, Doni Hikmat Ramdhan, Hanny Harjulianti, Irma Setiawaty Wulandari
Abstrak: Nyeri punggung bawah merupakan gangguan otot tulang dan rangka yang palingsering dialami dokter gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaranfaktor risiko keluhan nyeri punggung bawah pada mahasiswa profesi kedokterangigi saat melakukan pembersihan karang gigi. Penelitian bersifat cross-sectional,berlokasi di Klinik Integrasi 1 RSKGM X pada bulan Januari 2016 dengan objekpenelitian adalah kursi operator, kursi pasien dan postur. Data dikumpulkanmelalui kuesioner, pemeriksaan fisik, dan observasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa desain kuri operator dan kursi pasien berdampak padatimbulnya postur janggal. Edukasi posisi ideal, prosedur pemeliharaan saranakerja, aktivitas fisik diharapkan dapat mengurangi keluhan nyeri punggungbawah.
Kata kunci: nyeri punggung bawah, postur janggal, dokter gigi, kursi operator,kursi pasien.
This study aims to describe the risk factors of low back pain of dentistry students whoperform scaling. The study design was cross-secctional descriptive analytic,located at Klinik Integrasi 1 RSKGM X with dental stool, dental chair and workposture as the object. Data collected from questionnaires, physical examinationand observation. The results showed that design of dental stool and dental chairaffected awkward posture of the operator. Training of ideal position, inspectionand maintenance procedures of facilities, training of physical activity are expectedto reduce low back pain.
Keywords: low back pain, awkward posture, dentist, dental stool, dental chair
Read More
T-4756
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maya Anindiya; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Hanny Harjulianti, Farida Tusafariah
Abstrak: Latar Belakang: Ilmu Kedokteran Gigi merupakan salah satu bidang yang rawan untuk terjadinya kontaminasi silang antara pasien-dokter gigi, pasien-pasien dan pasien perawat. Kontrol Infeksi dapat mencegah terjadinya infeksi silang.
Tujuan: Melihat hubungan Pengetahuan, Perilaku dan Faktor Lingkungan terhadap keberhasilan upaya Kontrol infeksi pada Mahasiswa Program Profesi Fakultas Kedokteran gigi Univesritas "x" di Jakarta.
Metode: Metode penelitian yang digunakan cross sectional dengan Model penelitian Sequential Explonatory design. Penelitian dilakukan pada Mahasiswa Program Profesi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas "X" di Jakarta yang sudah melewati pendidikan profesi selama 2 (dua) semester, dengan jumlah sampel sebanyak 101 mahasiswa.
Hasil: Upaya Kontrol Infeksi pada Mahasiswa Program Profesi Fakultas Kedokteran gigi universitas "X" di Jakarta masih kurang baik.Ini dipengaruhi oleh pengetahuan, perilaku dan faktor lingkungan masih kurang baik dan mempunyai p value < 0,05 sehingga mempunyai hubungan yang signifikan terhadap upaya kontrol infeksi.
Kesimpulan: Pengetahuan dan Perilaku dapat ditingkatkan dengan membentuk program yang berisikan promosi kesehatan dalam bentuk poster-poster, standart operasional prosedur berdasarkan standard precautions dan seminar-seminar bagi mahasiswa program profesi fakultas kedokteran gigi.

Background: Dentistry is one of a science which has a high sensitivity to caused cross-contamination between the patient-dentist, patient-patient and patient-nurse. Infection control may prevent cross-infection.
Objective: Knowing the relationship between Knowledge, Behavior and Environmental Factors with successfull of Infection Control by the students of Professional Program Study of the Faculty of Dentistry, Universitas "x" in Jakarta.
Methods: The method used is cross sectional with research model Sequential Explonatory Design. The study which has the total sample of 101 students was conducted and involved the students of Professional Program Study of the Faculty of Dentistry, University "X" in Jakarta, which has passed the professional education for two (2) semesters.
Results: Infection Control Efforts conducted by the student of Professional Program Study Faculty of Dentistry, University "X" in Jakarta is not maximal. It was affected by the Knowledge, Behavior and Environmental Factors which not good enough and has a p value
Conclusion: Knowledge and Behavior can be improved by establishing a program containing health promotion in the form of posters, standard operating procedures based on standard precautions and seminars for the students of Professional Program Study of the faculty of dentistry.
Read More
T-4441
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alfina Kharisma Wibowo; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
S-8449
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Esti Styowati Masyukuroh Nur Rahmawati; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Hendra; Yuni Kusminanti
Abstrak: PENELITIAN INI MEMBAHAS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI KESELAMATAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR PADA MAHASISWA FKM UI. FAKTOR INTERNAL BERUPA PENGETAHUAN, PENGALAMAN, DAN MOTIVASI KESELAMATAN BERKENDARA, FAKTOR EKSTERNAL ADALAH KONDISI LINGKUNGAN, PENGARUH TEMAN SEBAYA, DAN KEBIJAKAN UI DENGAN MENGGUNAKAN KUESIONER. DESAIN PENELITIAN ADALAH CROSS SECTIONAL. SAMPEL ADALAH 69 MAHASISWA YANG BERKENDARA SEPEDA MOTOR. HASIL PENELITIAN MENUNJUKKAN PERSEPSI BAIK, YAITU MENGGANGGAP KESELAMATAN BERKENDARA ITU PENTING. FAKTOR INTERNAL YANG PALING DOMINAN YAITU PENGALAMAN, SEDANGKAN SEDANGKAN FAKTOR ESKTERNAL ADALAH KONDISI LINGKUNGAN, PENGARUH TEMAN SEBAYA, DAN KEBIJAKAN UI. PERLU MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KESELAMATAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR SEPERTI SOSIALISASI DAN PEMILIHAN DUTA SAFETY.

THIS STUDY DISCUSSED THE INTERNAL AND EXTERNAL FACTORS THAT AFFECTED THE PERCEPTION OF MOTORCYCLE SAFETY DRIVING IN FKM UI STUDENTS. INTERNAL FACTORS SUCH AS KNOWLEDGE, EXPERIENCE, AND DRIVING SAFETY MOTIVATION, EXTERNAL FACTORS WERE ENVIRONMENTAL CONDITIONS, PEER INFLUENCE, AND UI POLICY BY USED QUESTIONNAIRES. THE STUDY DESIGN WAS CROSS-SECTIONAL. THE SAMPLE WAS 69 STUDENTS WHO DRIVE MOTORCYCLES. THE RESULTS SHOWED GOOD PERCEPTION, THAT WAS CONSIDERING THE SAFETY OF DRIVING WAS IMPORTANT. AN INTERNAL FACTOR WAS THE MOST DOMINANT EXPERIENCED, WHILE EXTERNAL FACTORS WERE ENVIRONMENTAL CONDITIONS, PEER INFLUENCE, AND UI POLICY. NEED TO IMPROVED THE KNOWLEDGE AND MOTIVATION OF MOTORCYCLE SAFETY DRIVING SUCH AS SOCIALIZATION AND SELECTION OF AMBASSADORS OF SAFETY KEYWORDS: PERCEPTIONS OF SAFETY DRIVING, INTERNAL FACTOR, EXTERNAL FACTOR.
Read More
S-9522
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Najmi Laila; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Mila Tejamaya, Baiduri, Uswatun Hasanah, Trisnajaya
Abstrak: Laboratorium X adalah salah satu fasilitas di Fakultas Kedokteran dan IlmuKesehatan (FKIK) UIN Jakarta yang menunjang fasilitas belajar dalam pendidikan.Berdasarkan hasil pendataan awal, terdapat 120 bahan kimia yang terdapat dalamlaboratorium X ini. Hasil studi pendahuluan belum memadainya upaya pengendalianyang dijalankan seperti belum tersedianya MSDS (Material Safety Data Sheet) secaralengkap di Laboratorium X, pelabelan yang belum tepat, penggunaan APD (AlatPelindung Diri) yang belum sesuai dan lain-lain diperkirakan dapat meningkatkanrisiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Laboratorium X ini.Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi, analisa dan evaluasimanajemen laboratorium pada aspek keselamatan dan kesehatan kerja diLaboratorium X FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2016 denganmenggunapan beberapa standar acuan. Penelitian ini bersifat kualitatif denganmelakukan observasi, wawancara serta telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan daribulan April-Juni 2016.Hasil penelitian menunjukkan beberapa elemen masih belum sesuai denganstandar manajemen laboratorium yaitu belum tersedianya draft sistem manajemen dansystem manajemen mutu laboratorium, belum adanya sistem transportasi danpenerimaan bahan kimia, lemari penyimpanan bahan kimia yang belum sesuai, sistemtanggap darurat yang belum lengkap, belum dilakukannya penilaian manajemenresiko dan biomonitoring pada pekerja.Saran yang dapat diberikan yaitu Penting harus segera dilakukan adalahmenyusun kembali system manajemen lab, Menyusun system manajemen mutu,Menyusun Sistem Tanggap Darurat dan Pelatihan keadaan darurat di Lab, MelakukanPenilaian Risiko yang ada di lab secara menyeluruh dan Melakukan pemeriksaankesehatan pada pegawai secara berkala.Kata Kunci : system manajemen laboratorium, system manajemen mutulaboratorium, keselamatan dan kesehatan kerja, bahan kimia
Laboratory X is one of the facilities in Faculty of Medicine and Health Sciences(FKIK) UIN Jakarta that support learning in educational. Based on the initial data,there are 120 chemicals contained in this X lab. Results of a preliminary study ofinadequate control measures undertaken such as the placement of chemicalsubstances that have not been right, not completely of MSDS (Material Safety DataSheet), labeling is not proper, use of PPE (Personal Protective Equipment) is notappropriate and others are expected to increase the risk of occupational safety andhealth in this laboratory.This study was done to identify, analyze and evaluate laboratory management aspectsof Health and Safety in the Laboratory X FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta in2016 with some reference standards. This is a qualitative study by observation,interviews and review of documents. This research was conducted from April to June2016.The results showed some elements are still not in accordance with the standards ofthe laboratory management, such as the unavailability of draft management systemsand quality management system of the laboratory, no transport system and acceptanceof chemicals, chemicals storage are not appropriate, emergency response system thatis not yet complete, never done risk management assessment and biomonitoring ofworkers.Faculty is advised that is important has to be done is rearrange the systemmanagement lab, Develop quality management systems, Develop EmergencyResponse System and Training of emergency in the Lab, Conducting RiskAssessment in the lab thoroughly and Perform health checks on employees on aregular basis.Keywords: laboratory management system, laboratory quality management systems,occupational health and safety, chemicals.
Read More
T-4614
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sam Pangalo; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Robiana Modjo, Yuni Kusminanti
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) sebagai pengabdian masyarakat dengan pendekatan prinsip leadership engagement dan community participation melalui mekanisme pembentukan Komite K3L dengan cara mengkombinasikan indikator-indikator yang mendukung pembentukan Komite K3L di FKM UI. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, telaah dokumen dan observasi yang menggunakan pendekatan kerangka kerja logis. Informan dalam penelitian ini merupakan representasi dari stakeholder yang terlibat dalam pembentukan K3L di FKM UI. Hasil penelitian menunjukkan Komite K3L di FKM UI belum ada anggaran yang secara khusus di alokasikan untuk menunjang program K3L serta perbaikan dan pengendalian risiko K3L yang merupakan temuan sepanjang tahun sehingga disarankan untuk memasukkan anggaran pelaksanaan program K3L tersebut ke dalam RKAT masing-masing departemen atau unit. Selain itu Komite K3L FKM UI juga belum memiliki surat keputusan pengesahan, Kebijakan K3L organisasi serta pedoman atau manual Komite K3L FKM UI yang di tandatangani oleh Manajemen Puncak sehingga disarankan agar Dekan FKM UI segera menetapkan dan mensahkan secara tertulis Komite K3L FKM UI, Kebijakan K3L organisasi serta manual pelaksanaannya dan dikomunikasikan ke semua pihak sehingga semua orang dapat mengetahui, memahami dan melaksanakan kewajiban serta perannya masing-masing dalam organisasi dan memiliki komitmen yang sama terhadap kebijakan yang ditetapkan. 

This study aims to develop Health Safety and Environmental (HSE) as community service by leadership principles approach and community participation through mechanism of HSE Committee establishment by combining indicators that support HSE Committee establishment at FKM UI. This study was descriptive qualitative research with in-depth interviews, documents review and observations methods using the logical framework approach. Informen in this study were a representative of the stakeholders involved in the establishment of HSE at FKM UI. The results showed that the HSE Committee FKM UI does not have a budget for supportting the HSE program as well as HSE improvement and risk control which are the findings throughout the year and it is recommended to put into the Annual Work Plan and Budget (AWPB) of each Department or Units. The HSE Committee FKM UI also does not have the legalization decree, HSE policy as well as guidelines or manuals of HSE Committee that is signed by the Top Management. It is recommended that Dean of FKM UI immediately establish and ratify in writing the HSE Committee, HSE policy and manual, and communicated to all parties so that everyone knowns, understands and implements their respective obligations and roles in the organization and have the same commitment to the policy set.
Read More
S-9460
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive